UIN Bandung Perkuat Rekognisi Global lewat Kiprah Dosen Akuntansi Syariah
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month 6 jam yang lalu
- comment 0 komentar

BANDUNG kanal31.com — Komitmen UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam memperkuat rekognisi internasional dan jejaring akademik global terus diwujudkan melalui kiprah dosennya di berbagai forum internasional. Dosen homebase Program Studi Akuntansi Syari’ah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. Ramadhani Irma Tripalupi, S.E., M.M., aktif menjadi speaker sekaligus terlibat dalam berbagai kolaborasi pengabdian kepada masyarakat (PKM) internasional di Malaysia, Brunei Darussalam, hingga Korea Selatan sepanjang 2025–2026.
Ketua Program Studi Akuntansi Syariah, Mia Lasmi Wardiyah, S.P., M.Ag., CPRM., didampingi Sekretaris Program Studi Fithri Dzikrayah, S.E., M.E., menjelaskan bahwa keterlibatan dosen dalam forum internasional merupakan bagian dari upaya memperluas jejaring global, meningkatkan visibilitas akademik, serta memperkuat implementasi tridharma perguruan tinggi melalui kolaborasi lintas negara.
Salah satu agenda internasional terbaru yang diikuti International Community Service “Literasi Keuangan Murid” di Sekolah Rendah Islam iMusleh, Melaka, Malaysia, pada 11 Mei 2026. “Program ini merupakan kolaborasi Komunitas Dosen Multidisipliner Indonesia bersama sejumlah perguruan tinggi lintas Negara,” tegasnya, Jumat (22/5/2026).
Dengan menyoroti pentingnya literasi keuangan sejak usia dini sebagai upaya membangun kesadaran pengelolaan keuangan yang bijak bagi para pelajar. Dalam forum tersebut, para dosen dan akademisi berbagi wawasan mengenai penguatan pendidikan finansial di lingkungan sekolah.
Dr. Ramadhani terlibat dalam kegiatan International Community Service Collaboration yang berlangsung di Universiti Kuala Lumpur (UniKL), Malaysia, pada 23 Desember 2025. Dalam kegiatan bertema “Global Collaboration for Sustainable Development: From Research to Community Impact” tersebut, dipercaya menjadi pembicara bersama akademisi dari berbagai negara.
Atas kontribusinya, Dr. Ramadhani menerima Certificate of Appreciation dari UniKL bersama Association of Lecturers for Inter-University Collaborative Partnership (DKLPT). “Penghargaan ini menjadi bukti atas keterlibatannya sebagai speaker dalam program kolaborasi internasional yang menghadirkan akademisi dari berbagai Negara,” paparnya.
Sebelumnya, menjadi narasumber dalam agenda International Community Service Collaboration di Pulau Sabang, Aceh, pada 20–25 Juli 2025. Kegiatan bertajuk “Multidisciplinary Development: Scholars’ Synergy for Sabang’s Independence” itu menghadirkan para profesor dan akademisi dari Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam.
Dalam forum bergengsi itu, sejumlah tokoh akademik turut hadir sebagai keynote speaker, di antaranya Prof. Dr. Ir. Dahlan Abdullah, S.T., M.Kom., IPU., ASEAN Eng., Prof. Dr. Abdul Halim Ali dari Universitas Pendidikan Sultan Idris Malaysia, serta Dr. Fatahillah M. Syahrul dari UNISSA Brunei Darussalam.
Tak hanya aktif dalam kegiatan pengabdian internasional, Dr. Ramadhani tampil sebagai speaker pada International Community Service Collaboration bertema “Community Engagement Through Strengthening and Collaboration Among Multidisciplinary” yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia.
Dengan mempresentasikan materi berjudul “Pelatihan dan Pendampingan Akuntansi terhadap Efektivitas Penerapan SAK EMKM (Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah)” yang membahas pentingnya penguatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pelatihan dan pendampingan akuntansi agar mampu menerapkan SAK EMKM secara efektif.
UMKM merupakan penyangga utama perekonomian Indonesia dengan kontribusi besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Namun, masih banyak pelaku UMKM yang menghadapi kendala dalam penyusunan laporan keuangan karena keterbatasan pengetahuan akuntansi dan sumber daya manusia.
Pelatihan dan pendampingan akuntansi menjadi langkah penting untuk membantu pelaku UMKM memahami proses penyusunan laporan keuangan sesuai standar. Pendampingan tersebut tidak hanya berfokus pada aspek teori, tetapi juga praktik penyelesaian masalah secara langsung dalam pengelolaan usaha.
Hasil penelitiannya menunjukkan adanya perbedaan efektivitas penerapan SAK EMKM antara kelompok UMKM yang mendapatkan pelatihan disertai pendampingan dengan kelompok yang hanya memperoleh pelatihan tanpa pendampingan. Pendampingan dinilai memberikan dampak positif terhadap pengembangan usaha, seperti peningkatan penjualan, laba, dan jumlah pelanggan.
Untuk tahapan siklus akuntansi bagi UMKM, mulai dari identifikasi transaksi, pencatatan jurnal, buku besar, hingga penyusunan laporan keuangan sederhana seperti laporan laba rugi, laporan posisi keuangan, dan catatan atas laporan keuangan (CALK).
Partisipasi aktif Dr. Ramadhani dalam berbagai forum internasional tersebut menjadi bagian dari komitmen akademisi UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam memperluas kolaborasi multidisipliner, memperkuat rekognisi internasional, serta menghadirkan kontribusi nyata melalui pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat lintas negara.
- Penulis: Tim Redaksi
- Sumber: Rilis UIN Bandung

Saat ini belum ada komentar