Breaking News:
Beranda » INSPIRASI » Prof. Usep Dedi Rostandi: Sang Penjaga Moderasi yang “Leuleus Jeujeur Liat Tali”

Prof. Usep Dedi Rostandi: Sang Penjaga Moderasi yang “Leuleus Jeujeur Liat Tali”

  • account_circle Sungkawa Abdisunda
  • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DALAM dunia akademik yang sering kali kompetitif, kehadiran Prof. Dr. H. Usep Dedi Rostandi, Lc., MA. membawa warna yang meneduhkan. Sosoknya bukan sekadar seorang Guru Besar dalam bidang Pendidikan Islam Indonesia di UIN Sunan Gunung Djati Bandung, melainkan personifikasi dari kearifan lokal Sunda yang bertemu dengan kedalaman ilmu agama.

Dilihat jejak pengabdiannya, dari mulai ruang kelas hingga kebijakan, perjalanan karier Prof. Usep adalah potret dedikasi tanpa henti di Fakultas Ushuluddin. Dimulai dari langkah sebagai Dosen Luar Biasa, ia kemudian dipercaya mengemban berbagai posisi strategis, mulai dari Pembantu Dekan, Wakil Koordinator Kopertais Wilayah 2 Jawa Barat-Banten, hingga Direktur Rumah Moderasi Beragama. Di tangannya, isu-isu sensitif terkait kerukunan dan tafsir agama dikelola dengan kepala dingin dan hati yang terbuka.

Kepakarannya tidak perlu diragukan. Ia merupakan ahli dalam tafsir dan ulumul Qur’an, dengan mendalami Tafsir Kontemporer hingga Tafsir Pendidikan. Di bidang Ilmu Tasawuf, ia tak luput membawa nilai-nilai spiritualitas ke dalam ruang akademik. Termasuk dalam hal Moderasi Beragama, ia menjadi garda terdepan dalam merawat keberagaman di Jawa Barat.

Kiprahnya di berbagai organisasi, laki-laki kelahiran Bandung 14 Januari 1966 ini mampu menjembatani umat, sehingga pengaruhnya melampaui batas dinding kampus. Prof. Usep adalah tokoh kunci dalam berbagai organisasi besar di Jawa Barat dan Kabupaten Bandung, terutama ketika ia menjadi Wakil Ketua PWNU Jawa Barat dan Sekretaris PCNU Kabupaten Bandung. Lalu menjadi ketua FKUB Kabupaten Bandung, di mana ia menjadi jembatan perdamaian antarumat beragama. Dan, sebagai wakil ketua MUI Kabupaten Bandung, mampu memberikan arahan fatwa dan bimbingan bagi masyarakat.

Filosofi Hidupnya, lembut namun tangguh. Jika ada satu hal yang paling melekat pada sosoknya, itu adalah karakter “Leuleus jeujeur liat tali, landung kandungan laèr aisan”. Pepatah Sunda ini menggambarkan pribadi Prof. Usep yang penuh pertimbangan, tidak mudah patah semangat saat dihantam masalah, dan selalu bersikap adil.

Abiturien Pesantren Sumur Bandung Cililin Bandung ini dikenal sebagai pribadi yang santun dan bertutur lembut, tak pernah bicara dengan nada keras, apalagi menyakiti. Ia penyabar, tetap tenang meski dihantam berbagai tudingan dan fitnah. Ia juga dipandang memiliki sifat zuhud terhadap jabatan. Baginya, posisi adalah amanah, bukan ambisi yang harus dikejar dengan segala cara.

Raihan gelar Guru Besar yang belum lama ini ia terima merupakan kado bagi keteguhannya dalam berikhtiar. Baginya, menjadi profesor bukanlah sesuatu yang pernah ia bayangkan atau targetkan secara berlebihan. “Kita hanya berikhtiar. Dan tidak ada yang tidak mungkin jika Allah sudah berkehendak,” ujar suami dari Hj. Imas Sudiarti ini, dengan rendah hati.

Prof. Usep Dedi Rostandi membuktikan bahwa di era modern ini, kecerdasan intelektual yang tinggi tetap bisa bersanding mesra dengan kerendahan hati dan budi pekerti yang luhur. Ia adalah pelindung bagi yang lemah dan teman diskusi yang hangat bagi siapa saja yang mencari pencerahan.

Inovasi Pemikirannya adalah Tafsir Multibahasa (Translanguaging). Sebagai pakar, Prof. Usep membawa terobosan dalam pembelajaran Tafsir. Ia memperkenalkan konsep Translanguaging, sebuah model pembelajaran dialogis yang mengintegrasikan tiga bahasa: Bahasa Arab untuk menjaga orisinalitas teks dasar; Bahasa Indonesia untuk kontekstualisasi nilai lokal dan nasional; Bahasa Inggris untuk menjembatani wawasan akademik global. Gagasan ini bertujuan menciptakan kelas Tafsir yang inklusif, kritis, dan relevan dengan tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri budaya dan agama.

Dalam praktiknya, agenda yang perlu kita dorong adalah memperkuat pelatihan dosen, mengembangkan alat pengajaran multibahasa, dan memperbarui desain kurikulum tafsir dialogis.

“Untuk penelitian lebih lanjut, saya mendorong pengujian model pembelajaran tafsir multibahasa dalam berbagai konteks PTKIN, termasuk lintas kampus dan lintas tingkat jenjang, serta pengembangan instrumen penilaian yang lebih akurat,” katanya.(nanangs)

  • Penulis: Sungkawa Abdisunda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dorong Regulasi Adil untuk Guru Madrasah, Aliansi Honorer Kemenag Ciamis Resmi Terbentuk

    Dorong Regulasi Adil untuk Guru Madrasah, Aliansi Honorer Kemenag Ciamis Resmi Terbentuk

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    CIAMIS Kanal31.com — Ribuan tenaga honorer di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ciamis sepakat membentuk wadah perjuangan baru bernama Aliansi Honorer Kemenag Ciamis. Pembentukan aliansi ini menjadi momentum penting untuk menyatukan aspirasi para tenaga pendidik dan kependidikan madrasah yang selama ini berjalan sendiri-sendiri. “Selama ini kita bercerai-berai, terkotak-kotak dalam organisasi kecil. Sekarang kita disatukan […]

  • Kemenag Punya 11 Pejabat Fungsional Pengembang Tafsir Al-Qur’an, Ini Tugasnya

    Kemenag Punya 11 Pejabat Fungsional Pengembang Tafsir Al-Qur’an, Ini Tugasnya

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Jakarta) — Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama (Kemenag), Suyitno, hari ini melantik 11 pejabat fungsional Pengembang Tafsir Al-Qur’an (JF PTQ). Ini merupakan pelantikan perdana bagi JF PTQ. Pelantikan berlangsung di Gedung Kemenag, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Hadir sebagai saksi, Sekretaris Balitbang dan Diklat, M. Arskal Salim, serta Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an […]

  • Spin Free, Stay Cool at Dendera Casino

    Spin Free, Stay Cool at Dendera Casino

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    Auto-generated post_excerpt

  • Hebat! Peneliti dan Jurnalis Asal Kediri Pamerkan 7 Anggrek Jenis Baru

    Hebat! Peneliti dan Jurnalis Asal Kediri Pamerkan 7 Anggrek Jenis Baru

    • calendar_month Rabu, 13 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-KEDIRI Seorang peneliti dan jurnalis menggelar pameran foto bunga anggrek berdasar penelitiannya selama 12 hari di Papua. Tidak hanya foto, sejumlah spesimen anggrek yang belum memiliki nama juga dipamerkan. Sedikitnya ada 25 foto anggrek yang dipamerkan, 7 di antaranya merupakan jenis anggrek asal papua yang baru ditemukan dan belum mempunyai nama. 25 karya foto anggrek […]

  • MERP IV, Jembatan Menuju Inovasi Pendidikan Matematika Abad ke-21

    MERP IV, Jembatan Menuju Inovasi Pendidikan Matematika Abad ke-21

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com — Ruang Aksara Akademika Rumah Jurnal kembali menggelar kegiatan seminar akademik yang bekerja sama dengan Program Studi Pendidikan Matematika UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Seminar yang digelar secara daring ini menghadirkan narasumber utama, Ketua Prodi Pendidikan Matematika Prof. Dr. Jarnawi Afgani Dahlan, M.Kes., serta mahasiswa S3 Pendidikan Matematika Universitas Pendidikan Indonesia Hamdan Sugilar, […]

  • Workshop Jurnalistik UIN Bandung, Saatnya Kolaborasi Wartawan dan AI di Era Digital

    Workshop Jurnalistik UIN Bandung, Saatnya Kolaborasi Wartawan dan AI di Era Digital

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Prodi Ilmu Komunikasi Konsentrasi Ilmu Jurnalistik Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar workshop bertema “AI for Journalist” di Aula Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Senin (6/10/2025). Acara ini menghadirkan narasumber Dr. H. Enjang Muhaemin, M.Ag., dosen Jurnalistik Prodi Ilmu Komunikasi, sekaligus Sekretaris Jurusan Ilmu Komunikasi, dan praktisi media. Workshop […]

expand_less