Breaking News:
Beranda » EDUTEKNO » Praktikum Ibadah, Tak Sekadar Rangkaian Akademik, Tapi Juga tentang Keakhiratan

Praktikum Ibadah, Tak Sekadar Rangkaian Akademik, Tapi Juga tentang Keakhiratan

  • account_circle Sungkawa Abdisunda
  • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, kanal31.com– Walaupun non-SKS, kegiatan praktikum ibadah wajib diikuti oleh semua mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Kelulusan praktikum ibadah ini menjadi prasyarat bagi mereka untuk mengikuti sidang Usulan Penelitian (UP), komprehensif, dan munaqosah.

”Jika tidak ikut atau tidak lulus praktik ibadah, mereka tidak akan bisa jadi sarjana,” tegas Wakil Dekan II FEBI UIN Bandung Dr. Muhammad Zaky, M.Si saat memberi sambutan pada acara Pembekalan Praktikum Ibadah mahasiswa semester II , di Aula FEBI Kampus II UIN Bandung, Kamis (15/05/2025).

Menurut Dr. Zaky, prakrikum ibadah tidak sekadar melaksanakan tahapan akademik, tetapi juga mendorong mahasiswa agar menyadari pentingnya keakhiratan. ”Praktikum ibadah menjadi distingsi UIN Bandung. Kita tidak ingin mereka terlena pada hal-hal keduniaan, hingga abai terhadap ibadah,” ujarnya.

Wakil Dekan I Dr. Iwan Setiawan, M.Pd, M.E.Sy. menyatakan, praktik ibadah merupakan kegiatan ko-kurikuler yang mengikat. Tujuannya, membekali mahasiswa agar memiliki pemahaman dan apresiasi tentang ibadah praktis secara merata.

”Tujuan yang paling penting adalah memiliki keterampilan melaksanalan ibadah praktis yang benar dan baik. Terlebih bisa mengajarkannya kepada orang lain, terutama dalam lingkungan masyarakatnya,” ujar Dr. Iwan, saat membuka acara –mewakili Dekan FEBI Prof. Dr. H. Dudang Gojali, M.Ag.

Mereka dibimbing oleh para dosen, sehingga secara merata mahasiswa memiliki pemahaman, apresiasi dan keterampilan dalam melaksanakan ibadah secara praktis,  juga memiliki kemampuan menggali berbagai rujukan yang digunakan dalam pelaksanaan ibadah secara praktis.  Frekuensi kegiatannya dilakukan 12 kali pertemuan, bisa secara individual atau kelompok.

Komponen Penilaian Praktik Ibadah

Ketua Laboratorium FEBI UIN Bandung, Budi Budiman, M.Ag, M.Si. memaparkan, peserta praktikum ibadah adalah mahasiswa Jurusan Manajemen, Manajemen Keuangan Syariah, Ekonomi Syariah, dan Akuntansi Syraiah, angkatan 2024/2025, yang berjumlah 875 orang.  Ditambah mahasiswa angkatan sebelumnya yang belum lulus. Mereka dibimbing oleh 62 dosen, dengan durasi pelaksanaan selama satu semester.

Acara pembekalan ini dilengkapi dengan demonstrasi tata cara pengurusan jenazah, yang dipandu oleh Ust. Ruhenda, S.Ag., MM., M.Si. dan Dr. KH. Abdulah Safe’i, M.Ag.

Tugas dosen pembimbing, lanjut Budi, melakukan pre-test, melaksanakan bimbingan, evaluasi setiap pertemuan, melakukan post test pada akhir pertemuan, dan memberikan nilai kepada peserta. Komponen yang dinilai meliputi: kehadiran, kesungguhan mengikuti praktikum, kemampuan dan keterampilan mempraktikkan, dan hasil evaluasi (post test).

”Peserta yang mendapat nilai D dan E dinyatakan tidak lulus. Ia harus mendaftar kembali di periode selanjutnya,” jelas Budi, didampingi staf Asep Arsyad, S.I.Kom., M.Si. dan Yus Yulian, S.Sos.(nanangs)

 

 

 

 

 

  • Penulis: Sungkawa Abdisunda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sebuah Riyadhah

    Sebuah Riyadhah

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Dalam kesadaran ruhani, derajat spiritual atau level keimanan, bila kita memilih selalu yang lebih mudah, atau hidup kita ingin selalu mudah dan lancar, itu tidak salah, tapi itu artinya kita orang awam, keimanan biasa, kesadaran umum, tidak istimewa. Mudah dan senang itu adalah pilihan nafsu.   Bila ingin meningkatkan kesadaran, menempa kekuatan batin, […]

  • Tradisi Baru Pascasarjana UIN Bandung, Biar Tembus Jurnal Internasional Terindeks Scopus

    Tradisi Baru Pascasarjana UIN Bandung, Biar Tembus Jurnal Internasional Terindeks Scopus

    • calendar_month Sabtu, 18 Nov 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM – Keterbacaan manuskrip menjadi parameter publikasi jurnal internasional reputasi global. Tinjauan sejawat (peer review) diperlukan sebelum pengiriman manuskrip ke sasaran jurnal skala internasional bereputasi global index Scopus. Prof. Mohammad Taufiq Rahman, Ketua Program Studi (Prodi) Studi Agama-Agama (SAA) Jenjang Magister (S2) Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar tinjauan manuskrip yang berlangsung di Ruang […]

  • Agama dalam Bingkai Media

    Agama dalam Bingkai Media

    • calendar_month Senin, 20 Jun 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    Haris Fatwa Dinal Maula adalah mahasiswa Program Studi Agama dan Lintas Budaya (CRCS), Sekolah Pascasarjana UGM, angkatan 2020.  Peran media tidak sekadar mengamplifikasi pesan atau konten keagamaan, tetapi juga merekonstruksi agama di ruang publik. Persinggungan antara agama dan media massa merupakan kata kunci menarik bagi kalangan pengkaji agama dan media. Perkembangan teknologi informasi yang sangat dinamis menjadi alasan […]

  • Ponpes Berkedok Tahfiz Quran Berubah Jadi Tempat Predator Anak, Digeruduk Warga Pati 

    Ponpes Berkedok Tahfiz Quran Berubah Jadi Tempat Predator Anak, Digeruduk Warga Pati 

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    KALBAR kanal31.com — Belum hilang kisah Syekh Ahmad Al Misry, pendakwah Mesir yang dulu dipuja-puja sebagai juri hafiz Indonesia, simbol “keislaman murni”. Jadi tersangka karena predator anak. Hari ini, bayang-bayang suci itu hancur lebur digantikan realita berdarah. Hal serupa terjadi di Ponpes Ndholo Kusumo, Tlogosari, Tlogowungu, Pati, sebuah lembaga berkedok tahfiz Qur’an justru menjadi rumah jagal […]

  • Kemenag Latih Fasilitator untuk Wujudkan Kurikulum Berbasis Cinta

    Kemenag Latih Fasilitator untuk Wujudkan Kurikulum Berbasis Cinta

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    GARUT kanal31.com — Kementerian Agama telah merilis panduan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Tahap selanjutnya, Kemenag siapkan para fasilitator untuk percepatan implementasi KBC. Puluhan fasilitator digembleng dalam Pra-Pelatihan Fasilitator (Training of Facilitator) pada 7–10 Agustus 2025 di Peacesantren Welas Asih Garut Jawa Barat. Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM), Ali Ramdhani menyatakan […]

  • Melawan Mental Noise dengan Khalwah

    Melawan Mental Noise dengan Khalwah

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Kebisingan mental (mental noise) merupakan fenomena psikologis yang kian meningkat pada era modern akibat tekanan duniawi, informasi berlebih, dan kecemasan masa depan. Dalam perspektif Islam, kondisi ini berakar dari dominasi cinta dunia, godaan syaitan, dan kelemahan hubungan spiritual dengan Allah SWT. Tulisan ini mengkaji praktik khalwah (menyendiri untuk mendekatkan diri kepada Allah) […]

expand_less