Minggu, 24 Mei 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » NETIZEN » Tak Punya Pacar, Tak Pernah Gituan, Eh…Santriwati Tiba-tiba Hamil

Tak Punya Pacar, Tak Pernah Gituan, Eh…Santriwati Tiba-tiba Hamil

  • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
  • calendar_month 11 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

KALBAR kanal31.com — Tak punya pacar, lalu tak pernah gituan lagi, tiba-tiba hamil. Sambil seruput Koptagul, silakan mikir, wak. Otak saya lagi parkir ni, ups.

Jagat maya Pekalongan mendadak berubah jadi laboratorium teori paling absurd se-Asia Tenggara. Ini setelah muncul kabar seorang santriwati berinisial F (22), warga Desa Kedungkebo, Kecamatan Karangdadap, yang disebut hamil sampai melahirkan. Padahal, tidak punya pacar dan mengaku tidak pernah “gituan” dengan laki-laki mana pun.

Begitu berita ini muncul, netizen Indonesia langsung kehilangan arah hidup selama beberapa jam. Timeline media sosial yang biasanya penuh debat politik, harga sawit anjlok, dan video kucing joget mendadak berubah menjadi seminar nasional bertema, “Apakah bunga tidur kini sudah upgrade fitur?”

Tiktok panas. Facebook ngamuk. IG meledak. Grup WA ormas lebih aktif dari rapat kabinet. Bahkan bapak-bapak yang biasanya cuma kirim stiker “selamat pagi” kini mendadak jadi profesor biologi dadakan sambil mengetik panjang lebar dengan dua jari.

Kasus ini makin bikin kepala cenat-cenut setelah pihak keluarga akhirnya buka suara dalam pertemuan di rumah mereka pada Rabu malam, 20 Mei 2026. Klarifikasi itu didampingi Kepala Desa Kedungkebo, Nuhsani, dan pihak Polsek Karangdadap.

Ayah F yang berinisial S menjelaskan, putrinya mengaku sama sekali tidak pernah melakukan hubungan dengan laki-laki mana pun. Menurut pengakuan keluarga, semua ini bermula dari mimpi-mimpi yang sering dialami F, baik saat masih di pondok pesantren maupun ketika berada di rumah.

Nah, di titik inilah netizen Indonesia resmi pecah jadi beberapa aliran pemikiran. Kelompok pertama langsung percaya penuh. Mereka menulis caption panjang tentang kuasa Tuhan, takdir, dan misteri kehidupan sambil menambahkan emoji menangis tiga ember.

Kelompok kedua mulai panik membuka buku IPA kelas 8 SMP sambil berkeringat dingin. Ada yang sampai mencari diagram reproduksi manusia di Google pukul dua pagi seperti mahasiswa dikejar dosen killer.

Kelompok ketiga adalah yang paling berbahaya, kaum meme. Mereka bergerak lebih cepat dari rudal hipersonic Iran.

Belum satu jam viral, sudah muncul tulisan, “Kalau mimpi bisa bikin hamil, rakyat Indonesia harusnya sudah melahirkan rumah subsidi, Alphard, dan hidup tanpa cicilan.”

Yang lain menimpali, “Untung mimpi saya cuma dikejar mantan dan debt collector.”

Bahkan kaum jomblo nasional langsung mengalami krisis kepercayaan diri massal. Selama ini mereka berpikir tidak punya pacar berarti hidup aman dan tenteram. Ternyata sekarang mereka mulai tidur sambil baca doa, pakai jaket tebal, dan sesekali cek perut sendiri.

“Wak, sekarang tidur aja terasa risky.”

Yang paling ajaib memang netizen politik. Apa pun di negeri ini selalu bisa disambungkan ke pemerintah. Ada yang menulis, “Negara sedang efisiensi. Bahkan proses punya anak pun kini tanpa pacar.”

Ada lagi, “Ini program hilirisasi hubungan.”

Entah apa hubungannya, tapi beginilah Indonesia. Negeri tempat logika kadang cuma jadi figuran.

Menurut keluarga, tanda-tanda kehamilan mulai terlihat sejak September 2025 setelah F berhenti mengalami haid. Seiring waktu, ia kemudian melahirkan bayi laki-laki di Klinik Imamah, Kecamatan Doro. Bayi itu kini disebut sudah diadopsi secara resmi oleh keluarga di Banjarnegara.

Ayah F juga menegaskan keluarganya ikhlas menerima semua ini sebagai takdir. Kalimat paling menghantam justru ketika ia berkata, “Kalau kami harus menuntut, menuntut siapa? Pacarnya saja dia tidak punya.”

Duarrr!

Kalimat itu menghantam jutaan jomblo Indonesia lebih keras dari notifikasi tagihan pinjol tanggal tua.

Sementara itu, Kepala Desa Kedungkebo, Nuhsani, tetap santai menghadapi situasi yang sudah bikin satu republik jungkir balik logika. “Ya adem, biasa,” katanya.

Biasa dari mana, Pak Kades?! Satu Indonesia sudah seperti habis minum kopi campur bensin.

Hingga kini belum ada penjelasan medis maupun keterangan resmi dari pihak berwenang terkait penyebab kehamilan tersebut. Semua yang disampaikan keluarga berdasarkan pengakuan pribadi yang mereka yakini.

Begitulah Indonesia. Negeri penuh drama, teori, meme, dan keajaiban. Tempat rakyat kecil menghadapi hidup yang makin absurd dengan satu senjata utama, ketawa dulu, pusing belakangan.

Foto Ai hanya ilustrasi

  • Penulis: Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Holding Ultra Mikro Jadi Fondasi Ekonomi Kerakyatan dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

    Holding Ultra Mikro Jadi Fondasi Ekonomi Kerakyatan dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

    • calendar_month Rab, 17 Agu 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Holding Ultra Mikro (UMi) yang diinisiasi Kementerian BUMN dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. sebagai induk dan melibatkan PT Pegadaian dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dinilai menjadi fondasi ekonomi kerakyatan. Pasalnya, melalui Holding UMi, negara hadir memperkuat ekonomi mulai dari pemberdayaan pelaku usaha di segmen terkecil sekaligus sebagai upaya penguatan landasan ekonomi […]

  • Begini Cara Jitu PSGA Ciptakan UIN Bandung Aman dari Tindak Kekerasan Seksual 

    Begini Cara Jitu PSGA Ciptakan UIN Bandung Aman dari Tindak Kekerasan Seksual 

    • calendar_month Sen, 11 Nov 2024
    • account_circle Jun
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (BANDUNG) — Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Pelatihan Pencegahan Kekerasan berbasis Gender dan Konseling untuk Satgas PPKS dan Gender Focal Point yang berlangsung di Gedung Lecture Hall. Dengan menghadirkan dua narasumber: Dr. Istiadah, MA, Ketua PSGA UIN Malang dan Gusriyeni, […]

  • 2 Dosen UIN Bandung Terima KMA Penetapan Guru Besar

    2 Dosen UIN Bandung Terima KMA Penetapan Guru Besar

    • calendar_month Rab, 26 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    UINSGD.AC.ID (Humas) — Kementerian Agama (Kemenag) telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) yang menetapkan 185 profesor atau guru besar rumpun ilmu agama di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), termasuk guru besar di Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar. Penetapan 185 profesor ini diserahkan secara simbolis oleh Sekjen Kemenag, Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, […]

  • Siapa Membanderol Biaya PPG Jadi Rp.6 Juta ?

    Siapa Membanderol Biaya PPG Jadi Rp.6 Juta ?

    • calendar_month Sel, 5 Nov 2024
    • account_circle Jun
    • 0Komentar

    FTK UIN BANDUNG BUKA SUARA kanal31.com – FAKULTAS Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung memberikan klarifikasi terkait biaya Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun 2024. Klarifikasi tersebut disampaikan Penanggungjawab Bidang Keuangan PPG yang juga merupakan Wakil Dekan II FTK UIN Bandung Dr. Hariman Surya Siregar,M.A menanggapi berita sebelumnya yang menyebut […]

  • Dongeng Sunda Akar Kearifan Nusantara

    Dongeng Sunda Akar Kearifan Nusantara

    • calendar_month Ming, 20 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Wakil Wali Kota Bandung, Erwin menyebut, dongeng Sunda sebagai akar dari kearifan Nusantara yang perlu terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda.   Hal ini disampaikannya saat membuka Festival 101 Dongeng Sunda Wa Kepoh yang digelar di Teater Tertutup Dago Tea House.   Dongeng bukan sekadar hiburan masa kecil, tetapi sarana edukasi […]

  • Merajut Silaturahmi, Menguatkan Kebersamaan: DKM Mukhlishiina Lahuddiin Gelar Halalbihalal 1447 H

    Merajut Silaturahmi, Menguatkan Kebersamaan: DKM Mukhlishiina Lahuddiin Gelar Halalbihalal 1447 H

    • calendar_month Ming, 5 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Dalam suasana hangat penuh kekeluargaan pasca-Idulfitri 1447 Hijriah, DKM Mukhlishiina Lahuddiin Komplek Permata Biru menggelar kegiatan Halalbihalal bertema “Merajut Silaturahmi, Menguatkan Kebersamaan”, Ahad (5/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Masjid DKM Mukhlishiina Lahuddiin ini menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat kebersamaan jamaah, sekaligus menyegarkan kembali semangat dakwah dan pengabdian sosial […]

expand_less