Kamis, 4 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » NETIZEN » Aneh, Dadan Dicopot, Se-Indonesia Seperti Merayakan Kemenangan

Aneh, Dadan Dicopot, Se-Indonesia Seperti Merayakan Kemenangan

  • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
  • calendar_month 19 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

KALBAR kanal31.com — Dari tadi malam timeline bergemuruh. Media sosial riuh rendah seperti warga baru saja mendengar kabar Indonesia berhasil menjuarai Piala Dunia, mengalahkan Brasil 9-0 di final, lalu pulangnya dibagi sembako gratis. Semua bersorak. Semua bertepuk tangan. Semua seperti menemukan kembali semangat hidup yang sempat hilang ditelan harga kebutuhan pokok. Aneh, bukan. Simak narasinya sambil seruput Koptagul, wak!

Apa sih yang membuat netizen senang bangat? Penyebabnya bukan kemenangan Timnas. Bukan juga karena diskon e-commerce tanggal kembar.

Penyebabnya cuma satu, Dadan Hindayana dicopot Prabowo dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

Aneh memang. Biasanya kalau pejabat tinggi dicopot, rakyat mendadak jadi penyair. Timeline penuh ucapan terima kasih, doa keselamatan, dan kalimat sakral, “Semoga sukses di tempat pengabdian berikutnya.” Bahkan yang selama ini mengkritik pun mendadak berubah jadi paduan suara penuh haru.

Tapi kali ini berbeda.

Netizen malah seperti fans PSG yang baru melihat tim kesayangannya juara UCL usai kalahkan Arsenal. Ada yang teriak “Finally, dibuang!” Ada yang bersyukur. Ada yang tertawa. Ada yang mungkin sampai traktir teman sekantor es teh jumbo.

Saya sampai bingung. Ini pejabat dicopot atau Indonesia baru menemukan cadangan minyak satu triliun barel?

Padahal mestinya sedih, dong.

Kan tidak setiap hari ada pejabat yang mampu melahirkan pernyataan-pernyataan legendaris yang membuat rakyat berhenti makan, lalu berpikir keras selama tiga hari tiga malam.

Mulai dari teori kebutuhan MBG yang membuat sapi-sapi Nusantara mendadak waswas karena harus memotong sekitar 19 ribu ekor sapi per hari.

Lalu teori, protein belalang lebih tinggi dari sapi, yang membuat belalang mendadak naik kasta dari hama menjadi calon pahlawan nasional.

Kemudian muncul episode lele yang membuat ikan berkumis itu ikut terseret ke panggung politik nasional.

Jujur saja, tanpa Dadan, dunia per-gizian Indonesia mungkin akan terasa lebih sepi.

Namun rakyat rupanya punya pendapat lain. Mereka merasa cukup kenyang oleh rentetan kontroversi, blunder, dan pernyataan-pernyataan yang kadang lebih mengejutkan dari belum ditangkapnya Silpester.

Maka ketika kabar pencopotan itu datang, suasana media sosial berubah menjadi pesta pora digital.

Di tengah gemuruh itulah, saya menyadari satu hal. Mungkin ini pertama kalinya dalam sejarah republik, seekor sapi, sekumpulan belalang, dan beberapa ekor lele memiliki hubungan emosional yang begitu kuat dengan nasib seorang pejabat negara.

“Bang, kalau Om Dadan itu masuk partai, pasti aman.”

“Jangan senang dulu, wak. Biasanya, setelah dicopot akan dapat jabatan lebih tinggi lagi.” Ups

Foto Ai hanya ilustrasi

  • Penulis: Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Pesantren Modern Terbaik di Indonesia

    5 Pesantren Modern Terbaik di Indonesia

    • calendar_month Sel, 27 Sep 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Pendidikan di Indonesia bisa terbilang unik dari negara lain. Hal ini bisa dilihat dari adanya pondok pesantren (Ponpes) yang berisikan Pendidikan modern, umum dan agama Islam. Seiring berjalannya waktu, Pesantren menjadi lebih dari sekadar tempat menimba ilmu agama. Pada masa itu, banyak pesantren modern yang menjelma menjadi lembaga pembelajaran ilmiah, seperti lembaga pendidikan umum. […]

  • Pastikan Arus Balik Nyaman, Wamenag Tinjau Layanan Masjid Ramah Pemudik 2026

    Pastikan Arus Balik Nyaman, Wamenag Tinjau Layanan Masjid Ramah Pemudik 2026

    • calendar_month Jum, 27 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MEDAN kanal31.com  — Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Romo Muhammad Syafi’i, meninjau pelayanan arus balik di Masjid Ramah Pemudik. Ada dua lokasi yang dikunjungi, yaitu: Masjid Ar-Rivai TPI Medan dan Masjid Al-Jihad Batang Kuis, Deli Serdang.   Hadir, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sumut Syafrizal Bancin, Kepala Bidang Urusan Agama Islam Sakoanda Siregar, Kepala […]

  • Chiki Dicopot, Ditarik Kembali, Lalu Memilih Pergi

    Chiki Dicopot, Ditarik Kembali, Lalu Memilih Pergi

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KALBAR Kanal31.com — Kita lanjutkan cerita Chiki Fawzi. Rupanya ada kisah baru yang lebih dramatis. Simak narasinya sambil seruput Koptagul, wak! Jika kisah sebelumnya adalah bab pembuka, maka inilah bab paling melelahkan secara batin dalam perjalanan Chiki Fawzi. Bukan karena ia tak kuat fisik, melainkan karena alur hidupnya diperlakukan seperti pintu geser otomatis. Ditutup, dibuka lagi, […]

  • Belenggu Produktivitas Dosen

    Belenggu Produktivitas Dosen

    • calendar_month Ming, 19 Jun 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    Asyari, Wakil Rektor 1 IAIN Bukittinggi SPI-BUKITTINGGI Produktivitas dosen butuh perhatian serius. Berdasarkan hasil rilis Science And Technology Index (SINTA), per Februari 2022 secara aggregate tercatat jumlah publikasi dosen di google scholar dalam durasi 3 tahun terakhir menunjukkan penurunan. Tahun 2019 jumlah publikasi sebanyak 401.716 artikel, tahun 2020 sebanyak 400.792 dan di tahun 2021 “terjun […]

  • Pentingnya Peran AI dan Medsos dalam Membentuk Generasi Z yang Kritis di Era Global

    Pentingnya Peran AI dan Medsos dalam Membentuk Generasi Z yang Kritis di Era Global

    • calendar_month Rab, 4 Des 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM, BANDUNG — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Negeri (UIN) Bandung melalui Centre for Asian Social Science Research (CASSR) berhasil mengadakan seminar internasional bertajuk “AI, Social Media, and Gen Z in Globalized Contexts: Challenges and Opportunities”, Selasa (3/12/2024) Acara ini merupakan kerja sama dengan Yayasan Khazanah Global Nalar Hakekat (GNH) dengan […]

  • Bikin Bangga Anak Muda Mampu Sampaikan Pendapat dan Gagasan tentang Moderasi Beragama

    Bikin Bangga Anak Muda Mampu Sampaikan Pendapat dan Gagasan tentang Moderasi Beragama

    • calendar_month Ming, 11 Agu 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (JAKARTA) — Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sangat bangga dengan kemampuan anak-anak muda menyampaikan pendapat dan gagasannya tentang moderasi beragama. “Saya berbesar hati karena Kementerian Agama sudah berhasil menyaring anak-anak muda yang memiliki keahlian berpidato, menyampaikan pendapat dan gagasannya tentang kebhinekaan, tentang moderasi beragama, dan tentang keberagaman,” terang Menag saat pengumuman juara Kompetisi Pidato […]

expand_less