Sabtu, 18 Apr 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » NETIZEN » Menjaga dan Menyuburkan Amalan Baik di Penghujung Syaban

Menjaga dan Menyuburkan Amalan Baik di Penghujung Syaban

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jum, 21 Feb 2025
  • comment 0 komentar

BANDUNG kanal31.com — Hadirin Jamaah Jumat rahimakumullah,

Pada hari yang penuh berkah ini, khatib menyeru kepada jamaah Jumat sekalian, untuk senantiasa meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah swt. Yakni menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Karena dengan takwa tersebut, kita diberikan jalan keluar setiap perkara yang kita hadapi. Dan dengan takwa juga kita dilimpahi rezeki yang tidak kita sangka-sangka. Sebagaimana Allah berfirman dalam Al-Qur’an surat At-Thalaq Ayat 2 dan 3:

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا * وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ

Artinya: Siapa pun yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya (QS At-Thalaq: 2-3).

Hadirin Jamaah Jumat rahimakumullah,

Alhamdulillah, segala puji milik Allah swt, Tuhan yang telah memberi kita kesehatan jasmani maupun ruhani, sehingga kita masih berjumpa dengan akhir bulan Sya’ban yang mulia ini, yakni bulan yang mulia dan penuh berkah. Shalawat beserta salam semoga tetap tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad saw, kepada keluarganya, para sahabatnya, dan seluruh pengikutnya hingga akhir zaman. Hadirin rahimakumullah, Pada hari ini, atas izin Allah kita mendapati akhir bulan Sya’ban. Satu bulan yang jatuh antara Rajab dan Ramadhan. Bulan Sya’ban merupakan di antara bulan yang disebut khusus dalam doa Rasulullah sebagaimana diriwayatkan dari Anas bin Malik:

اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ، وَشَعْبَانَ، وَبِلِّغْنَا رَمَضَانَ

Artinya: Ya Allah, semoga Engkau beri keberkahan kepada kami dalam bulan Rajab, Sya’ban dan Ramadhan. Pada bulan kemarin, kita sudah melewati bulan Rajab, bulan bercocok tanam, sekarang pada bulan Sya’ban ini adalah bulan merawat, menyirami tanaman, dan beberapa hari lagi bertemu bulan Ramadha, yakni bulan memanen.

Bagaimana kita bisa memanen dengan melakukan banyak ibadah-ibadah jika tidak kita mulai sejak kemarin dan kita rawat pada bulan Sya’ban sekarang ini. Imam Dzun Nun al-Mishri berpesan:

رَجَبٌ شَهْرُ الزَّرْعِ. وَشَعْبَانُ شَهْرُ السَّقْيِ. وَرَمَضَانُ شَهْرُ الْحَصَادِ. وَكُلٌّ يَحْصُدُ مَا زَرَعَ. فَمَنْ ضَيَّعَ الزِّرَاعَةَ نَدِمَ يَوْمَ الْحَصَادِ

Artinya: Rajab adalah bulan menanam, Sya’ban bulan menyiram, dan Ramadhan bulan memanen. Setiap orang akan memanen atas apa yang ia tanam. Barangsiapa yang menyia-nyiakan tanaman akan merugi di waktu panen.

Maka dari itu, di penghujung bulan Sya’ban ini marilah kita tetap istikamah berbuat baik, artinya selalu menyiram dan merawat amalan-amalan yang sudah kita rawat sejak awal Sya’ban, bahkan kita tanam sejak Rajab. Meski berada di penghujung bulan Sya’ban, akan tetapi bulan tersebut masih memiliki banyak keutamaan, sehingga masih ada kesempatan bagi kita untuk memperbanyak amal kebaikan. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan ini dan terus memperbanyak amalan baik hingga Ramadhan tiba.

Hadirin Jamaah Jumat rahimakumullah,

Untuk tetap meningkatkan ibadah dan menjaga kualitas amalan baik kita di akhir Sya’ban, kita bisa melakukan beberapa amalan yang ringan, tetapi besar pahalanya:

Pertama: Memperbanyak dzikir dan istighfar, memohon ampun kepada Allah agar kita memasuki bulan Ramadhan dengan hati yang bersih dan jiwa yang suci. Allah swt berfirman:

فَاِذَا قَضَيْتُمُ الصَّلٰوةَ فَاذْكُرُوا اللّٰهَ قِيَامًا وَّقُعُوْدًا وَّعَلٰى جُنُوْبِكُمْۚ فَاِذَا اطْمَأْنَنْتُمْ فَاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَۚ اِنَّ الصَّلٰوةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِيْنَ كِتٰبًا مَّوْقُوْتًا

Artinya: Apabila kamu telah menyelesaikan salat, berzikirlah kepada Allah (mengingat dan menyebut-Nya), baik ketika kamu berdiri, duduk, maupun berbaring. Apabila kamu telah merasa aman, laksanakanlah salat itu (dengan sempurna). Sesungguhnya salat itu merupakan kewajiban yang waktunya telah ditentukan atas orang-orang mukmin (QS An-Nisa: 103).

Kedua: Menjaga dan meningkatkan kualitas shalat, baik shalat fardhu maupun shalat sunnah seperti hajat, tahajud, dhuha dan sebagainya. Dalam ajaran islam, umat muslim dapat melakukan salah satu sholat sunnah tahajud yang telah ditegaskan dalam Al-Quran surah Al-Isra ayat 79 yang berbunyi:

وَمِنَ الَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهٖ نَافِلَةً لَّكَۖ عَسٰٓى اَنْ يَّبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُوْدًا

Artinya: “Dan pada sebagian malam hari sembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu, Mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (QS. Al-Isra’ : 79)

Adapun, dalam sebuah riwayat hadits yang dikemukakan oleh Abu Hurairah, Rasulullah saw bersabda: “Bahwasanya Rasulullah saw ditanya orang, “Sholat manakah yang paling utama setelah salat yang diwajibkan (salat lima waktu)?” Rasulullah saw menjawab, “Sholat tahajud.” (HR. Muslim dari Abu Hurairah).

Hadirin Jamaah Jumat rahimakumullah,

Ketiga: Memperbanyak membaca dan merenungkan Al-Qur’an Bulan Sya’ban bisa menjadi awal yang baik untuk meningkatkan interaksi kita dengan Al-Qur’an agar terbiasa membacanya saat Ramadhan. Membaca Al-Qur’an sendiri termasuk ibadah paling utama di antara ibadah-ibadah yang lain, sebagaimana yang diriwayatkan oleh an-Nu‘man ibn Basyir:

قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَفْضَلُ عِبَادَةِ أُمَّتِي قِرَاءَةُ الْقُرْآنِ

Keempat: Bersedekah dan membantu sesama; Memberikan bantuan kepada yang membutuhkan akan mendatangkan keberkahan dan melatih kedermawanan kita sebelum Ramadhan. Allah swt berfirman:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اَنْفِقُوْا مِمَّا رَزَقْنٰكُمْ مِّنْ قَبْلِ اَنْ يَّأْتِيَ يَوْمٌ لَّا بَيْعٌ فِيْهِ وَلَا خُلَّةٌ وَّلَا شَفَاعَةٌ ۗوَالْكٰفِرُوْنَ هُمُ الظّٰلِمُوْنَ

Artinya: Wahai orang-orang yang beriman, infakkanlah sebagian dari rezeki yang telah Kami anugerahkan kepadamu sebelum datang hari (Kiamat) yang tidak ada (lagi) jual beli padanya (hari itu), tidak ada juga persahabatan yang akrab, dan tidak ada pula syafaat. Orang-orang kafir itulah orang-orang zalim (QS Al Baqarah ayat 254).

Kelima: Menyambung silaturahmi memperbaiki hubungan dengan keluarga, sahabat, dan tetangga agar hati kita bersih saat memasuki Ramadhan. Rasulullah saw bersabda:

عن أبي هريرة رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال من كان يؤمن بالله واليوم الآخر فليكرم ضيفه ومن كان يؤمن بالله واليوم الآخر فليصل رحمه ومن كان يؤمن بالله واليوم الآخر فليقل خيرا أو ليصمت

Artinya: Dari Abu Hurairah ra, dari Nabi Muhammad saw ia bersabda, ‘siapa saja yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tamunya. Siapa saja yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia menjaga hubungan baik silaturahim dengan kerabatnya. Siapa saja yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata yang baik atau diam (HR Bukhari dan Muslim).

Hadirin Jamaah Jumat rahimakumullah,

Di akhir bulan Sya’ban ini, marilah kita memperbanyak amalan baik agar kita memasuki Ramadhan dalam kondisi terbaik. Jangan sampai kita lalai dalam kebaikan sehingga kehilangan momentum untuk meningkatkan ibadah di bulan suci tersebut.

Marilah kita manfaatkan akhir bulan Sya’ban ini dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai kita lalai sehingga masuk Ramadhan tanpa bekal. Semoga Allah memberikan kita kesempatan untuk bertemu dengan Ramadhan dalam keadaan sehat, beriman, dan siap untuk beribadah dengan maksimal. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

أَقُوْلُ قَوْلِيْ هٰذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

A. Rusdiana, Guru Besar UIN Sunan Gunung Djati Bandung

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diprediksi, hanya 10 Gubes yang Berani Nyalon Rektor UIN Bandung

    Diprediksi, hanya 10 Gubes yang Berani Nyalon Rektor UIN Bandung

    • calendar_month Kam, 26 Jan 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com— UIN Sunan Gunung Djati Bandung memiliki 55 Guru Besar (profesor). Mereka pemegang otoritas tertinggi di bidang akademik, karena perannya sebagai motor penggerak berbagai aktivitas di kampus. Mereka juga menjadi ikon universitas karena kontribusinya dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, sehingga performa lembaganya menjadi bergengsi dan bereputasi. Karena perannya yang istimewa, wajar kalau ada regulasi yang […]

  • Selamat! Menag Terima Penghargaan Tokoh Kerukunan Umat Beragama

    Selamat! Menag Terima Penghargaan Tokoh Kerukunan Umat Beragama

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA Kanal31.com — Menteri Agama Nasaruddin Umar, menerima penghargaan sebagai Tokoh Kerukunan Umat Beragama kategori Indeks Kerukunan Umat Beragama Tertinggi sejak survei 2015. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi Kemenag dalam memelihara kerukunan antar umat beragama. Apresiasi ini diberikan dalam Penganugerahan Indoposco kepada Staf Khusus Bidang Komunikasi dan Kebijakan Publik Ismail Cawidu yang hadir […]

  • Awal Muharram 1447, Menapaki Waktu Asset Spiritual Menuju Akhirat

    Awal Muharram 1447, Menapaki Waktu Asset Spiritual Menuju Akhirat

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Awal Muharram bukan sekadar pergantian tahun dalam kalender Islam, melainkan peringatan historis dan spiritual atas Hijrah Rasulullah ﷺ dari Makkah ke Madinah. Hijrah bukan sekadar perpindahan fisik, tetapi juga simbol perubahan arah hidup, perjuangan menegakkan nilai tauhid, dan permulaan kalender umat Islam. Tahun baru Hijriyah menjadi momen penting untuk muhasabah, meninjau kembali perjalanan […]

  • Yuk Belajar Toleransi dari Pasewakan Ciparay Bandung 

    Yuk Belajar Toleransi dari Pasewakan Ciparay Bandung 

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Program Studi Magister (S2) Studi Agama-Agama (SAA) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menyelenggarakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Pasewakan Kerta Tataning Hirup Linuwih, Ciparay, Kabupaten Bandung, Rabu (17/9/2025).   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga sore hari ini melibatkan mahasiswa S2 SAA bersama komunitas Aliran Kebatinan Perjalanan (AKP), salah satu penghayat kepercayaan […]

  • Hebat! Profesor Pertama Studi Media di Indonesia dari UNAIR Masuk Top 100 Scientist

    Hebat! Profesor Pertama Studi Media di Indonesia dari UNAIR Masuk Top 100 Scientist

    • calendar_month Sen, 18 Apr 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-UNIVERSITAS AIRLANGGA Rachmah Ida, salah satu dosen dari Universitas Airlangga (UNAIR) masuk dalam deretan Top 100 Scientist Social Sciences versi AD Scientific Index (Alper-Doger Scientific Index) beberapa waktu yang lalu. Penghargaan tersebut diperoleh berkat kontribusi riset dan penelitiannya selama ini di bidang audience, gender, dan komunikasi politik. Ida dinobatkan sebagai Guru Besar Studi Media Pertama di Indonesia […]

  • Cegah Intoleransi lewat Kurikulum Berbasis Cinta Jadi Bahasan Menag – Cendekiawan Kristen

    Cegah Intoleransi lewat Kurikulum Berbasis Cinta Jadi Bahasan Menag – Cendekiawan Kristen

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa upaya mencegah intoleransi memerlukan sesuatu yang lebih kuat daripada peraturan pemerintah atau undang-undang. Hal tersebut disampaikannya saat menerima audiensi dari Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) di Ruang VVIP Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. “Sekalipun ada undang-undang yang paling baik pun juga, itu bukan jaminan. Ada hal yang […]

expand_less