Abaikan Tips-tips Kesehatan Puasa
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Sel, 24 Feb 2026
- comment 0 komentar

BANDUNG Kanal31.com —
Tak perlu mendengarkan tips-tips kesehatan agar tak merasa haus dan lapar saat berpuasa, karena itu akan mengurangi makna dan kenikmatan berpuasa. Kenikmatan berpuasa itu justru ada pada rasa haus dan laparnya yang kita tahan, bukan pada badan yang selalu segar dan tenaga yang selalu fits. Kalau tak merasa haus dan lapar saat puasa, apa bedanya dengan hari-hari lain? Dimana perjuangan puasanya? Tul gak?
Anjuran-anjuran atau berbagi tips-tips itu, mestinya perihal kualitas puasanya, pada substansi atau ruhnya, bukan soal makanannya. Boleh saja mendengarkan tips-tips itu, tapi jangan jadi kebutuhan, yang dasarnya saja, seperti rutinkan makan kurma, buah-buahan atau air putih hangat campur sedikit garam, jeruk lemon dan madu. Anjuran itu bagus kalau ada di rumah, kalau tak ada? Ya sudah, yang ada saja.
Jangan mikirin makanan dan tips-tips puasa nanti jadi salah niat. Jalani saja puasa dengan keikhlasan dengan rizki dan makanan yang ada, jangan jadi tak semangat, jangan males dan lemes. Apalagi lemesnya diperlihatkan karena kita sedang berpuasa, itu namanya kesombongan. Sombong oleh kelemasan. Sudah lemas sombong pula. Apa yang mau dibanggakan. Memangnya orang lain tak puasa?
Bila lemes dan ngantuk hadir, nikmati saja, jangan banyak pikiran. Jangan berpikir, “ah puasanya gak berkualitas.” Gak perlu. Lemes saat puasa adalah fitrah, ngantuk adalah anugrah dan tidur adalah ibadah. Maka, “Fabiayya irabbikumā tukadzdzibān?” Nikmat Tuhan mana lagikah yang kamu dustakan?***
Moeflich Hasbullah Dosen Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Gunung Djati Bandung
- Penulis: Tim Redaksi

Saat ini belum ada komentar