Breaking News:
Beranda » BEWARA » Lagi, HTN Peduli Masyarakat, Gelar Sadarkum di Pangalengan Kab. Bandung

Lagi, HTN Peduli Masyarakat, Gelar Sadarkum di Pangalengan Kab. Bandung

  • account_circle Sungkawa Abdisunda
  • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, kanal31.com–  Ketua Jurusan Tata Negara (Siyasah) Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Ridwan Eko Prasetyo, SH.I, MH mengajak masyarakat untuk memahami dan mengamalkan hukum sebagai bagian penting dalam kehidupan sehari-hari.

Ajakan Kajur ini disampaikan pada kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Desa Sadar Hukum (Sadarkum) di Desa Warnasari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (12/11/ 2025). Acara PKM ini dibuka oleh Kepala Desa Warnasari, dihadiri oleh puluhan tokoh masyarakat setempat.

”Kesadaran hukum membantu masyarakat untuk memahami hak dan kewajiban, dan mendorong mereka untuk memperjuangkan keadilan dan hak asasi manusia dalam masyarakat,’ jelas Ridwan Eko, didampingi sekretaris Jurusan HTN Lutfi Fahrul Rizal, S.Sy., MH.

Kesadaran hukum ini, lanjut Ridwan Eko, sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara, untuk meningkatkan kepatuhan warga masyarakat terhadap hukum yang berlaku, sehingga menciptakan ketertiban dan keadilan dalam masyarakat.

Menurut Ridwan Eko, kehadiran HTN di Desa Warnasari ingin membangun fondasi agar masyarakatnya tertib, aman, dan berkeadilan. Sebab, masyarakat yang sadar hukum akan lebih menghargai hak dan kewajiban, serta mampu hidup berdampingan secara harmonis.

Kegiatan kepedulian HTN, yang melibatkan 19 dosen dan tenaga kependidikan. Pada sesi inti acara, dosen senior HTN Prof. Beni Ahmad Saebani, M.Si, bersama Wakil Dekan 1 Fakultas Syari’ah dan Hukum Dr. H. Chaerul Shaleh, M.Ag, berbagi pengetahuan dengan para tokoh masyarakat mengenai penerapan prinsip-prinsip hukum tata negara dan syariah yang relevan dengan masyarakat desa.(nas)

  • Penulis: Sungkawa Abdisunda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadilah Agen Bina Damai dalam Menjaga Keutuhan dan Harmoni Bangsa

    Jadilah Agen Bina Damai dalam Menjaga Keutuhan dan Harmoni Bangsa

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Jun
    • 0Komentar

    CIPUTAT Kanal31.com — Dua dosen dan satu tenaga kependidikan dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung mengikuti Pelatihan Teknis Sosial Kultural Jenjang II yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen Kepemimpinan dan Moderasi Beragama (Pusbangkom MKMB) Kementerian Agama Republik Indonesia.   Pelatihan ini dilaksanakan secara blended learning dari 16 Juni hingga 7 Juli 2025, dengan pembelajaran […]

  • Cara Deteksi Typo dalam Karya Ilmiah

    Cara Deteksi Typo dalam Karya Ilmiah

    • calendar_month Minggu, 17 Apr 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    Karya ilmiah tidak boleh ada typo atau kesalahan teknis penulisan. Di dalam penulisan skripsi atau tugas akhir, kesalahan teknis penulisan bukan bagian dosen pembimbing, melainkan tugas penulis untuk menghindari, mencermati, dan memperbaikinya. Saat ini, era konten sehingga dosen pembimbing lebih fokus melihat konten meliputi kedalaman isi. Apabila naskah karya ilmiah ditemukan banyak kesalahan teknis dalam […]

  • Baru Kali Ini Nemu Wali Kota Ngamuk “Gua Segel Loe!”

    Baru Kali Ini Nemu Wali Kota Ngamuk “Gua Segel Loe!”

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    KALBAR, kanal31.com — Biasanya kepala daerah suka jaim di hadapan publik. Beda dengan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Ia ngamuk, nunjuk-nunjuk pemilik kafe yang nebang 10 pohon mahoni. Simak narasinya sambil seruput Koptagul, kang!   Saya baru kali ini melihat wali kota marah seperti sedang menjadi pemeran utama film bencana. Datangnya bukan diam-diam, tetapi membawa rombongan, […]

  • 328 Paper Terpilih untuk AICIS 2024 di UIN Semarang, Ini Daftarnya

    328 Paper Terpilih untuk AICIS 2024 di UIN Semarang, Ini Daftarnya

    • calendar_month Rabu, 24 Jan 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM — JAKARTA — Call for Paper pada Annual Internatioal Conference on Islamic Studies (AICIS) ke 23 banjir peminat. Panitia mencatat hampir 2.000 paper yang didaftarkan untuk diseleksi sebagai peserta AICIS 2024. Para penulis berasal dari berbagai negara. AICIS kali ini akan berlangsung di UIN Walisongo Semarang, 1 – 4 Februari 2024. Kegiatan ini mengangkat […]

  • Dekan Dedi, Mahasiswa FAH harus Bijak Menggunakan Medsos!

    Dekan Dedi, Mahasiswa FAH harus Bijak Menggunakan Medsos!

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Dekan Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung Dr. H. Dedi Supriadi, M.Hum menyadari bahwa kemajuan teknologi semakin hari semakin tidak terbendung. Berbagai media sosial banjir dengan informasi, sehingga kita harus bijak menyikapinya. Selain bisa dimanfaatkan secara positif, media sosial juga tak urung membuka celah bagi tindakan manipulasi dan kejahatan. […]

  • Bentuk Kurikulum Berbasis Cinta? Jangan Menghajar, Tapi Mengajar

    Bentuk Kurikulum Berbasis Cinta? Jangan Menghajar, Tapi Mengajar

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    CIPUTAT kanal31.com — Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang digagas Kementerian Agama (Kemenag) terus digaungkan sebagai upaya menanamkan nilai kasih sayang di lingkungan pendidikan keagamaan di Indonesia.   Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kemenag, Muhammad Ali Ramdhani, menegaskan bahwa pendidikan berbasis cinta harus menerapkan prinsip afirmasi positif dalam implementasinya.   “Proses […]

expand_less