Breaking News:
Beranda » NETIZEN » 37 Pejuang Hutan Mulai Belajar Menaklukkan Dunia dengan Tulisan

37 Pejuang Hutan Mulai Belajar Menaklukkan Dunia dengan Tulisan

  • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALBAR kanal31.com — Misi literasi mulai dijalankan. Sebanyak 37 penjaga hutan atau pengelola hutan desa didampingi para pendampingnya mengikuti pelatihan menulis. Simak narasinya sambil seruput Koptagul, wak!

 

Hari ini, saya menyaksikan sesuatu menggembirakan. Para penjaga hutan mulai belajar mengubah perjuangan menjadi tulisan.

 

Sabtu, 31 Oktober 2026, pukul 15.15, Pelatihan Penulisan Populer dimulai di Hotel Meldi Sanggau. PAKIS sebagai penyelenggara telah mempersiapkan kegiatan sejak pagi. Satu per satu peserta melakukan registrasi. Akhirnya terkumpul 37 peserta Kelompok Perhutanan Sosial, ditambah para pendamping Forest Programme V yang turut belajar.

 

Mereka datang dari berbagai desa. Ada yang menempuh perjalanan dua jam, bahkan tiga jam, semuanya menggunakan sepeda motor. Nuan bayangkan, perjalanan jauh ditempuh bukan untuk mengejar hiburan, melainkan untuk belajar menulis. Semangat seperti ini pantas mendapat penghormatan.

 

Saya memulai pelatihan dengan meminta mereka menuliskan perjalanan dari kampung menuju Kota Sanggau. Kemudian saya ajarkan teknik storytelling: bagaimana mengubah pengalaman sederhana menjadi cerita yang hidup, menarik, dan menyentuh pembaca.

 

Reaksinya membuat saya tersenyum. “Oh, begitu caranya!”

 

Rupanya mereka selama ini memiliki segudang cerita, tetapi belum mengetahui cara menyusunnya. Saya katakan, setiap orang sebenarnya punya cerita. Tidak harus menjadi pejabat, profesor, atau orang terkenal untuk menghasilkan tulisan hebat. Pengalaman hidup sendiri bisa menjadi bahan tulisan yang luar biasa.

 

Berikutnya, tantangan dinaikkan. Mereka diminta membuat profil desa masing-masing. Mulailah menggali data tentang jumlah sekolah, kondisi jalan, luas hutan desa, sungai, pekerjaan masyarakat, hingga persoalan peternakan.

 

Di sinilah mereka belajar, menulis bukan sekadar merangkai kalimat. Penulis harus mengenali lingkungan, mengumpulkan informasi, membaca persoalan, dan memahami potensi daerahnya.

 

Tantangan berikutnya lebih serius, menulis artikel berdasarkan data dan fakta tentang karhutla di Kabupaten Sanggau. Berapa luas hutan terbakar? Apa dampaknya? Apakah ada bantuan Presiden? Apa kendala pemadaman? Adakah korban jiwa? Semua harus ditelusuri, diverifikasi, kemudian diolah menjadi artikel.

 

Saya tekankan satu prinsip, jangan membangun tulisan di atas katanya. Data harus diperiksa, fakta harus diuji. Tulisan yang baik bukan sekadar indah dibaca, tetapi bisa dipertanggungjawabkan.

 

Saya melihat antusiasme mereka semakin besar. Ada kepuasan tersendiri ketika seseorang yang awalnya merasa tidak bisa menulis akhirnya mampu menghasilkan tulisannya sendiri.

 

Minggu, pelatihan berlanjut dengan praktik lebih aplikatif. Mereka akan menulis success story pengelolaan hutan desa. Para pendamping juga diminta mendokumentasikan perjuangan mendampingi masyarakat menuju kemandirian. Seluruh tulisan nantinya dikumpulkan untuk dijadikan sebuah buku.

 

Bagi saya, inilah bagian paling penting. Mereka tidak hanya sedang belajar menulis, tetapi sedang menyelamatkan sejarah perjuangan masyarakat pedalaman. Sebab hutan bisa dijaga dengan keberanian, tetapi kisah penyelamatannya harus diabadikan dengan tulisan.

 

Jangan biarkan generasi mendatang hanya mewarisi hutan. Berikan juga kepada mereka cerita tentang siapa yang pernah berjuang menyelamatkannya.

 

Foto Ai hanya ilustrasi

 

Rosadi Jamani

 

  • Penulis: Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Stafsus Menag: Pesantren, Pusat Pendidikan Unggulan dengan Tantangan dan Harapan Baru

    Stafsus Menag: Pesantren, Pusat Pendidikan Unggulan dengan Tantangan dan Harapan Baru

    • calendar_month Selasa, 14 Mei 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM — Pesantren, sebagai lembaga pendidikan yang telah melahirkan individu-individu luar biasa, semakin mendapat perhatian dari pemerintah dan masyarakat. Hal demikian ditandaskan Staffsus Menteri Agama, M Nuruzzaman saat membuka Rapat Kordinasi Nasional Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) pada Senin, (13/5/2024). Dalam rapat yang dihadiri oleh para Kabid PD Pontren dari seluruh kantor wilayah […]

  • Selamat! IJIMS UIN Salatiga Masuk 15 Jurnal Terbaik Dunia

    Selamat! IJIMS UIN Salatiga Masuk 15 Jurnal Terbaik Dunia

    • calendar_month Jumat, 15 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-JAKARTA Jurnal Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) kembali mengukir prestasi di level dunia. Indonesian Journal of Islam and Muslims Societies (IJIMS) yang diterbitkan UIN Salatiga masuk dalam deretan lima belas jurnall terbaik dunia dari 547 jurnal yang terindeks Scopus dalam kategori Studi Keagamaan (religious studies). IJIMS menjadi satu-satunya jurnal dari Indonesia yang menempati posisi tersebut. […]

  • Jeritan Sunyi Anak Pascaperceraian: Riset Dr. Ridwan Eko Tawarkan Blueprint Radikal Selamatkan Masa Depan Anak

    Jeritan Sunyi Anak Pascaperceraian: Riset Dr. Ridwan Eko Tawarkan Blueprint Radikal Selamatkan Masa Depan Anak

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com – Di balik runtuhnya mahligai rumah tangga ratusan ribu pasangan di Indonesia, ada krisis kemanusiaan sunyi yang luput dari sorotan. Jutaan anak menjadi korban laten yang telantar hak hidupnya. Menjawab jeritan sosial ini, sebuah riset doktoral progresif dari Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung meluncurkan sebuah cetak biru (blueprint) radikal: mendorong sistem […]

  • Jelang Ujian SSE UM-PTKIN 2022, Ini Harus Dipersiapkan Peserta

    Jelang Ujian SSE UM-PTKIN 2022, Ini Harus Dipersiapkan Peserta

    • calendar_month Senin, 6 Jun 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-SEMARANG Pendaftaran Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2022 sudah ditutup. Panitia akan menggelar uji coba pelaksanaan ujian secara daring. “Saat ini tengah dilakukan persiapan ujian secara online lewat Aplikasi  SSE,” terang Ketua Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru PTKIN 2022, Imam Taufiq, di Semarang, Senin (6/6/2022). Menurutnya, seleksi UM-PTKIN 2022 digelar berbasis IT. […]

  • Yuk Kenali Srikandi, Inovasi Pengelolaan Sampah Berbasis AI Karya Alumni MAN IC Serpong

    Yuk Kenali Srikandi, Inovasi Pengelolaan Sampah Berbasis AI Karya Alumni MAN IC Serpong

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    SERPONG Kanal31.com — Namanya, Srikandi. Ini bukan lakon Mahabarata yang dikenal jago memanah. Ini adalah nama inovasi dari alumni Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia (IC) Serpong yang jago memilah sampah. Srikandi didesain sebagai sistem pengelolaan sampah pintar berbasis AI, IoT, dan robotika. Inovasi ini dikembangkan oleh startup @nusabin.id. Tujuannya memilah sampah secara otomatis dan […]

  • Dorong Regulasi Adil untuk Guru Madrasah, Aliansi Honorer Kemenag Ciamis Resmi Terbentuk

    Dorong Regulasi Adil untuk Guru Madrasah, Aliansi Honorer Kemenag Ciamis Resmi Terbentuk

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    CIAMIS Kanal31.com — Ribuan tenaga honorer di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ciamis sepakat membentuk wadah perjuangan baru bernama Aliansi Honorer Kemenag Ciamis. Pembentukan aliansi ini menjadi momentum penting untuk menyatukan aspirasi para tenaga pendidik dan kependidikan madrasah yang selama ini berjalan sendiri-sendiri. “Selama ini kita bercerai-berai, terkotak-kotak dalam organisasi kecil. Sekarang kita disatukan […]

expand_less