Breaking News:
Beranda » BEWARA » Menanam Cinta, Menjaga Alam: Bakti Desa 2026 MKS UIN Bandung Berbasis Kurikulum Ekoteologi di Indragiri

Menanam Cinta, Menjaga Alam: Bakti Desa 2026 MKS UIN Bandung Berbasis Kurikulum Ekoteologi di Indragiri

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG Kanal31.com — Jurusan Manajemen Keuangan Syariah (MKS), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), UIN Sunan Gunung Djati Bandung, menyelenggarakan kegiatan Bakti Desa 2026 di Desa Indragiri, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, pada 11–19 Januari 2026.

Kegiatan ini merupakan program tahunan yang diinisiasi oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Manajemen Keuangan Syariah sebagai wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.

Bakti Desa 2026 mengusung tema “Optimalisasi Tiga Pilar: Sinergi Ekonomi, Pendidikan, dan Lingkungan Menuju Desa Indragiri yang Mandiri dan Berkelanjutan”. Program ini dirancang sebagai pengabdian terpadu yang menyasar berbagai aspek kehidupan masyarakat desa, mulai dari pendidikan, penguatan ekonomi, kesehatan, hingga pelestarian lingkungan.

Kegiatan Bakti Desa 2026 secara resmi dibuka di Aula Balai Desa Indragiri. Pembukaan dilakukan oleh Ketua Jurusan Manajemen Keuangan Syariah, Dr. H. Dadang Husen Sobana, M.Ag., bersama Sekretaris Desa Indragiri serta jajaran masyarakat setempat. Pembukaan ini menandai dimulainya rangkaian kegiatan pengabdian mahasiswa yang akan berlangsung selama sembilan hari di Desa Indragiri.

Acara pembukaan turut dihadiri oleh Sekretaris Jurusan Manajemen Keuangan Syariah, Dr. Vemy Suci Asih, S.T., M.E.Sy., serta Staf Jurusan Manajemen Keuangan Syariah, Elsa Yulandri, S.E., M.M.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Prof. Dr. H. Dudang Gojali, M.Ag., menyampaikan apresiasi dan respons positif atas pelaksanaan kegiatan Bakti Desa tersebut. Ia menegaskan bahwa Bakti Desa merupakan bentuk konkret pembumian Kurikulum Berbasis Cinta dan Ekoteologi dalam proses pendidikan tinggi.

“Melalui Bakti Desa ini, Kurikulum Berbasis Cinta dan Ekoteologi tidak berhenti pada tataran konsep, tetapi dibumikan dalam praktik sosial, ekonomi, dan lingkungan. Mahasiswa belajar mencintai manusia, alam, dan kehidupan melalui aksi nyata yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa proses pembelajaran mampu melahirkan kontribusi sosial yang nyata. Ia juga menyoroti program unggulan Bakti Desa 2026, khususnya pendampingan UMKM dan penguatan wisata halal, serta upaya perluasan inklusi keuangan melalui pemanfaatan sistem pembayaran digital berbasis QR code bagi transaksi UMKM, yang dinilai strategis dalam mendorong kemandirian dan daya saing ekonomi desa.

Senada dengan Dekan FEBI, Ketua Jurusan MKS, Dr. Dadang Husen Sobana, M.Ag., dalam sambutannya, mengatakan pelaksanaan Bakti Desa 2026 ini juga menjadi bagian dari penguatan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dan Ekoteologi yang dikembangkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

“Melalui pendekatan pengabdian berbasis nilai keislaman, kepedulian sosial, dan tanggung jawab ekologis, kegiatan ini mendorong mahasiswa untuk menginternalisasi nilai cinta kasih, keadilan sosial, serta kesadaran lingkungan dalam praktik nyata di tengah masyarakat,” jelasnya.

Ketua Jurusan MKS mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tahunan tersebut. Ia menegaskan bahwa Bakti Desa menjadi ruang pembelajaran penting bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan sekaligus belajar langsung di tengah masyarakat.

“Dengan adanya program Bakti Desa ini, mahasiswa tidak hanya melakukan pengabdian, tetapi juga membuktikan implementasi ilmu yang telah dipelajari di ruang kelas. Ilmu tersebut menjadi lebih membumi dan tidak berhenti sebagai konsep yang bersifat menara gading,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Keuangan Syariah, Ramdhani Akbar, menjelaskan bahwa Bakti Desa 2026 dirancang sebagai program pengabdian terpadu untuk menjawab berbagai persoalan krusial yang dihadapi masyarakat Desa Indragiri. Kegiatan ini mengintegrasikan penguatan literasi keuangan, pendampingan UMKM, peningkatan kesadaran kesehatan, serta pelestarian lingkungan melalui pendekatan partisipatif dan berkelanjutan.

Ia menambahkan bahwa melalui sinergi bidang ekonomi, pendidikan, dan lingkungan, Bakti Desa diharapkan menjadi langkah awal yang transformatif dalam mendorong kemandirian desa sekaligus menegaskan peran mahasiswa sebagai agen perubahan. “Bakti Desa 2026 bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wujud nyata komitmen mahasiswa untuk hadir, mendengar, dan bergerak bersama masyarakat,” ujarnya.

Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Parhan Abdul Aziz, menyampaikan bahwa Bakti Desa tidak hanya menjadi sarana silaturahmi antara mahasiswa dan masyarakat desa, tetapi sekaligus menjadi media pembelajaran langsung bagi mahasiswa untuk memahami kondisi sosial, ekonomi, serta potensi lokal yang dimiliki masyarakat.

Menurutnya, melalui pendekatan partisipatif, kehadiran mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi positif, baik dalam bentuk edukasi, pendampingan, maupun penguatan kapasitas masyarakat desa. Lebih dari sekadar program kerja, Bakti Desa merupakan ikhtiar bersama untuk menumbuhkan semangat kolaborasi antara kampus dan masyarakat dalam membangun desa yang mandiri dan berdaya saing.

Dengan berlandaskan nilai-nilai keislaman, keilmuan, kepekaan sosial, serta kesadaran ekologis, Bakti Desa 2026 diharapkan mampu menciptakan dampak berkelanjutan serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat Desa Indragiri, sekaligus menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan semangat pengabdian di tengah masyarakat.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keris Itu Asyik, Bukan Klenik. Ini Buktinya

    Keris Itu Asyik, Bukan Klenik. Ini Buktinya

    • calendar_month Sabtu, 18 Nov 2023
    • account_circle Sukron Abdilah
    • 0Komentar

    Keris yang kerap dikaitkan dengan hal-hal klenik dan mistis, itu keliru. Mau tahu lebih jauh tentang keris yang telah diakui Unesco sebagai warisan budaya dunia non-bendawi sejak 2005, datang ke acara ini. Ya, dalam memperingati Hari Pahlawan, Solo Grand Mall menggelar pameran dan edukasi keris. Kegiatan tersebut menggandeng Paguyuban Tosan Aji Panji Suko. Tak tanggung-tanggung, […]

  • 6 Masjid Pilihan di Bandung untuk Muhasabah Akhir Tahun 2024

    6 Masjid Pilihan di Bandung untuk Muhasabah Akhir Tahun 2024

    • calendar_month Senin, 23 Des 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, KANAL31.COM, Pergantian tahun menjadi momen yang dinanti banyak orang untuk berkumpul bersama keluarga, teman, atau pasangan. Di tengah gegap gempita perayaan, sejumlah warga memilih merayakan malam pergantian tahun dengan cara yang lebih mendalam, yakni bermuhasabah dan introspeksi diri. Bagi masyarakat Kota Bandung yang ingin melewati malam tahun baru dengan suasana religius, sejumlah masjid menyediakan ruang […]

  • HES UIN Bandung Selalu Hadir jadi Mitra Strategis Pembangunan Hukum dan Pemberdayaan Umat

    HES UIN Bandung Selalu Hadir jadi Mitra Strategis Pembangunan Hukum dan Pemberdayaan Umat

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Untuk meningkatkan literasi hukum dan memperkuat peran kampus dalam pemberdayaan masyarakat, Jurusan Hukum Ekonomi Syariah (HES), Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk Penguatan Desa Sadar Hukum (Sdarkum), di GOR Cisoli Pamoyanan Desa Simpen Kaler, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut, Rabu (19/11/2025). Sadarkum ini menghadirkan […]

  • Teliti Soal Pengolahan Limbah Cair Industri Sawit, Mahasiswa UGM Raih Dana Riset dari Jepang

    Teliti Soal Pengolahan Limbah Cair Industri Sawit, Mahasiswa UGM Raih Dana Riset dari Jepang

    • calendar_month Minggu, 6 Okt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Yogyakarta) — Mahasiswa Doktoral Ilmu Biologi, Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada Tia Erfianti, berhasil meraih penghargaan bergengsi Kurita Grant Japan 2024 usai melakukan riset tentang pengolahan limbah, khususnya limbah cair dari industri kelapa sawit, atau Palm Oil Mill Effluent (POME) dengan menggunakan mikroalga. Seperti diketahui,  Kurita Grant, atau Kurita Water and Environment Foundation (KWEF) Grant, […]

  • Perdana, 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru dari Kemenag-LPDP

    Perdana, 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru dari Kemenag-LPDP

    • calendar_month Sabtu, 23 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-JAKARTA Kementerian Agama bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan menyiapkan dana penyelenggaraan program Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam Jabatan Tahun 2022. Sekretaris Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Rohmat Mulyana Sapdi menyampaikan bahwa program ini bagian dari upaya Kemenag meningkatkan kualifikasi dan kompetensi guru binaan Kementerian Agama. Skema ini merupakan salah satu dari […]

  • Top! MAN 2 Kota Malang Sabet 3 Medali KSM 2024, Sumbang Jatim Juara Umum

    Top! MAN 2 Kota Malang Sabet 3 Medali KSM 2024, Sumbang Jatim Juara Umum

    • calendar_month Sabtu, 7 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Ternete) — Tim Kompetisi Sains Madrasah (KSM) MAN 2 Kota Malang 2024 membawa pulang tiga medali, satu emas dan dua perunggu. Medali Emas diraoh Ahmad Boutros Fathir kelas XII MIPA 8 bidang mata pelajaran Matematika. Sementara dua medali perunggu diperoleh Mumtaz Nazilla Kelas XII MIPA 4 bidang Ekonomi dan Parsa Ahmad Fazil kelas XII […]

expand_less