Studi Edukatif LPS dan HNI: Cara Mahasiswa Akuntansi Syariah Padukan Teori dan Praktik
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA Kanal31.com — Dalam upaya memperkuat pemahaman praktis mahasiswa di dunia profesional, sebanyak 59 mahasiswa Program Studi Akuntansi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung melaksanakan Destinasi Studi Edukatif Bariwisata (Belajar Sambil Wisata) 3.0 ke LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) dan Halal Network International (HNI), Jakarta, Kamis (29/10/2026).
Ketua Prodi Akuntansi Syariah, Mia Lasmi Wardiyah, S.P., M.Ag., CPRM., C.PS., C.MC., didampingi Sekretaris Prodi Fithri Dzikrayah, M.E.Sy., CIFA., menjelaskan bahwa Bariwisata 3.0 merupakan program pembelajaran berbasis kunjungan edukatif yang menggabungkan pengalaman akademik dan rekreatif bagi mahasiswa.
“Dengan semangat kolaborasi. Alhamdulillah Bariwisata 3.0 yang diselenggarakan bersama HMJ Kabinet Aetheria Vistara dapat berjalan lancar. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajak melakukan studi visit ke dua institusi besar, LPS dan HNI, sebagai bagian dari penguatan pemahaman praktis di dunia profesional,” ujarnya.
Ketua Umum HMJ Akuntansi Syariah Andri Suwendi menjelaskan untuk pendamping ke Jakarta bersama Pak M. Syafrie Ramadhan, S. H., M. H. Rombongan mahasiswa diterima langsung oleh Bapak K.M. Nuruddin untuk LPS yang menjabat sebagai Direktur Eksekutif Kesekretariatan dan Hubungan Lembaga. Sedangkan di PT HNI diterima oleh Direktur Produk dan Logistik, Bapak Abdul Azis.
“Alhamdulillah kegiatan Bariwisata 3.0 telah terlaksana dengan lancar. Kami juga mendapatkan sambutan dan penerimaan yang sangat baik dari PT Halal Network International serta Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Terimakasih banyak juga ibu atas doa dan dukungannya untuk kegiatan bariwisata kali ini,” jelasnya, Sabtu (31/10/2026).
Mia Lasmi menuturkan bahwa kegiatan ini bertujuan memperluas wawasan mahasiswa sebagai bagian dari pembentukan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Studi visit ini menjadi pendalaman materi untuk mata kuliah Ekonomi Internasional, sehingga mahasiswa memperoleh pemahaman langsung mengenai tugas, fungsi, dan peran penjamin simpanan.
Dalam pemaparannya, K.M. Nuruddin menjelaskan fungsi LPS sebagai lembaga independen yang menjamin simpanan nasabah dan menjaga stabilitas sistem perbankan di Indonesia.
Sistem bisnis otoritas penjaminan keuangan negara. Dengan cakupan perlindungan menjamin saldo tabungan, deposito, dan giro di Bank Umum dan BPR/BPRS hingga Rp2 miliar per nasabah.
Berdasarkan UU No. 24 Tahun 2004, Tugas dan Fungsi LPS diantaranya:
1. Menjamin Simpanan Nasabah Penyimpan: Melindungi dana nasabah di bank peserta dengan batas maksimal Rp2 miliar per nasabah per bank, dengan memenuhi syarat 3T (tercatat, tingkat bunga wajar, dan tidak melakukan kecurangan).
2. Memelihara Stabilitas Sistem Perbankan: Menjaga kepercayaan masyarakat dan mencegah risiko sistemik.
3. Melakukan Resolusi Bank: Menangani bank gagal baik yang berdampak sistemik maupun non-sistemik.
4. Menjamin Polis Asuransi: Mandat baru penjaminan polis asuransi yang efektif berlaku pada 2028.
Tentunya kunjungan ke LPS dan HNI memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat tata kelola penjamin simpanan, proses bisnis perusahaan manufaktur besar, serta implementasi akuntansi, proses sertifikasi halal dalam skala nasional maupun korporasi.
Dengan mendapatkan pengalaman lapangan, peserta memperoleh fasilitas berupa transportasi Bandung–Jakarta, konsumsi, paket merchandise, serta e-certificate sebagai bukti keikutsertaan. Kegiatan ini menjadi ruang penyegaran (healing) bagi mahasiswa setelah menjalani aktivitas perkuliahan.
“Atas nama pimpinan, saya mengapresiasi antusiasme mahasiswa dan berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut serta memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa di bidang akuntansi, khususnya akuntansi syariah,” pungkasnya.
Dengan terselenggaranya Bariwisata 3.0, Program Studi Akuntansi Syariah UIN Sunan Gunung Djati Bandung kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif, aplikatif, dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Melalui rangkaian Bariwisata ini, Prodi Akuntansi Syariah berharap pengalaman yang diperoleh mahasiswa tidak hanya memperkaya wawasan akademik, tetapi menumbuhkan kesiapan mereka menghadapi dinamika profesional. Sinergi antara teori dan praktik diharapkan menjadi bekal penting untuk melahirkan lulusan yang kompeten, adaptif, berdaya saing dan memperkokoh peran kampus dalam mencetak generasi akuntan syariah yang amanah dan unggul.
- Penulis: Tim Redaksi
- Sumber: Rilis UIN Bandung
