Breaking News:
Beranda » BEWARA » Blockchain untuk Dunia Halal: Kolaborasi Internasional dari Bandung ke Korea

Blockchain untuk Dunia Halal: Kolaborasi Internasional dari Bandung ke Korea

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Meneguhkan Kepemimpinan Indonesia dalam Standar Halal Digital Global

 

BANDUNG kanal31.com —UIN Sunan Gunung Djati Bandung (UIN Bandung) mencatat tonggak sejarah baru dalam diplomasi halal dan inovasi digital. Bersama perusahaan teknologi pangan Korea FutureSense dan Institut Teknologi Bandung (ITB), UIN Bandung menandatangani kerja sama strategis untuk mengembangkan Sistem E-Halal berbasis blockchain serta mendirikan Incheon Halal Center di Korea Selatan.

 

Kolaborasi ini menjadi wujud nyata komitmen UIN Bandung sebagai Halalsphere University yang memadukan sains, teknologi, dan nilai-nilai keislaman dalam membangun ekosistem halal yang kredibel dan berdaya saing global.

 

Kabar kerja sama ini telah mendapatkan perhatian internasional, termasuk media Korea yang telah memuat berita tentang kemitraan tersebut melalui artikel bertajuk “AI 푸드테크 ‘퓨처센스’, 印 명문대 맞손… E-할랄 인증 시스템 구축” yang dipublikasikan pada 28 Oktober 2025. Berikut link ke artikel tersebut:

https://n.news.naver.com/article/018/0006148962?sid=105

 

Melalui sistem berbasis blockchain, proses sertifikasi halal akan ditransformasikan menjadi lebih cepat, transparan, dan dapat ditelusuri secara real-time. Teknologi ini mampu merekam seluruh rantai nilai halal, mulai dari bahan baku, proses produksi, hingga distribusi, secara aman dan bebas manipulasi. Sistem tersebut juga akan diintegrasikan dengan ekosistem BPJPH agar dapat memperkuat kredibilitas dan efisiensi sertifikasi halal nasional.

 

UIN Bandung berperan penting dalam riset, validasi, dan standardisasi sistem E-Halal melalui dukungan Halal Center, Laboratorium Terpadu, dan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH). Kolaborasi ini melibatkan para ahli dari ITB dalam desain arsitektur sistem dan pengolahan data, sedangkan FutureSense Korea menyediakan teknologi blockchain dan kecerdasan buatan untuk melacak rantai nilai produk secara real-time. Inovasi ini memungkinkan penerapan konsep trust economy di sektor halal yang berbasis kejujuran data, akuntabilitas, dan keberlanjutan.

 

Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis menuju integrasi antara keilmuan Islam dan sains modern. “Kolaborasi ini tidak hanya menempatkan UIN Bandung sebagai mitra akademik global, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat rujukan halal dunia,” tegasnya, Rabu (29/10/2025).

Ketua Halal Center UIN Bandung, Dr. Tri Cahyanto, M.Si, menambahkan bahwa blockchain menjadi jaminan kejujuran dan transparansi dalam data halal, sementara kecerdasan buatan berperan menjaga konsistensi dan mutu produk.

 

Sementara itu, Prof. Acep Purkon, Ph.D dari ITB menjelaskan bahwa sinergi akademisi dan industri akan mempercepat lahirnya sistem halal digital yang aman dan dapat diandalkan. CEO FutureSense, Anda Mi, menyatakan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin dalam industri halal global melalui penerapan Digital Halal Standard berbasis AI dan blockchain.

 

Tahapan implementasi akan dimulai pada Januari–Juni 2026 dengan integrasi sistem E-Halal dan data BPJPH, dilanjutkan Juli–September 2026 dengan uji coba pada sektor UMK dan industri pangan di Jawa Barat. Selanjutnya, Incheon Halal Center akan diresmikan pada Oktober 2026, dan pada Desember 2026 direncanakan peluncuran pedoman Digital Halal Standard Guidelines yang dapat diadopsi oleh negara-negara anggota OIC dan mitra ASEAN.

 

Kolaborasi ini memperlihatkan bagaimana universitas Islam negeri mampu memimpin inovasi lintas disiplin, menghubungkan spiritualitas dan teknologi untuk kemaslahatan umat. Dengan riset yang aplikatif dan jejaring internasional yang kuat, UIN Bandung terus menegaskan kiprahnya dalam membangun ekosistem halal digital yang trusted, traceable, dan transformative — dari Bandung untuk Indonesia dan dunia.

 

UIN Sunan Gunung Djati Bandung – Halalsphere University for the Global Future

Halal Center UIN Sunan Gunung Djati Bandung

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melalui Penguatan Bahasa dan Sastra, Prodi SI Kembangkan Moderasi Budaya

    Melalui Penguatan Bahasa dan Sastra, Prodi SI Kembangkan Moderasi Budaya

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Bahasa adalah kunci moderasi budaya, melalui komunikasi yang empatik, terbuka, dan menghargai perbedaan. Indonesia dapat menjadi model dunia dalam praktik moderasi budaya melalui bahasa nasional dan lokal yang harmonis. Prof. Dr. H. Mahi M. Hikmat, M.Si (Guru Besar Ilmu Komunikasi UIN Bandung) memberikan kesimpulan, saat menjadi pemateri seminar ilmiah bertajuk “Inspirasi Bahasa dalam […]

  • Prof Mahmud Ajak Civitas Akademika UIN Bandung Sukseskan Asesmen AUN-QA Oktober 2022

    Prof Mahmud Ajak Civitas Akademika UIN Bandung Sukseskan Asesmen AUN-QA Oktober 2022

    • calendar_month Rabu, 25 Mei 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-BANDUNG Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. Mahmud, mengajak semua jajaran untuk menyukseskan proses asesmen The ASEAN University Network-Quality Assurance (AUN-QA) yang akan diselenggarakan pada 10-14 Oktober 2022. “Ini sebagai ikhtiar bersama untuk peningkatan penjaminan mutu pendidikan tinggi. Agar tampilannya meyakinkan, isinya berbobot. Oleh karena itu, saya berharap kepada empat […]

  • Pegiat Literasi dan Penulis, Yuk Ikutan Kepustakaan Islam Award 2024. Simak Baik-baik Ketentuannya!

    Pegiat Literasi dan Penulis, Yuk Ikutan Kepustakaan Islam Award 2024. Simak Baik-baik Ketentuannya!

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Jakarta) — Kementerian Agama (Kemenag) membuka pendaftaran Kepustakaan Islam Award 2024. Penghargaan ini digelar untuk mendorong pertumbuhan ekosistem literasi, terutama bagi penulis, aktivis literasi, serta penerbit buku keagamaan. “Penghargaan ini dilatarbelakangi oleh keinginan kuat untuk memajukan literasi Islam di Indonesia, khususnya di kalangan praktisi kepustakaan, pegiat literasi dan penulis yang berperan dalam pengembangan kepustakaan Islam,” […]

  • Di Balik Perjalanan Luar Negeri Presiden 

    Di Balik Perjalanan Luar Negeri Presiden 

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Ija Suntana, Guru Besar Hukum Tata Negara UIN Bandung
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Di tengah sorotan publik terhadap frekuensi perjalanan luar negeri presiden, kerap muncul penilaian yang reduktif: biaya, protokoler, dan angka-angka anggaran. Padahal, membaca kebijakan luar negeri hanya dari neraca pengeluaran adalah cara pandang yang terlalu sederhana.   Negara bukan sekadar entitas administratif, melainkan organisme politik yang hidup dari relasi, kepercayaan, dan posisi strategis dalam […]

  • Wamenag Beberkan Inovasi Mushaf Al-Qur’an Isyarat kepada Menteri Besar Kelantan

    Wamenag Beberkan Inovasi Mushaf Al-Qur’an Isyarat kepada Menteri Besar Kelantan

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i memaparkan inovasi Mushaf Al-Qur’an Isyarat bagi Penyandang Disabilitas Sensorik Rungu Wicara (PDSRW) saat menerima kunjungan Menteri Besar Kelantan Malaysia, Mohd Nassuruddin Bin Haji Daud, di Kantor Pusat Kemenag RI.   “Kami memiliki mushaf Al-Qur’an yang belum ada di dunia, yakni Mushaf Al-Qur’an Isyarat bagi Penyandang Disabilitas […]

  • Inilah Kekeliruan Umum dalam Karya Ilmiah

    Inilah Kekeliruan Umum dalam Karya Ilmiah

    • calendar_month Rabu, 6 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-BANDUNG Sering dijumpai “kekeliruan” dalam karya ilmiah, yaitu teori tidak dipakai dalam analisis. Hal ini umum terjadi pada skripsi. Demikian seperti diungkapkan Dr. Lina Meilinawati, M. Hum., Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran, saat melakukan penelitian ke sejumlah karya ilmiah (Arief Maulana, 26/05/2021, Unpad). Menurut Pedoman UIN Sunan Gunung Djati Bandung, skripsi harus mencantumkan teori yang […]

expand_less