Breaking News:
Beranda » NETIZEN » MBG dan Koperasi Merah Putih

MBG dan Koperasi Merah Putih

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG kanal31.com — Salah satu ciri kabinet sekarang, itu jalan masing-masing. Badan Gizi Nasional sibuk dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kementerian Koperasi giat membangun Koperasi Merah Putih, Kementerian Sosial asyik dengan Sekolah Rakyatnya, dsb.

Tidak terintegrasi.

 

Untuk 2026, anggaran MBG diketok pada angka Rp 336 triliun, . Untuk menjangkau 82 juta siswa, BGN perlu 48 ribu dapur. Maka berlomba-lombalah orang membuat dapur MBG, termasuk kabarnya anggota DPR dan DPRD. Yang bisa membangun dapur MBG tentu mereka dengan ekonomi kuat, atau koneksi erat.

 

Sementara, Anggaran untuk Koperasi Merah Putih pada 2026, sebesar Rp 83 triliun untuk 80.000 koperasi merah putih. .Setiap unit akan mendapat pinjaman sampai Rp 3 miliar. Kritik terhadap Koperasi Merah Putih, adalah konsep tidak jelas. Unit usaha koperasinya tidak jelas. Pemerintah mengejar pendirian 80.000 koperasi merah putih. Kalau kemudian dikucurkan dana kepada koperasi yang tidak punya jenis usaha, maka uang 3 miliar itu akan amblas.

 

Nah mengapa tidak, program MBG diintegrasikan dengan Koperasi Merah Putih. MBG seharusnya dipahami bukan hanya sebagai upaya mengatasi kelaparan atau stunting, melainkan juga sebagai investasi besar bagi masa depan bangsa. Anak-anak yang sehat dan cerdas adalah fondasi Indonesia Emas. Namun ada dimensi lain yang tak kalah penting: bagaimana dana besar MBG bisa ikut menggerakkan ekonomi rakyat.

 

Di sinilah peran Koperasi Merah Putih menjadi kunci. Koperasi bukan sekadar wadah belanja bersama, tetapi mesin ekonomi gotong royong. Jika setiap bahan pangan untuk MBG—beras dari petani, ikan dari nelayan, sayur dari pekebun, hingga telur dari peternak kecil—diserap langsung melalui koperasi. Hasil bumi rakyat tidak lagi dijual murah ke tengkulak, melainkan langsung masuk ke pasar yang pasti: dapur-dapur MBG.

 

Manfaatnya ganda. Anak-anak sekolah, memperoleh makanan sehat setiap hari. Pada saat yang sama, petani, nelayan, dan UMKM merasakan keuntungan langsung. Uang MBG pun berputar di desa dan kampung, bukan tersedot ke korporasi besar atau ke koneksi politik saja.

 

Lebih dari itu, koperasi dengan prinsip transparansi dapat menjamin penggunaan anggaran MBG tetap bersih dan tepat sasaran. Dengan digitalisasi, masyarakat bisa ikut mengawasi: siapa menyuplai, siapa menerima, berapa volumenya. Kalau koperasi MBG/Merah putih ini kuat, maka dia bisa jadi dapur umum yang bisa juga melayani ibu hamil, kelompok masyarakat kurang gizi, dan jadi dapur umum saat bencana alam. Keren kan??

 

Integrasi MBG dan Koperasi Merah Putih berarti menghadirkan program yang bukan hanya menyehatkan anak-anak bangsa, tetapi juga menyejahterakan para produsen kecil di desa-desa. Dari meja makan sekolah, ekonomi rakyat bisa bangkit bersama. BGN harus memeriksa rutin kualitas makan, misalnya tiga bulan sekali. Kementerian Koperasi mengawasi tata kelola koperasinya.

Jadi BGN dengan Kementerian Koperasi tidak sama-sama kerja, tapi bekerjasama. Anggaran jadi tidak double, sehingga efisien.

 

Budhiana Kartawijaya, Founder Yayasan Odesa Indonesia.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perjuangkan Moderasi Beragama, LHS Terima Anugerah Doktor Kehormatan di UIN Jakarta

    Perjuangkan Moderasi Beragama, LHS Terima Anugerah Doktor Kehormatan di UIN Jakarta

    • calendar_month Selasa, 31 Mei 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-JAKARTA UIN Jakarta menganugerahkan gelar Doktor Kehormatan atau Doctor Honoris Causa (Dr H.C.) bidang Pengkajian Islam Peminatan Moderasi Beragama kepada Menteri Agama RI 2009-2014, KH Lukman Hakim Saifuddin (LHS). Gelar ini diberikan atas dedikasi keilmuan dan kontribusi Lukman yang dilakukan secara konsisten hingga kini. Penganugerahan Doktor Kehormatan sendiri dilakukan dalam sidang senat terbuka di Gedung […]

  • Indonesian, Amerika dan Psikologi Supremasi Iran

    Indonesian, Amerika dan Psikologi Supremasi Iran

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Tahun 1980-an, Indonesia sedang dalam butuh-butuhnya bantuan asing (IMF, IGGI) dengan Open Door Policy-nya Soeharto yang membuat ketergantungan pada Barat hingga kini dan membuat Indonesia tak punya kemandirian dan harga diri dalam soal ekonomi pembangunan. Paradigmanya yang diwariskan Soeharto adalah hutang.   Pada tahun yang sama, presiden Iran, Ali Khamenei sedang menegaskan […]

  • Layanan Qur’an Digital Kemenag Capai 55 Juta Pengguna, LPMQ Siapkan Chat Qur’ani Berbasis AI

    Layanan Qur’an Digital Kemenag Capai 55 Juta Pengguna, LPMQ Siapkan Chat Qur’ani Berbasis AI

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) Kementerian Agama (Kemenag) mencatat sejak diluncurkan pada 2019 hingga April 2025, platform layanan Qur’an Kemenag diakses 55.873.751 pengguna. “Jumlah pengguna ini menunjukkan bahwa layanan Qur’an Kemenag diminati dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Kita harus terus berinovasi agar layanan ini semakin baik, relevan, dan mudah diakses,” ujar Kepala LPMQ, […]

  • 2 Dosen UIN Bandung Terima KMA Penetapan Guru Besar

    2 Dosen UIN Bandung Terima KMA Penetapan Guru Besar

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    UINSGD.AC.ID (Humas) — Kementerian Agama (Kemenag) telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) yang menetapkan 185 profesor atau guru besar rumpun ilmu agama di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), termasuk guru besar di Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar. Penetapan 185 profesor ini diserahkan secara simbolis oleh Sekjen Kemenag, Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, […]

  • Perluas Wawasan Mahasiswa, Prodi Ekonomi Syariah UIN Bandung Gelar Kuliah Bersama Praktisi Bank Muamalat

    Perluas Wawasan Mahasiswa, Prodi Ekonomi Syariah UIN Bandung Gelar Kuliah Bersama Praktisi Bank Muamalat

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Upaya peningkatan wawasan dan pemahaman praktis mahasiswa terhadap dunia perbankan syariah terus dilakukan. Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar “Kuliah Bersama Praktisi Bank Syariah” yang dilaksanakan di Bank Muamalat Indonesia KCP Buahbatu, Rabu (15/4/2026).   Kegiatan yang berlangsung dalam dua sesi ini […]

  • Tak Punya Pacar, Tak Pernah Gituan, Eh…Santriwati Tiba-tiba Hamil

    Tak Punya Pacar, Tak Pernah Gituan, Eh…Santriwati Tiba-tiba Hamil

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    KALBAR kanal31.com — Tak punya pacar, lalu tak pernah gituan lagi, tiba-tiba hamil. Sambil seruput Koptagul, silakan mikir, wak. Otak saya lagi parkir ni, ups. Jagat maya Pekalongan mendadak berubah jadi laboratorium teori paling absurd se-Asia Tenggara. Ini setelah muncul kabar seorang santriwati berinisial F (22), warga Desa Kedungkebo, Kecamatan Karangdadap, yang disebut hamil sampai […]

expand_less