Breaking News:
Beranda » BEWARA » Tingkatkan Mutu Akdemik, Prodi IPII UIN Bandung Gelar AL dari LAMSPAK

Tingkatkan Mutu Akdemik, Prodi IPII UIN Bandung Gelar AL dari LAMSPAK

  • account_circle Sungkawa Abdisunda
  • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, kanal31.com — Proses asesmen yang dilakukan Lembaga Akreditasi Mandiri Ilmu Sosial, Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK) menuntut kita agar terus meningkatkan dan mempertahankan mutu akademik. Bahkan lembaga pedidikan tinggi yang eksis di era serba canggih sekarang ini, mempersyaratkan standar lebih, di luar jangkauan kinerja dan hasil kerja yang ada selama ini.

Demikian gagasan penting yang disampaikan Dekan Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung Dr. H. Dedi Supriadi, M.Hum, saat pembukaan  pelaksanaan Asesmen Lapangan (AL) oleh LAMSPAK, dalam rangka akreditasi Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII), di Aula FAH, Senin (24/11/2025).

Dekan menjelaskan, AL ini menghadirkan dua asesor: Prof. Dr. Drs. Jonner Hasugian, M.Si. (Universitas Sumatera Utara) dan Dr. Drs. Najahan Musyafak, MA (UIN Walisongo Semarang). Kedua asesor ini akan melakukan penilaian komprehensif terhadap berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan di Prodi IPII, mulai dari kurikulum, kualitas dosen, sarana-prasarana, tata kelola, hingga capaian pembelajaran mahasiswa.

“Asesmen Lapangan ini merupakan tahapan penting untuk memastikan mutu dan kualitas akademik Prodi IPII. Diharapkan dapat mendorong peningkatan berkelanjutan di lingkungan Fakultas Adab dan Humaniora,” harap Dekan, didampingi Ketua Prodi IPII Muhamad Riza, M.Hum.

Rektor UIN Bandung, Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag., dalam sambutannya menegaskan bahwa setiap asesmen lapangan menjadi momentum untuk membaca dan menelaah kembali penilaian eksternal sebagai dasar penguatan mutu. “Asesmen lapangan adalah tugas kita untuk melihat seberapa maju program studi ini dari aspek kualitas dan mutu,” tegasnya.

Rektor berharap proses asesmen ini berjalan lancar dan menghasilkan rekognisi yang optimal. “Target kita adalah pengakuan nasional. Perlu tasyakur agar semakin termotivasi menjadi lebih baik,” tambahnya.

Dalam arahannya, Prof. Jonner Hasugian menjelaskan bahwa UIN Bandung merupakan kampus yang cukup tua dan memiliki banyak program studi unggulan. Sesuai ketentuan UU Nomor 12, program studi berada di bawah akreditasi LAM. Karena Prodi IPII belum sepenuhnya masuk LAMSPAK, maka sementara masih menggunakan standar BAN-PT.

Menurutnya, asesmen kali ini merupakan bagian dari proses penjaminan mutu yang kini lebih sederhana dibandingkan regulasi sebelumnya. “Kalau dulu penilaian bersifat rasional, sekarang bersifat nominal, apakah memenuhi atau tidak? Jika satu butir bernilai 0, maka status akreditasi langsung tidak terpenuhi,” terangnya.

Terdapat 76 indikator penilaian, dan untuk meraih hasil unggul, minimal harus memenuhi 73 indikator. Dalam sesi itu, asesor menyampaikan beberapa kebutuhan teknis, di antaranya: sesi terpisah dengan mahasiswa pada siang hari, ketersediaan printer ruangan yang memadai, serta satu ruangan khusus untuk penyamaan persepsi. Hasil berita acara nantinya akan dipindai (scan).

Dr Najahan Musyafak menambahkan, Prodi IPII memiliki posisi strategis meskipun baru berdiri selama dua tahun. “Jika ada indikator bernilai 0, itu berarti belum memenuhi standar. Karena prodi ini masih sangat muda, maka hasilnya biasanya berada pada kategori antara memenuhi dan belum memenuhi. Di sinilah pentingnya saling menguatkan,” ujarnya.

Dengan adanya asesmen ini, diharapkan penguatan tata kelola dan mutu akademik Prodi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam semakin terarah. Lulusannya tidak hanya berkiprah di institusi perpustakaan, tetapi dapat menjadi arsiparis di lembaga publik maupun swasta, peneliti dalam bidang ilmu perpustakaan dan informasi, serta analis informasi baik di instansi pemerintahan maupun di korporasi yang bergerak di bidang informasi. (nas)

 

  • Penulis: Sungkawa Abdisunda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cara Jitu S2 Studi Agama-Agama UIN Bandung Teguhkan Moderasi dan Pemberdayaan Perempuan

    Cara Jitu S2 Studi Agama-Agama UIN Bandung Teguhkan Moderasi dan Pemberdayaan Perempuan

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025, Program Magister Studi Agama-Agama (SAA) Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung bekerja sama dengan Pimpinan Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PW ISNU) Jawa Barat bidang Pemberdayaan Perempuan sukses menyelenggarakan Kuliah Umum Nasional bertajuk “Moderasi Beragama dan Pemberdayaan Perempuan: Meneguhkan Peran Santri dalam Menjaga Indonesia yang […]

  • Rembuk Merah Putih Cara FKPT Jabar Wujudkan Pemuda Cerdas, Kritis, dan Cinta Tanah Air

    Rembuk Merah Putih Cara FKPT Jabar Wujudkan Pemuda Cerdas, Kritis, dan Cinta Tanah Air

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Barat menyelenggarakan “Rembuk Merah Putih” bertema “Mewujudkan Pemuda Cerdas, Kritis, dan Cinta Tanah Air” pada Jumat, 14 November 2025, di Pendopo Kota Bandung mulai pukul 08.00 sampai 15.00 WIB Pemuda Pilar Pencegahan Terorisme Kegiatan ini bertujuan mendorong generasi muda menjadi agen perubahan yang mampu melahirkan gagasan kreatif […]

  • Jelang Muludan, Aplikasi KESAN Rilis Fitur Maulid

    Jelang Muludan, Aplikasi KESAN Rilis Fitur Maulid

    • calendar_month Selasa, 4 Okt 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Menyambut Maulid Nabi Muhammad, aplikasi Islami KESAN resmi meluncurkan fitur Maulid pada Senin (03/10/2022). Dengan hadirnya fitur tersebut, umat Islam tidak hanya dapat dengan mudah membaca ragam maulid, tetapi juga mendengarkan lantunannya. CEO Aplikasi KESAN Hamdan Hamedan menjelaskan bahwa tingginya animo membaca maulid menjadi alasan dikembangkannya fitur ini. Terlebih lagi, umat Islam di Indonesia […]

  • Bila Iran Berkuasa, Akan Dzalim Pada Muslim Sunni? 

    Bila Iran Berkuasa, Akan Dzalim Pada Muslim Sunni? 

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Mari kita, umat Islam, menatap masa depan dengan pikiran positif, guys. Bila Iran menang perang melawan AS-Israel dan menjadi penguasa dunia Islam, karena Iran itu Syi’ah, lalu katanya, kalau sudah berkuasa dia akan jadi jahat dan dzalim pada Muslim Sunni yang dikuasainya. Banyak yang tadinya anti penjajahan, kalau sudah jadi penguasa, jadi jahat […]

  • Pendidikan Berbasis Cinta ala UIN Bandung, Kunci Meningkatkan Kualitas PTKIS

    Pendidikan Berbasis Cinta ala UIN Bandung, Kunci Meningkatkan Kualitas PTKIS

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com — Dosen Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Sunan Gunung Djati Dr. Hasan Mustapa, S.Fil.I., M.Si. menjadi narasumber dalam kegiatan Focus Group Discussion bertema Model Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKIS) wilayah Jawa Barat serta Dinamika Politik Pendidikan. Kegiatan yang diselenggarakan pada […]

  • Menag, Pesantren Pilar Peradaban Bangsa

    Menag, Pesantren Pilar Peradaban Bangsa

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA Kanal31.com –Menteri Agama Nasaruddin Umar menyebut pondok pesantren sebagai lembaga yang telah mengabdikan diri untuk membangun peradaban bangsa selama berabad-abad lamanya. Hal tersebut ia sampaikan saat menjadi narasumber utama dalam kegiatan Dialog Interaktif dan Podcast bersama Pro 3 Radio Republik Indonesia (RRI) secara virtual. Dialog ini membahas peran strategis Program Prioritas (Protas) Kementerian Agama […]

expand_less