Minggu, 12 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » EDUTEKNO » Siapa Saja Tiga Besar Calon Rektor UIN Bandung?

Siapa Saja Tiga Besar Calon Rektor UIN Bandung?

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sab, 3 Jun 2023
  • comment 0 komentar

BANDUNG, kanal31.com — Ke-13 calon Rektor UIN Bandung sudah selesai mengikuti tahapan Pemberian Pertimbangan Kualitatif oleh senat universitas. Berkas penilaian kualitatif ini diserahkan ke Menteri Agama (1-5 Juni 2023), menuju tahapan berikutnya yaitu Uji Kepatutan dan Kelayakan oleh Komisi Seleksi (Komsel) di tingkat pusat.

Komsel ini –tim yang ditetapkan Menteri Agama– akan memunculkan 3 nama calon yang akan diserahkan kepada Menteri Agama, sebagai pertimbangan dalam menetapkan satu nama yang akan menjadi Rektor UIN Bandung periode 2023-2027, menggantikan Rektor Mahmud yang habis jabatannya pada Juli tahun ini.

Seperti diketahui 13 calon Rektor UIN Bandung adalah: 1) Prof Bambang Qomaruzzaman; 2) Prof Ulfiah; 3) Prof Endah Ratnawaty Chotim; 4) Prof Nina Nurmila; 5) Prof Rosihon Anwar, 6) Prof Ahmad Ali Nurdin; 7) Prof Moh Najib; 8) Prof Tedi Priatna; 9) Prof Ah Fathonih; 10) Prof Aan Hasanah; 11) Prof Ahmad Sarbini; 12) Prof Fauzan Ali Rasyid; dan 13) Prof Ajid Thohir.

Menurut Ketua Pemilihan Calon Rektor UIN Bandung, Dr Setia Gumilar, dalam proses pemberian pertimbangan kualitatif, semua anggota senat universitas memberikan penilaian kepada 13 calon, meliputi indikator:  moralitas, kepemimpinan, manajerial, kompetensi akademik, dan jaringan kerja sama. Setiap anggota senat diberi pilihan tiga skala penilaian: sangat bagus, bagus, atau cukup.

“Berkas pemberian pertimbangan kualitatif ini dikirimkan ke Menteri Agama, pada rentang waktu 1-5 Juni 2023, untuk dijadikan pertimbangan bagi Komisi Seleksi dalam menetapkan tiga nama calon,” ujar  Setia, yang juga Dekan Fakultas Adab da Humaniora, usai rapat Senat Universitas di Kampus UIN SGD Bandung, Rabu (24/5/2023).

 

Nah, Ini Mereka!

Sebagian besar masyarakat Kampus UIN Bandung mengaku penasaran, ingin segera tahu siapa tiga nama yang patut dan layak menurut Komisi Seleksi?

Dari hasil pengamatan kanal31.com, berbagai isu dan opini bermunculan di antara mereka. Opininya beraneka ragam, diduga karena didorong oleh sikap oportunis (ambisi jabatan, menjilat, kamuflase) dan reformis (khawatir dengan keberadaan kampus). Sebagiannya menunjukkan tidak peduli disebabkan oleh sikap apatis (antep kajeun, kerja semaunya, frustrasi, terjebak sikap su’udzan, dan subjektif).

Menurut pantauan kanal31.com, opini yang berkembang akhir-akhir ini, ada dua versi “tiganama” yang muncul. Ini didasarkan pada afiliasi organisasi/kelompok (NU/PMII/HMI), karir jabatan, dan keterwakilan calon perempuan (kesetaraan gender): Ketiga nama yang digadang-gadang akan terpilih menjadi tiga besar adalah Prof Rosihon, Prof Ulfiah, dan Prof Fathonih.

Sedangkan versi lain, selain berafiliasi pada kelompok, karir jabatan, kesetaraan gender, juga berdasarkan analisis jaringan pejabat-pejabat pusat yang dimiliki calon. Mereka menyebut tiga nama Prof Bambang Qomaruzzaman, Prof Ahmad Ali Nurdin, dan Prof Nina Nurmila.

 

Yang Penting Punya Pengakuan

Menurut salah seorang guru besar (gubes) UIN SDG Bandung,  seseorang mencalonkan rektor itu tidak sekadar mengandalkan obsesi ingin menjadi pemimpin, tetapi juga harus dipastikan bahwa dia memiliki kemampuan, baik bidang manajerial maupun finansial.

Yang lebih penting, kata gubes yang satu ini, agar terpilih menjadi tiga besar maupun atau mengerucut ditunjuk jadi Rektor, dia harus mendapat pengakuan, baik dari internal kampus maupun pusat/Kementerian Agama.

“Sejak awal saya tidak mau mencalonkan rektor karena belum yakin akan mendapat pengakuan dari pusat. Pengakuan dalam arti dekat dengan pejabat-pejabat pusat, sepemahaman, atau bisa kekerjasama,” kata dia, yang enggan disebut nama.

Beberapa dosen membenarkan mencuatnya persaingan antarkelompok, tetapi hal itu tidak harus menjadi patokan, karena Rektor terpilih  adalah pemimpin milik semua pihak, bukan milik satu golongan; yang tentunya lebih mendahulukan kepentingan orang banyak.

“Boleh-boleh saja orang memprediksi nama-nama yang akan muncul menjadi tiga besar, tapi tunggu hasil Uji Kepatutan dan Kelayakan oleh Komsel di Jakarta. Dan, rektor terpilih mau Prof Bambang atau Prof Rosihon, atau yang lainnya, tergantung Pak Menteri Agama yang memilih,” ujar mereka.*

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Reaktivasi Jalur Kereta, PT KAI Dukung Langkah Gubernur Dedi Mulyadi

    Reaktivasi Jalur Kereta, PT KAI Dukung Langkah Gubernur Dedi Mulyadi

    • calendar_month Jum, 25 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengapresiasi rencana Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat yang akan kembali reaktivasi jalur-jalur kereta api yang telah lama tidak beroperasi. Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo mengatakan, sebagai operator pihaknya menyambut positif rencana dari Pemprov Jabar tersebut. “Kalau KAI sebagai operator pada prinsipnya support terhadap rencana Gubernur […]

  • Bandung Jadi Kota Wisata Tematik Berbasis Budaya dan Komunitas

    Bandung Jadi Kota Wisata Tematik Berbasis Budaya dan Komunitas

    • calendar_month Sab, 26 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Wakil Wali Kota Bandung, Erwin menyebut Kota Bandung tengah diarahkan menjadi kota wisata tematik yang berbasis budaya dan komunitas. Menurutnya, kekayaan budaya di setiap kecamatan menjadi potensi besar yang bisa dikembangkan sebagai daya tarik wisata yang unik dan berkelanjutan. “Bandung ini kaya dengan budaya lokal di tiap kecamatan. Kami ingin mengangkat kekuatan […]

  • Kebebasan Pers Harus Dijaga, Intimidasi pada Jurnalis Harus Dihentikan!

    Kebebasan Pers Harus Dijaga, Intimidasi pada Jurnalis Harus Dihentikan!

    • calendar_month Sab, 22 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin menyatakan dukungannya terhadap langkah Dewan Pers dalam menangani kasus dugaan intimidasi terhadap wartawan Tempo. Ia menegaskan bahwa kebebasan pers harus dilindungi sebagai bagian dari demokrasi yang sehat, sesuai Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.   “Saya mendukung penuh sikap Dewan Pers dalam menindaklanjuti kasus […]

  • Bermaksud Curhat, Eh… Malah Kena Ancam!

    Bermaksud Curhat, Eh… Malah Kena Ancam!

    • calendar_month Rab, 27 Des 2023
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    Kanal31.com– Alih-alih rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) bisa menjadi solusi bagi Honorer Kategori 2 (HK2), malah masa depan sebagian HK2 hancur karena keburu berhenti bekerja (pensiun, dalam istilah PNS). Dan, banyak di antara mereka tidak bisa mendaftar P3K karena hanya memiliki ijazah SLTA. “Kalaulah pimpinan UIN Bandung respek terhadap nasib honorer, maka mereka […]

  • Begini Cara Forum Dosen FISIP UIN Bandung Sikapi Gemuknya Kabinet Prabowo Gibran

    Begini Cara Forum Dosen FISIP UIN Bandung Sikapi Gemuknya Kabinet Prabowo Gibran

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Bandung) — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Forum Dosen FISIP Seri ke-25 (FDF #25) bertajuk “Kabinet Prabowo-Gibran: Dinamika Sosial, Struktur Birokrasi, dan Manuver Politik” yang berlangung di Aula FISIP, Rabu (30/10/2024). Dengan menghadirkan narasumber: Dr. Hamzah Turmudi, M.Si, Dosen Jurusan Sosiologi, Dr. Fajar Tri […]

  • Rosihon Dilantik, Ini bocoran Pejabat Baru Jajarannya

    Rosihon Dilantik, Ini bocoran Pejabat Baru Jajarannya

    • calendar_month Ming, 13 Agu 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM – Profesor Rosihon Anwar MA, resmi dilantik Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjabat Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung periode 2023-2027 Jumat, 11 Agustus 2023. Pelantikan tersebut sekaligus mengakhiri masa perpanjangan jabatan Rektor kepada Prof. Mahmud yang seharusnya sudah lengser sejak 23 Juli 2023. Kabar pelantikan Rosihon sebagai Rektor UIN disambut […]

expand_less