Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NETIZEN » Akhirnya Roy Suryo dan dr Tifa Ditangkap, Termul Sepertinya Senang 

Akhirnya Roy Suryo dan dr Tifa Ditangkap, Termul Sepertinya Senang 

  • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
  • calendar_month Jum, 19 Jun 2026
  • comment 0 komentar

KALBAR, kanal31.com — Duh, lama kali tak membahas sinetron ijazah. Kata pengikut Partai Koptagul, “Bosan, itu mulu!” Nah, kali ini ceritanya beda. Roy Suryo dan dr Tifa ditangkap polisi. Mungkin si lae Rismon Sianipar tersenyum lihat duo sohibnya digelandang ke jeruji. Simak narasinya sambil seruput Koptagul, wak!

 

Jumat, 19 Juni 2026. Sebuah pagi yang bagi sebagian orang terasa biasa saja, tetapi bagi para penghuni jagat politik, aktivis media sosial, penghobi komentar Facebook, pelanggan setia YouTube politik, dan terutama kaum Termul, hari itu mungkin terasa seperti final Piala Dunia, malam takbiran, dan diskon 99 persen digabung jadi satu.

 

Saat mahasiswa masih sibuk berdemo, Badan Gizi Nasional diobok-obok Kejagung, tiba-tiba muncul kabar yang membuat linimasa berguncang. Berguncang seperti terkena gempa berkekuatan 8,9 magnitudo. Roy Suryo dan dr Tifa ditangkap polisi.

 

Polda Metro Jaya bergerak pagi-pagi sekali seperti pasukan khusus yang baru mendapat koordinat markas penjahat supervillain. Pukul 06.47 WIB, dr Tifa diamankan di apartemennya. Nuan bayangkan saja. Ketika sebagian warga masih ngorok abis nonton Pildun, aparat sudah mengetuk pintu. Lalu, mengubah suasana pagi menjadi episode pembuka serial kriminal. Kopi belum tentu sempat diseduh. Sarapan belum tentu sempat dipikirkan. Tahu-tahu jadwal hidup berubah total.

 

Tiga belas menit kemudian, sekitar pukul 07.00 WIB, giliran Roy Suryo di rumahnya di Tangerang Selatan. Baru pulang larut malam, belum mandi, belum sempat menikmati kedamaian pagi, sudah langsung diajak mengikuti agenda negara yang tidak tercantum di kalender pribadinya. Menurut keterangan keluarga, tidak ada perlawanan. Tidak ada adegan kabur lewat jendela. Tidak ada aksi melompati pagar sambil membawa koper rahasia. Semuanya berlangsung tenang. Justru ketenangan itulah yang membuat pendukung mereka bertanya-tanya, “Kalau selama ini kooperatif, kenapa penangkapannya seperti adegan pembuka film aksi?”

 

Kasus yang menyeret keduanya sebenarnya sudah berjalan sejak akhir 2025. Tuduhannya berkaitan dengan fitnah, pencemaran nama baik, dan penghasutan dalam polemik ijazah Presiden ke-7. Awal Juni 2026 berkas dinyatakan P-21 alias lengkap. Lalu mendadak, boom! Hari ini menjadi hari penahanan. Cepat sekali perubahan nasib di republik ini. Kemarin masih wawancara, hari ini sudah menjadi headline.

 

Tim kuasa hukum yang dihuni nama-nama besar seperti Petrus Selestinus, Ahmad Khozinudin, Azis Yanuar, Refly Harun, dan rekan-rekan dari TA-AKAA langsung bereaksi. Mereka menilai langkah tersebut represif, berlebihan, dan beraroma politik yang wanginya bisa tercium sampai ke warung kopi paling ujung kampung. Menurut mereka, dua orang yang selama ini datang memenuhi panggilan, rutin wajib lapor, dan tidak pernah kabur, malah diperlakukan seolah-olah bos terakhir dalam permainan video level neraka.

 

Sementara itu, di kubu seberang, suasananya diduga jauh lebih meriah daripada konser dangdut gratis. Kaum Termul kemungkinan sedang tersenyum selebar jalan tol. Status media sosial berhamburan. Meme bermunculan lebih cepat dari promo judi online. Kata “akhirnya” menjadi kosakata paling populer hari itu. Jika kebahagiaan bisa diukur dengan desibel, mungkin sebagian kolom komentar sudah memecahkan kaca jendela.

 

Nama Rismon pun ikut menjadi bahan obrolan. Setelah sebelumnya lolos lewat restorative justice, banyak netizen membayangkan dirinya sedang duduk santai di warung kopi, menyeruput kopi hitam dengan ekspresi tenang sambil membaca berita pagi. Benar atau tidak, itu urusan lain. Netizen Indonesia memang memiliki kemampuan imajinasi yang membuat penulis sinetron minder.

 

Kini drama ijazah yang seperti tak berujung, menuju klimak. Debat tak lagi di MNC TV sampai urat leher keluar, tapi di pengadilan. Mungkin di pengadilan itulah nanti, Jokowi akan memperlihatkan ijazah aslinya. Atau, Roy dan Tifa mampu membuktikan ijazah Pakde itu, palsu. Siapa yang benar, tinggal nunggu putusan hakim.

 

Foto Ai hanya ilustrasi

 

 

  • Penulis: Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selamat! Mahasiswa UIN Bandung Raih 1st Runner Up Kompetisi Call for Paper International Hajj Fund Forum BPKH RI 2025

    Selamat! Mahasiswa UIN Bandung Raih 1st Runner Up Kompetisi Call for Paper International Hajj Fund Forum BPKH RI 2025

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Danial Muhammad Wirdyansyah, mahasiswa semester 5 Program Studi Manajemen Keuangan Syariah (MKS), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), berhasil meraih 1st Runner Up dalam ajang Call for Paper International Hajj Fund Forum BPKH RI 2025. Danial berkompetisi bersama dua rekannya, Hapid […]

  • Peneliti LIPI: Pemilu 2024 Harus Beri Pembelajaran Positif Bagi Masyarakat

    Peneliti LIPI: Pemilu 2024 Harus Beri Pembelajaran Positif Bagi Masyarakat

    • calendar_month Sen, 20 Jun 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-JAKARTA Peneliti senior Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro mengingatkan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 bukan sekadar menang atau kalahnya pasangan calon dan partai politik. Namun, Pemilu 2024 harus lebih menekankan pembelajaran positif bagi masyarakat. “Kita sudah punya pengalaman lima kali pemilu, namun yang belum kita belajar adalah bagaimana agar pemilu serentak […]

  • Keren! Survei IPMB Kemenag Tercatat di Museum Rekor Indonesia

    Keren! Survei IPMB Kemenag Tercatat di Museum Rekor Indonesia

    • calendar_month Jum, 6 Jan 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Survei Indeks Profesionalitas dan Moderasi Beragama (IPMB) yang digelar Kementerian Agama pada 27 Desember 2022 tercatat dalam Museum Rekor Indonesia (MURI). Kemenag tercatat sebagai kementerian/lembaga pemerintah yang pertama menggelar survei IPMB di Indonesia. Jumlah pesertanya juga sangat banyak, lebih dari 214 ribu. Survei ini digelar dengan Computer Asested Test (CAT) secara serentak dari 1.160 […]

  • Dukung Layanan dan Sumber Pendapatan Kampus, Indomaret Point Hadir di UIN Bandung

    Dukung Layanan dan Sumber Pendapatan Kampus, Indomaret Point Hadir di UIN Bandung

    • calendar_month Rab, 12 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com —Layanan berbelanja Indomaret resmi beroperasi di Kampus I UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Rabu (12/03/2025). Kehadiran Indomart point di kampus ini adalah hasil kerja sama antara pihak ritel Indomaret dengan Badan Layanan Umum (BLU), yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan BLU sebagai penunjang operasional kampus. Grand Opening Indomaret Point dintandai dengan pemotongan pita oleh […]

  • Pesan Menag: KSM 2024 Harus Jadi Inspirasi bagi Semua Siswa di Indonesia

    Pesan Menag: KSM 2024 Harus Jadi Inspirasi bagi Semua Siswa di Indonesia

    • calendar_month Sel, 3 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Jakarta) — Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas berharap Kompetisi Sains Madrasah (KSM) 2024 bisa menjadi inspirasi bagi semua siswa di Indonesia, bukan hanya madrasah tapi juga sekolah umum. “Semoga gelaran KSM Tahun 2024 tahun ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh pelajar di Indonesia, untuk terus berprestasi dan berinovasi dalam setiap aspek kehidupan,” kata […]

  • Top! Perdana Ikut, Bayucaraka ITS Sabet Tiga Juara Sekaligus di Singapura

    Top! Perdana Ikut, Bayucaraka ITS Sabet Tiga Juara Sekaligus di Singapura

    • calendar_month Ming, 24 Apr 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-SURABAYA Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menunjukkan taringnya di kancah internasional dalam bidang robotika. Kali ini, tim robot terbang Bayucaraka ITS berhasil meraih tiga gelar juara sekaligus dalam kompetisi Singapore Amazing Flying Machine Competition (SAFMC) 2022 yang diselenggarakan oleh Defence Science Organization (DSO) National Laboratories and Science Centre yang bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan […]

expand_less