Sabtu, 18 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Tingkatkan Mutu Akdemik, Prodi IPII UIN Bandung Gelar AL dari LAMSPAK

Tingkatkan Mutu Akdemik, Prodi IPII UIN Bandung Gelar AL dari LAMSPAK

  • account_circle Sungkawa Abdisunda
  • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
  • comment 0 komentar

BANDUNG, kanal31.com — Proses asesmen yang dilakukan Lembaga Akreditasi Mandiri Ilmu Sosial, Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK) menuntut kita agar terus meningkatkan dan mempertahankan mutu akademik. Bahkan lembaga pedidikan tinggi yang eksis di era serba canggih sekarang ini, mempersyaratkan standar lebih, di luar jangkauan kinerja dan hasil kerja yang ada selama ini.

Demikian gagasan penting yang disampaikan Dekan Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung Dr. H. Dedi Supriadi, M.Hum, saat pembukaan  pelaksanaan Asesmen Lapangan (AL) oleh LAMSPAK, dalam rangka akreditasi Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII), di Aula FAH, Senin (24/11/2025).

Dekan menjelaskan, AL ini menghadirkan dua asesor: Prof. Dr. Drs. Jonner Hasugian, M.Si. (Universitas Sumatera Utara) dan Dr. Drs. Najahan Musyafak, MA (UIN Walisongo Semarang). Kedua asesor ini akan melakukan penilaian komprehensif terhadap berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan di Prodi IPII, mulai dari kurikulum, kualitas dosen, sarana-prasarana, tata kelola, hingga capaian pembelajaran mahasiswa.

“Asesmen Lapangan ini merupakan tahapan penting untuk memastikan mutu dan kualitas akademik Prodi IPII. Diharapkan dapat mendorong peningkatan berkelanjutan di lingkungan Fakultas Adab dan Humaniora,” harap Dekan, didampingi Ketua Prodi IPII Muhamad Riza, M.Hum.

Rektor UIN Bandung, Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag., dalam sambutannya menegaskan bahwa setiap asesmen lapangan menjadi momentum untuk membaca dan menelaah kembali penilaian eksternal sebagai dasar penguatan mutu. “Asesmen lapangan adalah tugas kita untuk melihat seberapa maju program studi ini dari aspek kualitas dan mutu,” tegasnya.

Rektor berharap proses asesmen ini berjalan lancar dan menghasilkan rekognisi yang optimal. “Target kita adalah pengakuan nasional. Perlu tasyakur agar semakin termotivasi menjadi lebih baik,” tambahnya.

Dalam arahannya, Prof. Jonner Hasugian menjelaskan bahwa UIN Bandung merupakan kampus yang cukup tua dan memiliki banyak program studi unggulan. Sesuai ketentuan UU Nomor 12, program studi berada di bawah akreditasi LAM. Karena Prodi IPII belum sepenuhnya masuk LAMSPAK, maka sementara masih menggunakan standar BAN-PT.

Menurutnya, asesmen kali ini merupakan bagian dari proses penjaminan mutu yang kini lebih sederhana dibandingkan regulasi sebelumnya. “Kalau dulu penilaian bersifat rasional, sekarang bersifat nominal, apakah memenuhi atau tidak? Jika satu butir bernilai 0, maka status akreditasi langsung tidak terpenuhi,” terangnya.

Terdapat 76 indikator penilaian, dan untuk meraih hasil unggul, minimal harus memenuhi 73 indikator. Dalam sesi itu, asesor menyampaikan beberapa kebutuhan teknis, di antaranya: sesi terpisah dengan mahasiswa pada siang hari, ketersediaan printer ruangan yang memadai, serta satu ruangan khusus untuk penyamaan persepsi. Hasil berita acara nantinya akan dipindai (scan).

Dr Najahan Musyafak menambahkan, Prodi IPII memiliki posisi strategis meskipun baru berdiri selama dua tahun. “Jika ada indikator bernilai 0, itu berarti belum memenuhi standar. Karena prodi ini masih sangat muda, maka hasilnya biasanya berada pada kategori antara memenuhi dan belum memenuhi. Di sinilah pentingnya saling menguatkan,” ujarnya.

Dengan adanya asesmen ini, diharapkan penguatan tata kelola dan mutu akademik Prodi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam semakin terarah. Lulusannya tidak hanya berkiprah di institusi perpustakaan, tetapi dapat menjadi arsiparis di lembaga publik maupun swasta, peneliti dalam bidang ilmu perpustakaan dan informasi, serta analis informasi baik di instansi pemerintahan maupun di korporasi yang bergerak di bidang informasi. (nas)

 

  • Penulis: Sungkawa Abdisunda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelontorkan 150 Juta, Alumni UIN Jakarta Bantu 50 Mahasiswa Lewat Beasiswa Aby Makruf Foundation

    Gelontorkan 150 Juta, Alumni UIN Jakarta Bantu 50 Mahasiswa Lewat Beasiswa Aby Makruf Foundation

    • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    TANGERANG Kanal31.com — UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemerataan pendidikan bagi mahasiswa melalui dukungan dari alumni terbaiknya. Diselenggarakan di Ruang Teater Abdul Ghani, Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) bekerja sama dengan yayasan sosial Aby Makruf Foundation (AMF) yang didirikan oleh dua alumni UIN Jakarta dari program studi Sastra Inggris. Acara ini secara […]

  • 86% Konflik Sosial di Indonesia Diselesaikan Penghulu, Penyuluh, dan Pembimas

    86% Konflik Sosial di Indonesia Diselesaikan Penghulu, Penyuluh, dan Pembimas

    • calendar_month Rab, 21 Agu 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (JAKARTA) — Tenaga Ahli Menteri Agama Bidang Analisis Pengembangan Kementerian dan Lembaga Mahmud Syaltout Syahidulhaq Qudratullah menyebut, sampai saat ini, belum semua konflik sosial di Indonesia terselesaikan. Namun, dari konflik yang terselesaikan, 86% di antaranya diselesaikan oleh penghulu, penyuluh, dan pembimas. Hal itu disampaikannya dalam kegiatan Bimtek Implementasi Sistem Peringatan Dini pada KUA Revitalisasi […]

  • Libatkan 340 Pelaku Usaha, Pasar Kreatif Bandung 2025 Hadir di 8 Mal

    Libatkan 340 Pelaku Usaha, Pasar Kreatif Bandung 2025 Hadir di 8 Mal

    • calendar_month Sab, 2 Agu 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung kembali menggelar pasar kreatif tahun ini, dengan skala yang lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya. Kepala Disdagin Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin mengatakan, jumlah pusat perbelanjaan yang ikut serta meningkat dari enam menjadi delapan mal. “Dua mal baru yang bergabung tahun ini adalah Botanical dan Summarecon […]

  • Hebat! Tim “Kokro” Unpad Juarai Kompetisi “Tarumanagara Startup Summit Expo 2022”

    Hebat! Tim “Kokro” Unpad Juarai Kompetisi “Tarumanagara Startup Summit Expo 2022”

    • calendar_month Sel, 24 Mei 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-SUMEDANG Usaha rintisan (startup) mahasiswa Universitas Padjadjaran “Kokro” berhasil menjuarai kompetisi “Tarumanagara Startup Summit Expo 2022” yang digelar BEM Universitas Tarumanagara, 19 – 20 Mei lalu. Pada kompetisi tersebut, tim Kokro berhasil menyabet juara pertama. Kompetisi “Tarumanagara Startup Summit Expo 2022” diikuti oleh puluhan startup milik mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Pemenang dari […]

  • Top! MAN 2 Kota Malang Sabet 10 Medali OSN Tingkat Nasional 2024

    Top! MAN 2 Kota Malang Sabet 10 Medali OSN Tingkat Nasional 2024

    • calendar_month Sen, 2 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Malang) — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Malang kembali unjuk prestasi pada Olimpiade Sains Nasional Tingkat Nasional Jenjang SMA/MA/Sederajat. MAN 2 Kota Malang membawa pulang 10 medali pada OSN 2024. OSN digelar oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI), Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi di Jakarta. Kompetisi tingkat nasional ini berlangsung […]

  • Merawat Semesta dengan Cinta, Inilah Makna dan Filosofi Logo Hari Guru Nasional 2025

    Merawat Semesta dengan Cinta, Inilah Makna dan Filosofi Logo Hari Guru Nasional 2025

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    CIREBON kanal31.com — Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 mengusung tema besar “Merawat Semesta dengan Cinta.” Tema ini bukan hanya seruan simbolik, melainkan refleksi mendalam atas filosofi pendidikan yang berakar pada kesadaran spiritual, ekologis, dan kemanusiaan. Menurut Menteri Agama Nasaruddin Umar, tema ini menggambarkan peran guru sebagai penjaga keseimbangan antara ilmu dan iman, antara pengetahuan dan kebijaksanaan. “Guru […]

expand_less