Kamis, 23 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » NETIZEN » Aneh, Dadan Dicopot, Se-Indonesia Seperti Merayakan Kemenangan

Aneh, Dadan Dicopot, Se-Indonesia Seperti Merayakan Kemenangan

  • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
  • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
  • comment 0 komentar

KALBAR kanal31.com — Dari tadi malam timeline bergemuruh. Media sosial riuh rendah seperti warga baru saja mendengar kabar Indonesia berhasil menjuarai Piala Dunia, mengalahkan Brasil 9-0 di final, lalu pulangnya dibagi sembako gratis. Semua bersorak. Semua bertepuk tangan. Semua seperti menemukan kembali semangat hidup yang sempat hilang ditelan harga kebutuhan pokok. Aneh, bukan. Simak narasinya sambil seruput Koptagul, wak!

Apa sih yang membuat netizen senang bangat? Penyebabnya bukan kemenangan Timnas. Bukan juga karena diskon e-commerce tanggal kembar.

Penyebabnya cuma satu, Dadan Hindayana dicopot Prabowo dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

Aneh memang. Biasanya kalau pejabat tinggi dicopot, rakyat mendadak jadi penyair. Timeline penuh ucapan terima kasih, doa keselamatan, dan kalimat sakral, “Semoga sukses di tempat pengabdian berikutnya.” Bahkan yang selama ini mengkritik pun mendadak berubah jadi paduan suara penuh haru.

Tapi kali ini berbeda.

Netizen malah seperti fans PSG yang baru melihat tim kesayangannya juara UCL usai kalahkan Arsenal. Ada yang teriak “Finally, dibuang!” Ada yang bersyukur. Ada yang tertawa. Ada yang mungkin sampai traktir teman sekantor es teh jumbo.

Saya sampai bingung. Ini pejabat dicopot atau Indonesia baru menemukan cadangan minyak satu triliun barel?

Padahal mestinya sedih, dong.

Kan tidak setiap hari ada pejabat yang mampu melahirkan pernyataan-pernyataan legendaris yang membuat rakyat berhenti makan, lalu berpikir keras selama tiga hari tiga malam.

Mulai dari teori kebutuhan MBG yang membuat sapi-sapi Nusantara mendadak waswas karena harus memotong sekitar 19 ribu ekor sapi per hari.

Lalu teori, protein belalang lebih tinggi dari sapi, yang membuat belalang mendadak naik kasta dari hama menjadi calon pahlawan nasional.

Kemudian muncul episode lele yang membuat ikan berkumis itu ikut terseret ke panggung politik nasional.

Jujur saja, tanpa Dadan, dunia per-gizian Indonesia mungkin akan terasa lebih sepi.

Namun rakyat rupanya punya pendapat lain. Mereka merasa cukup kenyang oleh rentetan kontroversi, blunder, dan pernyataan-pernyataan yang kadang lebih mengejutkan dari belum ditangkapnya Silpester.

Maka ketika kabar pencopotan itu datang, suasana media sosial berubah menjadi pesta pora digital.

Di tengah gemuruh itulah, saya menyadari satu hal. Mungkin ini pertama kalinya dalam sejarah republik, seekor sapi, sekumpulan belalang, dan beberapa ekor lele memiliki hubungan emosional yang begitu kuat dengan nasib seorang pejabat negara.

“Bang, kalau Om Dadan itu masuk partai, pasti aman.”

“Jangan senang dulu, wak. Biasanya, setelah dicopot akan dapat jabatan lebih tinggi lagi.” Ups

Foto Ai hanya ilustrasi

  • Penulis: Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadilah Cahaya yang Mengukir Masa depan Penuh Makna

    Jadilah Cahaya yang Mengukir Masa depan Penuh Makna

    • calendar_month Kam, 29 Mei 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com- Jadilah cahaya yang mengukir masa depan penuh makna. Demikian pesan yang disampaikan Rektor UIN Bandung Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag. kepada para wisudawan pada Sidang Senat Terbuka Wisuda Ke-103, yang digelar di Gedung Anwar Musaddad, Kamis (29/05/2025). Masa depan penuh makna berarti kesuksesan hidup. Dan ini bisa diraih dengan syarat bersyukur kepada […]

  • SENYUM MUJAHID SYAFII MAARIF

    SENYUM MUJAHID SYAFII MAARIF

    • calendar_month Jum, 27 Mei 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    Hamid Basyaib, Aktivitas dan mantan Wartawan SPI-BANDUNG SEPEDA motor Honda CB 125 Pak Syafii Maarif memasuki kampus UII Jl Cik Di Tiro Jogja, lalu dengan langkah cepat ia menuju kantor majalah Himmah yang kecil di ujung koridor. Ia datang untuk rapat perkenalan dengan pengelola majalah mahasiswa itu. Ia tanpa banyak tanya langsung menerima permohonan untuk […]

  • Layanan Katresna, Cara Jitu Bandung Lindungi Perempuan dan Anak

    Layanan Katresna, Cara Jitu Bandung Lindungi Perempuan dan Anak

    • calendar_month Sel, 4 Mar 2025
    • account_circle Jun
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meluncurkan layanan Katresna (Kepedulian Terhadap Kekerasan pada Perempuan dan Anak) di RSUD Bandung Kiwari, Selasa (4/3/2025). Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan didampingi Wakil Wali Kota Bandung, Erwin meresmikan langsung layanan ini. Katresna menjadi sebuah inisiatif komprehensif dari RSUD Bandung Kiwari untuk pencegahan, penanganan, dan pemulihan korban kekerasan berbasis […]

  • Akhirnya Roy Suryo dan dr Tifa Ditangkap, Termul Sepertinya Senang 

    Akhirnya Roy Suryo dan dr Tifa Ditangkap, Termul Sepertinya Senang 

    • calendar_month Jum, 19 Jun 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    KALBAR, kanal31.com — Duh, lama kali tak membahas sinetron ijazah. Kata pengikut Partai Koptagul, “Bosan, itu mulu!” Nah, kali ini ceritanya beda. Roy Suryo dan dr Tifa ditangkap polisi. Mungkin si lae Rismon Sianipar tersenyum lihat duo sohibnya digelandang ke jeruji. Simak narasinya sambil seruput Koptagul, wak!   Jumat, 19 Juni 2026. Sebuah pagi yang bagi […]

  • Milad ke-20 Berkilau Unggul, Fakultas Psikologi UIN Bandung Ditantang Sekjen Kemenag Cetak Karakter Bangsa Sekelas Jepang

    Milad ke-20 Berkilau Unggul, Fakultas Psikologi UIN Bandung Ditantang Sekjen Kemenag Cetak Karakter Bangsa Sekelas Jepang

    • calendar_month Rab, 8 Jul 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com – Momentum perayaan hari jadi ke-20 Fakultas Psikologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung menorehkan sejarah emas. Hadiah terindah di usia dua dekade ini datang lewat raihan resmi akreditasi “Unggul” sekaligus peresmian (launching) Program Magister (S2) Prodi Psikologi. Capaian prestisius ini menuai apresiasi mendalam dari Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil. H. […]

  • Top! Pengukuhan Perdana, STAIN Majene Kini Punya Tiga Guru Besar

    Top! Pengukuhan Perdana, STAIN Majene Kini Punya Tiga Guru Besar

    • calendar_month Sel, 20 Agu 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (MAJENE) — Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene kini memiliki tiga guru besar. Para profesor ini telah dikukuhkan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Abu Rokhmad di kampus STAIN Majene, Senin (19/8/2024). Ini adalah pengukuhan jabatan guru besar pertama sejak STAIN Majene berdiri pada 2016. “Keberadaan guru besar harus dapat mengembangkan ilmu dan […]

expand_less