Bila Iran Berkuasa, Akan Dzalim Pada Muslim Sunni?
- account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
- calendar_month Sen, 23 Mar 2026
- comment 0 komentar

BANDUNG kanal31.com — Mari kita, umat Islam, menatap masa depan dengan pikiran positif, guys. Bila Iran menang perang melawan AS-Israel dan menjadi penguasa dunia Islam, karena Iran itu Syi’ah, lalu katanya, kalau sudah berkuasa dia akan jadi jahat dan dzalim pada Muslim Sunni yang dikuasainya. Banyak yang tadinya anti penjajahan, kalau sudah jadi penguasa, jadi jahat juga pada sesama umat.
Nah, kalau begitu, bila benar Iran jadi penguasa dunia Islam dan jadi dzalim dan jahat pada Muslim Sunni, ya Muslim Sunni perang lagi dengan Syi’ah. Begitu saja. Politik itu dinamis. Yang penting sekarang, dukung dulu Iran lawan AS-Israel. Soal Iran nanti akan bagaimana, karena mereka Syi’ah, itu urusan nanti.
Tapi, itu juga baru dugaan dari melihat sejarah, belum tentu juga masa depan akan seperti itu. “History often repeats itself, but it doesn’t have to be the same.” Sejarah belum tentu berulang secara persis sama. Kalau Sunni-Syiah sadar pada abad ke-21 untuk bersatu, siapa yang tahu? Itu memungkinkan karena ini akhir zaman.
Banyak orang kafir saja dan para pembenci Islam dari non Muslim, akhirnya pada sadar dan login jadi mualaf, apalagi sesama Muslim sendiri. Setelah lama berpecah, tidak menutup kemungkinan Sunni-Syi’ah akan bersatu di abad ke-21 bila Tuhan menghendaki. Jadi, kita selalu optimis melihat masa depan, tidak penuh kecurigaan pada sesama Muslim yang akan terus melemahkan Islam sendiri. ‘Islam mahjūbun bil muslimin.” Islam sering dilemahkan oleh umat Islam sendiri.
Begitu cara mikirnya Broo … jangan memastikan yang belum terjadi dan jangan mendahului Tuhan. Itu namanya kesombongan. Selamat Idul Fitri dan selamat memelihara kebersihan hati.
Moeflich Hasbullah, Dosen Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung
- Penulis: Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung

Saat ini belum ada komentar