Sabtu, 31 Jan 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Top! UIN Jakarta Luncurkan Buku Narasi Ekonomi Perempuan Perdesaan

Top! UIN Jakarta Luncurkan Buku Narasi Ekonomi Perempuan Perdesaan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sel, 6 Sep 2022
  • comment 0 komentar

KANAL31.COM-Lembaga sosial kemanusiaan Social Trust Fund (STF) UIN Jakarta meluncurkan buku ‘Enablers for Muslim Women Economic Empowerment’ di Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Jakarta, Senin (5/9/2022). Buku yang diterbitkan Palgrave Macmillan (2022) ini bertutur peran ekonomi perempuan di kawasan perdesaan Indonesia.

Peluncuran buku dihadiri dan dibuka langsung Rektor UIN Jakarta Prof. Dr. Hj. Amany Lubis. Selain itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menteri PPPA) Bintang Puspayoga juga berkenan hadir dan menyampaikan presentasinya.

Peluncuran buku yang disertai seminar tentang pemberdayaan ekonomi perempuan dihadiri tiga pembicara, Profesor Azyumardi Azra CBE, Profesor Euis Amalia, dan Profesor Asep Saepudin Jahar. Ketiganya mempresentasikan pandangan tentang peran ganda perempuan berdasar perspektif keilmuan masing-masing.

Dalam paparannya, Profesor Amelia mengungkapkan, buku ini berangkat dari riset aksi para penulis dalam melakukan pemberdayaan perempuan di Jawa Barat, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Barat. Dalam jangka waktu 2018-2021, 110 responden berperan aktif dalam kegiatan riset aksi melalui observasi, wawancara, piloting project, pelatihan, dan pendampingan.

Sebagai informasi, buku ini ditulis oleh sejumlah peneliti yang terlibat. Diantaranya Direktur STF UIN Jakarta Profesor Amelia Fauzia, Peneliti UNSW Canberra Australia Profesor Minako Sakai dan Profesor Felix Tan.

Buku sendiri, sambung Guru Besar Sejarah ini, menjawab tiga pertanyaan penelitian. Ketiganya, bagaimana potensi toleransi di kalangan perempuan pelaku UMKM dapat dikembangkan? Bagaimana negosiasi untuk menyeimbangkan kewajiban rumah tangga dan bisnis? Dan, bagaimana dampak kemampuan digital terhadap usaha dan dampak sosial lainnya?

Hasil riset aksi sendiri mencatat sejumlah temuan penting. Terkait potensi toleransi misalnya, sebut Amelia, perempuan yang terlibat dalam aktivitas ekonomi memiliki potensi besar dalam membangun toleransi. “Kami melihat adanya hidden potential dari perempuan dalam konteks ini,” katanya.

Melalui aktivitas ekonomi yang mereka lakukan, perempuan bisa membangun kepercayaan diri dan mendorong toleransi. Ini terlihat ketika mereka menjalankan aktivitas ekonominya berlandaskan pada etika ekonomi Islam seperti keharusan melakukan amal shalih, siddiq dan amanah, haq dan ‘adl, dan ihsan dalam aktivitas ekonomi mereka.

“Etika Islam selanjutnya juga mendorong perempuan untuk meyakini pentingnya proses dibandingkan hasil semata,” tambahnya.

Apresiasi Menteri Bintang Puspayoga

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menteri PPPA) Bintang Puspayoga yang hadir secara virtual menyampaikan apresiasinya atas riset aksi dan publikasi buku tersebut.  “Terima kasih kepada STF UIN Jakarta yang telah melaksanakan aksi-aksi pemberdayaan perempuan, termasuk melalui riset kerja sama UNSW Australia ini,” apresiasinya.

Menteri Bintang menuturkan, riset aksi pemberdayaan terhadap kelompok perempuan sebagai aktor ekonomi keluarga ini penting dan sejalan dengan upaya yang dilakukan pemerintah dalam mengakselerasi kebangkitan ekonomi masyarakat. “Tujuan pemerintah Indonesia bagaimana kita pulih dan bangkit lebih cepat,” katanya.

Pemerintah, sambungnya, sangat mengapresiasi riset aksi yang dilakukan dengan kerangka metodologi ketat sehingga diterbitkan menjadi buku. Sebab ini akan menjadi basis data bagi pemerintah dalam merumuskan satu kebijakan publik.

“Tentunya, berbagai keputusan pemerintah tidak bisa dilakukan tanpa hasil penelitian yang kredibel,” katanya.

Negara, sambungnya lagi, sangat berkomitmen mendorong persamaan derajat laki-laki dan perempuan. Ini dilakukan dengan mendorong partisipasi yang setara dalam mengontribusikan peran masing-masing.

Diantara prioritas pemberdayaan perempuan adalah pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan berperspektif gender. Mayoritas perempuan Indonesia sendiri menjadi ujung tombak kewirausahaan bangsa dimana 64% pemilik dan pengelola UMKM adalah perempuan dengan sektor terbanyak di fashion, kriya, dan kuliner.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nak

    Nak

    • calendar_month Ming, 1 Jun 2025
    • account_circle Jun
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Nak. Seiring kedewasaanmu tumbuh, kau akan mengerti bahwa hidup bukanlah garis lurus ketika kau hendak mewujudkan keinginan dan cita-citamu. Seumpama perjalanan di tengah kabut: Jalan berkelok, peta yang tak menunjukkan arah, dan simpang jalan yang menyesatkan, bisa saja kau temui.   Di satu waktu, kau mungkin pasti pada ayunan langkahmu; namun di […]

  • 7 Kiat Sukses Penerbitan Artikel Mahasiswa

    7 Kiat Sukses Penerbitan Artikel Mahasiswa

    • calendar_month Jum, 22 Apr 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    Wahyudin Darmalaksana, pegiat kelas menulis di UIN Sunan Gunung Djati Bandung, memberikan kiat praktis agar mudah menerbitkan artikel ilmiah untuk mahasiswa. Yudi, sapaan akrabnya, menjelaskan saat ini merupakan era penerbitan artikel mahasiswa jenjang sarjana. Tentu ada kiat untuk sukses di bidang ini. Kiat ini pasti berkembang di masa depan seiring dengan ditemukannya strategi yang lebih […]

  • Top! Lebih 1.500 Santri Ikuti Tes Wawancara Beasiswa Kemenag 2025

    Top! Lebih 1.500 Santri Ikuti Tes Wawancara Beasiswa Kemenag 2025

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta kanal31.com — Program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kementerian Agama (Kemenag) banjir peminat, termasuk dari kalangan santri. Lebih 1.500 santri ikut tahap wawancara seleksi penerima BIB 2025. Mereka ikut ambil bagian dalam BIB untuk katagori Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) Tahun 2025. Program yang sudah berjalan sejak 2005 ini terus dipertahankan sebagai komitmen Kementerian Agama […]

  • Begini Kisah Penyintas Banjir dari Aceh Juarai Olimpiade PAI 2025 di Jakarta

    Begini Kisah Penyintas Banjir dari Aceh Juarai Olimpiade PAI 2025 di Jakarta

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Banjir besar yang melanda Aceh beberapa hari terakhir bukan hanya menenggelamkan rumah dan memutus jalur transportasi. Musibah ini hampir mengubur asa anak-anak berprestasi Aceh untuk tampil di ajang nasional Grand Final Olimpiade Pendidikan Agama Islam (PAI) 2025. Namun di tengah nestapa, tekad mereka justru makin menguat bahkan menorehkan prestasi gemilang. Sebutlah Khaidar Munarzi, siswa […]

  • Begini Cara Kemenag-BPS Susun Instrumen Survei Kepuasaan Jemaah Haji 2023

    Begini Cara Kemenag-BPS Susun Instrumen Survei Kepuasaan Jemaah Haji 2023

    • calendar_month Jum, 28 Apr 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Badan Pusat Statistik (BPS) dalam 11 tahun terakhir selalu melakukan survei kepuasaan jemaah Indonesia setiap penyelenggaraan ibadah haji di Arab Saudi. Survei yang sama akan kembali dilakukan dalam operasional ibadah haji 1444 H/2023 M. Salah satu tahapanya, adalah menyusun instrumen survei. Instrumen ini dibahas bersama Tim Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag dan BPS […]

  • Luar Biasa! Jurnal Studi Islam Ulumuna UIN Mataram Terindeks Scopus

    Luar Biasa! Jurnal Studi Islam Ulumuna UIN Mataram Terindeks Scopus

    • calendar_month Kam, 21 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-JAKARTA Satu lagi jurnal Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang terindeks di Scopus. Adalah Ulumuna, Jurnal Studi Islam yang diterbitkan oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram ini terindeks di Scopus per tanggal 20 Juli 2022. Dengan itu, otomatis Ulumuna memperoleh kenaikan status akreditasi ke Sinta 1, yang sebelumnya Sinta 2. Saat ini, sudah ada […]

expand_less