Breaking News:
Beranda » NASIONAL » Dobrak Stigma, Rakernas PPPSIH-PTKIN Bidik Integrasi Hukum Islam-Nasional

Dobrak Stigma, Rakernas PPPSIH-PTKIN Bidik Integrasi Hukum Islam-Nasional

  • account_circle Sungkawa Abdisunda
  • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, kanal31.com– Lanskap pendidikan hukum di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) bersiap menghadapi babak baru. Cetak biru masa depan tersebut mulai digodok dalam rangkaian Pelantikan, Rapat Kerja Nasional (Rakernas), dan Seminar Nasional Perkumpulan Penyelenggara Program Studi Ilmu Hukum (PPPSIH)PTKIN se-Indonesia, yang digelar di Aula Utama Fakultas Syariah dan Hukum UIN Bandung, Rabu (17/06/2026).

Pertemuan nasional ini tidak sekadar ajang seremonial, melainkan menjadi panggung krusial untuk menjawab tantangan ganda: mengawinkan hukum positif dengan nilai keislaman, sekaligus menjinakkan arus disrupsi Artificial Intelligence (AI).

Acara ini dibuka oleh Direktur PTKI Ditjen Pendis Keinenag RI Prof. Dr. Phil. Sahiron, MA; dihadiri Rektor UIN Bandung Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag; Dekan FS UIN Bandung Prof. Dr. H. Fauzan Ali Rasyid, M.Si; Sekretaris Umum Forum Dekan FSH Prof. Dr. Muh. Nashirudin, S.Ag., MA, M.Ag; dan para peserta rakernas dari 12 UIN se-Indonesia.

Nakhoda baru PPPSIH-PTKIN, Dr. H. Uu Nurul Huda, S.Ag, SH, MH, mengungkapkan bahwa mengelola program studi Ilmu Hukum di PTKIN –Strata satu maupun magister– membutuhkan seni tersendiri. Pengelola prodi harus lincah menjaga mutu kurikulum hukum nasional tanpa kehilangan ruh nilai-nilai keislaman.

“Berdasarkan tantangan tersebut, kami merumuskan tiga pilar utama yang akan digodok dalam Rakernas ini,” ujar Dr. Uu, saat memberikan sambutan.

Menurut Dr. Uu, ketiga pilar tersebut adalah: Standardisasi Mutu meliputi akselerasi dan peningkatan kualitas modul akademik secara massif. Lalu, Sinergi tanpa Batas, dengan membangun jembatan kolaborasi strategis di tingkat nasional hingga internasional. Dan, Diferensiasi Berkarakter, dengan mempertegas pembeda dan karakteristik Ilmu Hukum PTKIN yang membumi dengan realitas keindonesiaan.

Etalase Lulusan Unggul

Apresiasi tinggi datang dari Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag. Di hadapan Direktur PTKI Kemenag, Rektor dengan bangga melaporkan bahwa prodi Ilmu Hukum di UIN Bandung (S1 dan S2) seluruhnya telah bertengger di kasta tertinggi dengan Akreditasi Unggul.

Namun, Prof. Rosihon mengingatkan agar pengelola prodi tidak cepat berpuas diri dengan romansa masa lalu. Era digital menuntut adaptasi yang cepat dan radikal.

“Saya kira hari ini perlu ada sentuhan-sentuhan baru. Tata kelola prodi hukum ke depan harus responsif, terutama terkait dengan peta distribusi lulusan dan pemanfaatan teknologi AI,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur PTKI Ditjen Pendis Kemenag RI, Prof. Dr. Phil. Sahiron, MA, mengupas tuntas tantangan unik di lapangan. Mulai dari dikotomi kurikulum antara hukum positif dan fikih, stigma akreditasi, hingga keterbatasan kualifikasi dosen hukum murni.

Prof. Sahiron menegaskan, transformasi institusi dari IAIN menjadi UIN membawa konsekuensi logis: wajib hukumnya meleburkan sekat antara ilmu umum dan ilmu agama. Keberadaan studi agama Islam inilah yang menjadi distingsi (pembeda) utama yang tidak dimiliki perguruan tinggi umum.

Ia menawarkan formula Tiga Integrasi Keilmuan di prodi Ilmu Hukum: 1) Integrasi Metodis: Menanamkan perspektif integratif dalam setiap metodologi penelitian hokum; 2) Integrasi Substantif: Mengawinkan materi hukum formal/positif dengan khazanah ilmu fikih; 3) Integrasi Etis: Memastikan setiap lulusan dibekali moralitas dan akhlak Islam yang kuat saat berkarier di dunia hukum.

Nakhoda Baru PPPSIH-PTKIN Periode 2025–2028

Momemtum kebangkitan ini ditandai dengan pelantikan resmi nakhoda baru PPPSIH-PTKIN yang akan mengawal organisasi selama tiga tahun ke depan. Berikut adalah susunan inti pengurus pusat yang dilantik oleh Sekretaris Jenderal Forum Dekan FSH Prof. Muh. Nashirudin: Ketua Umum: Dr. H. Uu Nurul Huda, S.Ag., SH, MH; Sekretaris Umum: Abd Rais Amsat, SH, MH; dan Bendahara Umum: Ende Hasbi Nassaruddin, SH, MH.

Dengan komposisi pengurus yang segar dan arah strategis yang jelas, Rakernas PPPSIH-PTKIN di UIN Bandung ini menjadi langkah awal yang menjanjikan untuk melahirkan yuris-yuris Muslim masa depan yang tidak hanya melek hukum, tetapi juga berintegritas tinggi dan adaptif terhadap kemajuan teknologi.(nas)

 

  • Penulis: Sungkawa Abdisunda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gandeng BWI, MKS UIN Bandung Teguhkan Kiprah Akademik di Bidang Wakaf

    Gandeng BWI, MKS UIN Bandung Teguhkan Kiprah Akademik di Bidang Wakaf

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com — Program Studi Manajemen Keuangan Syariah (MKS) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung memperkuat kiprah akademiknya di tingkat internasional melalui kolaborasi dengan Badan Wakaf Indonesia (BWI) dalam 1st AWARE 2026 (Al-Awqaf Workshop for Research, Advancement and Excellence). Acara yang diselenggarakan pada Kamis (10/9/2026), Prodi MKS FEBI UIN Sunan […]

  • Dekan FEBI Serukan Perubahan Radikal: Jangan Hanya Menggugurkan Kewajiban Administratif

    Dekan FEBI Serukan Perubahan Radikal: Jangan Hanya Menggugurkan Kewajiban Administratif

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN SGD Bandung Prof. Dr. H. Dudang Gojali, M.Ag.  menyampaikan peringatan keras mengenai perubahan dunia yang sangat cepat. Perguruan tinggi tengah berada dalam tekanan besar dari berbagai arah: industri yang dinamis, ekspektasi masyarakat yang meningkat, hingga perubahan konstalasi global. Peringatan itu disampaikan Dekan saat memberikan sambutan […]

  • Jelang Libur Akhir Tahun, Ketua DPR Ingatkan Pemerintah Pastikan Kesiapan Transportasi Umum

    Jelang Libur Akhir Tahun, Ketua DPR Ingatkan Pemerintah Pastikan Kesiapan Transportasi Umum

    • calendar_month Sabtu, 21 Des 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, KANAL31.COM –Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani meminta Pemerintah untuk memastikan kesiapan semua sarana dan prasarana transportasi di masa liburan akhir tahun agar berjalan lancar. Hal ini mengingat sudah mulai adanya lonjakan pergerakan perjalanan jelang perayaan Natal 2024 dan momen Tahun Baru 2025.   “Kami berharap Pemerintah memastikan kesiapan semua simpul transportasi karena […]

  • Prof. Nana Syambas ITB Kupas Masa Depan Jaringan di Universitas Pasifik Morotai

    Prof. Nana Syambas ITB Kupas Masa Depan Jaringan di Universitas Pasifik Morotai

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MOROTAI kanal31.com – Universitas Pasifik (Unipas) Pulau Morotai menggelar kuliah umum bertema “Network and Future Trends” pada Kamis, (11/9/2025).   Kegiatan ini menghadirkan narasumber Prof. Dr. Nana Rachmana Syambas, M.Eng., Guru Besar Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung (STEI ITB).   Acara dibuka resmi oleh Rektor Unipas Pulau Morotai, Irfan Hi. Abd. Rahman, […]

  • Bukan Sekadar Stempel Halal: Terobosan Hukum “Ḥifẓ al-Tanawwu‘” dari Dr. Heris Suhendar untuk Masa Depan Pariwisata Indonesia

    Bukan Sekadar Stempel Halal: Terobosan Hukum “Ḥifẓ al-Tanawwu‘” dari Dr. Heris Suhendar untuk Masa Depan Pariwisata Indonesia

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    PEKALONGAN, kanal31.com–  Pariwisata halal selama ini sering diperdebatkan secara dangkal, seolah-olah penyeragaman destinasi atau sekadar urusan stempel halal pada makanan. Hal itu terjadi karena regulasinya yang masih tumpang-tindih dan belum terintegrasi secara utuh dalam sistem hukum nasional. Sebuah riset komprehensif  Dr. Heris Suhendar –-dosen UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan, dalam Sidang Senat Terbuka Doktoral yang […]

  • Takut Dibunuh Iran, Trump Malah Membully Abdul Al-Sayed

    Takut Dibunuh Iran, Trump Malah Membully Abdul Al-Sayed

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    KALBAR, kanal31.com — Dunia sedang menertawakan Donald Trump. Bukan karena Amerika kalah perang, bukan karena ekonomi ambruk, tetapi karena Trump terbirit-birit takut dibunuh Iran. Saking takutnya, ia tega menjadikan 100 lebih staf dan wartawan sebagai umpan. Untuk menghibur diri, ia malah membully Abdul Al-Sayed. Ternyata salah pilih lawan. Simak narasinya sambil seruput Koptagul, wak!   Si […]

expand_less