Kamis, 9 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » NASIONAL » Perkuat Tradisi Akademik, Sekolah Pascasarjana UIN Jakarta Gelar Diseminasi Hasil Riset Dosen

Perkuat Tradisi Akademik, Sekolah Pascasarjana UIN Jakarta Gelar Diseminasi Hasil Riset Dosen

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jum, 5 Des 2025
  • comment 0 komentar

TANGERANG SELATAN kanal31.com — Sekolah Pascasarjana (SPs) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar Seminar Nasional Diseminasi Hasil Riset Dosen di Auditorium Prof. Dr. Suwito, M.A, Kampus 2 UIN Jakarta, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Kamis (4/12/2025). Kegiatan ini menjadi ruang bagi para dosen untuk mempresentasikan hasil penelitian terbaru sekaligus memperkuat tradisi akademik di lingkungan kampus.

Direktur SPs UIN Jakarta, Prof Zulkifli, menyebut kegiatan diseminasi ini merupakan bagian dari komitmen SPs dalam membangun budaya riset. Ia menegaskan bahwa setiap dosen dituntut memiliki publikasi ilmiah minimal satu artikel per tahun sesuai tagline SPs, “one year, one lecture, one scopus.”

“Para dosen tidak hanya bisa menguji, tapi juga diuji oleh para mahasiswanya. Kita ingin menunjukkan bahwa dosen Sekolah Pascasarjana juga berkarya dan rutin melakukan riset,” ujar Prof Zulkifli.

Guru besar bidang sosiologi ini menjelaskan, sebagian riset yang dipresentasikan merupakan penelitian yang masih berproses namun sudah menghasilkan temuan awal yang signifikan.

“Beberapa sudah masuk jurnal dan menunggu proses penerbitan. Ke depan, kegiatan ini akan dilaksanakan secara rutin sesuai roadmap riset masing-masing dosen,” katanya.

Temuan Riset soal Bimbingan Perkawinan

Salah satu pemapar riset, Dr Suwendi, membahas efektivitas Kepdirjen Bimas Islam Kemenag No 172 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Bimbingan Perkawinan (BINWIN) bagi calon pengantin.

Menurutnya, keberhasilan BINWIN tidak hanya ditentukan oleh regulasi, tetapi juga oleh paradigma dan komitmen para penyelenggara di lingkungan Kementerian Agama.

“Dari tujuh daerah yang kami teliti, ada yang menjalankan BINWIN dengan sukses dan ada yang tidak. Kuncinya adalah paradigma. BINWIN tidak bisa hanya formalitas, tetapi perlu didukung budaya sosial seperti budaya anti perceraian dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya persiapan pernikahan,” ujar Suwendi.

Dia menilai bahwa kebijakan BINWIN perlu melibatkan tokoh masyarakat dan tokoh adat secara lebih proporsional, karena selama ini implementasinya masih didominasi unsur kementerian dan lembaga.

Penelitian tersebut menggunakan metode campuran (mixed methods) melalui kajian literatur, dokumentasi kebijakan, pengumpulan data kuantitatif Kemenag dan BPS, wawancara dengan pejabat Kemenag, serta telaah hasil riset sebelumnya. Penelitian ini berlangsung sekitar lima bulan.

Temuan Riset soal Motivasi Mahasiswa Muslim Indonesia Kuliah di China

Riset lain dipaparkan oleh Prof Arif Zamhari, Guru Besar Antropologi Islam, tentang motivasi dan pengalaman belajar mahasiswa Muslim Indonesia di China. Penelitian ini terinspirasi dari hadis “utlubul ‘ilma walau bi al-shin” tentang pentingnya mencari ilmu hingga ke negeri Cina.

Menurut Prof Arif, motivasi mahasiswa Indonesia kuliah di Cina dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari peluang beasiswa, minat belajar bahasa dan budaya Cina, hingga reputasi akademik universitas-universitas di negara tersebut.

“Ranking universitas yang tinggi, kualitas staf pengajar, dan fasilitas internasional menjadi daya tarik utama. Selain itu, biaya hidup dan makan relatif murah dibanding negara-negara Barat,” jelas Prof Arif.

Dia menyebut bahwa kemudahan proses visa, keamanan, dan prospek kerja sebagai faktor pendorong lainnya. Sebaliknya, negara-negara Barat dinilai kurang menarik karena proses visa lebih sulit, biaya tinggi, dan isu keamanan.

Penelitian ini, ujar Prof Arif, menggunakan model Push-Pull Factor dengan wawancara mendalam terhadap 22 mahasiswa Muslim Indonesia di China.

Berikut temuan lengkap yang menunjukkan alasan mahasiswa memilih Cina meliputi: (1) ketersediaan beasiswa dan kesempatan pendidikan lanjut, (2) kualitas universitas, staf, dan infrastruktur, (3) biaya kuliah serta hidup yang lebih terjangkau (4) proses visa sederhana, (5) jaringan bisnis dan prospek kerja yang lebih baik, (6) keamanan personal dan posisi strategis Cina, dan (7) pengembangan ekonomi dan teknologi yang pesat

Sebagai informasi, kegiatan ini berlangsung selama 2 sesi sejak pagi hingga sore. Pada sesi pertama, seminar dibuka dengan pemaparan dari Prof. Dr. Ik Arifin Mansurnoor, M.A., Guru Besar bidang Sejarah Islam Modern UIN Jakarta. Setelah itu, beberapa dosen menyampaikan hasil penelitian mereka masing-masing.

Para pemapar terdiri dari Direktur SPs Prof. Dr. Zulkifli, M.A.; Wakil Direktur SPs Prof. Dr. Yusuf Rahman, M.A.; Ketua Program Doktoral SPs Prof. Dr. JM Muslimin, M.A.; serta dosen SPs UIN Jakarta, Fuad Jabali, Ph.D. Jalannya sesi pertama dipandu oleh Rindha Widyaningsih, S.Fil., M.A., dosen UIN Suka Purwokerto yang saat ini juga menempuh studi pada Program Doktoral SPs.

Memasuki sesi kedua, seminar menghadirkan Prof. Dr. H. M. Atho Mudzhar, MSPD, Guru Besar Sosiologi Hukum Islam UIN Jakarta, sebagai narasumber utama.

Sejumlah akademisi turut memaparkan materi riset mereka, di antaranya Prof. Arif Zamhari, M.Ag., Ph.D., selaku Guru Besar Sosiologi Agama; Dr. Suwendi, M.Ag., selaku dosen SPs UIN Jakarta; dan Hamdani, Ph.D., selaku Ketua Program Magister SPs.

Sesi ini dimoderatori oleh Siti Muawanah, S.Pd.I., M.A., peneliti BRIN sekaligus mahasiswa Program Doktoral SPs.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Senyum Jemaah Jadi Sasaran, Inspektorat Kemenag Awasi Layanan Haji 2025

    Senyum Jemaah Jadi Sasaran, Inspektorat Kemenag Awasi Layanan Haji 2025

    • calendar_month Ming, 18 Mei 2025
    • account_circle Jun
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Kementerian Agama terus memperkuat layanan ibadah haji Indonesia dengan pengawasan intensif dari tahap persiapan di Tanah Air hingga pelaksanaan di Arab Saudi. Hingga Jumat (16/5/2025) pagi, tercatat 99.354 jemaah reguler telah tiba di Arab Saudi, setara 48,57 persen dari total kuota jemaah haji reguler 2025. “Pengawasan ini untuk memastikan jemaah tersenyum di awal, […]

  • Kesantunan Bangsa Indonesia Lahir dari Tradisi Pesantren

    Kesantunan Bangsa Indonesia Lahir dari Tradisi Pesantren

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA Kanal31.com – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan bahwa kesantunan dan keramahan bangsa Indonesia yang kerap dipuji oleh masyarakat dunia tidak muncul secara tiba-tiba. Nilai-nilai luhur tersebut lahir dari tradisi pesantren dan pendidikan karakter yang diwariskan para kiai serta lembaga keagamaan di Tanah Air.   Pernyataan itu Menag sampaikan saat memberikan amanat dalam Apel […]

  • Video Menembus Batas

    Video Menembus Batas

    • calendar_month Rab, 17 Agu 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    KANAL31- Kisah Mahasiswa Inspiratif pada Wisuda ke-82 UIN Sunan Gunung Djati Bandung Keluarga adalah harta paling berharga yang tiada bandingannya. Tempat paling menenangkan di tengah riuhnya dunia, tempat terbaik untuk berkeluh kesah saat lelah mendera. Ya, begitulah harapan setiap insan. Tapi tidak bagi Amanah, mahasiswa Jurusan Psikologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang berasal dari […]

  • Komersialisasi Aset Wakaf 

    Komersialisasi Aset Wakaf 

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Beberapa hari terakhir ini, media mewartakan pernyataan Menteri ATR/BPN soal kemungkinan komersialisasi tanah wakaf. Sebagian kalangan melihatnya sebagai langkah modern. Sebagian lain merasa gelisah. Pertanyaan pun muncul, apakah ini inovasi atau gejala disorientasi? Saya mengapresiasi niat baik Menteri ATR/BPN bahwa komersialisasi dalam arti memproduktifkan tanah wakaf adalah keniscayaan. Di beberapa negara bahkan ada […]

  • Ayo Bangun Desa Sadar Hukum: Kolaborasi Pendidikan dan Pemerintah

    Ayo Bangun Desa Sadar Hukum: Kolaborasi Pendidikan dan Pemerintah

    • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    GARUT, kanal31.com  — Ketua Program Studi Hukum Pidana Islam (HPI), Fakultas Syariah dan Hukum (FSH), UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. Muhamad Kholid, SH, MH menegaskan pentingnya kolaborasi antara Lembaga Pendidikan dan Pemerintah Desa, terutama dalam meningkatkan pemahaman hukum masyarakat melalui pendekatan edukatif dan dialogis. Penegasan itu disampaikan dalam acara Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) “Penguatan […]

  • Eco Enzyme, Solusi Ramah Lingkungan untuk Atasi Sampah Organik dan Jernihkan Sungai

    Eco Enzyme, Solusi Ramah Lingkungan untuk Atasi Sampah Organik dan Jernihkan Sungai

    • calendar_month Sab, 13 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Pengolahan sampah organik kini semakin berkembang dengan hadirnya inovasi eco enzyme, sebuah cairan serbaguna yang dihasilkan dari proses fermentasi sampah buah-buahan dan sayuran. Bahan dasar pembuatannya sederhana, yaitu sampah organik, gula merah atau molasses, serta air yang kemudian difermentasi selama tiga bulan. Hasilnya adalah cairan berwarna yang memiliki banyak manfaat bagi kehidupan […]

expand_less