Sabtu, 18 Apr 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » EDUTEKNO » UIN Bandung Terjunkan 6.674 Mahasiswa, KKN Sarana Menebar Rahmatan lil Alamin

UIN Bandung Terjunkan 6.674 Mahasiswa, KKN Sarana Menebar Rahmatan lil Alamin

  • account_circle Sungkawa Abdisunda
  • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
  • comment 0 komentar

BANDUNG, kanal31.com– UIN Sunan Gunung Djati Bandung tahun ini menerjunkan 6.674 peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN).  Mereka disebar ke wilayah Regional Jawa Barat, nasional, dan internasional.

KKN memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh di bangku kuliah ke dalam kehidupan bermasyarakat. KKN menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengeksplorasi diri, mengasah kemampuan berpikir, dan mengembangkan karakter.

Demikian Wakil Rektor I UIN Bandung Prof. Dr. H. Dadan Rusmana, M.Ag saat melepas peserta KKN, yang digelar secara hybrid di Aula Rektorat, Jumat (18/07/2025). Hadir dalam kesempatan itu Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Bandung Dr. H. Setia Gumilar, M.Si.; Sekretaris LP2M Dr. H. Sarbini, M.Ag; Ketua Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M Dr. H. Aep Kusnawan, M.Ag; para dekan, pejabat UIN Bandung, dan para dosen pembimbing KKN.

Agar KKN efektif dan efisien, lanjut Prof. Dadan, mahasiswa harus menyiapkan mental, skill, memiliki distingsi keilmuan, dan team work yang kuat. “Ekspektasi masyarakat biasanya tinggi, dengan anggapan bahwa mahasiswa itu serba bisa. Maka, mental dan skill itu dibutuhkan. Jangan lupa mengedukasi masyarakat dengan baik, berkomunikasi dan berkolaborasi,” kata Prof. Dadan, mewakili Rektor Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag.

Prof. Dadan berpesan kepada semua peserta KKN agar menjaga nama baik UIN Bandung, dengan cara mengedepankan keutamaan akhlak karimah di masyarakat. “Semoga KKN ini berjalan dengan lancar, selamat, dan bermanfaat bagi banyak pihak, amin,” pungkas Prof. Dadan.

Harus Berdampak pada Masyarakat

Ketua LP2M Dr. Setia Gumilar dalam laporannya menjelaskan, KKN ini diarahkan pada kegiatan yang jelas dan terukur (bermetodologi), berdampak pada perubahan masyarakat; berkelanjutan (PBM-Reseach-PkM), berdayaguna dan berhasil guna; serta sebagai penebar rahmatan lil-alamin.

KKN 2025, lanjut Dr. Setia, bertajuk Sisdamas-Rahmatan lil Alamin. “Kami harap para peserta KKN mampu memberikan banyak manfaat bagi masyarakat, kehadirannya sebagai penebar Rahmatan Lil Alamin,” harap Dr. Setia.

Penyelenggaraannya disesuaikan dengan hasil refleksi dan pemetaan sosial yang diselaraskan dengan berbagai isu makro yang berkembang di lingkup nasional dan global, dan isu mikro terkait dengan permasalahan dan potensi daerah setempat.

Kegiatannya dilakukan dalam berbagai bentuk: 1) Belajar bersama masyarakat melalui dialog, lokakarya, dan pelatihan; 2) Pendampingan secara intensif dan partisipatif agar tercapai kemandirian kelompok mitra; 3) Advokasi agar tumbuh kepekaan  sosial, politik, dan budaya;

4) Pemberdayaan ekonomi dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat; 5) Layanan masyarakat; 6) Ujicoba penerapan hasil penelitian (action research) ataupun teknologi sederhana untuk mengembangkan potensi suatu komunitas; dan 7) Kegiatan sosial yang bersifat karitatif, seperti bantuan untuk korban bencana alam dan sosial.

Disebar di Sepuluh Jenis KKN

Ketua Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M Dr. H. Aep Kusnawan, M.Ag. menjelaskan, dari 6.674 peserta itu disebar di sepuluh jenis KKN: 1) KKN Kolaboratif Luar Negeri Mandiri sebanyak 63 orang (Jepang, Thailand, Malaysia, Saudi Arabia, dan Kirgystan). Dalam Negeri Mandiri 158 (Medan, Babel, Mataram, Purwokerto, Pekalongan, dan Bandung).

KKN ORDA Mitra Pemda Luar Jabar 135 (Orda Mataram, Orda Jatim, Orda Minang) dan KKN Orda Mitra Pemda Wilayah Jabar sebanyak 1.035 orang; KKN Responsif 14; KKN Konversi 15; KKN Tematik Halal 160, Moderasi Beragama 45, dan Sadar Hukum 30; KKN Terpadu 90; KKN Nusantara MB 10; KKN Kolaborasi Dosen-Mahasiswa Mengabdi 10; dan KKN Reguler Sisdamas 4.908.(nas)

 

 

  • Penulis: Sungkawa Abdisunda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Top! IAIN Kendari Genjot Publikasi Artikel Ilmiah Dosen Tembus Jurnal Internasioal

    Top! IAIN Kendari Genjot Publikasi Artikel Ilmiah Dosen Tembus Jurnal Internasioal

    • calendar_month Sel, 24 Mei 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-SULAWESI  Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari melalui Lembaga Penelitian dan Pengabidan Masyarakat (LPPM) terus menggenjot publikasi artikel ilmiah para dosen agar bisa bersaing di jurnal-jurnal internasional yang bereputasi. Ketua LPPM Abdul Kadir mengungkapkan ada 11 artikel ilmiah yang siap dipublikasikan pada tahun 2022. Artikel tersebut ditulis oleh dosen penerima bantuan penelitian tahun 2021. “Untuk […]

  • Penguatan Literasi Fikih Zakat untuk Amil Jadi Fokus Dewan Syariah Nasional MUI Jabar

    Penguatan Literasi Fikih Zakat untuk Amil Jadi Fokus Dewan Syariah Nasional MUI Jabar

    • calendar_month Kam, 21 Nov 2024
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    KANAl31.COM BANDUNG — Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) Perwakilan Jawa Barat menggelar Workshop Penguatan Literasi Fikih Zakat untuk Amil bertajuk “Recharging Literasi Fikih Zakat untuk Amil yang Inovatif” selama 2 hari di Hotel Shakti Gedebage Bandung dari tanggal 19-20 November 2024 Sebanyak 114 peserta mengikuti Workshop ini dengan menghadirkan narasumber: Anang Jauharuddin, Ketua […]

  • Prof. Nana Syambas ITB Kupas Masa Depan Jaringan di Universitas Pasifik Morotai

    Prof. Nana Syambas ITB Kupas Masa Depan Jaringan di Universitas Pasifik Morotai

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MOROTAI kanal31.com – Universitas Pasifik (Unipas) Pulau Morotai menggelar kuliah umum bertema “Network and Future Trends” pada Kamis, (11/9/2025).   Kegiatan ini menghadirkan narasumber Prof. Dr. Nana Rachmana Syambas, M.Eng., Guru Besar Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung (STEI ITB).   Acara dibuka resmi oleh Rektor Unipas Pulau Morotai, Irfan Hi. Abd. Rahman, […]

  • Yuk Kenali Andi Ariani Hidayat, Penyuluh Agama Asal Sulbar Atasi Konflik Bernuansa Agama

    Yuk Kenali Andi Ariani Hidayat, Penyuluh Agama Asal Sulbar Atasi Konflik Bernuansa Agama

    • calendar_month Sab, 14 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Manado) — Penyuluh Agama Islam KUA Sesenapadang, Mamasa, Sulawesi Barat, Andi Ariani Hidayat, membagikan pengalamannya menangani konflik sosial berdimensi agama yang dipicu oleh perebutan jenazah mualaf. Konflik ini terjadi antara keluarga Muslim dan Kristen yang sama-sama ingin melakukan pengurusan jenazah sesuai keyakinan masing-masing. “Salah satu kasus yang sering terjadi di wilayah kami, Mamasa, adalah […]

  • UIN Sunan Gunung Djati Bandung Gelar Workshop Evaluasi Diri Submit Jurnal Terindeks Scopus

    UIN Sunan Gunung Djati Bandung Gelar Workshop Evaluasi Diri Submit Jurnal Terindeks Scopus

    • calendar_month Sen, 20 Nov 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Jurnal ilmiah sedang didorong supaya terindeks Scopus. Ini menjadi kebijakan di UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag., Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung Periode (2023-2027), memiliki target 10 jurnal terindeks Scopus pada 2027. Saat ini, 2 jurnal sudah raih index Scopus. Kebijakan Rektor ditempuh dengan berbagai agenda. Antara lain […]

  • Antara Hasrat, Cinta dan Rasa yang Tertindas 

    Antara Hasrat, Cinta dan Rasa yang Tertindas 

    • calendar_month Rab, 16 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Tak sedikit orang berpura-pura kaget ketika mendengar kabar perselingkuhan bos dengan sekretarisnya, atasan dengan bawahannya, dokter dengan perawatnya, dosen dengan mahasiswanya, ustadz dengan santrinya dll, seolah itu tragedi besar yang tak pernah mereka bayangkan sebelumnya. Padahal, fenomena itu bukan perkara hitam-putih, bukan pula semata-mata soal moral atau aib agama, melainkan tentang dinamika […]

expand_less