Sabtu, 18 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » NETIZEN » Sedang Jadi Telur Itik 

Sedang Jadi Telur Itik 

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
  • comment 0 komentar

BANDUNG kanal31.com — Para aktifis dan kalangan internal NU mengatakan, prahara NU panas kini berasal dari persoalan tambang. Mahfud MD juga menegaskan, ini semua berawal dari soal tambang. “Malu kita,” kata Mahfud. Konsensi 26.000 hektar tambang buat NU di Kalimantan Timur dari Jokowi. Disitulah pimpinan NU mulai pecah, para petingginya beda keinginan. Ulama, kiyainya pecah. Empat pimpinan NU tak mau tanda tangan surat-surat, “organisasi sudah macet, tidak berjalan, sudah masing-masing,” kata Gus Nadir Hosen. Dari situlah kisruh dan prahara NU bermula.

 

Sekarang, KH. Miftahul Akhyar tegas memberhentikan, Yahya Tsaquf tegas melawan. “Ini bahaya buat masa depan NU,” kata Mahfud. Karena NU adalah bagian besar Islam Indonesia, warga nahdliyin, para pengamat dan netizen membicarakan kegaduhan organisasi ulama ini. Saya ingin sedikit bicara sebagai refleksi tausiyah.

 

Komunitas Telur Itik

 

Ada lima komunitas manusia dalam hidup ini yang disimbolkan oleh lima istilah: Komunitas Lipstik, Komunitas Telur Itik, Komunitas Diskotik, Komunitas Logistik dan Komunitas Batu Keusik. Saya jelaskan lima makna simbol itu secara singkat.

 

Pertama, Komunitas Lipstik. Ini adalah komunitas yang basis dan andalannya adalah mulut. Lipstik adalah simbol dari kesenangan di mulut, kesenangan ngobrol ngalor ngidul, bergosip, kesenangan kumpul dan tukang cekakak-cekikik, tak ada arah dan tujuan, ngopdud sambil ngabisin waktu. Ciri dari komunitas Lipstik adalah tak ada ikatan, bebas, siapa saja, tak ada obrolan ilmu dan tak ada nasehat, saling menegur dan mengingatkan. Komunitas lipstik adalah komunitas tukang kumpul-kumpul.

 

Kedua, Komunitas Telur Itik adalah simbol benda yang mudah pecah. Kepukul sedikit pecah, jatuh sedikit pecah, bawanya harus hati-hati. Telur itik adalah simbol komunitas-komunitas untuk urusan, kepentingan atau memperebutkan dunia: Bisnis, keuntungan, harta dan uang. Disini adalah partai politik, organisasi pencari proyek, komunitas prestise kesenangan dunia yaitu uang, harta dan kekayaan. Apapun nama komunitas dan organisasinya, mau pakai agama atau tidak, bila yang dicarinya adalah dunia, itu adalah komunitas telur itik. Cirinya: Sering panas, sering ribut, mudah konflik, saling jegal dan saling mementingkan diri dan kelompoknya serta mudah pecah. Kepentingan pragmatis dunianya habis, bubar.

 

Ketiga, Komunitas Diskotik adalah komunitas hura-hura untuk mencari kesenangan sementara. Misalnya, grup-grup musik sekuler, pemujaan artis, artis fans club dll. Hiasannya kebebasan pergaulan, narkoba, seks. Simbol tempatnya ya diskotik. Cirinya kekesongan jiwa, kegersangan hati dan disorientasi.

 

Komunitas Logistik adalah komunitas orang-orang kaya. Ini kumpulan orang-orang berduit. Apapun nama grup dan komunitasnya, bila ciri dan syaratnya adalah bonafiditas, itu adalah komunitas logistik. Misalnya, komunitas golf, arisan mahal ratusan juta, grup-grup sosialita, komunitas flexing, grup-grup motor gede, grup modif kendaraan mahal dll. Yang dipertontonkannya, kemewahan dan kesombongan. Cirinya, berduit. Pailit apalagi jatuh miskin bubar.

 

Terakhir, komunitas batu keusik. Batu dan pasir bersatu, disatukan oleh semen menjadi adonan dan bangunan. Kuat, kokoh dan tahan lama. Ini adalah komunitas-komunitas agama, kajian/pengajian, organisasi masjid, majlis taklim, kelompok dzikir, kelompok tausiyah, kelompok hijrah, dan ormas Islam yang tujuan dan aktivitasnya berdakwah. Cirinya, kuat, kokoh, ikatan emosionalnya kuat, silaturahminya kuat, bukan untuk mencari kesenangan dan kepentingan dunia.

 

Ketika NU tergoda dan menerima tambang dengan bayangan NU akan makmur dan kaya, NU sedang menjadi komunitas telur itik, terutama di kalangan petingginya. Makanya, cirinya pasti konflik, ribut, mudah pecah dan konflik berkepanjangan. Padahal, namanya organisasi ulama yang kekayaan batinnya sudah dimilikinya sejak lama dengan kekayaan pesantrennya dan kekayaan batin khazanah tarekatnya. “Malu kita,” kata Mahfud MD.

 

Solusinya gampang: Tinggalkan fatamorgana tambang itu, tinggalkan hawa nafsu dunia itu. Ketika berani meninggalkan tambang, NU menjadi gerakan radikal, radikal dalam menyelesaikan masalah, karena itulah sumber masalahnya. Sadarlah, bahwa NU sudah dirusak oleh Jokowi selama 10 tahun!! Wallahu a’lam.

Moeflich Hasbullah Dosen Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung 

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dr. Asep Zainal Mutaqin : Suweg Mampu Jadi Varietas Unggulan

    Dr. Asep Zainal Mutaqin : Suweg Mampu Jadi Varietas Unggulan

    • calendar_month Rab, 18 Mei 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-BANDUNG Suweg (Morphophallus paeoniifolius) merupakan salah satu tanaman umbi-umbian. Tanaman ini pernah populer bagi sebagian masyarakat Jawa Barat, khususnya pada era 60 – 70an. Namun sekarang, keberadaan suweg tidak banyak dikenal oleh generasi setelahnya. Dalam kajian akademis, literatur mengenai suweg juga belum banyak. Padahal, jika dibarengi dengan penelitian komprehensif, suweg berpotensi bersaing dengan umbi porang. […]

  • Rumah Jurnal UIN Bukittinggi Gelar Workshop Pengelolaan Jurnal Ilmiah Berbasis OJS

    Rumah Jurnal UIN Bukittinggi Gelar Workshop Pengelolaan Jurnal Ilmiah Berbasis OJS

    • calendar_month Sel, 19 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-BUKITTINGGI Keberadaaan jurnal ilmiah berbasis online journal system (OJS) saat ini memiliki peranan yang sangat vital dalam menunjang dan meningkatkan kualitas perguruan tinggi. Tulisan-tulisan artikel ilmiah diberikan sebuah wadah untuk menampung artikel jurnal ilmiah yakni berbasis OJS. Kebutuhan jurnal versi cetak sudah mulai berkurang dipublikasikan dan diminati. Adanya jurnal ilmiah berbasis OJS ini merupakan salah […]

  • Rektor UIN Jakarta Hadiri Konferensi Internasional Dewan Komunitas Muslim Dunia di Abu Dhabi

    Rektor UIN Jakarta Hadiri Konferensi Internasional Dewan Komunitas Muslim Dunia di Abu Dhabi

    • calendar_month Rab, 18 Mei 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-JAKARTA Dewan Komunitas Muslim Dunia menggelar Konferensi Internasional tentang Muslim sebagai Kesatuan Umat dalam Keberagaman di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), pada 8-9 Mei 2022. Konferensi untuk membahas masalah Persatuan Islam, Konsep, Peluang dan Tantangan itu dihadiri oleh sekira 700 peserta di lebih dari 150 negara di dunia, termasuk Indonesia. Sejumlah pejabat dan mantan […]

  • Hasil Penelitian Dr Edi Hartono, Dosen UMY Raih Excellent Paper Award di Taiwan

    Hasil Penelitian Dr Edi Hartono, Dosen UMY Raih Excellent Paper Award di Taiwan

    • calendar_month Sen, 18 Apr 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-BANTUL Indonesia memiliki beragam jenis tanah dengan karakteristik berbeda. Salah satunya jenis clay shale yang seringkali menimbulkan problematika longsor akibat pelapukan. Hal ini yang kemudian menjadi fokus penelitian Dr Edi Hartono. Dosen Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) ini berhasil menyabet Best Paper dalam 2021 Excellent Paper Award Journal of Geo Engineering yang dinaungi oleh Taiwan Geotechnical Society pada […]

  • Prof. Rosihon Lantik Seribu Wisudawan

    Prof. Rosihon Lantik Seribu Wisudawan

    • calendar_month Sab, 27 Apr 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung Bandung, Prof.  Rosihon Anwar melantik 1.000 wisudawan pada Sidang Senat Terbuka Wisuda Ke-97, di Gedung Anwar Musaddad kampus itu, Sabtu (27/4/2024). Acara yang bertajuk “Menjadi Pribadi yang Tangguh, Berprestasi dan Bakti untuk Negeri” itu, disiarkan langsung melalui kanal Youtube UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Ke-1.000 Wisudawan ini […]

  • Rektor UIN SGD Raih Penghargaan TVRI Jabar

    Rektor UIN SGD Raih Penghargaan TVRI Jabar

    • calendar_month Sab, 27 Apr 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag menerima penghargaan dari TVRI Jabar bertajuk Semarak 37 Tahun TVRI Jawa Barat, di Hotel Horison, Sabtu (27/4/2024) malam. Kepala TVRI Stasiun Jawa Barat, Akbar Sahidi mengatakan, perjalanan panjang TVRI Stasiun Jawa Barat dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai Lembaga Penyiaran Publik […]

expand_less