Breaking News:
Beranda » NETIZEN » Bapa Aing

Bapa Aing

  • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, kanal31.com — Dedi Mulyadi itu manusia unik, dia totalitas, lahir dari bawah, dari rakyat jelata, ketika jadi pejabat dia menghancurkan mitos pejabat yg harus dihormati, melebur dan menyatu dgn rakyat.

Bahasa, ucapan, tak disaring, berbahasa rakyat bledag-bledug apa adanya, “aing, sia, maneh, goblog” biasa keluar dari mulutnya tanpa rasa kagok, sungkan, tak etis, tak ada keraguan tak ada kecanggungan.

Jabatan gubernur dibikinnya tak berwibawa. Tapi itulah uniknya. Gubernur-gubernur lain, Aher, Emil, tak mungkin dan tak akan bisa begitu. Tapi itu tak jadi merendahkan dirinya karena dibarengi dengan banyak prestasi, keakraban total dengan rakyat bawah dan tak dibuat-buat.

Orang tipe Dedi umumnya cerdas, refleksi kehidupannya kuat dan mendalam. Makanya, dia jarang bicara dan pidato pake teks., dia gak akan suka. Teks itu membatasi pikiran. Dia gak mau.

Sepanjang sejarah Indonesia baru kali ini ada pejabat negara, gubernur, seperti ini. Tentu ini sangat menyenangkan rakyat, maka rakyat yang suka nyebutnya “Bapa Aing.” Dia merebut hati dan simpati rakyat kecil, grassroot.

Tapi karena sagala daek dan “sagala bisa,” kekurangan tipe pemimpin begini, selain merakyat juga cenderung “ototiter,” sagala ingin ngatur sendiri, cenderung mangabaikan aturan, tak peduli pada prosesi formal, semua dilabrak, hayang sagala ku sorangan, da ngarasa kabeh bisa.

Kurang percaya ka bawahan, delegation of authority cenderung lemah, dll. Intinya, kekurangannya ada, tapi kelebihannya juga lebih banyak. Jawa Barat dianugrahi gubernur yang benar-benar unik.

Ikutan panjat-pinang, taktak jeung sirah teu paduli ditincakan batur, bobolokot leutak bari nikmat weh deuseurian. Orang biasa juga, yang tak lepas jiwanya, tak kan mau begitu.

Disebut gubernur konten, memang selalu ngonten, wajar, Dedi pun mengakuinya, tapi ari kitu-kitu teuing mah asa kacida. Tapi Dedi mah manusa unik tea, dia gak peduli.

Orang menyebut pencitraan, tapi psikologi menjelaskan tipe manusia pencitraan bukan tipe begini. Pencitraan itu dibuat-buat, tidak totalitas. Tipe pencitraan biasanya manusia penuh formalitas. Dedi tipe manusia lepas apa adanya, blak-blakan, tak suka formalitas dan tak pernah kagok sebagai gubernur berbahasa kasar. Tapi itu tidak negatif, rakyat tetap suka.

Kontroversi pasti, banyak tindakannya yang kurang pas, tidak seharusnya, pejabat gubernur itu terhormat, tak pantas perilakunya begitu, saya juga berpikir begitu, tapi ya dia memang tipe begitu. Gak bisa menurut keinginan kita. Ini soal memahami karakter manusia.

Banyak yang tak suka karena melihat kekurangan-kekurangannya, lebih banyak yang suka karena melihat kelebihan-kelebihannya. Kehidupan ya begitu. Biasa. Soal suka dan tidak, itu ditentukan oleh selera kita. Tapi kalau tujuannya memahami, kita jadi menambah ilmu.

  • Penulis: Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prof. Dudang: FEBI UIN SGD Cetak Calon Pemimpin Kompeten Bidang Ekbis, Berkarakter, dan Berintegritas

    Prof. Dudang: FEBI UIN SGD Cetak Calon Pemimpin Kompeten Bidang Ekbis, Berkarakter, dan Berintegritas

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung Prof. Dr. H. Dudang Gojali, M.Ag mengucapkan selamat datang dan bergabung kepada mahasiswa baru di fakultas yang mendidik insan kompeten bidang ekonomi dan bisnis (ekbis), berkarakter, bermoral, dan berintegritas tinggi. Hal itu disampaikan Prof. Dudang saat membuka acara Pengenalan Budaya Akademik […]

  • Sediakan Lapangan Kerja, UIN Bandung Gaet Lembaga Job Portal Asal Singapore

    Sediakan Lapangan Kerja, UIN Bandung Gaet Lembaga Job Portal Asal Singapore

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com — Untuk memperkuat lapangan kerja bagi alumni, UIN SGD Bandung menggaet SeeMeCV, perusahaan penyedia jasa lowongan pekerjaan yang berpusat di The Octagon Singapore. Sebagai tanda keseriusan UIN Bandung, maka saat itu pula dijalin kerjasama antara kedua belah pihak, ditandatangi MoU  oleh Wakil Rektor 4 UIN Bandung Prof. Ah. Fathonih dan Direrektur Uatam SeeMeCV […]

  • Stafsus Menag: Perbanyak Konten Prestasi, Hadirkan Nuansa Islami

    Stafsus Menag: Perbanyak Konten Prestasi, Hadirkan Nuansa Islami

    • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Bandung Kanal31.com — Dalam upaya memperkuat peran Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di era transformasi digital, Kementerian Agama RI mendorong kampus-kampus Islam untuk aktif menciptakan ekosistem digital yang positif, inspiratif, dan berkarakter Islami. Pernyataan itu disampaikan oleh Staf Khusus Menteri Agama RI Bidang Kebijakan Publik, Media, Hubungan Masyarakat, dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Ismail […]

  • Perkuat Kesadaran Hukum Masyarakat di Garut, HES UIN Bandung Gelar PkM

    Perkuat Kesadaran Hukum Masyarakat di Garut, HES UIN Bandung Gelar PkM

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    GARUT, kanal31.com — Penguatan literasi dan kesadaran hukum masyarakat menjadi fokus Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Jurusan Hukum Ekonomi Syariah (HES), Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung melalui program Penguatan Desa Sadar Hukum di Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Rabu–Kamis (22–23/7/2026), ini menjadi bagian dari upaya perguruan […]

  • Rektor UIN Bandung Doakan Alumni Raih Kehidupan Sukses Dunia Akhirat

    Rektor UIN Bandung Doakan Alumni Raih Kehidupan Sukses Dunia Akhirat

    • calendar_month Sabtu, 14 Des 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Rosihon Anwar mendoakan alumninya menjadi orang besar dan meraih kehidupan yang sukses dunia akhirat. Kunci untuk meraih sukses itu adalah ketekunan, tawakal, dan sabar dalam menempuh perjalanan yang sangat panjang dan terjal. “Tentu, kesuksesan tidak datang dengan sendirinya, melainkan harus melalui proses yang sangat panjang dan […]

  • Nadiem akan Sekolah Tinggi 

    Nadiem akan Sekolah Tinggi 

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
    • 0Komentar

    JAKARTA, kanal31.com — Dimana mendapatkan keadilan? Memang, kita empati, betapa sakitnya Nadiem Makarim, bukan dari politisi/partai politik, melainkan profesional yang berusaha menjadi menteri visioner tapi malah dapat derita besar di ujungnya, divonis 10 tahun penjara, denda 1 miliar dan uangganti 809,5 miliar.   Tapi, bila renungan dihidupkan, jangan-jangan, bisa jadi itu sebuah “keadilan” terutama dalam konteks […]

expand_less