Selasa, 2 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUMANIORA » Ayo Berwisata ke Makam Sunan Gunung Jati

Ayo Berwisata ke Makam Sunan Gunung Jati

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Ming, 3 Des 2023
  • comment 0 komentar

KANAL31.COM (Cirebon)

Makam Sunan Gunung Jati adalah salah satu tujuan wisata sejarah dan religi yang ada di Kabupaten Cirebon.

Hal ini karena Sunan Gunung Jati adalah salah satu Wali Songo yang menyebarkan ajaran Islam di Cirebon.

Sunan Gunung Jati juga sempat memimpin Kesultanan Cirebon usai diberikan takhta oleh Pangeran Cakrabuana dengan gelar Panetep Panatagama.

Sunan Gunung Jati yang memiliki nama asli Syarif Hidayatullah merupakan putera dari Raja Abdullah (Syarif Abdullah).

Ibunya bernama Rara Santang yang merupakan putri Prabu Siliwangi asal Pajajaran dengan gelar Syarifah Mudaim.

Semasa hidupnya, Sunan Gunung Jati Gunung Jati menuntut ilmu agama hingga ke Makkah dan berguru pada Syekh Tajudin Al-Qurthubi. Setelah kembali ke tanah air, beliau sempat berguru pada Syekh Maulana Ishak di Pasai, Aceh.

Perjalanannya berlanjut hingga ke Karawang, Kudus, sampai di Pesantren Ampeldenta, Surabaya dimana beliau sempat berguru pada Sunan Ampel.

Belau berdakwah di daerah Cirebon dan menjadi guru agama dan menggantikan Syekh Datuk Kahfi di Gunung Sembung.

Sunan Gunung Jati diperkirakan meninggal pada pertengahan abad ke-16 dan dimakamkan di puncak bukit yang berada di Cirebon.

Kompleks Makam Sunan Gunung Jati

Makam Sunan Gunung Jati berada di kompleks makam Astana Gunung Jati yang terletak di Desa Astana, Kecamatan Cirebon Utara, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Kompleks makam Astana Gunung Jati berjarak kurang lebih 5 kilometer dari pusat Kota Cirebon.

Untuk mencapai makamnya, peziarah harus mendaki jalan yang menanjak di Gunung Sembung.

Kompleks makam ini juga memiliki ciri khas dengan adanya sembilan pintu (lawang sanga).

Adapun batas bagi para pengunjung atau para peziarah hanya sampai pada pintu ketiga yakni di pintu Pasujudan.

Sedang pintu keempat dan hingga pintu kesembilan di bagian makam atau merupakan area yang hanya dikhususkan bagi keluarga Keraton Cirebon dan keturunan Sunan Gunung Jati.

Pintu yang dilewati rombongan keluarga Keraton Kanoman diantaranya pintu Ratna Komala, pintu Jinem, pintu Rararoga, pintu Kaca, pintu Bacem, dan pintu Teratai.

Kompleks makam Astana Gunung Jati memuat sekitar 500 makam, termasuk makam putri Ong Tien Nie, putri dari kerajaan Cina di era dinasti Ming, yang merupakan istri dari Sunan Gunung Jati. Tidak heran apabila pada makam ini tampak memiliki ornamen-ornamen bernuansa Cina.

Tradisi di Makam Sunan Gunung Jati Kompleks makam Astana Gunung Jati memang tidak pernah sepi dari peziarah yang datang untuk membaca yasin, tahlil, wirid, doa, shalawat, hingga berdiam diri. Namun peziarah akan sangat ramai ketika beberapa tradisi tengah khas di kompleks makam ini tengah berlangsung.

Seperti saat tradisi Munggahan yang dihelat di tempat ini setiap menjelang bulan Ramadhan. Munggahan atau berziarah ke makam Sunan Gunung Jati ini merupakan simbol penghormatan terhadap tokoh yang telah berjasa menyebarkan Agama Islam di wilayah Cirebon dan sekitarnya.

Ada pula tradisi Grebeg Syawal Makam Sunan Gunung Jati yang rutin dilaksanakan di hari kedelapan setelah Idul Fitri.

Tradisi itu merupakan ziarah kubur atau nyekar yang dilakukan keluarga besar dan kerabat Keraton Kanoman untuk mendoakan para leluhur Dalam tradisi ini, keluarga dan kerabat Keraton Kanoman secara simbolis aka melakukan tradisi surak atau membagikan uang kepada masyarakat

Sejumlah warga pun tampak berebut uang koin yang dibagikan oleh keluarga Keraton Kanoman tersebut. Selain itu ada juga tradisi Panjang Jimat yang dilakukan pada peringatan Maulid Nabi.

Dalam tradisi tersebut, kata panjang ditafsirkan sebagai proses kelahiran kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Sementara kata Jimat adalah akronim dari kata diaji dan dirumat yang dipelajari dan diamalkan, merujuk pada ajaran-ajaran Islam dengan meneladani Nabi Muhammad SAW.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati Hari Disabilitas Internasional UIN Bandung Gelar Workshop Copilot AI

    Peringati Hari Disabilitas Internasional UIN Bandung Gelar Workshop Copilot AI

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional, Program Studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menyelenggarakan Pelatihan Workshop Difabel, UMKM dan Copilot AI bekerja sama dengan Microsoft, Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), serta Pesantren Tunanetra Sam’an Darushudur. Kegiatan […]

  • Pentingnya Kontekstualisasi Nilai Pesantren untuk Jawab Tantangan Zaman

    Pentingnya Kontekstualisasi Nilai Pesantren untuk Jawab Tantangan Zaman

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    CIPUTAT Kanal31.com — Pesantren dituntut untuk melakukan kontekstualisasi terhadap nilai-nilai yang hidup di lembaga pendidikan khas nusantara. Di samping itu, komunitas pesantren secara atraktif perlu menjawab tantangan yang muncul di era digital ini. Hal tersebut dinyatakan oleh Menteri Agama Periode 2014-2019, Lukman Hakim Saifuddin, saat menjadi pembicara dalam Seminar Hari Santri dan Bedah Buku Karya Dr. […]

  • Tahun 2023 Makanan Halal Indonesia Harus Jadi Nomor 1 Dunia

    Tahun 2023 Makanan Halal Indonesia Harus Jadi Nomor 1 Dunia

    • calendar_month Rab, 25 Mei 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-JAKARTA Pemerintah menargetkan makanan dan minuman halal Indonesia akan menjadi nomor satu dunia di 2023. Pernyataan ini disampaikan Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama Aqil Irham saat menghadiri Halal Industry Event, di Thamrin City, Jakarta. Dalam event yang juga dihadiri Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin ini, juga diluncurkan State of The Global […]

  • Hore! Kemenag Bekali Kewirausahaan bagi Calon Pegawai Purnabhakti

    Hore! Kemenag Bekali Kewirausahaan bagi Calon Pegawai Purnabhakti

    • calendar_month Rab, 21 Sep 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAl31.COM Kementerian Agama melalui Ditjen Pendidikan Islam menyelenggarakan Pembinaan Pegawai Purnabakti. Kegiatan ini bertujuan memberikan pembekalan kepada pegawai yang akan purna tugas. Acara dilaksanakan tanggal 20-22 September 2022 di Bogor. Rohmat Mulyana Sapdi, selaku Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam dalam sambutannya menyampaikan untuk selalu bersyukur karena bisa sampai di penguhujung Batas Usia Pensiun (BUP) masih diberikan […]

  • Perluas Wawasan Mahasiswa, Prodi Ekonomi Syariah UIN Bandung Gelar Kuliah Bersama Praktisi Bank Muamalat

    Perluas Wawasan Mahasiswa, Prodi Ekonomi Syariah UIN Bandung Gelar Kuliah Bersama Praktisi Bank Muamalat

    • calendar_month Jum, 17 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Upaya peningkatan wawasan dan pemahaman praktis mahasiswa terhadap dunia perbankan syariah terus dilakukan. Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar “Kuliah Bersama Praktisi Bank Syariah” yang dilaksanakan di Bank Muamalat Indonesia KCP Buahbatu, Rabu (15/4/2026).   Kegiatan yang berlangsung dalam dua sesi ini […]

  • Menag Datangi KPK Jelaskan Kunker ke Sulsel, Tekad Jadi Contoh Pemberantasan Korupsi

    Menag Datangi KPK Jelaskan Kunker ke Sulsel, Tekad Jadi Contoh Pemberantasan Korupsi

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA Kanal31.com — Menteri Agama Nasaruddin Umar hari ini datang ke kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kedatangan Menag untuk memberikan penjelasan terkait penggunaan pesawat khusus saat berkunjung ke Sulawesi Selatan pada 15 Februari 2026 untuk meresmikan Gedung Balai Sarkiah di Kabupaten Takalar. Menag di awal menjelaskan bahwa sudah beberapa kali datang ke KPK. Menag bahkan […]

expand_less