Breaking News:
Beranda » BEWARA » 5 Arah Kebijakan Penelitian PTKIN. Apa Aja?

5 Arah Kebijakan Penelitian PTKIN. Apa Aja?

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA kanal31.com –Penelitian menjadi aspek penting dalam pengembangan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) telah merumuskan lima arah kebijakan untuk memastikan keberlangsungan dan kualitas riset PTKIN.

Lima kebijakan ini dijelaskan Direktur Pendidikan Tinggi keagamaan Islam, Sahiron, dalam Rapat Koordinasi Nasional Forum Kepala Pusat Penelitian PTKIN (Rakornas Forum Kapus Penelitian PTKIN), di Jakarta.

Pertama, penelitian sebagai prioritas utama di PTKIN. “Penelitian tetap menjadi ruhnya perguruan tinggi, meskipun terdapat efisiensi anggaran, kita akan mengupayakan alokasi dana untuk memastikan keberlangsungan dan kualitas riset yang berdampak,” tutur Prof Sahiron dalam keterangannya, Selasa (15/7/2025).

Kedua, peguatan kajian keagamaan di 2026. Hal ini akan beriringan dengan penguatan riset berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) sesuai amanat Presiden.

“Di samping riset STEM yang menjadi amanat Presiden, Direktorat Diktis menekankan pentingnya memperbanyak porsi penelitian keagamaan, berbasis pada fakultas atau program studi di PTKIN,” tutur Guru Besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini.

Ketiga, peningkatan kolaborasi internasional. Sejak 2025, telah dimulai kerja sama riset antara Diktis dengan Puspenma dan Leiden University melalui sekema MoRa Air Funds.

“Tahun 2026 direncanakan joint research Bersama British Council, dengan focus pada tema seperti ecotheology, Kesehatan, dan ilmu alam (natural siciences). Kolaborasi dengan Deakin dan Leicester University akan menggunakan skema sharing cost,” tutur Pakar Hermeneutika Al-Qur’an ini.

Keempat, pengembangan kapasitas keilmuan dan penelitian berdampak di lingkungan PTKIN. Diktis telah menyiapkan Workshop dan Short Course Internasional. Ini akan diperkuat dengan poin kelima, yaitu akses dan sharing perpustakaan.

“Kami mendorong, adanya kolaborasi antar-PTKIN untuk memperluas akses publikasi dan meningkatkan keterbacaan/kutipan karya ilmiah,” pungkas Prof Sahiron.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sisi Gelap Aplikasi MiChat yang Dilaknat

    Sisi Gelap Aplikasi MiChat yang Dilaknat

    • calendar_month Senin, 15 Agt 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    KANAl31.COM Polisi membongkar praktik prostitusi online di Situbondo. Pelaku asal luar Jatim ini diamankan di salah satu hotel di kota Situbondo. Praktik prostitusi online ini menggunakan aplikasi MiChat. Dalam pengungkapan ini, polisi mengamankan tiga wanita terduga pelaku praktik prostitusi online tersebut. Ketiganya berasal dari luar provinsi. Tiga pelaku yakni NY (32) warga Sukabumi, ST (28) […]

  • Top! Mahasiwa UIN Jember Raih Medali Emas Rapid Chess Competition pada Seiba International Festival

    Top! Mahasiwa UIN Jember Raih Medali Emas Rapid Chess Competition pada Seiba International Festival

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (PADANG) — Mahasiswa program studi Hukum Tata Negara Fakultas Syariah Universitas Islam Kiai Haji Ahmad Shiddiq (UIN KHAS) Jember Saifullah Yusuf Hamzah meraih juara pertama 2nd Seiba International Festival di UIN Imam Bonjol Padang. Prestasi Saifullah Yusuf Hamzah ini menyumbang perolehan medali emas untuk kontingan UIN KHAS Jember untuk cabang rapid chees competition. Seiba International Festival diikuti perwakilan […]

  • Cimanis, Inovasi Permen Herbal ala Siswa MAN 13 Jakarta untuk Atasi Insomnia

    Cimanis, Inovasi Permen Herbal ala Siswa MAN 13 Jakarta untuk Atasi Insomnia

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BOGOR Kanal31.com — Siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 13 Jakarta berhasil menciptakan inovasi permen herbal bernama Cimanis yang dirancang untuk membantu mengatasi insomnia ringan dan meningkatkan kualitas tidur remaja. Karya kreatif berbasis riset ini dipresentasikan pada ajang Global Innovation and Entrepreneurship Festival (GIEF) yang berlangsung di Kampus IPB, Bogor, Jumat (16/1/2026). Inovasi Cimanis lahir dari […]

  • Sunan Ampel di Persimpangan Budaya

    Sunan Ampel di Persimpangan Budaya

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Dadan Rusmana, Wakil Rektor I UIN Bandung
    • 0Komentar

    Objektivitas Etika dan Arsitektur Literasi Islam di Nusantara  Kanal31.com — Menapaki tinggalan sejarah cukup memberikan nuansa dan makna tersendiri bagi penelusurnya. Tentunya, Sejarah bukan sekadar deretan angka mati atau kronologi linear yang harus dihapal untuk ujian, melainkan sebuah struktur yang bernapas dalam bentangan “longue durée” (bentangan durasi panjang).   Jika kita memandang Jawa melalui lensa Denys […]

  • Lanjutkan Program Merdeka Belajar!

    Lanjutkan Program Merdeka Belajar!

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com— UIN Bandung menggelar upacara bendera memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), di halaman Aula Anwar Musaddad, Rabu (02/05/2024). Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof Rosihon Anwar menyampaikan pesan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim, untuk melanjutkan program Merdeka Belajar. Dijelaskan, lima tahun bukan waktu yang sebentar untuk menjalankan tugas memimpin […]

  • Guru dan Anggota DPR 

    Guru dan Anggota DPR 

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Kalau cari kekayaan jangan jadi guru, jadi pedagang saja. Kalau cari kekayaan jangan jadi anggota DPR, jadi pengusaha saja!!   Jadi guru itu berdedikasi untuk mendidik masyarakat, jadi anggota DPR untuk berpolitik mewakili dan membawa suara rakyat. Keduanya pekerjaan mulia dan keduanya digaji, jangan khawatir, tapi mencari kekayaan jadi salah niat.   Dalam […]

expand_less