Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NASIONAL » Dorong Keluarga Lawan Judol dan Pinjol lewat Investasi Syariah, UIN Bandung Edukasi PKK Padasuka

Dorong Keluarga Lawan Judol dan Pinjol lewat Investasi Syariah, UIN Bandung Edukasi PKK Padasuka

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

BANDUNG, kanal31.com — Galeri Investasi Syariah (GIS) UIN Sunan Gunung Djati Bandung mendorong keluarga memperkuat literasi keuangan sebagai benteng menghadapi ancaman judi online (judol) dan pinjaman online ilegal (pinjol).

Edukasi ini dilakukan melalui Sekolah Pasar Modal Syariah bertajuk “Keluarga Cerdas, Keluarga Bebas Cemas: Kiat Keluarga Melawan Judol & Pinjol dengan Investasi Syariah” yang digelar bersama Tim Penggerak PKK Kelurahan Padasuka, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan ini menempatkan keluarga sebagai salah satu garda terdepan dalam membangun ketahanan ekonomi dan berusaha mencegah anggota keluarga terjebak dalam praktik keuangan ilegal. Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai bahaya judol dan pinjol ilegal, perencanaan keuangan keluarga, hingga pengenalan investasi syariah sebagai instrumen keuangan yang legal, produktif, dan sesuai prinsip syariah.

Kepala GIS UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Gina Sakinah, S.E.,Sy.,M.E., menegaskan bahwa penguatan literasi keuangan perlu dimulai dari keluarga. Menurutnya, orang tua memiliki peran strategis dalam membekali anggota keluarga agar mampu mengenali risiko dan mengambil keputusan finansial secara bijak di tengah perkembangan layanan keuangan digital.

“Di era digital saat ini, praktik judi online dan pinjaman online ilegal berkembang semakin masif dan menyasar berbagai lapisan masyarakat, termasuk generasi muda. Sebagai orang tua, kita tidak boleh lengah karena dampaknya bukan hanya pada kondisi ekonomi keluarga, tetapi juga dapat memengaruhi keharmonisan rumah tangga, kesehatan mental, hingga masa depan pendidikan anak-anak,” ujarnya.

Literasi keuangan menjadi modal penting agar keluarga tidak mudah tergiur dengan tawaran keuntungan instan maupun kemudahan pinjaman yang justru dapat menimbulkan persoalan finansial baru.

“Karena itu, keluarga harus dibekali dengan literasi keuangan yang baik agar mampu mengambil keputusan finansial secara bijak. Salah satu langkah nyata yang dapat dilakukan adalah mengenal dan memanfaatkan instrumen investasi syariah sebagai sarana membangun kesejahteraan keluarga secara halal, aman, dan berkelanjutan,” bebernya.

Pesan ini sejalan dengan komitmen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah. Dekan FEBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Dudang Gojali, menegaskan bahwa FEBI hadir untuk menjadi pemikir, penggerak, dan pelaku ekonomi syariah.

Sekolah Pasar Modal Syariah menghadirkan narasumber dari regulator dan praktisi pasar modal, yakni perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barat, Rachmatul Karimah, selaku Asisten Manajer Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PEPK); Vivi Hendwiyani dari Divisi Pasar Modal Syariah Bursa Efek Indonesia (BEI) Pusat; serta Asep Muhamad Saepul Milah, RTA dari PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Materi yang disampaikan mencakup perlindungan konsumen sektor jasa keuangan, pengenalan pasar modal syariah, mekanisme investasi yang aman, serta pentingnya meningkatkan literasi keuangan untuk mencegah masyarakat menjadi korban berbagai bentuk kejahatan finansial digital.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua PKK Kelurahan Padasuka, Siti Alia, S.Ip., M.Ap., serta diikuti anggota PKK Kelurahan Padasuka yang antusias memperluas pengetahuan mengenai pengelolaan keuangan keluarga secara sehat, aman, dan sesuai prinsip syariah.

Melalui sesi diskusi interaktif, peserta dapat berkonsultasi mengenai persoalan keuangan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari mengenali ciri-ciri investasi ilegal, menghindari jebakan pinjol ilegal, hingga memahami langkah awal berinvestasi di pasar modal syariah dengan modal yang terjangkau.

Gina berharap Sekolah Pasar Modal Syariah tidak berhenti sebagai kegiatan edukasi, tetapi mampu mendorong lahirnya keluarga yang semakin sadar terhadap pentingnya pengelolaan keuangan, memiliki ketahanan ekonomi, dan dapat menjadi agen literasi keuangan di lingkungan masyarakat.

“Kami berharap semakin banyak keluarga yang memiliki pemahaman keuangan yang baik, terbebas dari praktik keuangan ilegal, serta mampu membangun masa depan ekonomi yang lebih sejahtera melalui investasi yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah,” paparnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen GIS UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam memperluas literasi dan inklusi keuangan sekaligus mendekatkan edukasi pasar modal syariah kepada masyarakat. Literasi keuangan keluarga diharapkan tidak hanya menjadi pengetahuan, tetapi menjadi kemampuan praktis untuk mengambil keputusan finansial yang aman, produktif, dan maslahat.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sedang Jadi Telur Itik 

    Sedang Jadi Telur Itik 

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Para aktifis dan kalangan internal NU mengatakan, prahara NU panas kini berasal dari persoalan tambang. Mahfud MD juga menegaskan, ini semua berawal dari soal tambang. “Malu kita,” kata Mahfud. Konsensi 26.000 hektar tambang buat NU di Kalimantan Timur dari Jokowi. Disitulah pimpinan NU mulai pecah, para petingginya beda keinginan. Ulama, kiyainya pecah. Empat […]

  • Mantapkan Mutu Akademik, Prodi Akuntansi Syariah UIN Bandung Gelar Evaluasi Kurikulum

    Mantapkan Mutu Akademik, Prodi Akuntansi Syariah UIN Bandung Gelar Evaluasi Kurikulum

    • calendar_month Sab, 14 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 1Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Dinamika industri keuangan syariah yang terus berkembang menuntut perguruan tinggi untuk menghadirkan lulusan yang adaptif, kompeten, dan berdaya saing global. Menjawab tantangan tersebut sekaligus mendorong capaian Akreditasi Internasional dan Unggul, Program Studi (Prodi) Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Focus Group Discussion (FGD) Review Kurikulum […]

  • Sambangi KPK, Nasaruddin Umar Bahas Program Antikorupsi di Kemenag

    Sambangi KPK, Nasaruddin Umar Bahas Program Antikorupsi di Kemenag

    • calendar_month Rab, 20 Nov 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM JAKARTA — Menteri Agama Nasaruddin Umar didampingi Wakil Menteri Agama Romo HR Muhammad Syafi’i hari ini menyambangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi di Kuningan, Jakarta Selatan. Menag Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa kedatangannya di KPK bertujuan untuk melakukan konsultasi dan membahas program antikorupsi di Kementerian Agama. “Kami bahagia sekali bisa diskusi secara terbuka apa yang bisa diperoleh, […]

  • Awali Tahun 2024, Rektor UIN Bandung Lantik 1.000 Lulusan pada Wisuda ke-96

    Awali Tahun 2024, Rektor UIN Bandung Lantik 1.000 Lulusan pada Wisuda ke-96

    • calendar_month Sab, 24 Feb 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAl31.COM (BANDUNG) — Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag., melantik 1.000 wisudawan pada Sidang Senat Terbuka Wisuda Ke-96 Lulusan Program Sarjana, Magister dan Doktor UIN Sunan Gunung Djati Bandung di Gedung Anwar Musaddad, Sabtu (24/02/2024). Ke-1.000 lulusan yang dilantik pada Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-95 bertajuk “Leadership in The […]

  • Prodi/Fak. Psikologi UIN Bandung Kedua Terbaik di Indonesia 2025

    Prodi/Fak. Psikologi UIN Bandung Kedua Terbaik di Indonesia 2025

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com — Program Studi (Prodi) S1 Psikologi menjadi salah satu jurusan yang paling diminati di Indonesia. Penilaian terhadap kualitas prodi ini dapat dilihat dari hasil akreditasi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).  Dan, akreditasi merupakan sistem jaminan mutu yang memberikan pengakuan formal bahwa suatu institusi atau program studi telah memenuhi standar kualitas yang ditetapkan. […]

  • Selamat! Pemenang Kompetisi Policy Brief Moderasi Beragama 2024

    Selamat! Pemenang Kompetisi Policy Brief Moderasi Beragama 2024

    • calendar_month Jum, 27 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Bali) — Kompetisi Penulisan Policy Brief Moderasi Beragama bagi ASN Jabatan Fungsional Tertentu Antar Kementerian dan Lembaga Tahun 2024 berakhir. Kompetisi ini diikuti 226 peserta dari delapan Kementerian dan Lembaga dari seluruh Indonesia. Selain dari Kementerian Agama, juga ada dari BPBD Kab. Muko-muko, BRIN, Kementerian Perindustrian, Badan Siber dan Sandi Negara, Bappeda Gorontalo, Kementerian […]

expand_less