Breaking News:
Beranda » BEWARA » Dirjen Pendis: KISS dan Falsafah Sunda Jadi Kunci Kesuksesan PESONA I PTKN

Dirjen Pendis: KISS dan Falsafah Sunda Jadi Kunci Kesuksesan PESONA I PTKN

  • account_circle Admin Kanal31
  • calendar_month Jumat, 27 Mei 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SPI-BANDUNG

Denganmelakukan koordinasi, integrasi, sinkronisasi dan sinergi (KISS) antara Kementerian Agama, Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN), UIN Bandung yang didasarkan pada falsafah Sunda (silih asah, asih, asuh dan wangi) menjadi kata kunci kesuksesan dalam menyelenggarakan Pekan Seni dan Olah Raga (PESONA) I.

Pernyataan itu disampaikan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdhani, S.TP, MT., saat memberikan arahan pada Rapat Koordinasi Pekan Seni dan Olah Raga (PESONA) I Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) Tahun 2022 yang digelar di Grand Preanger Bandung, sejak Selasa-Kamis (24-26/05/2022).

Kementerian Agama RI melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Ditjen Pendidikan Islam akan melaksanakan Pekan Seni dan Olahraga Nasional (PESONA) I Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKN) Tahun 2022 di UIN Sunan Gunung Djati Bandung dari hari Senin-Sabtu tanggal 8-13 Agustus 2022.

Berdasarkan Surat Keputusan Dirjen Pendidikan Islam Nomor 4857 Tahun 2021 UIN Sunan Gunung Djati Bandung (UIN SGD) ditetapkan sebagai tuan rumah Pesona I PTKN Tahun 2022 tanggal 1 September 2021. Melalui kegiatan PESONA diharapkan dapat melahirkan mahasiswa yang cerdas, cakap, kreatif dan inovatif tidak hanya mengandalkan kurikulum yang diajarkan dibangku kuliah, tetapi harus dilakukan dengan berbagai pendekatan. Caranya dengan penyelenggaraan event-even kompetisi baik regional, nasional maupun internasional.

“Dalam setiap kompetisi selalu ada dua kelompok;  Pertama pemenang atau juara. Kedua, mereka yang harus giat belajar lagi, bukan kalah. Begitu juga dalam PESONA ajang kompetisi di lingkungan PTKN se-Indonesia. Untuk mensukseskan perhelatan akbar ini diperlukan pendekatan KISS atau bercumbu. Berhubung tuan rumahnya UIN Bandung, maka selain KISS kompetisi PESONA harus berbasis pada kearifan lokal, yaitu silih asah, silih asih, silih asuh dan silih wangi. Yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan, harmoni, silaturahmi, sportivitas,” tegasnya dalam keterangan medianya, Jumat, (27/5/2022).

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kemenag RI, Prof Dr. Suyitno, M.Ag., menegaskan PESONA merupakan bentuk transformasi dari kegiatan yang semula bernama Pekan ilmiah Olahraga Seni dan Riset (PIONIR) yang kemudian dikembangkan menjadi dua even, yaitu OASE dan Pekan Seni Olahraga Mahasiswa Nasional (PESONA). “Untuk OASE, Alhamdulillah sudah sukses dilakukan di UIN Aceh. Sedangkan untuk PESONA akan dilaksanakan di UIN Bandung,” tandasnya.

Upaya mensukseskan perhelatan PESONA, Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung mengajak civitas akademika untuk mengedepankan kejujuran, kedisiplinan, sportivitas dan akhlak mulia agar pelaksanaan PESONA aman dan nyaman.

“Dengan memberikan pelayanan terbaik dalam rangka sukses acaranya dan sukses penyelenggaraan. Karena selama ini yang dikedepankan tuan rumah dipastikan menjadi juara umum. Oleh karenanya, lakukan seobjektif mungkin dalam perlombaan ini, bukan setiap sohibul bait pasti Juara Umum. Mari kita mempertontonkan akhlak mulia, seperti kejujuran, kedisiplinan, sportivitas yang dijunjung tinggi sebagai basis dalam menyelenggarakan PESONA.Kita tidak ingin mendapatkan kejuaraan dari hasil rekayasa. Ini jauh lebih terhormat daripada meraih juara dengan intrik curang,” pesannya.

Ketua Pelaksana PESONA, Prof Dr H Ah Fathonih, MAg menuturkan motto kegiatan PESONA I PTKN Tahun 2022 adalah “Transformasi, Kebermanfaatan, Kebersamaan dan Ke-Indonesiaan”, dengan mengangkat tema “Transformasi Nilai-nilai Kebermanfaatan dalam Bingkai Kebersamaan untuk Indonesia Unggul”

Prof Ah. Fathonih menyampaikan sebagai ajang silaturahim sekaligus kompetisi bagi mahasiswa PTKN se-Indonesia. Tujuannya, Pertama, Memperteguh semangat kebangsaan melalui seni dan olahraga guna menghasilkan anak bangsa yang mengedepankan perdamaian dan persatuan bangsa;

Kedua, Mempererat silaturahim antar mahasiswa PTKN se-Indonesia dan memberikan kontribusi untuk kemajuan prestasi bidang seni dan olahraga guna menghasilkan calon penerus kepemimpinan bangsa yang berdedikasi tinggi dengan segenap potensi dan keterampilan;

Ketiga, Meningkatkan kesehatan jasmani, disiplin, kreatifitas dan sportivitas mahasiswa PTKN agar menjadi manusia Indonesia yang berkarakter dan berbudaya; Keempat, Meningkatkan prestasi nasional dan internasional dalam bidang seni dan olahraga.

“Ada 22 cabang perlombaan yang terdiri dari:  Pertama, Bidang Seni berjumlah 12 cabang perlombaan yaitu Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ), Musabaqoh Hifzhil Qur’an (MHQ), Musabaqoh Syarhil Qur’an (MSQ), Pop Solo Islami, Cipta Lagu Islami, Musikalisasi Hadits, Puitisasi Terjemah Al-Qur’an, Qosidah Modern, Kaligrafi, Film Pendek, Stand Up Comedy, dan Monolog; Kedua, Bidang Olahraga berjumlah 10 cabang pertandingan yaitu; Tenis Meja, Catur, Pencak Silat (seni), Karate (Seni/Kata), Taekwondo (seni), Volleyball, Bulu Tangkis, Basketball, Futsal dan Panjat Tebing,” tuturnya.

Ada 62 PTKN se-Indonesia terdiri dari 24 UIN, 29 IAIN, 5 STAIN dan 4 PTKN lainnya, seperti UHN I Gusti Bagus (IGB) Sugriwa, IAKN Kupang, STAKN Pontianak dan STABN Sriwijaya Tangerang.

Rapat koordinasi ini dihadiri Ketua dan Pengurus Forum Wakil Rektor/Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan PTKIN, para Wakil Rektor/Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan PTKN, Koordinator Kemahasiswaan dari 60 PTKN.

  • Penulis: Admin Kanal31

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenag – BAZNAS Bentuk Satgas Optimalisasi Pengumpulan Zakat untuk Beasiswa

    Kemenag – BAZNAS Bentuk Satgas Optimalisasi Pengumpulan Zakat untuk Beasiswa

    • calendar_month Selasa, 30 Jul 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (JAKARTA) — Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama (Kemenag) bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) membentuk Satuan Tugas (Task Force) untuk mendorong optimalisasi pengumpulan zakat. Task Force ini juga bertujuan untuk menggencarkan program Beasiswa Cendekia BAZNAS 2024 yang diluncurkan pada 23 Juli 2024. Pembentukan Task Force yang terdiri dari Kemenag dan BAZNAS ini merupakan […]

  • FEBI UIN Bandung Luncurkan Berbagai Inovasi Program

    FEBI UIN Bandung Luncurkan Berbagai Inovasi Program

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com— Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN SGD Bandung akan mendesain model laporan akhir mahasiswa yang lebih efisien dan inovatif. Selain model skripsi dan jurnal, mahasiswa bisa membuat Bisnis Plan; sebuah karya tulis ilmiah yang memuat teknik-teknik dalam mencapai tujuan bisnis. Inovasi ini dalam rangka meningkatkan kapasitas mahasiswa/lulusan yang akan menjadi pemikir, penggiat, […]

  • Anggota DPR Rikwanto : Jangan Tunggu Kasus Viral, Polisi Harus Kerja Cepat!

    Anggota DPR Rikwanto : Jangan Tunggu Kasus Viral, Polisi Harus Kerja Cepat!

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM, JAKARTA –Ramai di media sosial baru-baru ini, seorang karyawati sebuah toko roti mengalami penganiayaan oleh anak pemilik toko roti di Jakarta Timur. Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Komisi III DPR RI, korban berinisial DAD menceritakan kronologi kejadian penganiayaan tersebut.   Mendengar penjelasan korban dan kelanjutan kasus yang dipaparkan oleh Kapolres Metro Jaktim […]

  • Ayo Berwisata ke Makam Sunan Gunung Jati

    Ayo Berwisata ke Makam Sunan Gunung Jati

    • calendar_month Minggu, 3 Des 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Cirebon) Makam Sunan Gunung Jati adalah salah satu tujuan wisata sejarah dan religi yang ada di Kabupaten Cirebon. Hal ini karena Sunan Gunung Jati adalah salah satu Wali Songo yang menyebarkan ajaran Islam di Cirebon. Sunan Gunung Jati juga sempat memimpin Kesultanan Cirebon usai diberikan takhta oleh Pangeran Cakrabuana dengan gelar Panetep Panatagama. Sunan […]

  • Alumni UIN Bandung Tantan Sulthon Bukhawan Terpilih sebagai Ketua PWI Jawa Barat 2026–2031

    Alumni UIN Bandung Tantan Sulthon Bukhawan Terpilih sebagai Ketua PWI Jawa Barat 2026–2031

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com — Alumni Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Tantan Sulthon Bukhawan, terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat periode 2026–2031. Terpilihnya Tantan menjadi capaian yang membanggakan sekaligus menunjukkan kiprah alumni UIN Bandung dalam dunia jurnalistik dan kehidupan publik. Tantan Sulthon Bukhawan merupakan alumni KPI UIN […]

  • Relasi Agama dan Negara

    Relasi Agama dan Negara

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Husein Muhammad, pengasuh Pondok Pesantren Dar Al-Fikr Cirebon
    • 0Komentar

    CIREBON, kanal31.com –Kemarin di hadapan audien acara bedah buku Qanun Asasi NU, karya Ibu hj. Dr. Lelly Leiliyyah , isteri K.H. Andul Hakim Mahfuzh, atau Gus Kikin, pengasuh Pesantren Tebuireng, Jombang, dengan moderatator Gus Nas, di PP. Kebon Jambu, asuhan Ibu Ny. Masriyah Amva, aku menyampaikan ini. Dalam situasi kehidupan berbangsa dan bernegara seperti sekarang […]

expand_less