Breaking News:
Beranda » NASIONAL » Penjamian Mutu Pesantren Tidak Gunakan Ukuran Formalitas tapi Pendekatan Agama

Penjamian Mutu Pesantren Tidak Gunakan Ukuran Formalitas tapi Pendekatan Agama

  • account_circle Jun
  • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KANAL31.COM — Jakarta — Menteri Agama Nasaruddin Umar melakukan Kick Off program Majelis Masyayikh “Siap Melayani” di Jakarta. Menag mendukung upaya Majelis Masyayikh untuk terus meningkatkan kualitas mutu pendidikan pesantren.

Sebagai orang yang besar di pesantren, Menag melihat sesuatu yang perlu diperkuat adalah sistem pendidikan yang berbasis pada ilmu ketuhanan. Ia mengingatkan Majelis Masyayikh, dalam melakukan kendali mutu pesantren, tidak berpatokan pada sistem pendidikan sekolah umum.

“Dalam mengukur Pondok Pesantren, kita jangan larut dengan ukuran-ukuran yang dibuat lembaga-lembaga yang sekuler, lembaga-lembaga yang dibentuk untuk kepentingan yang sangat pragmatis. Ukurlah pondok pesantren itu dengan ukurannya sendiri,” jelas Menag dalam keterangannya, Rabu .(13/11/2024)

“Metodologi atau mungkin kita mulai dari Ontologi, epistemologi, dan aksiologi di pondok pesantren itu sangat berbeda dengan perguruan atau sekolah tinggi atau universitas,” lanjut Menag di hadapan para Masyayikh.

Menag menjelaskan, di sekolah-sekolah formal baik umum maupun yang di bawah Kementerian Agama, metodologi atau pengukuran kualitas mutunya menggunakan ukuran formalitas. Hal itu berbeda dengan pesantren yang menggunakan pendekatan agama.

“Saya memberikan satu contoh konkret, di pondok pesantren itu kita tidak hanya diajarkan bagaimana memahami Al-Qur’an sebagai Kitab Allah, tetapi juga diajarkan bagaimana memahami Al-Qur’an sebagai Kalamullah, tentu itu berbeda,” jelasnya

Karena itu, demi meningkatkan kualitas pendidikan pesantren, Menag berharap agar spiritualitas pesantren kembali dihidupkan seperti dulu. Jangan sampai terkontaminasi dengan pendidikan gormal yang saat ini hanya mengandalkan otak kiri atau rasionalitas saja.

“Pesantren ini harus menjadi tuan rumah di Republik ini. Jika ingat kata Cak Nur, jika tidak ada pemerintah kolonial, Indonesia pasti yang terkenal adalah Universitas Lirboyo, dan lain-lain. Bukan UI bukan ITB dan lain-lain. Hanya sejarah yang membalikkan,” ucapnya.

“Jangan kita terlalu larut dengan metodologi alat-alat ukur modern dan mengukur pondok pesantren dengan itu. Nanti terjadi semacam pendangkalan spiritual di kalangan pondok kita. Saya yakin Majlis Masyayikh yang terpilih ini akan mengembalikan bahkan akan terus melanjutkan visi-visi pondok pesantren ini,” ungkapnya.

Karena menurutnya, ilmu rasional yang biasa dipelajari di sekolah formal itu hanya sebagian dari ilmu yang diberikan Tuhan. Menurut Menag sekolah adalah tempat mendapat ilmu dari guru, sedang pesantren tempat mempelajari ilmu dari Allah, karena Guru atau mursyid hanya perantara dari ilmu Allah.

“Jadi mari kita kembali nembenahi kurikulum kita di pondok pesantren. Jangan sampai nanti kita terkontaminasi oleh tolak ukur pendidikan formal sehingga kita tidak mempelajari Al-Quran sebagai Kalamullah, hanya mempelajarinya sebagai Kitabullah,” harapnya.

  • Penulis: Jun

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prof Jamil: Alquran itu Memerintahkan Kita untuk Baca

    Prof Jamil: Alquran itu Memerintahkan Kita untuk Baca

    • calendar_month Rabu, 20 Apr 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-SEMARANG Peringatan Nuzulul Qur’an diperingati setiap tanggal 17 bulan Ramadhan. UIN Walisongo pun menggelar peringatanan Nuzulul Qur’an secara rutin dengan mengundang Prof. Dr. Abdul Jamil, M.A sebagai penceramah utama. Peringatan Nuzulul Quran diinisiasi oleh Badan Amalan Islam (BAI) UIN Walisongo. Kegiatan dipusatkan secara lansung di Gedung Rektorat Lantai 4, Selasa (19/4/2022). “Format Nuzulul Qur’an itu […]

  • Perdana, Writing Sprint Digagas Kelas Menulis FUAD IAIN KENDARI

    Perdana, Writing Sprint Digagas Kelas Menulis FUAD IAIN KENDARI

    • calendar_month Jumat, 1 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-KENDARI Hari ini Jum’at, (01/07/2022) Pukul 13.30 WITA di Kelas Menulis Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Kendari akan berlangsung praktis penulisan artikel ilmiah secara offline. Mahasiswa sebanyak 50 Orang serentak akan melakukan praktik penguatan skills (keterampilan) academic writing. Pelatihan ini akan menerapkan strategi writing sprints melalui […]

  • 4 Mahasiswa UI Juara di ASEAN Geospatial Challenge 2022

    4 Mahasiswa UI Juara di ASEAN Geospatial Challenge 2022

    • calendar_month Rabu, 13 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-JAKARTA Empat mahasiswa Universitas Indonesia (UI) yang tergabung dalam tim Sustainable Rangers, yakni Maurice Efroza (Fakultas Teknik angkatan 2019), Bella Hena Samira (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam/FMIPA angkatan 2019), Najma Khofifah (FMIPA angkatan 2019), dan Devina Azalya (FMIPA angkatan 2019), kembali menoreh prestasi dalam ajang kompetisi global ASEAN Geospatial Challenge 2022. Sustainable Rangers merupakan salah satu tim yang […]

  • Indonesian, Amerika dan Psikologi Supremasi Iran

    Indonesian, Amerika dan Psikologi Supremasi Iran

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Tahun 1980-an, Indonesia sedang dalam butuh-butuhnya bantuan asing (IMF, IGGI) dengan Open Door Policy-nya Soeharto yang membuat ketergantungan pada Barat hingga kini dan membuat Indonesia tak punya kemandirian dan harga diri dalam soal ekonomi pembangunan. Paradigmanya yang diwariskan Soeharto adalah hutang.   Pada tahun yang sama, presiden Iran, Ali Khamenei sedang menegaskan […]

  • UIN Bandung Dorong Jurnal Berkelas Dunia: Kunci Mutu Riset dan Kemandirian Finansial Kampus

    UIN Bandung Dorong Jurnal Berkelas Dunia: Kunci Mutu Riset dan Kemandirian Finansial Kampus

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com — UIN Sunan Gunung Djati Bandung kembali melakukan manuver strategis untuk memperkuat posisi akademiknya di kancah nasional maupun internasional. Lewat peran aktif Rumah Jurnal, kampus terkemuka ini menggelar Workshop Persiapan Akreditasi Jurnal Nasional (ARJUNA) di Aula Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Rabu (29/7/2026). Kegiatan ini tak sekadar agenda rutin akademik. Di balik gelaran […]

  • Moderasi Beragama Solusi Atasi Masalah Geopolitik

    Moderasi Beragama Solusi Atasi Masalah Geopolitik

    • calendar_month Kamis, 8 Agt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (ACEH) — Penguatan Moderasi Beragama terus dilakukan di berbagai lini, termasuk diplomasi internasional. Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) menyampaikan bahwa Moderasi Beragama dapat menjadi solusi atas ketidakpastian geopolitik global saat ini. Pernyataan ini disampaikan Staf Ahli Menteri Luar Negeri RI Bidang Hubungan Antarlembaga Muhsin Syihab saat menjadi narasumber dalam Diskusi Terbuka di UIN Ar-Raniry, Banda […]

expand_less