Kamis, 9 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Rembuk Merah Putih Cara FKPT Jabar Wujudkan Pemuda Cerdas, Kritis, dan Cinta Tanah Air

Rembuk Merah Putih Cara FKPT Jabar Wujudkan Pemuda Cerdas, Kritis, dan Cinta Tanah Air

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Ming, 16 Nov 2025
  • comment 0 komentar

BANDUNG kanal31.com — Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Barat menyelenggarakan “Rembuk Merah Putih” bertema “Mewujudkan Pemuda Cerdas, Kritis, dan Cinta Tanah Air” pada Jumat, 14 November 2025, di Pendopo Kota Bandung mulai pukul 08.00 sampai 15.00 WIB

Pemuda Pilar Pencegahan Terorisme

Kegiatan ini bertujuan mendorong generasi muda menjadi agen perubahan yang mampu melahirkan gagasan kreatif dan karya positif dalam upaya pencegahan terorisme dan radikalisme. Kolaborasi lintas agama, penguatan literasi digital, serta kemampuan berpikir kritis menjadi fokus utama dalam penguatan karakter kebangsaan.

Dalam laporannya, Ketua FKPT Jawa Barat, R.R. Desy Priatni, S.H., M.H., menjelaskan FKPT Jawa Barat sebagai mitra Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) berperan melakukan pencegahan radikalisme melalui pendekatan edukatif, kultural, dan pemberdayaan masyarakat.

“Kehadiran FKPT di seluruh provinsi memastikan upaya pencegahan berjalan efektif dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat,” jelasnya.

Kegiatan ini dihadiri sekitar 150 peserta dari berbagai unsur, termasuk pemuda, mahasiswa, jurnalis, organisasi kepemudaan, lintas agama, dan perwakilan pemerintah daerah.

Desy Priatni menegaskan bahwa Rembuk Merah Putih merupakan langkah strategis untuk memperluas literasi kebangsaan dan pencegahan terorisme.

Mengingat pentingnya menanamkan nilai kasih sayang dalam kehidupan sehari-hari sebagai fondasi untuk memperkuat persatuan bangsa. “Kasih sayang tidak hanya mencakup hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga antar sesama manusia dan lingkungannya,” ujarnya.

Dengan adanya Rembuk Merah Putih diharapkan dapat merawat nilai kemanusiaan, empati, peduli, serta penghormatan antarumat beragama sebagai bagian dari pembentukan karakter pemuda Indonesia.

Dalam sambutannya, Perwakilan Pemerintah Kota Bandung, Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata, Ir. H. Adi Junjunan Mustafa, M.Sc., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Pemuda adalah garda terdepan bangsa, sehingga perlu dibentuk menjadi generasi yang unggul, tangguh, agamis, dan amanah. Terciptanya rasa aman bagi seluruh warga melalui semangat kolaborasi dengan jejaring komunitas dan kerja bersama lintas agama,” tandasnya.

Adi menekankan pentingnya menghapus stereotip, melawan propaganda radikal, memaksimalkan peran media sebagai alat edukasi di mana pemuda dapat menjadi produsen konten positif atau “influencer kebaikan”.

Menurutnya, ancaman terhadap bangsa tidak hanya berupa penjajahan fisik, tetapi bisa muncul kapan saja dan dari siapa saja, sehingga diperlukan semangat menjaga perdamaian, menolak kekerasan, dan menghadirkan kepahlawanan modern melalui tindakan nyata. “Pemuda harus berani berdiri menjaga keutuhan bangsa dengan menjadi pribadi yang cerdas, kritis, inklusif, dan cinta Indonesia,” jelasnya.

Dalam konteks ini memanfaatkan media sangat penting untuk menghasilkan konten positif sebagai bentuk kepahlawanan modern. “Menjadi pahlawan masa kini bukan berarti turun ke medan perang, tetapi menjaga perdamaian melalui tindakan nyata mulai dari menjaga persatuan, menolak kekerasan, sampai melindungi sesama,” tegasnya.

Dengan harapan lahir generasi Bandung yang kuat dalam literasi digital, teguh pada nilai agama, dan berani menjaga keutuhan bangsa.

Dukungan BNPT: Kolaborasi sebagai Kunci

Kegiatan resmi dibuka oleh Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi BNPT, Mayjen TNI Sudaryanto, S.E., M.Han.

Saat memberikan arahannya menjelaskan bahwa BNPT selama 15 tahun telah fokus menguatkan edukasi di berbagai lingkungan, termasuk pendidikan.

Pertama, Melawan terorisme membutuhkan kolaborasi dan kerja sama lintas sektor. Kedua, Negara berkewajiban melindungi, mengayomi, memastikan, dan memulihkan masyarakat dari ancaman terorisme. Ketiga, Di era digital, penyebaran konten radikal sangat cepat, bahkan melalui gim dan ruang digital lainnya.

Caranya dengan mendorong deklarasi anti-kekerasan di seluruh Indonesia dan mengajak pemuda menjadi perekat bangsa.

Sudaryanto menegaskan pentingnya wawasan kebangsaan dan kreativitas positif melalui tulisan serta konten digital yang mempromosikan toleransi dan persaudaraan antaragama, suku, dan budaya.

Dengan pendekatan kolaboratif dan pemberdayaan masyarakat, FKPT dan BNPT berharap generasi muda Indonesia tumbuh menjadi pribadi yang toleran, kritis, dan cinta tanah air. Pemuda diharapkan mampu menyebarkan nilai-nilai kedamaian serta menjaga kerukunan sebagai bagian dari penguatan ketahanan nasional.

“Kasih sayang mencakup hubungan manusia dengan Tuhan, sesama, dan lingkungan. Dengan nilai ini, pemuda Indonesia akan menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan dan mencegah paham ekstrem,” pungkasnya.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selamat! Jurnal Lektur Keagamaan Kini Terindeks Scopus

    Selamat! Jurnal Lektur Keagamaan Kini Terindeks Scopus

    • calendar_month Jum, 20 Jun 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA Kanal31.com — Kabar membanggakan datang dari dunia literasi dan publikasi ilmiah keagamaan. Jurnal Lektur Keagamaan (JLKa) yang terbit sejak 2003 di bawah naungan Pusat Penilaian Buku Agama, Lektur, dan Literasi Keagamaan, Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI, terindeks di Scopus pada 17 Juli 2025. Kabar ini disampaikan Editor in Chief JLKa, Mulyawan Safwandy Nugraha. Dosen […]

  • Inilah Kalender Pelatihan di MOOC Pintar Triwulan Tiga 2024

    Inilah Kalender Pelatihan di MOOC Pintar Triwulan Tiga 2024

    • calendar_month Rab, 11 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Ciputat) — Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kementerian Agama (Kemenag) merilis kalender pelatihan daring terbaru untuk periode September hingga Desember 2024. Berbagai pelatihan telah tersedia pada platform Massive Open Online Courses (MOOC) Pintar yang bisa diakses melalui laman pintar.kemenag.go.id Kepala Pusdiklat Tenaga Teknis Kementerian Agama, Mastuki, mengatakan, pelatihan yang disiapkan mencakup dua bidang utama: pendidikan […]

  • Wakil Rektor III UIN Bandung Buka Liga Sepakbola Mahasiswa PTKIN 2024: Junjung Sportivitas dan Selamat Bertanding

    Wakil Rektor III UIN Bandung Buka Liga Sepakbola Mahasiswa PTKIN 2024: Junjung Sportivitas dan Selamat Bertanding

    • calendar_month Sel, 19 Nov 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM, BANDUNG — Wakil Rektor III UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof Husnul Qodim didampingi oleh Ketua Tim Kerja Kemahasiswaan, H. Wawan Gunawan, MM, Pembina Liga, Dede Lukman, M.Ag., Ketua Umum Liga, Parid Alparizi membuka secara resmi Liga Sepakbola Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKIN) 2024 yang berlangsung di Lapangan UIN Bandung kampus II. Liga […]

  • Guru MTsN 1 Labura Bikin Taman Mini Madrasah dari Botol Bekas

    Guru MTsN 1 Labura Bikin Taman Mini Madrasah dari Botol Bekas

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    LABURA kanal31.com — Namanya Ernita, guru sekaligus Kepala Perpustakaan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Labuhanbatu Utara. Ia menciptakan inovasi unik dan ramah lingkungan dengan membuat taman mini di depan ruangan perpustakaan MTsN 1 Labuhanbatu Utara.   Dilansir dari Kemenag, Selasa (23/9/2025), Ernita bercerita bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah kecil, seperti memanfaatkan limbah plastik […]

  • Rantai Altara, Novel Petualangan Mencari Jati Diri Ala Siswa MAN 2 Kudus

    Rantai Altara, Novel Petualangan Mencari Jati Diri Ala Siswa MAN 2 Kudus

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KUDUS Kanal31.com — Rantai Altara: Cahaya, Kegelapan, Kekosongan, novel ini ditulis oleh Bening Cita Maharsi, siswa kelas XI-11 Jurusan IPS MAN 2 Kudus. Novel novel petualangan fantasi ini dirilis di Kudus. Bening Cita Maharsi merupakan salah satu anggota aktif FORLIKU (Forum Literasi MAN 2 Kudus), wadah pengembangan minat dan bakat literasi siswa. Dara 17 tahun […]

  • UKM PS-PSPB Promosikan Pencak Silat melalui Seminar Kebudayaan

    UKM PS-PSPB Promosikan Pencak Silat melalui Seminar Kebudayaan

    • calendar_month Jum, 22 Nov 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Perguruan Silat Pusaka Saputra Paku Banten (PS-PSPB) UIN SGD Bandung bekerja sama dengan Keluarga Mahasiswa Banten (KMB) Bandung menggelar Seminar Kebudayaan, di Aula Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Jumat (22/11/2024). Seminar Kebudayaan dibuka oleh Kepala Sub Bagian Kemahasiswaan Muhammad Helmi Kahfi, S.Sos., MM.Pd. MH. Dan, menghadirkan dua narasumber: Dr. H. […]

expand_less