Sabtu, 18 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Eco Enzyme, Solusi Ramah Lingkungan untuk Atasi Sampah Organik dan Jernihkan Sungai

Eco Enzyme, Solusi Ramah Lingkungan untuk Atasi Sampah Organik dan Jernihkan Sungai

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sab, 13 Des 2025
  • comment 0 komentar

BANDUNG kanal31.com — Pengolahan sampah organik kini semakin berkembang dengan hadirnya inovasi eco enzyme, sebuah cairan serbaguna yang dihasilkan dari proses fermentasi sampah buah-buahan dan sayuran.

Bahan dasar pembuatannya sederhana, yaitu sampah organik, gula merah atau molasses, serta air yang kemudian difermentasi selama tiga bulan. Hasilnya adalah cairan berwarna yang memiliki banyak manfaat bagi kehidupan sehari-hari maupun pelestarian lingkungan.

Eco enzyme dikenal sebagai pembersih alami yang aman digunakan tanpa bahan kimia berbahaya. Cairan ini mampu digunakan untuk membersihkan lantai, peralatan rumah tangga, hingga membantu menghilangkan bau tidak sedap di ruangan. Selain itu, eco enzyme juga dapat dijadikan penyegar udara yang ramah lingkungan, memberikan alternatif baru bagi masyarakat untuk mengurangi penggunaan produk kimia.

Tak hanya sebagai pembersih, eco enzyme juga memiliki peran penting dalam menyuburkan tanaman. Ampas hasil fermentasi yang tersisa dapat dimanfaatkan sebagai pupuk alami. Kandungan nutrisinya membantu meningkatkan kesuburan tanah sehingga tanaman dapat tumbuh lebih sehat.

Dengan memanfaatkan ampas eco enzyme, masyarakat dapat mengurangi limbah serta mendukung pertanian berkelanjutan skala rumah tangga.

Manfaat eco enzyme juga mencakup penggunaan untuk memperbaiki kualitas air. Cairan ini memiliki kemampuan menjernihkan air dan membantu mengurangi polusi, sehingga banyak komunitas lingkungan memanfaatkannya dalam program pelestarian sungai. Inovasi ini menjadi harapan baru untuk menjaga kebersihan lingkungan melalui cara yang sederhana namun berdampak besar.

Di Kota Bandung, eco enzyme mulai diandalkan dalam berbagai aksi lingkungan, salah satunya melalui program Aksi Cinta Lingkungan di Sungai Cikapundung. Program ini mengajak masyarakat untuk berpartisipasi menuangkan eco enzyme ke sungai sebagai upaya menjaga kejernihan air dan mengurangi pencemaran. Hal ini menjadi penting mengingat beberapa titik di Kota Bandung kerap menjadi langganan banjir akibat sedimentasi dan penumpukan sampah.

Camat Coblong, Krinda Hamidipradja, yang wilayahnya termasuk dalam salah satu dari tujuh kecamatan yang dilalui Sungai Cikapundung, memberikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Menurutnya, penggunaan eco enzyme merupakan bentuk gerakan nyata masyarakat dalam menjaga sungai. “Kami sangat mendukung upaya ini. Eco enzyme terbukti membantu mengurangi pencemaran, dan peran masyarakat sangat penting dalam menjaga kelestarian Sungai Cikapundung,” ujarnya, Sabtu (13/12/2025).

Sementara itu, Ibu Lili, salah satu pengelola eco enzyme di Kota Bandung, menyampaikan bahwa proses pembuatan eco enzyme dapat dilakukan oleh siapa saja. Ia menekankan bahwa manfaatnya sangat besar, tidak hanya untuk kebersihan lingkungan namun juga sebagai solusi pengolahan sampah organik rumah tangga. “Dengan membuat eco enzyme, kita bisa mengurangi sampah, menjaga sungai tetap bersih, sekaligus mendapatkan cairan serbaguna yang aman bagi lingkungan,” jelasnya.

Jika diperlukan revisi atau tambahan, silakan beritahu saya!

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mimpi Melihat Kebakaran Gedung, Apa Maknanya?

    Mimpi Melihat Kebakaran Gedung, Apa Maknanya?

    • calendar_month Sen, 3 Feb 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    Baru-baru ini seorang mantan pegawai honorer di instansi pemerintahan menceritakan mimpinya. Dalam mimpinya, ia menyaksikan kebakaran hebat yang melanda gedung tempat ia bekerja. Akibatnya, gedung yang berlantai enam itu hanya bersisa puing-puing. Si pemimpi melihat semua isi gedung berupa ATK dan arsip hancur lebur menjadi abu. Di alam sadarnya, sang pemimpi menuturkan kepada penulis, bahwa […]

  • Rektor UIN SGD 2023-2027 Lebih Baik Di-dropping Pusat?

    Rektor UIN SGD 2023-2027 Lebih Baik Di-dropping Pusat?

    • calendar_month Ming, 25 Des 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 1Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– 2023 adalah tahun pergantian rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Apakah rektor pengganti Prof Mahmud itu sebagai representasi dari masyarakat akademis, atau wakil dari elite ormas/golongan, atau calon dropingan dari pusat? Di Kampus UIN Sunan Gunung Djati Bandung sering terdengar ungkapan bahwa calon rektor si A sudah mengantongi rekomendasi ormas terbesar; si B […]

  • Mentafakuri Kebesaran Allah dalam Takbir

    Mentafakuri Kebesaran Allah dalam Takbir

    • calendar_month Sel, 24 Mar 2026
    • account_circle S. Miharja, Dosen UIN Bandung 
    • 0Komentar

    Harmoni Ibadah, Keluarga, dan Alam Semesta BANDUNG kanal31.com — Tulisan ini mengkaji makna spiritual, sosial, dan kosmologis dari praktik keagamaan selama Ramadan yang mencapai puncaknya pada Idul Fitri. Dengan pendekatan reflektif-integratif, artikel ini menyoroti konsep takbir sebagai kesadaran tauhid, puasa sebagai sistem pendidikan multidimensional, serta peran keluarga dan interaksi manusia dengan alam sebagai manifestasi kebesaran Allah. […]

  • Tok! DPRD – Pemkot Bandung Sepakati PjP APBD 2024 dan RPJMD 2025–2029

    Tok! DPRD – Pemkot Bandung Sepakati PjP APBD 2024 dan RPJMD 2025–2029

    • calendar_month Kam, 31 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — DPRD Kota Bandung menyetujui dua rancangan peraturan daerah (Raperda) dalam Rapat Paripurna, Kamis, (31/7/ 2025). Kedua Raperda tersebut adalah Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan (PjP) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024 serta Raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029. Atas hal itu, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan […]

  • Dosen UIN Bandung Dukung Wacana Rektor Perempuan, Tapi Nilai Faktor Kultur Tak Bisa Diabaikan

    Dosen UIN Bandung Dukung Wacana Rektor Perempuan, Tapi Nilai Faktor Kultur Tak Bisa Diabaikan

    • calendar_month Sen, 6 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, Kanal31.com– Wacana Menteri Agama RI, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, agar Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung dipimpin oleh seorang rektor perempuan terus mendapat respons dari kalangan sivitas akademika. Salah satu dukungan datang dari dosen Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. Mochammad Alfan, M.A. Kepada Kanal31.com, Alfan menyatakan sepakat dengan gagasan […]

  • Alumni UIN Bandung Miliki Pondasi Kuat untuk Hidup Sukses

    Alumni UIN Bandung Miliki Pondasi Kuat untuk Hidup Sukses

    • calendar_month Sab, 23 Agu 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung Prof. Rosihon Anwar mengingatkan para alumni bahwa perjalanan hidup ke depan itu tidak mudah, karena tantangannya sangat berat dengan cangihnya ilmu dan teknologi. Bagi lulusan UIN Bandung, hal itu seyogianya tidak khawatir, karena kampus sudah melatih kemandirian, berpikir kritis, dan membangun pondasi kuat untuk hidup sukses Peringatan […]

expand_less