Breaking News:
Beranda » BEWARA » Menag, Pesantren Pilar Peradaban Bangsa

Menag, Pesantren Pilar Peradaban Bangsa

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA Kanal31.com –Menteri Agama Nasaruddin Umar menyebut pondok pesantren sebagai lembaga yang telah mengabdikan diri untuk membangun peradaban bangsa selama berabad-abad lamanya. Hal tersebut ia sampaikan saat menjadi narasumber utama dalam kegiatan Dialog Interaktif dan Podcast bersama Pro 3 Radio Republik Indonesia (RRI) secara virtual.

Dialog ini membahas peran strategis Program Prioritas (Protas) Kementerian Agama dalam mendukung suksesnya Asta Cita Pembangunan Nasional. “Pondok pesantren adalah lembaga yang telah mengabdi selama 300 tahun, membangun lahirnya masyarakat yang beradab,” ujar Menag di Jakarta (16/10/2025).

Ia kemudian mengingatkan peran historis pesantren di masa lalu. “Di masa perlawanan penjajahan, pondok pesantren tampil sebagai lembaga perjuangan. Pergerakan santri dan kyai waktu itu sangat luar biasa, dengan semangat ‘mati syahid atau hidup mulia’,” lanjutnya.

Menag menekankan spiritual message yang menjadi inti pendidikan di pesantren. Salah satunya adalah kepatuhan dan kesantunan seorang santri kepada gurunya, yaitu sebuah etika luhur yang diharapkan dapat berdampak luas, menjadi cerminan sikap anak terhadap orang tuanya di rumah.

“Di pesantren, kita melihat para kyai tampil sebagai individu yang berwibawa di hadapan para santri, dan pada saat yang sama, kita menyaksikan bagaimana para santri bersikap santun kepada guru-gurunya. Inilah fondasi utama yang melahirkan cita-cita untuk menciptakan manusia yang adil dan beradab,” paparnya.

Lebih lanjut, Menag menegaskan bahwa pesantren tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan umat, melainkan juga sebagai lembaga pembentuk kemandirian dan pemberdayaan masyarakat sekitarnya. “Pesantren telah lama menjadi motor penggerak ekonomi lokal,” katanya.

Ia mencontohkan, bahan-bahan kebutuhan pokok pesantren seperti beras, ikan, telur, hingga tenaga kerja, mulai dari cleaning service sampai guru, banyak didatangkan langsung dari masyarakat sekitar. “Kita tidak perlu lagi repot-repot ke pasar, karena masyarakat setempat yang mendatangkan diri ke pesantren menjual langsung ke dapur”, jelasnya.

“Dengan demikian, di mana ada pondok pesantren, di situlah tumbuh kemandirian masyarakat. Masyarakat pesantren itu bukan bersifat konsumtif, tetapi sangat produktif karena menciptakan kemandirian tersebut,” lanjut Menag.

Menag menggarisbawahi keunggulan pesantren dalam mengajarkan nilai-nilai yang semakin langka. “Dan saya ingin menggarisbawahi bahwa pesantren memiliki keunggulan dalam mengajarkan nilai-nilai yang kini semakin langka, yaitu moralitas yang tinggi, kesantunan yang sangat terpuji, mengasah keimanan, serta mengajarkan kekayaan sosial dan budaya,” pungkasnya.

Pernyataan Menag ini semakin menguatkan komitmen Kementerian Agama untuk terus melindungi dan memajukan institusi pendidikan keagamaan, serta memastikan Program Prioritas Kemenag berjalan optimal demi mendukung tercapainya Asta Cita Pembangunan Nasional yang berlandaskan moral dan peradaban luhur.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rahmatan Lil Alamin Pilar Integrasi Ilmu dan Agama ala UIN Bandung

    Rahmatan Lil Alamin Pilar Integrasi Ilmu dan Agama ala UIN Bandung

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Konsorsium Wahyu Memandu Ilmu (WMI) kembali menggelar Forum Group Discussion (FGD) sebagai bagian dari rangkaian diskusi ilmiah dalam rangka memperkuat arah dan prinsip keilmuan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan (Rapim) lantai 2 Gedung Pascasarjana UIN Bandung. Forum yang mengangkat tema Paradigma Rahmatan Lil […]

  • Filsafat dan Politik Hukum Islam Perbankan Syariah

    Filsafat dan Politik Hukum Islam Perbankan Syariah

    • calendar_month Kamis, 28 Apr 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-BANDUNG Perbankan syariah Indonesia mengalami perkembangan pesat. Sejak Pdiundangkannya Undang-Undang Perbankan Syariah Tahun 2008 sampai Tahun 20022, perbankan syariah mengalami perkembangan yang signifikan. Pada Tahun 2022 tercatat jumlah BUS 1.943 kantor, UUS 390 kantor, dan BPRS 626 kantor. Dinamika fatwa DSN-MUI, sebagai lembaga yang berwenang mengeluarkan fatwa, telah menghasilkan 140 fatwa terkait keuangan dan perbankan […]

  • Ekoteologi Sebagai Fondasi Baru Penyelamatan Lingkungan

    Ekoteologi Sebagai Fondasi Baru Penyelamatan Lingkungan

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA Kanal31.com — Menteri Agama Nasaruddin Umar memberikan perhatian serius terhadap bencana yang melanda sejumlah wilayah di Aceh dan Sumatra. Menurut Menag, upaya penanggulangan bencana alam tidak boleh lagi hanya mengandalkan pendekatan teknis, hukum, atau politik semata, namun juga melalui konsep Ekoteologi, yakni mengintegrasikan nilai-nilai moral agama ke dalam upaya pelestarian lingkungan hidup.   Menag […]

  • Fatayat NU: Dari Kaderisasi hingga Aksi Nyata dalam Pemberdayaan Perempuan Indonesia

    Fatayat NU: Dari Kaderisasi hingga Aksi Nyata dalam Pemberdayaan Perempuan Indonesia

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG KANAL31.COM — Di tengah deru perubahan zaman, Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) hadir sebagai organisasi perempuan muda yang menjadi pilar penting dalam mendukung perkembangan masyarakat dan bangsa Indonesia. Didirikan pada 24 April 1950 di Surabaya, Fatayat NU bukan sekadar organisasi, melainkan rumah besar bagi perempuan muda Islam untuk berkhidmat kepada agama, bangsa, dan negara. Sebagai […]

  • Guru Besar, Jurnal Predator dan Insentif Jurnal

    Guru Besar, Jurnal Predator dan Insentif Jurnal

    • calendar_month Jumat, 10 Jun 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    Asyari, Wakil Rektor 1 IAIN Bukittinggi SPI-BUKITTINGGI Persoalan di kenaikan pangkat ke Guru Besar/Profesor kembali mencuat. Sejak Sri Mardiyati, Dosen Universitas Indonesia (UI) mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) urusan kenaikan pangkat Guru Besar/Profesor menjadi diskusi hangat di kalangan insan akademik. Mengajukan kenaikan pangkat ke Guru Besar di injury time usia akan pensiun sangat riskan […]

  • Seiba International Festival 2024: UIN Ar-Raniry Sabet 3 Medali Platinum dan 13 Medali

    Seiba International Festival 2024: UIN Ar-Raniry Sabet 3 Medali Platinum dan 13 Medali

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COm (Padang) —  Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh kembali mengukir prestasi di pentas internasional dengan berhasil meraih tiga medali platinum pada Seiba International Festival 2024. Ajang kompetisi ini berlangsung di UIN Imam Bonjol Padang dari 23 hingga 29 September 2024, diikuti oleh 20 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dari seluruh Indonesia, serta perwakilan […]

expand_less