Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NETIZEN » Khamenei

Khamenei

  • account_circle Radea Juli A Hambali, Dosen UIN Bandung
  • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
  • comment 0 komentar

BANDUNG kanal31.com — Ada sesuatu yang tidak bisa dijelaskan hanya dengan bahasa politik ketika memandang sosok seperti Ali Khamenei. Saya kira, ia bukan sekadar pemimpin negara, tetapi juga simbol dari sebuah keyakinan yang panjang. Keyakinan bahwa kehormatan sebuah bangsa tidak boleh ditukar dengan rasa takut, dengan kekhawatiran hilangnya nyawa.

Dalam diamnya yang sering tampak sederhana, tersimpan keberanian yang tidak berisik namun kokoh. Keberanian yang lahir dari kesadaran bahwa hidup manusia hanyalah satu episode kecil dari perjalanan sejarah yang jauh lebih besar. Karena itu, ketika ia berbicara tentang perlawanan terhadap ketidakadilan, kata-katanya terdengar seperti gema dari tradisi panjang para pejuang yang memilih berdiri tegak daripada hidup dalam tunduk.

Di wajah tuanya, orang seakan membaca jejak waktu: tekanan, ancaman, embargo, dan berbagai bentuk kelicikan dan pengucilan dunia. Namun semuanya tidak tampak sebagai beban, melainkan seperti pahatan yang mempertegas karakter. Maka ketika akhirnya ia gugur dalam suatu serangan yang tak terduga, kematiannya tidak dibaca sebagai akhir, melainkan sebagai penegasan dari jalan yang sejak lama ia pilih. Seperti para tokoh dalam sejarah perlawanan, kematian semacam itu sering justru memperpanjang hidup seseorang dalam ingatan kolektif bangsanya.

Barangkali di situlah makna terdalam dari kata “syahid” yang sering diucapkan dengan penuh haru oleh mereka yang mencintainya. Syahid bukan hanya tentang kematian di medan konflik, tetapi tentang kesaksian hidup. Kesaksian bahwa ada manusia yang benar-benar percaya pada apa yang ia ucapkan. Dan dalam diri Ali Khamenei, banyak orang melihat kesaksian itu: bahwa kekuasaan dunia, betapapun besar, tidak selalu mampu menundukkan keyakinan yang berakar pada iman.

Secara jasmani, ia telah tiada, tetapi wajah teduh, kata-kata yang penuh makna dengan janggut putih itu tetap tinggal dalam ingatan banyak orang sebagai simbol keteguhan dan keberanian. Sungguh! Sejarah sering memperlihatkan bahwa tokoh-tokoh seperti ini tidak benar-benar “pergi”. Mereka berubah menjadi cerita, menjadi inspirasi, menjadi api kecil yang terus menyala dalam kesadaran generasi berikutnya, bahwa melawan ketidakadilan dan kesewenang-wenangan, betapapun mahal harganya, adalah bagian dari kehormatan manusia. Dan ia telah menjaganya dengan gagah dan terhormat. Allahumagfirlahu warhamhu wa ‘afihi wa’fu ‘anhu. Allahu a’lam bishowab.

Radea Juli A. Hambali, Wakil Dekan III Fakultas Ushuluddin UIN Bandung

  • Penulis: Radea Juli A Hambali, Dosen UIN Bandung

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Tempat Makan yang Perlu Dikunjungi bagi Pencinta Pedas

    5 Tempat Makan yang Perlu Dikunjungi bagi Pencinta Pedas

    • calendar_month Sab, 28 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Bandung) — Bandung bukan hanya dikenal sebagai kota yang menawarkan pemandangan alam yang indah dan udara sejuk, tetapi juga menjadi surga bagi para pecinta kuliner. Sebagai salah satu destinasi wisata kuliner terbaik di Indonesia, Bandung memiliki berbagai macam hidangan yang bisa dinikmati oleh semua kalangan, dari makanan tradisional hingga modern. Salah satu daya tarik kuliner […]

  • Ismail Fahmi: Perlu Strategi Jitu Dakwah MUI Hadapi 3 Narasi Pokok di Medsos

    Ismail Fahmi: Perlu Strategi Jitu Dakwah MUI Hadapi 3 Narasi Pokok di Medsos

    • calendar_month Jum, 22 Apr 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-JAKARTA Majelis Ulama Indonesi (MUI) dinilai mempunyai potensi untuk menjembatani berbagai kubu yang berbeda kepentingan. Hal ini berangkat dari perlunya mewadahi keragaman ormas Islam di Indonesia agar tidak mudah dipecah-belah. MUI memiliki peran sebagai forum silaturahim yang menjembatani keragaman tersebut. “MUI itu sebetulnya tidak berada di posisi kanan atau kiri, tapi dia independen. Karenanya MUI […]

  • Darurat Sampah, Momentum Idulfitri Farhan Ajak Warga Ubah Budaya 

    Darurat Sampah, Momentum Idulfitri Farhan Ajak Warga Ubah Budaya 

    • calendar_month Sab, 21 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyoroti persoalan sampah sebagai tantangan serius yang dihadapi Kota Bandung, bertepatan dengan momentum Idulfitri 1447 Hijriah. Usai Salat Id di Plaza Balai Kota Bandung, Farhan mengungkapkan, produksi sampah harian di Kota Bandung mencapai 1.600 hingga 1.800 ton. Menurutnya, tingginya volume sampah merupakan konsekuensi dari aktivitas sosial dan […]

  • Indonesia Merdeka, Analisis Menuju Tahun 2030

    Indonesia Merdeka, Analisis Menuju Tahun 2030

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Kemerdekaan Indonesia merupakan anugerah Allah SWT yang diraih melalui perjuangan panjang para pahlawan. Peringatan hari kemerdekaan bukan sekadar mengenang sejarah, melainkan juga merenungi arah masa depan bangsa. Tahun 2030 sering disebut sebagai window of opportunity, terutama karena bonus demografi, perkembangan teknologi, dan dinamika global. Analisis ini mengulas arah kehidupan Indonesia menuju 2030 dalam […]

  • 7 Kategori Biaya Uang Kuliah Tunggal UIN Bandung Semua Jurusan 2022/2023

    7 Kategori Biaya Uang Kuliah Tunggal UIN Bandung Semua Jurusan 2022/2023

    • calendar_month Rab, 5 Okt 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAl31.COM ebagai salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN), UKT UIN Bandung sama dengan kampus negeri lainnya. Artinya sistem UKT akan mengikuti kemampuan keuangan penanggung jawab mahasiswa, yakni orang tua atau wali mahasiswa. Adapun kampus bernama lengkap Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati ini membagi sistem UKT menjadi 7 kelompok, seperti dilansir Buka Review. Menerapkan sistem UKT […]

  • HUT Ke-79 RI: Wamenag Ajak ASN Jaga Harmoni dengan Sikap Inklusif dan Moderat

    HUT Ke-79 RI: Wamenag Ajak ASN Jaga Harmoni dengan Sikap Inklusif dan Moderat

    • calendar_month Sab, 17 Agu 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COm (JAKARTA) — Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-79 Republik Indonesia di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) berlangsung dengan khidmat, Sabtu (17/8/2024). Acara yang digelar di lapangan Kantor Kemenag Jalan Lapangan Banteng Barat no.3-4, Jakarta Pusat dan diikuti ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag ini dipimpin Wakil Menteri Agama Saiful Rahmat Dasuki. Dalam amanahnya, Wamenag Saiful […]

expand_less