Breaking News:
Beranda » BEWARA » Inilah Wajah Baru Kolong Jembatan Pasupati Kini Jadi Lebih Humanis

Inilah Wajah Baru Kolong Jembatan Pasupati Kini Jadi Lebih Humanis

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 19 Des 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, KANAL31.COM — Kawasan kolong Jembatan Flyover Mochtar Kusumaatmadja (Pasupati) kini telah berubah wajah menjadi area yang lebih tertata dan humanis. Pemerintah pusat, daerah, serta berbagai pemangku kepentingan bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang lebih layak, bersih, dan ramah bagi masyarakat.

Hari ini, Rabu 18 Desember 2024, sejumlah pejabat meninjau langsung lokasi yang dirangkaikan dengan peresmian lapangan, pengelolaan sampah terpadu, dan Penyerahan Mockup Kunci Rumah Deret Tamansari.

Sejumlah pejabat tersebut antara lain: Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, Maruarar Sirait, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, Penjabat Wali Kota Bandung, A. Koswara, hingga jajaran Forkopimda Kota Bandung.

Usai meninjau kawasan kolong jembatan, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Agus Harimurti Yudhoyono mengungkapkan, rasa syukurnya atas perubahan positif yang terjadi di kawasan tersebut.

“Semoga dengan penataan yang lebih baik ini, masyarakat bisa hidup lebih baik, lebih sehat, lebih tertib, dan lingkungannya lebih baik lagi. Saya senang bisa hadir di kolong jembatan Pasupati ini,” ujarnya dikutip dari laman Kota Bandung.

Sementara itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, Maruarar Sirait, menyebut pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menata kawasan yang sebelumnya kumuh menjadi lebih layak.

“Sudah tidak ada lagi sampah-sampahnya. Kemarin kan bau busuk, tapi sekarang sudah dibereskan. Kalau semua bersatu (pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha) kita bisa beresin urusan permukiman kumuh ini,” katanya.

Ia juga mengapresiasi upaya relokasi warga yang sebelumnya tinggal di bawah jembatan. Sebanyak 34 keluarga dari Kota Bandung telah direlokasi ke hunian yang lebih layak di Rancaekek dan Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung.

“Kami mengembangkan pembangunan oleh swasta dengan program FLPP yang segera bisa jalan. Itu akan menggerakkan ekonomi dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” tambah Maruarar.

Di sisi lain, Penjabat Wali Kota Bandung, A. Koswara dalam beberapa kesempatan turut menyampaikan optimismenya atas keberhasilan penataan ini.

“Kami melihat hasil kerja sama yang sangat baik antara pemerintah dan masyarakat. Penataan ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan dan menciptakan kawasan yang lebih bersih, aman, dan rapi,” ujar Koswara.

Untuk diketahui, kawasan kolong flyover ini akan difungsikan sebagai ruang publik yang ramah anak, dilengkapi fasilitas olahraga dan hiburan, serta TPS3R (Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle) yang mendukung pengelolaan sampah mandiri oleh masyarakat.

Respons positif juga datang dari warga yang merasakan langsung manfaat penataan ini. Salah satunya adalah Cucun, warga penerima bantuan rumah deret Tamansari.

Dalam sesi serah terima kunci, ia memberikan testimoni hunian baru yang diterimanya kepada para pejabat pemerintah pusat dan daerah.

“Alhamdulillah, sangat bersih, layak untuk ditempati. Daripada sebelumnya kita terasa kumuh tempatnya. Sekarang alhamdulillah, air, listrik sudah bagus. Tempat sudah nyaman, enak sekali. Terima kasih kepada pemerintah yang sudah memberikan hunian yang layak buat kami,” ucapnya dengan penuh syukur.

Transformasi kawasan kolong Jembatan Pasupati ini menjadi bukti nyata bahwa dengan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat, permasalahan permukiman kumuh dapat diatasi. Kawasan ini kini menjadi simbol perubahan menuju kehidupan yang lebih layak dan harmonis.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dody S Truna: Urang Lembur Jadi Profesor

    Dody S Truna: Urang Lembur Jadi Profesor

    • calendar_month Senin, 26 Des 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

      FAKULTAS Ushuluddin Universitas Islam Negeri (UIN) Bandung bak kembali ketiban pulung. Betapa tidak, salah satu Dosen terbaiknya yakni Dr. Dody S Truna MA sukses diangkat menjadi Guru Besar Bidang Ilmu Pendidikan Islam oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Bandung, kanal31.com- Pekan lalu, Kanal31.com bertamu ke ruang kerja Dody di Kampus II UIN Sunan […]

  • Ini Pengertian, Strategi Implementasi dan Kurikulum Cinta

    Ini Pengertian, Strategi Implementasi dan Kurikulum Cinta

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Kementerian Agama Republik Indonesia menggagas penerapan Kurikulum Cinta. Ini menjadi inisiatif dalam pengembangan pendidikan agama dan keagamaan yang bertujuan menanamkan nilai cinta kepada Tuhan, sesama manusia, lingkungan, dan bangsa sejak usia dini. Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno. Menurutnya, pendidikan karakter di Indonesia membutuhkan inovasi yang lebih mendalam, salah […]

  • Inilah Pengabdian Ala UIN Bandung “Smart Village” di Garut

    Inilah Pengabdian Ala UIN Bandung “Smart Village” di Garut

    • calendar_month Senin, 23 Mei 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-GARUT. Mengabdi kepada masyarakat bagi perguruan tinggi adalah sebuah keniscayaan, dalam rangka mengimplementasikan, dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kesejahteraan masyarakat. Diperlukan sinergi bersama antara perguruan tinggi dan pemerintahan desa untuk mengurangi ketimpangan angka kemiskinan dan digitalisasi pedesaan dengan perkotaan. Kerjasama dengan perguruan tinggi mampu mendorong untuk mewujudkan pemerataan akses teknologi guna meningkatkan kualitas […]

  • Taqnin Ahkam: Genologi, Teori, dan Impelementasi

    Taqnin Ahkam: Genologi, Teori, dan Impelementasi

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    Alby Labib Halbana Bunyamin Dosen Fakultas Syariah dan Hukum, UIN Sunan Gunung Djati Bandung Email: albylabibhalbana@uinsgd.ac.id Taqnin Ahkam mengajarkan kita bahwa menjaga keberlanjutan syariat bukan dengan cara menguncinya dalam ruang masa lalu, melainkan dengan memformulasikannya secara adaptif, responsif, dan berkepastian hukum demi menjawab tantangan zaman. ASPEK tatanan hukum tata negara pada masa kekhalifahan masih sangat […]

  • Begini Cara Pengembangan Kompetensi Kewirausahaan dan Ekonomi Digital Ala Mahasiswa UIN Bandung

    Begini Cara Pengembangan Kompetensi Kewirausahaan dan Ekonomi Digital Ala Mahasiswa UIN Bandung

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM BANDUNG – Jurusan Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar pembekalan praktikum kewirausahaan bagi mahasiswa semester 5 yang berlangsung di Aula FEBI. Dengan menghadirkan dua narasumber dari Tim OK OCE Indonesia: Hilman Gazali, Manajer Kerjasama Pendidikan; Abba Zubair Al-Awwam Direktur Kerjasama Pendidikan yang membahas tentang “Kewirausahaan Digital: […]

  • Sambut Wacana Menag, Prof. Nina Nurmila Dukung Hadirnya Rektor Perempuan Pertama di UIN Bandung

    Sambut Wacana Menag, Prof. Nina Nurmila Dukung Hadirnya Rektor Perempuan Pertama di UIN Bandung

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    DEPOK, kanal31.com – Wacana Menteri Agama Nasaruddin Umar untuk menghadirkan figur rektor perempuan di UIN Sunan Gunung Djati Bandung menuai respons positif. Guru Besar UIN Bandung, Prof. Nina Nurmila, menyambut hangat gagasan tersebut dan menilai sudah saatnya kepemimpinan tinggi di lingkungan kampus Islam inklusif terhadap gender. “Bagus kalau Menteri Agama membawa wacana rektor perempuan di […]

expand_less