Senin, 27 Apr 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » NETIZEN » Khamenei

Khamenei

  • account_circle Radea Juli A Hambali, Dosen UIN Bandung
  • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
  • comment 0 komentar

BANDUNG kanal31.com — Ada sesuatu yang tidak bisa dijelaskan hanya dengan bahasa politik ketika memandang sosok seperti Ali Khamenei. Saya kira, ia bukan sekadar pemimpin negara, tetapi juga simbol dari sebuah keyakinan yang panjang. Keyakinan bahwa kehormatan sebuah bangsa tidak boleh ditukar dengan rasa takut, dengan kekhawatiran hilangnya nyawa.

Dalam diamnya yang sering tampak sederhana, tersimpan keberanian yang tidak berisik namun kokoh. Keberanian yang lahir dari kesadaran bahwa hidup manusia hanyalah satu episode kecil dari perjalanan sejarah yang jauh lebih besar. Karena itu, ketika ia berbicara tentang perlawanan terhadap ketidakadilan, kata-katanya terdengar seperti gema dari tradisi panjang para pejuang yang memilih berdiri tegak daripada hidup dalam tunduk.

Di wajah tuanya, orang seakan membaca jejak waktu: tekanan, ancaman, embargo, dan berbagai bentuk kelicikan dan pengucilan dunia. Namun semuanya tidak tampak sebagai beban, melainkan seperti pahatan yang mempertegas karakter. Maka ketika akhirnya ia gugur dalam suatu serangan yang tak terduga, kematiannya tidak dibaca sebagai akhir, melainkan sebagai penegasan dari jalan yang sejak lama ia pilih. Seperti para tokoh dalam sejarah perlawanan, kematian semacam itu sering justru memperpanjang hidup seseorang dalam ingatan kolektif bangsanya.

Barangkali di situlah makna terdalam dari kata “syahid” yang sering diucapkan dengan penuh haru oleh mereka yang mencintainya. Syahid bukan hanya tentang kematian di medan konflik, tetapi tentang kesaksian hidup. Kesaksian bahwa ada manusia yang benar-benar percaya pada apa yang ia ucapkan. Dan dalam diri Ali Khamenei, banyak orang melihat kesaksian itu: bahwa kekuasaan dunia, betapapun besar, tidak selalu mampu menundukkan keyakinan yang berakar pada iman.

Secara jasmani, ia telah tiada, tetapi wajah teduh, kata-kata yang penuh makna dengan janggut putih itu tetap tinggal dalam ingatan banyak orang sebagai simbol keteguhan dan keberanian. Sungguh! Sejarah sering memperlihatkan bahwa tokoh-tokoh seperti ini tidak benar-benar “pergi”. Mereka berubah menjadi cerita, menjadi inspirasi, menjadi api kecil yang terus menyala dalam kesadaran generasi berikutnya, bahwa melawan ketidakadilan dan kesewenang-wenangan, betapapun mahal harganya, adalah bagian dari kehormatan manusia. Dan ia telah menjaganya dengan gagah dan terhormat. Allahumagfirlahu warhamhu wa ‘afihi wa’fu ‘anhu. Allahu a’lam bishowab.

Radea Juli A. Hambali, Wakil Dekan III Fakultas Ushuluddin UIN Bandung

  • Penulis: Radea Juli A Hambali, Dosen UIN Bandung

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Luar Biasa, UIN Batusangkar Raih Prestasi Jurnal Kelas Dunia

    Luar Biasa, UIN Batusangkar Raih Prestasi Jurnal Kelas Dunia

    • calendar_month Jum, 1 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-BATUSANGKAR Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar yang baru beralih status melalui Perpres No 84 Tahun 2022, tanggal 8 juni 2022, tak henti-hentinya memantapkan diri sebagai Kampus Sains Islam, Refleksi Surau Minangkabau yang Integratif dan interkonektif dalam Keilmuan serta Bereputasi Global. Sekarang giliran Jurnal Ilmiah Syariah (Juris) Fakultas Syariah UIN Mahmud Yunus Batusangkar telah terindeks Scopus yang […]

  • Cegah Intoleransi lewat Kurikulum Berbasis Cinta Jadi Bahasan Menag – Cendekiawan Kristen

    Cegah Intoleransi lewat Kurikulum Berbasis Cinta Jadi Bahasan Menag – Cendekiawan Kristen

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa upaya mencegah intoleransi memerlukan sesuatu yang lebih kuat daripada peraturan pemerintah atau undang-undang. Hal tersebut disampaikannya saat menerima audiensi dari Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) di Ruang VVIP Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. “Sekalipun ada undang-undang yang paling baik pun juga, itu bukan jaminan. Ada hal yang […]

  • Agustus 2022, UIN Bandung Siap Gelar PESONA I PTKN

    Agustus 2022, UIN Bandung Siap Gelar PESONA I PTKN

    • calendar_month Kam, 9 Jun 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-BANDUNG Kesiapan UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam menyelenggarakan Pekan Seni dan Olahraga Nasional (PESONA) I Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) Tahun 2022 sudah mencapai 70% (tujuh puluh persen). Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. H. Ah. Fathonih, M. Ag., Kamis (09/06/2022). Sebagaimana diketahui UIN Sunan Gunung […]

  • Dekan Dedi, Mari Kita Banyak Mengkaji Manuskrip Warisan Leluhur!

    Dekan Dedi, Mari Kita Banyak Mengkaji Manuskrip Warisan Leluhur!

    • calendar_month Kam, 10 Okt 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, Kanal31.com– Dekan Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung Dr. H. Dedi Supriadi, S.Ag, M.Hum menawarkan pilihan kepada para Ilmuwan Adab agar lebih banyak mengkaji manuskrip yang merujuk pada tulisan tangan warisan leluhur. “Sudah banyak hasil penelitian yang besumber pada teks lisan dan teks printing. Kita pun harus melirik tulisan tangan […]

  • Rifdah Farnidah, Dosen IIQ Juara 1 Hafalan Al-Qur’an 30 Juz Tingkat Dunia

    Rifdah Farnidah, Dosen IIQ Juara 1 Hafalan Al-Qur’an 30 Juz Tingkat Dunia

    • calendar_month Rab, 17 Agu 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    KANAL31- Dosen Institut Ilmu Alquran (IIQ) Jakarta kembali mengharumkan nama bangsa. Rifdah Farnidah, dosen Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUD) IIQ Jakarta ini meraih juara 1 MHQ (Musabaqah Hifzh al-Quran) kategori 30 juz pada 107’s Family Quranic Competition di Nigeria. Rifdah berhasil mengalahkan 87 peserta dari berbagai negara, antara lain: Ghana, Liberia, USA, India, Arab Saudi, […]

  • 3 Pasangan Selebritas Rayakan Malam Natal di Luar Negeri

    3 Pasangan Selebritas Rayakan Malam Natal di Luar Negeri

    • calendar_month Rab, 25 Des 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, KANAL31.COM — Merayakan Natal bersama keluarga adalah hal yang ditunggu-tunggu karena momen spesial yang datang setahun sekali. Selain di Indonesia, beberapa selebritas merayakan semarak Natal di luar negeri untuk pengalaman lain pada perayaan tahun ini. Dilansir dari laman Antara, berikut ini tiga artis yang merayakan Natal di luar negeri yang dipantau dari media sosial […]

expand_less