Transformasi Layanan: FSH UIN Bandung dan FISHUM UIN Jogja Berbagi Resep Digitalisasi Tata Kelola
- account_circle Sungkawa Abdisunda
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar

YOGYAKARTA, Kanal31.com – Semangat kolaborasi antar-perguruan tinggi Islam terus bergulir. Kali ini, rombongan Tenaga Kependidikan (Tendik) Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menyeberang ke Yogyakarta untuk menyambangi Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHUM) UIN Sunan Kalijaga, Kamis (16/4/2026).
Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan sebuah misi strategis bertajuk “Penguatan Tata Kelola Tenaga Kependidikan”. Fokus utamanya jelas, membedah dapur administrasi dan mencari formula terbaik untuk efektivitas kerja di era digital.
Kehadiran tim dari Bandung disambut hangat oleh Wakil Dekan 2 FISHUM, Dr. Astri Hanjarwati, S.Sos, MA. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya keterbukaan antar-institusi untuk saling memetik hal positif.
“Kami sangat mengapresiasi niat baik FSH UIN SGD. Ini adalah momentum bagi kita untuk saling belajar dan mengambil praktik-praktik terbaik dari masing-masing pihak demi kemajuan bersama,” ujar Dr. Astri.

Gayung pun bersambut. Kepala Bagian Tata Usaha FSH UIN Bandung, Heri Sindang Nugraha, MM menegaskan bahwa kunjungannya kali ini bertujuan untuk memperkaya perspektif mengenai manajemen mutu dan pelayanan.
“Target kami adalah menimba ilmu, terutama soal bagaimana FISHUM mengelola administrasi dan efektivitas kerja agar bisa kami adaptasikan di Bandung,” tuturnya.
Salah satu topik yang menjadi primadona dalam sharing session ini adalah lompatan FISHUM di bidang digitalisasi. Enny Iroh Hayati, SE, M.Si. selaku Kabag TU FISHUM, memaparkan bagaimana sistem persuratan, layanan akademik, hingga kanal aduan mahasiswa kini tidak lagi manual.
Berkat integrasi dengan Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (PTIPD), semua layanan telah terpusat secara digital. Inovasi inilah yang menjadi daya tarik bagi tim FSH UIN Bandung, yang saat ini juga tengah serius mengelola sistem informasi mandiri dan berencana mereview Standar Operasional Prosedur (SOP) mereka.
Diskusi berkembang semakin dinamis saat kedua pihak mulai membedah tantangan nyata di lapangan, mulai dari penataan pegawai ASN dan non-ASN hingga pemeliharaan infrastruktur kampus yang mendukung kinerja tendik.
Pertemuan produktif ini diakhiri dengan pertukaran cenderamata sebagai simbol komitmen kemitraan yang kuat. Dengan membawa “oleh-oleh” berupa wawasan digitalisasi dan tata kelola, FSH UIN Sunan Gunung Djati siap melakukan langkah baru dalam meningkatkan mutu pelayanan bagi sivitas akademika.(nangs)

- Penulis: Sungkawa Abdisunda

Saat ini belum ada komentar