Breaking News:
Beranda » BEWARA » Solusi Macet, Awal 2025 Kab. Bandung Bangun Flyover Bojongsoang-Baleendah

Solusi Macet, Awal 2025 Kab. Bandung Bangun Flyover Bojongsoang-Baleendah

  • account_circle Sungkawa Abdisunda
  • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAB. BANDUNG, kanal31.com– Di awal tahun 2025, Bupati Bandung Dadang Supriatna akan memprioritaskan pembangunan infrastruktur untuk mengatasi kemacetan di sejumlah wilayah. Di antaranya membangun jembatan layang (flyover) Bojongsoang-Baleendah dan perbaikan jembatan Dayeuhkolot.

Hal itu diungkapkan Bupati Bandung –akrab disapa Kang DS—saat hadir di tengah-tengah Giat Semarak Malam Pergantian Tahun 2024 ke Tahun Baru 2025, Dayeuhkolot,  Selasa (3/12/2024). “Pembangunan ini telah dikonsultasikan dengan Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi. Kita berdikusi untuk mencari solusi mengatasi kemacetan di Bojongsoang, Dayeuhkolot, dan Baleendah,” ujarnya.

Menurut Kang DS, flyover Bojongsoang menuju Baleendah diusulkan untuk mempermudah mobilitas warga. “Insyaallah akan dibangun. Saya sudah mengajukan kepada Kang DM. Proyek ini akan menghubungkan Bojongsoang dengan Dayeuhkolot dan Baleendah,” ungkapnya.

Jembatan Dayeuhkolot pun menjadi salah satu titik yang sering mengalami kemacetan. Meski perbaikannya merupakan kewenangan Provinsi Jawa Barat, Kang DS berkomitmen untuk terus mengawal proyek tersebut. “Jembatan itu viral karena kondisinya. Banyak warga yang marah, padahal itu bukan kewenangan kabupaten. Tapi saya terima, dan saya akan perjuangkan perbaikannya,” tegasnya.

Program 10.000 Wirausaha

Pada ksempatan itu, Kang DS mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Bandung yang sudah memberikan kepercayaannya untuk menjalankan pemerintahan pada periode selanjutnya.  “Lima tahun kedepan, simkuring siap untuk sama-sama dengan masyarakat melanjutkan pembangunan di Kabupaten Bandung,” katanya.

Ia menggulirkan program 100 hari kerja, salah satunya menciptakan 10.000 wirausaha muda dan lapangan kerja. Kuota masing-masing desa sudah disiapkan melalui camat dan kepala desa, termasuk relawan Bedas. “Nanti akan disosialisasikan. Ayo kita sama-sama meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bandung di tahun 2025,” ajaknya.

Di hadapan ribuan masyarakat, Kang DS mengungkapkan bahwa pihaknya sudah membagikan ijasah kepada para siswa yang sudah puluhan tahun belum menerimanya. “Kurang lebih sudah mencapai 8.305 lembar ijasah yang sudah dibagikan. Kalau masih ada para siswa-siswi yang sudah tamat, tapi ijasahnya belum keterima, silakan didaftarkan ke camat setempat,” ujarnya.

Menurut Kang DS,  pemerintah akan hadir memberikan solusi, yakni program pinjaman modal tanpa  bunga dan jaminan bagi para pelaku UMKM, untuk mencegah Bank Emok yang merajalela di Kabupaten Bandung.

 

80 Pesen Siswa TK, SD, SMP Bisa Ngaji Quran

Bupati pun menaruh harapan kuat kepada generasi muda, generasi penerus bangsa yang berkualitas, berkarakter, dan berakhlak karimah. Harapan itu dicapai melalui pendidikan yang berkualitas. Maka, ditambahkan tiga muatan lokal di sekolah: Pendidikan Pancasila dan UUD 1945, Pendidikan Bahasa Sunda, serta Pendidikan Mengaji dan Menghafal Alquran. Karena tiga muatan lokal ini, guru ngaji mesti datang ke sekolah. Sebelum ada program ini, siswa TK, SD dan SMP, yang bisa baca Alquran hanya 15 persen, tapi setelah guru ngaji datang ke sekolah menjadi 80 persen.

“Ini salah satu bukti ada peningkatan dengan cara memberikan insentif kepada para ulama maupun guru ngaji,” kata Kang DS, seraya menjelaskan bahwa di tahun 2025 pemerintah akan memberikan BPJS Ketenagakerjaan kepada lima komponen: tukang ojek, kusir delman, tukang becak, supir angkot, seniman dan budayawan.(kos/nas)

  • Penulis: Sungkawa Abdisunda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Krisis Identitas, Kesadaran Religi Menuju Maqom Lebih Tinggi

    Krisis Identitas, Kesadaran Religi Menuju Maqom Lebih Tinggi

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Krisis identitas ada pada tahap Identity vs Role Confusion. Individu berusaha menjawab pertanyaan penting seperti “Siapa saya?” dan “Apa tujuan hidup ini?”. Krisis Identitas Personal Marcia mengidentifikasi empat status identitas, yakni diffusion, foreclosure, moratorium, dan achievement. Pada status moratorium, individu berada dalam tahap eksplorasi peran dan nilai, tetapi belum membuat komitmen yang jelas. […]

  • Lepas 660 Alumni FITK UIN Jakarta, Lukman Hakim Saifuddin Tekankan Pentingnya Guru yang Terus Belajar

    Lepas 660 Alumni FITK UIN Jakarta, Lukman Hakim Saifuddin Tekankan Pentingnya Guru yang Terus Belajar

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    CIPUTAT, kanal31.com — Setiap orang pada hakikatnya adalah pengajar sekaligus pendidik, setidaknya bagi dirinya sendiri dan lingkungan terdekatnya. Karena itu, seorang pengajar dituntut untuk terus belajar. Mengajar dan belajar merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.   Demikian disampaikan Menteri Agama RI periode 2014–2019, Lukman Hakim Saifuddin, saat memberikan pembekalan pada acara Pelepasan Alumni dan […]

  • Memberi

    Memberi

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Jun
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Memberi adalah bahasa lain dari cinta. Ia tidak selalu berbentuk tangan yang menengadah, atau duduk bersimpuh di atas sajadah, tapi mungkin bisa berupa hati yang rela menjadi jembatan bagi yang lain. Bagi sesama. Bagi tiap makhluk. Dalam pandangan para sufi, memberi bukan sekadar amal, melainkan jalan pulang menuju Sang Maha Pemberi.   […]

  • Tingkatkan Mutu Akdemik, Prodi IPII UIN Bandung Gelar AL dari LAMSPAK

    Tingkatkan Mutu Akdemik, Prodi IPII UIN Bandung Gelar AL dari LAMSPAK

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 1Komentar

    BANDUNG, kanal31.com — Proses asesmen yang dilakukan Lembaga Akreditasi Mandiri Ilmu Sosial, Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK) menuntut kita agar terus meningkatkan dan mempertahankan mutu akademik. Bahkan lembaga pedidikan tinggi yang eksis di era serba canggih sekarang ini, mempersyaratkan standar lebih, di luar jangkauan kinerja dan hasil kerja yang ada selama ini. Demikian gagasan penting yang […]

  • Darurat Sampah, Momentum Idulfitri Farhan Ajak Warga Ubah Budaya 

    Darurat Sampah, Momentum Idulfitri Farhan Ajak Warga Ubah Budaya 

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyoroti persoalan sampah sebagai tantangan serius yang dihadapi Kota Bandung, bertepatan dengan momentum Idulfitri 1447 Hijriah. Usai Salat Id di Plaza Balai Kota Bandung, Farhan mengungkapkan, produksi sampah harian di Kota Bandung mencapai 1.600 hingga 1.800 ton. Menurutnya, tingginya volume sampah merupakan konsekuensi dari aktivitas sosial dan […]

  • Bikin Bangga Anak Muda Mampu Sampaikan Pendapat dan Gagasan tentang Moderasi Beragama

    Bikin Bangga Anak Muda Mampu Sampaikan Pendapat dan Gagasan tentang Moderasi Beragama

    • calendar_month Minggu, 11 Agt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (JAKARTA) — Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sangat bangga dengan kemampuan anak-anak muda menyampaikan pendapat dan gagasannya tentang moderasi beragama. “Saya berbesar hati karena Kementerian Agama sudah berhasil menyaring anak-anak muda yang memiliki keahlian berpidato, menyampaikan pendapat dan gagasannya tentang kebhinekaan, tentang moderasi beragama, dan tentang keberagaman,” terang Menag saat pengumuman juara Kompetisi Pidato […]

expand_less