Breaking News:
Beranda » BEWARA » Peneliti BRIN: Indonesia Butuh Database Kuat Terkait Agama dan Kepercayaan

Peneliti BRIN: Indonesia Butuh Database Kuat Terkait Agama dan Kepercayaan

  • account_circle Admin Kanal31
  • calendar_month Minggu, 17 Apr 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIP-JAKARTA

Kepala Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan, Sosial, dan Humaniora Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Ahmad Najib Burhani menyayangkan, bahwa data-data yang dimiliki 6 agama di Indonesia memiliki informasi yang tidak lengkap. Hal ini menjadi salah satu sebab munculnya prejudice stereotype, stigma tentang berbagai hal di luar enam agama di Indonesia.

“Awal saya membuat proposal, kita perlu database yang kuat, bagus, kokoh, terkait dengan agama dan kepercayaan di Indonesia. Kita tidak memiliki data yang komprehensif, tentang enam agama di Indonesia. Apalagi dengan berbagai agama di luar enam agama, yang memiliki  perwakilan di Kementerian Agama,” ungkap Najib, Sabtu (16/4/2022)

Najib melanjutkan, jika berbicara tentang agama minoritas di Indonesia, jumlahnya itu selalu berubah. Jadi ada dinamika dengan agama minoritas atau agama kepercayaan di Indonesia, yang jumlahnya sangat banyak.

Demikian juga kaitannya dengan hal kepercayaan yang ada di Indonesia, tutur Najib, jumlahnya sangat banyak. Kalau seperti bahasa memiliki data, itupun tidak semuanya memiliki deskripsi, dan catatan yang lengkap.

Direktorat Kepercayaan memiliki data, namun salah satu kelemahannya data tersebut tidak bisa diakses oleh masyarakat, yang akan mengkaji tentang agama di Indonesia.

“Data klasifikasinya kadangkala secara akademik masih campur aduk, antara kelompok kepercayaan tertentu. Ada yang bagian dari agama, dan ada pula penghayat kepercayaan, jadi masih bingung membaca data tersebut,” ujarnya.

Jadi, lanjut Najib, ada beberapa kelemahan yang terkait dengan kepercayaan yang ada di Indonesia. Tugas BRIN untuk memperkuat data yang dimiliki Indonesia, sehingga memudahkan para peneliti saat ingin melakukan penelitian.

“Kita perlu melakukan pendataan  lebih komprehensif dan sistematis,” imbuhnya.

Jumlah data yang bergabung dengan Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia (MLKI) lebih dari 100, dan di luar MLKI juga masih ada. “Apabila pergi ke Papua, di sana banyak bahasa dan juga kepercayaan lokal. Selanjutnya, ada pula provinsi-provinsi lain yang selama ini belum tersentuh penelitian etnografis,” imbuh Najib.

Najib berharap proyek ini dilanjutkan oleh Pusat Riset Agama dan Kepercayaan, untuk mendata, mengumpulkan, dan memberikan deskripsi tentang agama dan kepercayaan di Indonesia. Sehingga tahun 2024-2025 kita sudah memiliki data yang komplit, komprehensif, dan sangat kuat tentang paham keagamaan ini.

“Di samping itu pula akan memudahkan proses selanjutnya saat penelitian, pengembangan, dan dalam membuat insight baru,” pungkasnya.

 

 

  • Penulis: Admin Kanal31

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inilah Kalender Pelatihan di MOOC Pintar Triwulan Tiga 2024

    Inilah Kalender Pelatihan di MOOC Pintar Triwulan Tiga 2024

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Ciputat) — Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kementerian Agama (Kemenag) merilis kalender pelatihan daring terbaru untuk periode September hingga Desember 2024. Berbagai pelatihan telah tersedia pada platform Massive Open Online Courses (MOOC) Pintar yang bisa diakses melalui laman pintar.kemenag.go.id Kepala Pusdiklat Tenaga Teknis Kementerian Agama, Mastuki, mengatakan, pelatihan yang disiapkan mencakup dua bidang utama: pendidikan […]

  • Haedar Nashir : Tidak Cukup Damai dan Toleran, Islam Juga Harus Maju

    Haedar Nashir : Tidak Cukup Damai dan Toleran, Islam Juga Harus Maju

    • calendar_month Sabtu, 11 Mar 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Semangat beragama umat Islam saat ini sedang kuat-kuatnya, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir berpesan supaya umat juga perlu mengimbanginya dengan pemahaman agama yang mendalam dan utuh. Haedar mewanti-wanti agar umat Islam supaya jangan sampai dalam beragama hanya mendapatkan kembangnya saja, tapi tidak sampai pada substansinya. Selain itu, dia juga mengingatkan umat […]

  • Lima Prodi UIN SGD Terakreditasi Unggul BAN-PT

    Lima Prodi UIN SGD Terakreditasi Unggul BAN-PT

    • calendar_month Minggu, 3 Mar 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Lima Program Studi di lingkungan UIN Sunan Gunung Djati Bandung terakreditasi unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Kelima prodi itu adalah: Bimbingan Konseling Islam (BKI), Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), Manajemen Dakwah (MD) dan Hukum Pidana Islam (HPI). “Alhamdulillah berkah ramadhan. Kita menyambut gembira atas terbitnya SK […]

  • Top! Kaltim Juara Umum MTQ Nasional 2024, Berikut 10 Besarnya

    Top! Kaltim Juara Umum MTQ Nasional 2024, Berikut 10 Besarnya

    • calendar_month Minggu, 15 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Samarinda) — Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional XXX Tahun 2024 di Provinsi Kalimantan Timur menghantarkan tuan rumah sebagai Juara Umum. Keputusan yang tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 05/Kep.DH/MTQN-XXX/IX/2024 ini dibacakan oleh Wakil Sekretaris Dewan Hakim Muhammad Ramli Massenge dalam Penutupan MTQ Nasional XXX di Gelora Kadrie Oening Samarinda, Minggu (15/9/2024). Turut hadir dalam penutupan […]

  • Anggota DPR Rikwanto : Jangan Tunggu Kasus Viral, Polisi Harus Kerja Cepat!

    Anggota DPR Rikwanto : Jangan Tunggu Kasus Viral, Polisi Harus Kerja Cepat!

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM, JAKARTA –Ramai di media sosial baru-baru ini, seorang karyawati sebuah toko roti mengalami penganiayaan oleh anak pemilik toko roti di Jakarta Timur. Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Komisi III DPR RI, korban berinisial DAD menceritakan kronologi kejadian penganiayaan tersebut.   Mendengar penjelasan korban dan kelanjutan kasus yang dipaparkan oleh Kapolres Metro Jaktim […]

  • Saatnya Umat Beragama Jaga Bumi dari Krisis Lingkungan

    Saatnya Umat Beragama Jaga Bumi dari Krisis Lingkungan

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA Kanal31.com — Dalam muzakarah bertajuk “Resolusi Umat: Penanggulangan Bencana dengan Ekoteologi” di Masjid Istiqlal Jakarta, Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan “Peran agama dalam menghadapi krisis lingkungan”. Kegiatan ini juga dihadiri perwakilan BNPB, BMKG, akademisi, serta pegiat lingkungan. Muzakarah ini menjadi forum refleksi keagamaan sekaligus konsolidasi gagasan lintas sektor dalam merumuskan peran agama menghadapi bencana alam. […]

expand_less