Sabtu, 31 Jan 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » Sukses Gelar 3 Event Besar, Kota Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Hajatan Skala Nasional

Sukses Gelar 3 Event Besar, Kota Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Hajatan Skala Nasional

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
  • comment 0 komentar

BANDUNG kanal31.com — Dalam kurun waktu satu pekan, tiga acara besar sukses digelar di Kota Bandung tanpa kendala berarti. Ketiganya antara lain acara Pekan Kreativitas Jawa Barat, DCDC Lafitsef di Jalan Soekarno, dan Pocari Sweat Run 2025 dan berlangsung lancar, aman, serta memberikan dampak signifikan bagi pergerakan ekonomi.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyebut keberhasilan tiga event ini menjadi sinyal kuat bahwa Kota Bandung siap menjadi tuan rumah untuk hajatan-hajatan berskala nasional, bahkan internasional.

“Bandung bisa menangani kegiatan dengan pengunjung puluhan ribu orang, dalam waktu berdekatan, dan tetap menjaga kelancaran, keamanan, hingga kebersihan kota,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Senin (21/7/2025).

Pekan Kreativitas Jawa Barat mencatat sejumlah prestasi membanggakan bagi Kota Bandung. Dekranasda Kota Bandung berhasil meraih gelar juara umum, Mojang Jajaka Bandung masuk lima besar, dan proposal investasi Kota Bandung masuk sepuluh besar nasional.

“Ini menunjukkan bahwa Bandung tetap menjadi salah satu kota paling progresif, baik dari sisi sosial, budaya, maupun ekonomi,” kata Farhan.

Acara yang digelar selama tiga hari ini mendatangkan sekitar 60.000 pengunjung. Pemerintah Kota Bandung tengah menunggu data rinci dari Bank Indonesia untuk menghitung perputaran uang yang terjadi selama event berlangsung.

Event kedua, DCDC Lafitsef, digelar di sepanjang Jalan Soekarno pada 19 Juli 2025. Festival musik dan komunitas ini berlangsung dari pagi hingga malam tanpa hambatan. Ribuan warga tumpah ruah menikmati pertunjukan, bazar, dan aktivitas kreatif lainnya.

“Masyarakat menikmati acaranya, tidak ada gangguan keamanan. Walau sedikit macet, tapi terkendali. Ini bukti warga dan komunitas bisa berkolaborasi dengan baik,” ujar Farhan.

Event terakhir yaitu Pocari Sweat Run 2025, diikuti lebih dari 15.000 pelari dari berbagai daerah. Menurut Farhan, ini adalah bukti nyata bahwa Bandung sudah sejajar dengan kota-kota besar lain dalam penyelenggaraan sport tourism.

“Jakarta punya Marathon, Bali ada punya acara serupa, Jogja dengan Jogja Marathon, dan Borobudur dengan Borobudur Marathon. Bandung punya Pocari Sweat Run. Ini momentum penting,” tegasnya.

Kendati demikian, Farhan mencatat beberapa catatan teknis untuk evaluasi, seperti pengaturan arus lalu lintas dan titik perpotongan pelari.

Namun secara umum, pelaksanaan dinilai berhasil. Dukungan penuh dari kepolisian, TNI, dan kewilayahan memastikan keamanan dan kelancaran selama acara.

Farhan juga mengungkapkan dampak ekonomi yang signifikan dari gelaran ini:
* Sekitar Rp71 miliar perputaran ekonomi dari sektor perhotelan selama tiga malam,
* Sekitar Rp35 miliar dari kegiatan yang langsung terhubung dengan Pocari,
* Dan tambahan Rp12–16 miliar dari transaksi selama Pekan Kreativitas Jabar.

“Semua ini bukan hanya soal ekonomi. Yang utama adalah menghidupkan kota, menjadikan Bandung sebagai ruang publik yang aktif, sehat, dan menyenangkan. Kalau ada nilai ekonomi, itu bonus,” tambah Farhan.

Lebih lanjut, Farhan menyebut saat ini sejumlah investor dan perusahaan teknologi tengah membangun ekosistem berbasis data dan blockchain di Bandung. Ini akan digunakan untuk memetakan perilaku wisatawan dan warga kota dalam berbagai event.

“Saat kita bilang 15.000 pelari, itu bukan cuma angka. Tapi data. Kita akan gunakan itu untuk membuat kebijakan yang lebih presisi ke depan,” pungkasnya.

Dengan keberhasilan tiga event besar tersebut, Pemkot Bandung meyakini bahwa kota ini semakin siap untuk menjadi tuan rumah kegiatan skala nasional lainnya, dari festival seni, event olahraga, sampai forum-forum investasi.

“Kota Bandung bukan hanya bisa menggelar acara, tapi juga mengelolanya dengan baik. Inilah kota yang ingin kita bangun: aktif, produktif, sehat, dan menyenangkan bagi siapa pun,” tutup Farhan.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Catat! Berdiri sejak 1869, Mungsolkanas Jadi Masjid Tertua di Kota Bandung

    Catat! Berdiri sejak 1869, Mungsolkanas Jadi Masjid Tertua di Kota Bandung

    • calendar_month Sab, 24 Agu 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Bandung) — Jika membahas tentang perkembangan Islam di kota Bandung, kebanyakan orang akan menyebut Masjid Agung Alun-alun atau Masjid Besar Cipaganti sebagai salah satu masjid bersejarah di Kota Bandung. Namun, Masjid Mungsolkanas yang terletak di sebuah gang kecil membuatnya jarang terlihat oleh banyak orang. Dilansir dari laman Kota Bandung, Masjid ini berada di Gang […]

  • Ekonom UGM: Pemerintah Sebaiknya Tak Naikkan Harga Pertalite, Solar dan Tarif Listrik

    Ekonom UGM: Pemerintah Sebaiknya Tak Naikkan Harga Pertalite, Solar dan Tarif Listrik

    • calendar_month Jum, 22 Apr 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-YOGYAKARTA Pemerintah baru-baru ini menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax hingga 30 persen per 1 April lalu. Kebijakan menaikkan harga Pertamax ini dalam rangka menekan angka subsidi BBM di tengah lonjakan harga minyak dunia sepanjang tahun ini. Namun demikian, kenaikan harga BBM ini menambah daftar panjang kenaikan harga barang kebutuhan masyarakat setelah sebelumnya […]

  • Dosen UGM Kembangkan Metode Pemetaan Padang Lamun

    Dosen UGM Kembangkan Metode Pemetaan Padang Lamun

    • calendar_month Sel, 19 Apr 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-YOGYAKARTA Dosen Departemen Sains Informasi Geografi, Fakultas Geografi UGM, Dr. Pramaditya Wicaksono, M.Sc.,dan tim mengembangkan metode pengolahan data pengindraan jauh untuk memetakan padang lamun secara akurat, efektif, dan efisien. Pengembangan teknologi tersebut berawal dari keprihatinan Pramaditya akan belum optimalnya pengelolaan padang lamun Indonesia. Padang lamun merupakan salah satu ekosistem karbon biru (blue carbon) di wilayah […]

  • Dari Keraguan Menuju Kepastian

    Dari Keraguan Menuju Kepastian

    • calendar_month Ming, 28 Sep 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Ketika dunia lama sedang runtuh dan dunia baru tengah mencari pijakan, lahirlah seorang pemikir yang kemudian disebut sebagai Bapak Filsafat Modern, Rene Descartes (1596- 1650).   Pemikiran Descartes tumbuh di tengah situasi Eropa sedang berada dalam masa transisi besar: sebuah dunia lama yang berakar pada otoritas Gereja dan filsafat skolastik Aristotelian mulai […]

  • Ayo Berwisata ke Makam Sunan Gunung Jati

    Ayo Berwisata ke Makam Sunan Gunung Jati

    • calendar_month Ming, 3 Des 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Cirebon) Makam Sunan Gunung Jati adalah salah satu tujuan wisata sejarah dan religi yang ada di Kabupaten Cirebon. Hal ini karena Sunan Gunung Jati adalah salah satu Wali Songo yang menyebarkan ajaran Islam di Cirebon. Sunan Gunung Jati juga sempat memimpin Kesultanan Cirebon usai diberikan takhta oleh Pangeran Cakrabuana dengan gelar Panetep Panatagama. Sunan […]

  • Cegah Paham Radikal, BNPT RI dan FKPT Jawa Barat Gelar Smart Bangsaku, Bersatu Indonesiaku

    Cegah Paham Radikal, BNPT RI dan FKPT Jawa Barat Gelar Smart Bangsaku, Bersatu Indonesiaku

    • calendar_month Sab, 3 Agu 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (CIMAHI) — Sebanyak 115 peserta (siswa, guru SMP dan orangtua) mengikuti Smart Bangsaku, Bersatu Indonesiaku (Sehat Mental, Keluarga Cerdas dan Tangguh) yang digelar BNPT (Bandan Nasional Penanggulangan Terorisme) RI dan FKPT (Forum Kordinasi Pencegahan Terorisme) Jawa Barat di Nurul Aulia Convention Center Cimahi Bandung, Kamis (1/8/2024). Dengan menghadirkan tiga narasumber yang energik, menarik dan […]

expand_less