Luar Biasa! Dorong UMKM Naik Kelas, Dekan FEBI UIN Bandung Prof. Dudang Gojali Dinobatkan sebagai Tokoh Inspiratif oleh Menko Pemberdayaan Masyarakat
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BANDUNG, kanal31.com— Komitmen nyata dalam mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu menembus pasar yang lebih luas membuahkan hasil yang manis. Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Bandung, Prof. Dr. H. Dudang Gojali, M.Ag., resmi dinobatkan sebagai “Tokoh Inspiratif” oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar.
Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh Menko Muhaimin di sela kunjungan kerjanya dalam agenda Model Wadah Ekosistem Pemberdayaan Usaha Masyarakat melalui Perintis Berdaya Connect Bandung (PBC), di Bandung Creative Hub, Selasa (20/10/2026).
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi tertinggi atas kepemimpinan visioner Prof. Dudang. Di tangan Ketua KBNU UIN SGD Bandung ini, sertifikasi halal tak lagi dipandang sekadar pemenuhan aturan birokrasi, melainkan diubah menjadi batu loncatan strategis untuk mendongkrak mutu produk, memperkuat daya saing, serta membangun kepercayaan konsumen pasar global.
Momen penganugerahan ini disaksikan langsung oleh 250 peserta Program LAKSMI (Langkah Aksi Kapasitas Sosial Mikro untuk Inklusi)—terdiri dari penerima bansos dan orang tua siswa Sekolah Rakyat se-Bandung Raya—serta jajaran civitas akademika Program Studi Vokasi Manajemen Industri Halal FEBI UIN Bandung.
Kehadiran jajaran akademisi ini mempertegas peran penting UIN Bandung dalam menyediakan riset terapan dan sumber daya manusia (SDM) profesional sebagai pendamping halal bagi ekosistem UMKM.
Dalam kesempatan yang sama, Menko Muhaimin Iskandar menekankan pentingnya penguatan ekosistem pemberdayaan usaha melalui tiga langkah utama. Pertama, Konektivitas dan Kolaborasi Lintas Sektor: Mengintegrasikan program antarkementerian, seperti kolaborasi pendidikan Sekolah Rakyat dengan pemberdayaan ekonomi orang tua melalui akses pembiayaan (KUR, PNM Mandiri, PNM Mekaar) serta kepastian pasokan bahan baku di hulu.
Kedua, Keterlibatan Inkubator Bisnis dan Filantropi: Pemerintah berkomitmen memberikan fasilitas dan dukungan penuh bagi inkubator bisnis, perusahaan, dan lembaga filantropi untuk mendampingi pelaku usaha. Ketiga, Orientasi Pasar Global: Seluruh upaya kolaborasi difokuskan pada peningkatan kualitas produk lokal agar mampu bersaing di tingkat internasional.
Kota Bandung sendiri kembali dipilih sebagai lokasi pelaksanaan program karena keberadaan Bandung Creative Hub yang dinilai sangat produktif dan berpotensi menjadi acuan percontohan (model) bagi kota dan kabupaten lain di seluruh Indonesia.
“Melalui sinergi lintas kementerian dan perguruan tinggi ini, perpaduan antara peningkatan kapasitas usaha dan kepastian sertifikasi halal diharapkan menjadi kunci utama dalam mewujudkan kemandirian UMKM yang berkelanjutan,” pungkasnya.
Momen penganugerahan ini disaksikan oleh 250 peserta Program LAKSMI (Langkah Aksi Kapasitas Sosial Mikro untuk Inklusi), yang terdiri dari penerima bansos dan orang tua siswa Sekolah Rakyat se-Bandung Raya. Hadir juga Ketua Program Studi Vokasi Manajemen Industri Halal FEBI UIN Bandung Dr. H. Agus Alamsyah Perwiranegara, ST, MT., CMA., dan Sekretaris Prodi Dr. M. Sandi Marta, SE, MM.
Kehadiran jajaran akademisi vokasi dalam forum bergengsi itu mempertegas komitmen UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam mendukung riset terapan dan penyediaan sumber daya manusia (SDM) profesional sebagai pendamping halal bagi ekosistem UMKM.
Segenap sivitas akademika UIN Sunan Gunung Djati Bandung mengucapkan selamat dan sukses atas pencapaian luar biasa Prof. Dr. H. Dudang Gojali, M.Ag. Semoga penghargaan ini menjadi pemantik semangat dan inspirasi bagi seluruh insan akademis untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi nyata, serta berdampak bagi masyarakat.(nas)
- Penulis: Tim Redaksi
- Sumber: Rilis UIN Bandung
