Breaking News:
Beranda » BEWARA » Maknai Idul Adha, Waspadai Gerakan Syahwat Merdeka

Maknai Idul Adha, Waspadai Gerakan Syahwat Merdeka

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TIMIKA Kanal31.com  — Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. H. Aang Ridwan, M.Ag., tampil sebagai Imam dan Khatib Salat Idul Adha di Masjid Baiturrahim PT Freeport Indonesia, Kuala Kencana, Timika, Papua Tengah, Jumat (6/6/2025).

Dalam khutbahnya, Dr. Aang mengangkat tema “Idul Adha dan Gerakan Syahwat Merdeka”, yang mengajak jamaah untuk merenungi makna kurban secara lebih mendalam.

“Idul Adha bukan sekadar perayaan penyembelihan hewan ternak, tetapi momentum spiritual untuk menyembelih sifat-sifat kebinatangan dalam diri manusia. Ini adalah bentuk pengendalian nafsu dan pengabdian total kepada Allah,” tegasnya.

Dalam surah Asy-Syams ayat 8, bahwa Allah telah mengilhamkan kepada jiwa manusia jalan kefasikan dan ketakwaan. Sayangnya, banyak manusia yang tidak menggunakan hati, mata, dan telinganya untuk memahami ayat-ayat Allah, sehingga hidup dikendalikan oleh hawa nafsu—bahkan lebih sesat daripada binatang ternak.

Gerakan Syahwat Merdeka: Ancaman Zaman Kini

Ketua Laboratorium Dakwah ini menyoroti analisis budayawan Taufiq Ismail tentang Gerakan Syahwat Merdeka, sebuah fenomena sosial yang tidak berbentuk organisasi resmi, namun beroperasi secara global dan sistematis. Gerakan ini menyusup melalui berbagai saluran seperti internet, industri hiburan, media sosial, dan media cetak.

Taufiq Ismail menyebut ada sembilan kelompok pendukung fanatik dari gerakan ini:

1. Praktisi seks bebas: Termasuk homoseksual, lesbian, dan heteroseksual yang hidup tanpa kendali syariat.

2. Produsen dan pemilik situs porno: Saat ini terdapat lebih dari 4,2 juta situs porno di dunia, dan Indonesia termasuk negara dengan tingkat akses tertinggi.

3. Penulis dan pekerja seni liberal: Termasuk pengarang, penulis skenario, dan pembuat komik yang mempromosikan nilai-nilai kebebasan syahwat.

4. Pemilik akun media sosial yang memfasilitasi konten pornografi.

5. Pemilik industri alkohol.

6. Produsen dan pengguna narkoba.

7. Pengiklan gigolo dan pelacuran perempuan.

8. Germo dan pelanggan prostitusi, baik online maupun langsung.

9. Dukun dan dokter aborsi ilegal.

Disebutkan pula bahwa angka aborsi di Indonesia mencapai 2,2 juta kasus per tahun—setara satu kasus setiap 15 detik—yang merupakan akibat dari gaya hidup bebas dan nilai-nilai yang diusung gerakan tersebut.

Menuju Jiwa yang Tenang

Rasulullah SAW telah memperingatkan bahwa apabila zina dan riba merajalela di suatu negeri, maka azab Allah akan menimpa negeri tersebut. Maka, Idul Adha menjadi momen penting untuk menyucikan jiwa, mengendalikan hawa nafsu, dan kembali kepada fitrah.

Allah SWT berfirman dalam surah Al-Fajr ayat 27–30:

“Wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang rida dan diridhai. Maka masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku, dan masuklah ke dalam surga-Ku.”

Idul Adha menjadi sakral bukan hanya karena penyembelihan hewan, tetapi karena panggilan untuk menyembelih hawa nafsu. Umat Islam diajak menyadari bahaya laten gerakan yang menjauhkan manusia dari nilai-nilai ilahiyah. Hanya dengan pengorbanan diri dan kesadaran spiritual, kita bisa menjadi bagian dari hamba-hamba yang diridhai-Nya.

Untuk mengetahui lebih lanjut naskah lengkap khutbah Dr. Aang Ridwan tentang Idul Adha dan Gerakan Syahwat Merdeka, silakan unduh melalui laman ini

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Soal Kebertubuhan. Apa Maksudnya?

    Ini Soal Kebertubuhan. Apa Maksudnya?

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

      Dr Radea Juli A Hambali, MHum, Wakil Dekan I Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung   Dalam arus kehidupan normal sehari-hari, kita jarang menyoal, menyadari bahkan memikirkan keberadaan tubuh kita. Tangan. Kaki. Kepala. Mulut, dan bagian-bagian lainnya, seluruhnya seumpama bergerak secara mekanis. Baru ketika bagian tertentu tubuh kita sakit, kita mulai menyadari dan […]

  • Sinergi untuk SPBE: Dosen UIN Bandung Isi Pelatihan Manajemen Risiko KOMINFO RI

    Sinergi untuk SPBE: Dosen UIN Bandung Isi Pelatihan Manajemen Risiko KOMINFO RI

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Dosen UIN Sunan Gunung Djati Bandung turut berkontribusi dalam pelatihan Manajemen Risiko Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (MR-SPBE) yang digelar oleh Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BPSDMP KOMINFO) Bandung, bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Majalengka.   Pelatihan ini merupakan bagian dari program Digital Talent Scholarship (DTS) melalui Government […]

  • Selamat! UGM Raih Peringkat 231 versi QS World University Ranking

    Selamat! UGM Raih Peringkat 231 versi QS World University Ranking

    • calendar_month Kamis, 9 Jun 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-YOGYAKARTA Universitas Gadjah Mada menduduki peringkat 231 pada pemeringkatan perguruan tinggi terbaik dunia QS World University Ranking (QS WUR) 2023 yang dirilis Kamis (9/6). UGM naik 23 peringkat dari tahun lalu, yaitu 254 dunia. Di Indonesia, UGM menduduki peringkat pertama, disusul oleh ITB di peringkat kedua dan UI di peringkat ketiga. “Terima kasih kepada pihak-pihak […]

  • Gali Potensi Non-Akademik, UIN Bandung Gandeng Campus League Cetak Mahasiswa Berkarakter

    Gali Potensi Non-Akademik, UIN Bandung Gandeng Campus League Cetak Mahasiswa Berkarakter

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com — UIN Sunan Gunung Djati Bandung terus memperluas jejaring strategis demi mendongkrak prestasi mahasiswa di bidang non-akademik. Langkah ini ditegaskan saat Wakil Rektor III UIN SGD Bandung, Prof. Dr. Husnul Qodim, MA, menerima audiensi dari manajemen Campus League di Ruang Rapat Gedung Al-Jamiah Lantai IV, Rabu (20/5/2026). Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut dihadiri […]

  • Penjamian Mutu Pesantren Tidak Gunakan Ukuran Formalitas tapi Pendekatan Agama

    Penjamian Mutu Pesantren Tidak Gunakan Ukuran Formalitas tapi Pendekatan Agama

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
    • account_circle Jun
    • 0Komentar

    KANAL31.COM — Jakarta — Menteri Agama Nasaruddin Umar melakukan Kick Off program Majelis Masyayikh “Siap Melayani” di Jakarta. Menag mendukung upaya Majelis Masyayikh untuk terus meningkatkan kualitas mutu pendidikan pesantren. Sebagai orang yang besar di pesantren, Menag melihat sesuatu yang perlu diperkuat adalah sistem pendidikan yang berbasis pada ilmu ketuhanan. Ia mengingatkan Majelis Masyayikh, dalam melakukan […]

  • UI-Samsung Kembangkan Riset AI dan Robotika

    UI-Samsung Kembangkan Riset AI dan Robotika

    • calendar_month Senin, 5 Sep 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    KANAL.31.COM-Seiring dengan kemajuan teknologi, Universitas Indonesia (UI) sebagai perguruan tinggi selalu berkomitmen untuk terus mengembangkan penelitian yang berdampak bagi masyarakat. Untuk itu, Universitas Indonesia (UI) melalui Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) bersama dengan Samsung Research Indonesia (SRIN) berkolaborasi dalam bidang teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dan robotika. Dekan Fasilkom UI, Dr. Ir. Petrus Mursanto, […]

expand_less