Milad ke-20 Berkilau Unggul, Fakultas Psikologi UIN Bandung Ditantang Sekjen Kemenag Cetak Karakter Bangsa Sekelas Jepang
- account_circle Sungkawa Abdisunda
- calendar_month 7 jam yang lalu
- comment 0 komentar

BANDUNG, kanal31.com – Momentum perayaan hari jadi ke-20 Fakultas Psikologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung menorehkan sejarah emas. Hadiah terindah di usia dua dekade ini datang lewat raihan resmi akreditasi “Unggul” sekaligus peresmian (launching) Program Magister (S2) Prodi Psikologi.
Capaian prestisius ini menuai apresiasi mendalam dari Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, MA. Di hadapan pimpinan UIN Bandung, mahasiswa, dan alumni, ia menyebut pencapaian ini sebagai buah dari kerja keras kolektif yang luar biasa.
“Ini adalah capaian yang luar biasa, mendapatkan rekognisi formal sebagai lembaga yang terakreditasi Unggul. Sebuah capaian yang patut disyukuri dan dibanggakan. Tentu ini hasil kerja keras kolektif seluruh sivitas akademika,” ujar Prof. Kamaruddin, saat memberikan sambutan pada acara puncak Dies Natalis Ke-20 Fakultas Psikologi di Aula Anwar Musddad Kampus 1 UIN Bandung, Rabu (08/07/2026).
Di hadapan publik kampus, Sekjen Kemenag menggarisbawahi bahwa keberadaan prodi Psikologi di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) memegang peran yang sangat krusial. Terlebih ketika bangsa ini dihadapkan pada tantangan literasi keagamaan dan dinamika kualitas kehidupan beragama.
Menurutnya, ilmu psikologi kini semakin menemukan relevansi tertingginya di tengah gempuran era disrupsi, pergeseran struktur demokrasi, dampak geopolitik global, hingga ancaman perubahan iklim. Rentetan fenomena global tersebut dinilai berdampak langsung pada beban kejiwaan dan dinamika sosial masyarakat.
“Kehadirannya memberikan solusi nyata terhadap persoalan sosial, kehidupan kebangsaan, keagamaan, hingga persoalan keseharian kita,” tegas Prof. Kamaruddin.
Prof. Kamaruddin membagikan catatan menariknya saat mengunjungi sejumlah universitas di Jepang. Di Negeri Sakura, pembentukan karakter dilakukan secara radikal dan konsisten melalui kurikulum moral education (pendidikan moral) sejak TK hingga bangku kuliah.
Ada tiga pilar utama yang diadopsi masyarakat Jepang: menghargai diri sendiri dengan cara wajib berprestasi, mencintai sesama, dan mencintai lingkungan.
“Di Jepang, siswa maupun mahasiswa wajib membersihkan WC sekolahnya sendiri karena tidak ada cleaning service. Hasilnya? Sungai bersih, jalanan rapi, hidup mereka teratur tapi santai, damai, dan bahagia karena ikhlas,” tuturnya.
Fakultas Psikologi UIN Bandung pun ditantang untuk mampu mereplikasi semangat tersebut. “Tantangan kita adalah bagaimana ilmu yang kita miliki bisa diterjemahkan menjadi sesuatu yang impactful (berdampak kuat) dalam membentuk karakter dan budaya masyarakat,” imbuhnya.

Target Maksimal Rektor UIN Bandung
Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag. menyambut hangat capaian sekaligus tantangan besar tersebut. Sembari mengucapkan selamat ulang tahun ke-20 bagi Fakultas Psikologi—sebuah usia remaja yang penuh energi—Rektor menyampaikan laporan strategis kepada Sekjen Kemenag.
Ia memaparkan bahwa iklim mutu di UIN Bandung tengah melesat tajam. Saat ini, dari total 75 program studi yang dikelola kampus, sebanyak 75 persen di antaranya sudah sukses mengamankan akreditasi Unggul.
Tidak berhenti sampai di situ, Rektor langsung memasang target baru pascacapaian ini. Program Magister (S2) Psikologi UIN Bandung menjadi bidikan berikutnya untuk segera dipacu meraih predikat unggul, guna melengkapi ekosistem akademik yang kokoh dan berdampak luas bagi masyarakat.
Kolaborasi dan Kiprah Alumni yang Mendunia
Dekan Fakultas Psikologi, Prof. Dr. Hj. Ulfiah, M.Si mengucapkan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian ini. Berkat kerja sama seluruh pihak, Prodi Psikologi UIN Bandung berhasil mengamankan akreditasi Unggul tepat sebelum menginjak usia dua dekade.
“Di acara puncak dies natalis ini pun launching Program Magister Prodi Psikologi. Mudah-mudahan program ini lancar, terus maju dan berkembang,” katanya.
Prof. Ulfiah juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada pimpinan universitas, para mantan dekan psikologi, sivitas akademika dan alumni yang turut andil dalam pengembangan fakultas. Ia bangga karena saat ini kiprah alumni Psikologi UIN Bandung sudah tersebar di berbagai posisi strategis nasional.
“Alumni ada yang jadi ketua Bawaslu, anggota DPR, ketua Prodi Psikologi di Perguruan Tinggi lain, dan lain-lain. Pokoknya alumni kita ada di mana-mana dan bisa ke mana-mana,” pungkas Prof. Ulfiah optimistis.
Momentum bersejarah ini, Fakultas Psikologi UIN Bandung memperkuat jejaring strategisnya melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Biro Kesra Provinsi Jawa Barat, Bawaslu Jawa Barat, dan Forum Pondok Pesantren (FPP).(nas)
- Penulis: Sungkawa Abdisunda

Saat ini belum ada komentar