Breaking News:
Beranda » HUMANIORA » Stafsus Menag: Pesantren, Pusat Pendidikan Unggulan dengan Tantangan dan Harapan Baru

Stafsus Menag: Pesantren, Pusat Pendidikan Unggulan dengan Tantangan dan Harapan Baru

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 14 Mei 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KANAL31.COM — Pesantren, sebagai lembaga pendidikan yang telah melahirkan individu-individu luar biasa, semakin mendapat perhatian dari pemerintah dan masyarakat.

Hal demikian ditandaskan Staffsus Menteri Agama, M Nuruzzaman saat membuka Rapat Kordinasi Nasional Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) pada Senin, (13/5/2024).

Dalam rapat yang dihadiri oleh para Kabid PD Pontren dari seluruh kantor wilayah di Indonesia ini, membahas beberapa isu krusial dan harapan baru pendidikan pesantren untuk meningkatkan kualitas dan pengakuan atas pesantren sebagai lembaga pendidikan unggulan di Indonesia.

Nuruzzaman menyoroti salah satu tantangan yang dihadapi adalah masalah pengakuan atas ijazah alumni pendidikan atau lembaga pesantren. Alumni pesantren yang meraih prestasi di berbagai belahan dunia masih menghadapi kesulitan dalam mengakui ijazah mereka. “Sehingga, kebutuhan akan afirmasi atas kualitas pendidikan pesantren, harus menjadi perhatian,” ujar Nuruzzaman dalam keterangannya, Selasa (14/5/2024)

Di samping itu, Staffsus Menag juga menekankan adanya upaya konkret untuk mempersiapkan santri dalam menghadapi era digital. Nantinya, akan ada program beasiswa non-degree selama 4 – 6 bulan yang akan diselenggarakan untuk melatih santri dalam menguasai dunia digital.

 

“Dengan demikian, diharapkan santri bisa menjadi pelopor dalam penguasaan teknologi informasi dan bisa melebihi kompetensinya dari siswa-siswa sekolah formal,” tegasnya.

Beliau mengungkapkan, perhatian Menteri Agama dalam menyoroti perlunya pengakuan dan dukungan yang lebih besar terhadap peran kyai dan ulama dalam pendidikan dan pembangunan negara. “Gus Baha, sebagai contoh, yang tidak bisa mengajar di perguruan tinggi karena tidak memiliki ijazah formal, menunjukkan perlunya revolusi dalam sistem pendidikan yang memungkinkan akses bagi kyai dan ulama untuk berkontribusi secara lebih luas dalam pembangunan pendidikan,” jelas Bib Zaman sapaan akrabnya.

Diakhir arahannya, Bib Zaman menekankan kepada Direktorat PD Pontren untuk lebih memperhatikan izin operasional dan pengawasan terhadap lembaga-lembaga pendidikan pesantren di berbagai daerah. Sehingga menjadi langkah penting dalam meminimalisir potensi radikalisme atau terorisme.

Plt. Direktur PD Pontren, Waryono Abdul Ghofur melaporkan rakornas ini dihadiri oleh sekitar 30 dari 34 provinsi Kabid Pontren atau Kabid Pakis dari berbagai wilayah. “Tentunya ini menjadi bukti komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan pesantren di seluruh Indonesia,” ungkap Waryono.

Tema rakornas kali ini, “Ha Ana Dza” mencerminkan semangat dari Direktorat PD Pontren, yang menjadi motor penggerak dalam membangun pesantren sebagai pusat pendidikan unggulan. Tema ini merupakan cerminan dari upaya keras untuk mengembangkan program-program prioritas dan unggulan, terutama dalam menciptakan kemandirian pesantren.

 

Beliau mengatakan bahwa saat ini pesantren tidak hanya diurus oleh Kementerian Agama, tetapi juga mendapat dukungan melalui berbagai jaringan. Kini, lanjutnya, pesantren menjadi pusat perhatian semua pihak yang menggarisbawahi urgensi kontribusinya dalam pembangunan bangsa. “Saya harap di bawah kepemimpinan presiden baru, pesantren akan semakin memberikan kontribusi luar biasa bagi pendidikan Indonesia,” harap Waryono.

“Mudah-mudahan, rapat ini akan memberikan manfaat yang besar bagi pembaruan dan kemajuan pendidikan di lingkungan pesantren, sehingga pesantren dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang positif bagi bangsa dan negara,” sambungnya.

 

Kabag Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Ali Abdul Latif saat menyampaikan sambutan selamat datang menyampaikan Jawa Barat dikenal sebagai provinsi dengan jumlah pesantren terbanyak di seluruh Indonesia. Menurut data dari EMIS, terdapat 12.841 pondok pesantren dan 33.199 madrasah diniyah takmiliyah (MDT), serta lebih dari 25.340 lembaga pendidikan Alquran. Hal ini menegaskan peran penting Jawa Barat dalam penyelenggaraan pendidikan agama Islam di Indonesia.

Lebih lanjut, Jawa Barat telah mengeluarkan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2021 yang bertujuan untuk memfasilitasi penyelenggaraan pesantren. Peraturan ini menjadi acuan bagi provinsi lain di Indonesia dalam menyusun regulasi sejenis untuk mendukung perkembangan pesantren di wilayah masing-masing.

 

Hadir dalam Rakornas ini, Staffsus Menteri Agama, Tenaga Ahli Menteri Agama, Plt. Direktur PD Pontren, Kasubdit pada Direktorat PD Pontren dan Kabid Pontren dan atau Kabid Pakis dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi dari seluruh Indonesia.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pentingnya Sumpah Jabatan dalam Memperjuangkan Aspirasi Rakyat

    Pentingnya Sumpah Jabatan dalam Memperjuangkan Aspirasi Rakyat

    • calendar_month Minggu, 29 Des 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, KANAL31.COM –DPR RI menegaskan kembali komitmennya untuk memperjuangkan kepentingan rakyat melalui pelaksanaan sumpah jabatan yang dipegang teguh oleh setiap anggota dewan. Penegasan ini disampaikan Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa, dalam Indonesia Opinion Festival (IOF) 2024 yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, pada Minggu (29/12/2024).   Dalam sambutannya, Saan menekankan bahwa sumpah jabatan anggota […]

  • Top! Perdana Ikut, Bayucaraka ITS Sabet Tiga Juara Sekaligus di Singapura

    Top! Perdana Ikut, Bayucaraka ITS Sabet Tiga Juara Sekaligus di Singapura

    • calendar_month Minggu, 24 Apr 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-SURABAYA Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menunjukkan taringnya di kancah internasional dalam bidang robotika. Kali ini, tim robot terbang Bayucaraka ITS berhasil meraih tiga gelar juara sekaligus dalam kompetisi Singapore Amazing Flying Machine Competition (SAFMC) 2022 yang diselenggarakan oleh Defence Science Organization (DSO) National Laboratories and Science Centre yang bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan […]

  • Begini Cara UIN Bandung, Wujudkan Kampus Responsif Gender

    Begini Cara UIN Bandung, Wujudkan Kampus Responsif Gender

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Bandung)  — Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarkat (LP2M) UIN Sunan Gunung Djati Bandung sebagai leading sector dalam pengarusutamaan gender (PUG) menggelar Workshop Kurikulum Responsif Gender di Aula Gedung Lecture Hall. Dengan menghadirkan narasumber, Prof. Nina Nurmila Ph.D., Dekan Education Faculty Universitas Islam Internasional Indonesia yang dipandu oleh Idah […]

  • Gerakan Mahasiswa Mengabdi Desa di Tanjungwangi, Cara Jitu PIAUD UIN Bandung Bangun Karakter dan Didik Anak Hebat

    Gerakan Mahasiswa Mengabdi Desa di Tanjungwangi, Cara Jitu PIAUD UIN Bandung Bangun Karakter dan Didik Anak Hebat

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Semangat pengabdian kepada masyarakat terus digaungkan oleh mahasiswa jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Melalui program bertajuk Gerakan Mahasiswa Mengabdi Desa (GEMES), mereka hadir di Desa Tanjungwangi, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, untuk menyemai manfaat dan membangun kolaborasi bersama masyarakat. Kegiatan yang […]

  • Prodi/Fak. Psikologi UIN Bandung Kedua Terbaik di Indonesia 2025

    Prodi/Fak. Psikologi UIN Bandung Kedua Terbaik di Indonesia 2025

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com — Program Studi (Prodi) S1 Psikologi menjadi salah satu jurusan yang paling diminati di Indonesia. Penilaian terhadap kualitas prodi ini dapat dilihat dari hasil akreditasi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).  Dan, akreditasi merupakan sistem jaminan mutu yang memberikan pengakuan formal bahwa suatu institusi atau program studi telah memenuhi standar kualitas yang ditetapkan. […]

  • Tuffpuff en hård pude til dit velvære

    Tuffpuff en hård pude til dit velvære

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    Auto-generated post_excerpt

expand_less