Breaking News:
Beranda » HUMANIORA » Estafet Kepemimpinan HMJ Akuntansi Syariah Perkuat Komitmen Pengabdian dan Kolaborasi

Estafet Kepemimpinan HMJ Akuntansi Syariah Perkuat Komitmen Pengabdian dan Kolaborasi

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, kanal31.com — Regenerasi kepemimpinan menjadi momentum penting bagi Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Melalui prosesi pelantikan dan serah terima jabatan (Sertijab) yang berlangsung di Aula FEBI Kampus II, Jumat (3/7/2026), Andri Suwendi resmi dilantik sebagai Ketua Umum HMJ Akuntansi Syariah Periode 2026–2027 menggantikan Ilham Abdullah yang telah menuntaskan masa baktinya sebagai Ketua Umum Periode 2025–2026.

 

Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sunan Gunung Djati Bandung Nomor B-1496/Un.05/III.9/PP.00.9/06/2026 tentang Pengurus Himpunan Mahasiswa Jurusan Akuntansi Syariah Periode 2026–2027 oleh Ketua Jurusan Akuntansi Syariah, Mia Lasmi Wardiyah, M.Ag., CPRM., ACCA., CFA., CPA.

 

Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama FEBI, Dr. H. Kadar Nurjaman, S.E., M.M., memimpin pembacaan ikrar sekaligus secara resmi melantik jajaran Pengurus HMJ Akuntansi Syariah Periode 2026–2027.

 

Dalam amanatnya, Dr. Kadar Nurjaman menegaskan bahwa kepengurusan organisasi mahasiswa merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh integritas. Menurutnya, setiap jabatan bukan sekadar kehormatan, tetapi tanggung jawab yang kelak akan dipertanggungjawabkan, baik kepada organisasi maupun di hadapan Allah Swt.

“Jabatan itu adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, laksanakan setiap tugas dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab, dan dedikasi demi kemajuan organisasi serta kemaslahatan bersama,” pesannya.

 

Prosesi yang berlangsung khidmat yang dihadiri para dosen, pembina kemahasiswaan, alumni, serta mahasiswa Akuntansi Syariah. Prosesi ini menjadi agenda pergantian kepemimpinan dan momentum memperkuat komitmen organisasi dalam melanjutkan berbagai program yang telah dirintis dengan berusaha menghadirkan inovasi baru.

 

Dalam prosesi serah terima jabatan, Ilham Abdullah secara simbolis menyerahkan estafet kepemimpinan kepada Andri Suwendi. Selama memimpin Kabinet Raksabhinaya, Ilham bersama jajaran pengurus telah meletakkan fondasi organisasi melalui berbagai program pengembangan akademik, kepemimpinan, dan pengabdian mahasiswa.

“Terima kasih kepada seluruh pengurus, dosen pembina, alumni, dan keluarga besar HMJ Akuntansi Syariah yang telah membersamai perjalanan kami selama satu periode. Setiap capaian merupakan hasil kerja kolektif. Saya berharap kepengurusan berikutnya dapat menjaga semangat kebersamaan, melanjutkan program-program yang telah dirintis, serta menghadirkan inovasi yang semakin bermanfaat,” ujar Ilham.

Andri Suwendi menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan kepadanya. Menurutnya, keberhasilan organisasi hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi seluruh elemen mahasiswa. “Kepercayaan ini merupakan amanah yang besar. Saya mengajak seluruh pengurus dan mahasiswa Akuntansi Syariah untuk bersama-sama membangun HMJ yang semakin solid, inovatif, adaptif, dan mampu menjadi ruang bertumbuh bagi seluruh mahasiswa,” katanya.

 

Ketua Program Studi Akuntansi Syariah, Mia Lasmi Wardiyah, S.P., M.Ag., CPRM., C.PS., C.MC., didampingi Sekretaris Program Studi Fithri Dzikrayah, S.E., M.E., menyampaikan “Jabatan ketua bukanlah sebuah pencapaian akhir, melainkan awal dari pengabdian yang lebih besar kepada organisasi,” bebernya.

Pihak jurusan mengucapkan selamat kepada Andri Suwendi yang resmi menerima estafet kepemimpinan. “Seorang pemimpin harus mampu mengayomi, menggerakkan, dan menginspirasi. Dengan menyampaikan apresiasi kepada Ilham Abdullah beserta jajaran pengurus atas dedikasi selama satu tahun terakhir,” tuturnya.

 

Program Spectra, menjadi salah satu warisan organisasi yang perlu dijaga dan dikembangkan oleh kepengurusan berikutnya. “HMJ merupakan rumah bersama seluruh mahasiswa Akuntansi Syariah. Saya menitipkan tiga pilar utama kepada kepengurusan baru, yakni solid, kreatif, dan amanah, sebagai landasan dalam menjalankan roda organisasi serta melahirkan program-program yang bermanfaat bagi mahasiswa,” paparnya.

Melalui estafet kepemimpinan ini, HMJ Akuntansi Syariah diharapkan terus berkembang sebagai organisasi mahasiswa yang unggul, kolaboratif, dan adaptif terhadap tantangan zaman. “Dengan semangat kebersamaan, kepengurusan baru diharapkan mampu melanjutkan capaian yang telah dirintis dan berusaha menghadirkan inovasi untuk memperkuat kontribusi HMJ Akuntansi Syariah di lingkungan kampus maupun masyarakat,” pungkasnya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dilema ‘Sah Agama’ vs ‘Sah Negara’: Dr. Harry Yuniardi Tawarkan Rekonstruksi Hukum Perkawinan

    Dilema ‘Sah Agama’ vs ‘Sah Negara’: Dr. Harry Yuniardi Tawarkan Rekonstruksi Hukum Perkawinan

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    Pernahkah Anda membayangkan sebuah kondisi di mana sepasang suami istri dianggap bercerai secara agama, namun di mata negara mereka masih terikat pernikahan? Atau, seorang anak diakui sah oleh hukum negara, namun secara fikih nasabnya menyisakan tanda tanya?   BANDUNG, kanal31.com – Praktik perkawinan dan perceraian dalam masyarakat Muslim modern kerap terjebak dalam ketegangan antara kepatuhan […]

  • Tingkatkan Wawasan, Mahasiswa Akuntansi Syariah UIN Bandung Studi Visit ke Bea Cukai Jabar

    Tingkatkan Wawasan, Mahasiswa Akuntansi Syariah UIN Bandung Studi Visit ke Bea Cukai Jabar

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 1Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan mahasiswa, khususnya terkait praktik kepabeanan dan perdagangan internasional, sebanyak 49 mahasiswa semester VII Program Studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung melaksanakan Studi Visit ke Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Jawa Barat, Jl. Surapati No.12, Cihaur Geulis, Kec. Cibeunying Kaler, […]

  • Dosen UIN Bandung Dukung Wacana Rektor Perempuan, Tapi Nilai Faktor Kultur Tak Bisa Diabaikan

    Dosen UIN Bandung Dukung Wacana Rektor Perempuan, Tapi Nilai Faktor Kultur Tak Bisa Diabaikan

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, Kanal31.com– Wacana Menteri Agama RI, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, agar Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung dipimpin oleh seorang rektor perempuan terus mendapat respons dari kalangan sivitas akademika. Salah satu dukungan datang dari dosen Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. Mochammad Alfan, M.A. Kepada Kanal31.com, Alfan menyatakan sepakat dengan gagasan […]

  • Pesantren dan Feodalisme 

    Pesantren dan Feodalisme 

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Di pesantren, hidup dua kultur: Takzim dan feodalisme. Takzim adalah tradisi hormat pada guru, kyai, ulama karena ilmunya, feodalisme adalah penghormatan karena status, gelar, jabatan dan keturunan. Takzim adalah bagian dari adab mencari ilmu. Feodal adalah bagian dari kultur kekuasaan kuno dimana derajat orang dibedakan berdasarkan kelas sosial.   Di banyak pesantren, keduanya […]

  • UU Pesantren Wujud Rekognisi Negara terhadap Tradisi, Kemandirian, dan Keilmuan Ponpes

    UU Pesantren Wujud Rekognisi Negara terhadap Tradisi, Kemandirian, dan Keilmuan Ponpes

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MALANG, kanal31.com — Kehadiran Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren menjadi tonggak penting dalam sejarah pendidikan Islam di Indonesia. Regulasi ini dinilai tidak hanya memberikan kepastian hukum bagi penyelenggaraan pesantren, tetapi juga menjadi bentuk rekognisi negara terhadap tradisi keilmuan, kemandirian, dan kontribusi pesantren dalam membangun karakter bangsa. “Undang-Undang Pesantren mengakhiri panjangnya fase ketika pesantren […]

  • APBD Jabar Berpotensi Defisit, GMNI Desak BPK Gelar Audit Khusus

    APBD Jabar Berpotensi Defisit, GMNI Desak BPK Gelar Audit Khusus

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, Kanal31.com– Potensi defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2026 yang disebut mencapai Rp5,7 triliun menjadi sorotan berbagai pihak. DPRD Jawa Barat menyatakan masih menunggu hasil evaluasi keuangan daerah, sementara Pengurus Alumni (PA) GMNI Jawa Barat mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan audit khusus. Wakil Ketua Komisi III DPRD […]

expand_less