Kamis, 23 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » INSPIRASI » Menang itu Bonus, Proses Kuncinya

Menang itu Bonus, Proses Kuncinya

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jum, 5 Jun 2026
  • comment 0 komentar

MALANG, kanal31.com — Prestasi riset yang diraih siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Malang di berbagai kompetisi nasional tidak lahir dalam semalam. Di balik medali dan penghargaan yang terlihat publik, terdapat proses panjang yang dijalani para siswa, mulai dari manajemen waktu, pembinaan intensif, hingga kemampuan bertahan menghadapi berbagai tantangan selama kompetisi.

 

Hal itu disampaikan oleh Adyraka Gheysar Fawaz Ahmad, peraih medali emas bidang riset OMI 2025 dan Gaea Alexa Sulthana, peraih medali emas bidang riset lingkungan berkelanjutan 2025 yang diselenggarakan oleh SMA Progresif Bumi Sholawat dan ITS. Siswa dan alumni program riset sains MAN 2 Kota Malang yang aktif mengikuti berbagai ajang kompetisi riset tingkat nasional.

 

Menurut Raka, ketertarikannya pada dunia riset tumbuh sejak masih menempuh pendidikan di Madrasah Tsanawiyah (MTs). Saat diterima di MAN 2 Kota Malang melalui jalur prestasi, ia menemukan lingkungan yang semakin mendukung minat tersebut.

 

“Sejak awal kami melihat fasilitas dan program yang dimiliki madrasah sangat mendukung pengembangan riset. Itu membuat kami semakin termotivasi untuk berkembang,” ujarnya di Lab. Biologi MAN 2 Kota Malang, Jumat (5/6/2026).

 

Hal serupa dirasakan Gea. Baginya, salah satu kekuatan utama MAN 2 Kota Malang adalah lingkungan belajar yang kompetitif sekaligus suportif. “Melihat teman-teman yang memiliki semangat belajar tinggi membuat saya ikut terpacu untuk terus berkembang. Lingkungannya sangat mendukung dan mendorong kami untuk memberikan yang terbaik,” katanya.

 

Di tengah padatnya aktivitas akademik, organisasi, dan berbagai program pengembangan diri, keduanya mengaku harus memiliki kemampuan mengatur waktu yang baik. Menentukan skala prioritas menjadi kunci agar seluruh kegiatan dapat berjalan seimbang.

 

Raka mengungkapkan bahwa setiap tugas dan tanggung jawab selalu dipetakan berdasarkan tingkat urgensinya. Sementara Gea memanfaatkan berbagai aplikasi digital seperti kalender daring untuk membantu mengatur jadwal harian.

 

“Kesempatan yang tersedia di madrasah sangat banyak. Karena itu, kami harus pintar mengelola waktu agar semua bisa berjalan dengan baik,” ujar Gea.

 

Selain lingkungan yang kompetitif, dukungan madrasah juga menjadi faktor penting dalam perjalanan mereka. Laboratorium riset yang lengkap, ketersediaan bahan praktikum, hingga program karantina menjelang kompetisi menjadi bagian dari sistem pembinaan yang mereka rasakan secara langsung.

 

Menurut Raka, dukungan tidak hanya datang dari madrasah, tetapi juga dari keluarga yang terus memberikan motivasi ketika rasa lelah dan jenuh mulai muncul. “Kadang tantangan terbesar bukan lagi soal materi lomba, tetapi bagaimana menjaga energi dan semangat agar tetap konsisten selama proses berlangsung,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Gea menilai masa karantina menjadi salah satu pengalaman paling berkesan. Selain mendapatkan pendampingan dari guru pembina, para peserta juga dibimbing oleh alumni dan kakak kelas yang telah memiliki pengalaman kompetisi.

 

Mereka berbagi berbagai strategi, mulai dari teknik presentasi, penyusunan bahan tayang, hingga cara menghadapi pertanyaan juri. “Kami belajar banyak dari pengalaman para alumni. Mereka membantu kami memahami hal-hal teknis yang sebelumnya tidak kami kuasai,” kata Gea.

 

Raka menambahkan, budaya berbagi ilmu antarangkatan menjadi salah satu kekuatan pembinaan riset di MAN 2 Kota Malang. Melalui proses tersebut, siswa yang awalnya belum memiliki pengalaman perlombaan dapat berkembang menjadi peserta yang siap bersaing di tingkat nasional.

 

Bagi keduanya, kemenangan bukanlah tujuan akhir dari sebuah kompetisi. Justru proses panjang yang dijalani selama persiapan menjadi pelajaran paling berharga yang akan terus mereka bawa dalam kehidupan.

 

“Orang biasanya hanya melihat saat kita menang. Padahal di balik itu ada banyak proses, tantangan, dan jatuh bangun yang harus dilewati,” ujar Raka.

 

Mereka pun mengajak para siswa madrasah di seluruh Indonesia untuk berani mencoba, menikmati setiap proses pembelajaran, dan tidak takut menghadapi kegagalan. “Nikmati prosesnya, karena kemenangan hanyalah bonus. Tetap semangat, terus belajar, dan jangan takut bermimpi besar,” pungkas mereka.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menag: Santri Sekarang Harus Teruskan Perjuangan

    Menag: Santri Sekarang Harus Teruskan Perjuangan

    • calendar_month Sel, 22 Okt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAl31.COM (Jakarta) — Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menjadi pembina pada Apel Santri 2024. Menag mengharap santri masa kini meneruskan perjuangan para pendahulu yang telah berjuang demi kemerdekaan dan keutuhan bangsa Indonesia. Apel yang digelar di Tugu Proklamasi, Jakarta, Selasa (22/10/2024), ini dihadiri Wakil Menteri Agama Muhammad Syafi’i, Anggota Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang, sejumlah […]

  • Jelang Idulfitri: Tradisi Zakat dan 5 Tempat Terpercaya di Bandung untuk Menunaikannya

    Jelang Idulfitri: Tradisi Zakat dan 5 Tempat Terpercaya di Bandung untuk Menunaikannya

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Bulan Ramadhan selalu menghadirkan suasana religius yang khas di Kota Bandung. Selain dipenuhi kegiatan ibadah seperti tadarus Al-Qur’an, kajian Ramadhan, dan ngabuburit di berbagai sudut kota, masyarakat juga bersiap menunaikan zakat menjelang Hari Raya Idulfitri. Tradisi ini menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Muslim di Bandung yang dikenal religius sekaligus memiliki kepedulian […]

  • MPLS 2025, Farhan Ajak Anak-Anak Menjadi Pelajar Sejati dan Berkarakter

    MPLS 2025, Farhan Ajak Anak-Anak Menjadi Pelajar Sejati dan Berkarakter

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2025 di Kota Bandung resmi dimulai. Pada momen ini, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, berharap MPLS menjadi langkah awal yang bermakna bagi seluruh peserta didik baru. “Di sinilah anak-anak akan memulai perjalanan panjang untuk menemukan jati dirinya sebagai insan pembelajar sejati,” ujar Farhan saat membuka […]

  • Inilah Kisah Guru Besar Sastra Arab Kembangkan Ilmu Perpustakaan

    Inilah Kisah Guru Besar Sastra Arab Kembangkan Ilmu Perpustakaan

    • calendar_month Kam, 22 Sep 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Dr. Anis Masruri, S.Ag, SIP, M.Si, Dosen Prodi Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta merupakan salah satu perguruan tinggi yang menyelenggarakan program studi ilmu perpustakaan hampir di seluruh jenjang pendidikan, mulai dari pendidikan vokasi (D-3) maupun pendidikan kesarjanaan, mulai dari S-1, S-2, sampai dengan S-3. […]

  • Pemantiknya, Al-Ihsaan Jadi Welas Asih

    Pemantiknya, Al-Ihsaan Jadi Welas Asih

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

      Alloohumma sholli ‘alaa muhammad wa ‘alaa muhammad. Aamiin. Yth. Bapak Gubernur Provinsi Jawa Barat dalam rohmat Alloh Jalla wa ‘Alaa di mana pun berada SUKABUMI kanal31.com — Sampai saat ini, nama dan kinerja Bapak Gubernur Provinsi Jawa Barat secara khusus melalui aksi acak Bapak dalam mengomunikasikan data dan fakta serta menyelesaikan multi masalah, “sangat […]

  • Dody S Truna: Urang Lembur Jadi Profesor

    Dody S Truna: Urang Lembur Jadi Profesor

    • calendar_month Sen, 26 Des 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

      FAKULTAS Ushuluddin Universitas Islam Negeri (UIN) Bandung bak kembali ketiban pulung. Betapa tidak, salah satu Dosen terbaiknya yakni Dr. Dody S Truna MA sukses diangkat menjadi Guru Besar Bidang Ilmu Pendidikan Islam oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Bandung, kanal31.com- Pekan lalu, Kanal31.com bertamu ke ruang kerja Dody di Kampus II UIN Sunan […]

expand_less