Breaking News:
Beranda » NETIZEN » Mengenal Rektor Unsoed yang Baru Saja Ditangkap KPK

Mengenal Rektor Unsoed yang Baru Saja Ditangkap KPK

  • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
  • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALBAR, kanal31.com — Jumat Keramat, biasanya KPK menangkap bupati korup. Mungkin sudah bosan, bidikan diarahkan ke rektor, pimpinan tertinggi universitas. Sebagai korban perdana, Rektor Universitas Soedirman (Unsoed), Prof Akhmad Sodiq baru saja digelandang KPK ke jeruji. Simak narasinya sambil seruput Koptagul, wak!

Nama lengkapnya Prof Dr Ir Akhmad Sodiq M Sc Agr IPU ASEAN Eng. Gile gelarnya, merinding bacanya. Gelaarnya tampak seperti paket lengkap: profesor, peneliti, rektor, sekaligus manusia dengan gelar yang panjangnya bisa mengalahkan daftar menu warteg.

Lahir di Batang, 28 Januari 1969, ia menamatkan S1 Peternakan di Unsoed, lalu S2 Animal Science di Georg-August University Göttingen dan doktor di Universität Kassel, Jerman, pada 2003.

Jejak akademiknya juga bukan kaleng-kaleng. Google Scholar mencatat lebih dari 84 dokumen, hampir 719 sitasi, H-index 16, i10-index 25, serta 10 artikel Scopus. Ia menulis buku tentang penggemukan domba, kambing Peranakan Etawa, produksi susu, sampai disertasi Doe productivity of Kacang and Peranakan Etawah goats and factors affecting them in Indonesia.

Artikel ilmiahnya bertebaran di Jurnal Agripet, Animal Production, Buletin Peternakan, dan jurnal internasional. Topiknya serius: produktivitas kambing, strategi pembiakan domba, reproduksi ternak, sapi potong, Brahman Cross, domba Batur, hingga swasembada daging.

Prestasinya pun bertumpuk. Dosen Berprestasi I Fakultas Peternakan Unsoed pada 2006 dan 2009, penghargaan tingkat universitas, Unsoed Award Bidang Pengabdian Masyarakat, serta Satyalancana Karya Satya XX Tahun 2017.

Kariernya melesat. Ia menjadi Wakil Rektor Bidang Akademik Unsoed, lalu Rektor Unsoed sejak 2022 dan terpilih kembali untuk periode 2026–2030.

LHKPN 2025 mencatat hartanya Rp3.124.541.326, mayoritas berupa tanah dan bangunan di Banyumas. Ia juga aktif di berbagai organisasi profesi dan kemasyarakatan. Pokoknya, kalau biodata bisa diternakkan, yang satu ini sudah masuk kategori sapi unggulan.

Tapi kemudian datang Kamis, 20 Agustus 2026. KPK mengamankannya dalam OTT ke-19 tahun 2026 di Purwokerto dan Jakarta. Total 14 orang ditangkap, termasuk dua wakil rektornya, Prof. Noor Farid dan Prof. Norman Arie Prayogo, serta pihak ketiga, Adhi Wiharto, Wakil Ketua DPC Gerindra Banyumas. Uang tunai ratusan juta rupiah turut disita.

Dugaan kasusnya berkaitan dengan suap atau gratifikasi dalam penerimaan mahasiswa baru, khususnya pengondisian jalur mandiri, termasuk indikasi di Fakultas Kedokteran. Sembilan orang diperiksa intensif di Gedung Merah Putih KPK.

Ketua KPK Setyo Budiyanto dan Juru Bicara Budi Prasetyo membenarkan ada rektor yang diamankan. KPK menyayangkan transaksi sudah terjadi sejak mahasiswa hendak membuka gerbang kampus.

Nah, di sinilah ironi mulai menggembala. Profesor puluhan tahun meneliti bagaimana kambing Kacang dan Peranakan Etawa berkembang biak, bagaimana sapi menjadi produktif, dan bagaimana domba bertahan hidup, kini justru terseret dugaan “produktivitas” lain di kampus.

Buku Penggemukan Domba mendadak terasa seperti satire nasional. Bedanya, yang dibicarakan bukan domba, melainkan dugaan pengondisian calon mahasiswa. H-index 16 pun seperti mendapat saudara baru, H-index di daftar OTT KPK.

Satyalancana Karya Satya dulu tampak gagah kini ikut terseret dalam pertanyaan publik. Bukan karena penghargaan itu salah, tetapi karena gelar, jabatan, prestasi, dan sertifikat ternyata tidak otomatis membuat manusia kebal dari godaan.

Unsoed kini menunggu penjelasan. Menteri Pendidikan Tinggi Brian Yuliarto menyatakan prihatin dan menegaskan pelanggaran hukum tidak ditoleransi.

Pelajarannya pahit. Kampus seharusnya menjadi tempat ilmu tumbuh, bukan tempat nilai rupiah ikut mendaftar sebagai mahasiswa. Sebab ketika gerbang pendidikan berubah menjadi loket transaksi, yang rusak bukan cuma nama seorang rektor. Yang ikut malu adalah seluruh dunia akademik.

Ironis dan memalukan. Sebagai akademisi, sangat sedih. Rektor pun ikut-ikutan menjadi spesies endemik di negeri ini. TG3, Tikus Got Gorong-gorong.

Foto Ai hanya ilustrasi

 

  • Penulis: Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Layanan Qur’an Digital Kemenag Capai 55 Juta Pengguna, LPMQ Siapkan Chat Qur’ani Berbasis AI

    Layanan Qur’an Digital Kemenag Capai 55 Juta Pengguna, LPMQ Siapkan Chat Qur’ani Berbasis AI

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) Kementerian Agama (Kemenag) mencatat sejak diluncurkan pada 2019 hingga April 2025, platform layanan Qur’an Kemenag diakses 55.873.751 pengguna. “Jumlah pengguna ini menunjukkan bahwa layanan Qur’an Kemenag diminati dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Kita harus terus berinovasi agar layanan ini semakin baik, relevan, dan mudah diakses,” ujar Kepala LPMQ, […]

  • Ini Cara Jitu FSH UIN Bandung – BPHN Cegah Perundungan di Perguruan Tinggi

    Ini Cara Jitu FSH UIN Bandung – BPHN Cegah Perundungan di Perguruan Tinggi

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Bandung) — Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung turut berpartisipasi dalam kegiatan Kick off Penyuluhan Hukum Serentak Tahun 2024 yang diadakan secara nasional. Kegiatan yang digagas oleh Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Kementerian Hukum dan HAM RI ini melibatkan 33 Kantor Wilayah Kemenkumham RI di 66 titik pelaksanaan se-Indonesia, Rabu (18/9/2024). […]

  • UIN Bandung, Ke-33 Kampus Terbaik di Indonesia

    UIN Bandung, Ke-33 Kampus Terbaik di Indonesia

    • calendar_month Minggu, 10 Mar 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– UIN Sunan Gunung Djati Bandung meraih prestasi gemilang dengan masuk ke dalam 50 kampus terbaik di Indonesia menurut Scimago Institution Ranking. Peringkat yang berhasil diraih oleh UIN Bandung adalah peringkat ke-33 dan ke-1 untuk lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Scimago Institution Ranking, yang dikembangkan oleh Scimago Lab dengan sumber data dari […]

  • Apa Itu Komunikasi Bisnis Syariah?

    Apa Itu Komunikasi Bisnis Syariah?

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    KETIKA suatu warna disimbolkan lalu diartikan, seperti contoh warna merah, dapat menyimbolkan dan diartikan “berani” pada lambang bendera suatu negara. Tetapi, warna merah ini akan berbeda pengertian jika simbol warna merah ini ditempatkan pada lampu lalu lintas (trafic light). Jika sama pengertian dan penyimbolannya, maka akan terjadi kecelakaan lalu lintas atau tabrakan (kekacauan di jalan […]

  • Upacara HUT ke-79 RI di IKN: Menag Doakan Nusantara Baru Indonesia Maju Terwujud

    Upacara HUT ke-79 RI di IKN: Menag Doakan Nusantara Baru Indonesia Maju Terwujud

    • calendar_month Minggu, 18 Agt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (PENAJAM) — Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas didaulat membacakan doa dalam Upacara Peringatan HUT ke-79 Republik Indonesia, yang digelar perdana di Ibu Kota Nusantara (IKN). Dalam upacara yang dipimpin Presiden Joko Widodo ini, Menag berdoa agar cita-cita Nusantara Baru Indonesia Maju dapat terwujud tanpa rintangan. “Bimbing dan pandu kami melewati masa-masa peralihan ini, agar […]

  • PVMBG: Waspadai Pergerakan Tanah di 19 Daerah

    PVMBG: Waspadai Pergerakan Tanah di 19 Daerah

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com –  Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Badan Geologi (PVMBG) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral telah mengeluarkan peta wilayah potensi gerakan tanah di Jawa Barat bulan Februari 2025. Dilansir dari jabatprov.go.id, PVMBG membagi dua kategori wilayah yang berpotensi terjadinya bencana pergerakan tanah, yaitu Zona Tinggi untuk daerah yang mempunyai potensi tinggi untuk terjadi […]

expand_less