Breaking News:
Beranda » NETIZEN » Keistiqamahan Lebih Baik dari Seribu Karamah

Keistiqamahan Lebih Baik dari Seribu Karamah

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG kanal31.com — Sehabis Shalat Ashar, senja sudah mulai terasa, saat Guru Agung memulai pengajian sorenya. Dari sekian banyak tuturan bermaknanya, ia menyitir kisah tentang Imam Junaid al-Baghdadi yang menyoroti pandangannya yang mendalam mengenai keutamaan Istiqamah di atas Karamah (kemuliaan/kesaktian).

—-
Mahkota Para Sufi: Junaid dan Rahasia Istiqâmah

Di jantung kota Baghdad pada abad ke-3 Hijriah, di tengah hiruk-pikuk perdagangan dan debu intelektual yang menyelimuti tepian sungai Tigris, duduklah seorang ulama yang kelak dikenal sebagai “Sayyid at-Ta’ifah” (Pemimpin Kaum Sufi). Ia adalah Abu al-Qasim al-Junaid al-Baghdadi.

Berbeda dengan gambaran asketis yang menjauh total dari dunia, Imam Junaid adalah seorang pedagang sutra. Di siang hari ia bergulat dengan pasar, namun hatinya tidak pernah sedetik pun berpaling dari Allah. Justru di sinilah letak kekuatan ajarannya: menyeimbangkan antara “syariat yang kokoh dengan hakikat yang dalam.”

——
Kepenasaran Para Murid

Suatu ketika, dalam halaqah ilmunya yang tenang, beberapa murid yang masih muda dan bersemangat spiritual bertanya-tanya tentang fenomena karamah. Mereka mendengar kisah-kisah fantastis tentang orang-orang saleh yang mampu berjalan di atas air, terbang di angkasa, atau melipat jarak dalam sekejap mata.

Ada kerinduan diam-diam di hati mereka untuk merasakan, menyaksikan, atau memiliki kemampuan supranatural tersebut sebagai bukti kedekatan dengan Allâh..

Melihat kegelisahan ini, Imam Junaid tersenyum lembut. Ia sangat paham bahwa ini adalah perangkap halus bagi para penempuh jalan spiritual (sâlik). Terpukau pada keajaiban seringkali membuat seseorang lupa pada Sang Pencipta Keajaiban (Allâh).

—–
Jawaban Sang Imam: Burung dan Ikan

Dengan tenang, Imam Junaid berkata:

“Jika kalian melihat seseorang duduk bersila di udara, janganlah kalian tertipu sampai kalian menimbang perbuatannya dengan timbangan Syariat. Dan jika kalian melihat seseorang berjalan di atas air, janganlah terperdaya sampai kalian melihat bagaimana ia berpegang pada perintah dan larangan Allah.”

Para murid terdiam. Imam Junaid melanjutkan dengan sebuah analogi yang meruntuhkan obsesi mereka terhadap kesaktian fisik:

“Burung bisa terbang di udara, dan ikan bisa berenang di dalam air tanpa tenggelam. Itu adalah sifat alamiah mereka, bukan tanda kewalian. Setan pun bisa melintasi dunia dalam sekejap.”

Bagi Junaid, ukuran kesucian bukanlah kemampuan melanggar hukum alam, melainkan kemampuan menundukkan hawa nafsu secara terus-menerus di bawah hukum Allah.

—-
Hakikat Istiqamah

Imam Junaid kemudian mengajarkan sebuah prinsip yang menjadi pondasi Tasawwuf Sunni hingga hari ini:

“Al-Istiqâmatu khairun min alfi karamah.”
(Istiqamah itu lebih baik daripada seribu karamah).

Ia menjelaskan bahwa Karamah seringkali hanya menjadi hiburan bagi anak kecil dalam perjalanan spiritual, atau bahkan ujian yang bisa menggelincirkan seseorang ke dalam kesombongan (ujub). Sementara itu, Istiqamah adalah karamah yang sesungguhnya.

Istiqamah adalah ketika seorang hamba tetap berdiri tegak menjalankan perintah Allah, baik saat hatinya sedang lapang maupun sempit, saat ia sehat maupun sakit, saat ia kaya maupun miskin. Istiqamah adalah “keringat ruhani” yang menuntut kesabaran tanpa batas.

Imam Junaid menegaskan: “Yang dituntut darimu adalah Istiqâmah, bukan Karamah. Karena Tuhanmu menuntutmu untuk beristiqamah, sementara nafsumu menuntutmu untuk mencari karamah.”

—-
Khatimah: Warisan Sang Pedagang Sutra

Kisah di atas ditulis dalam “Risâlah al-Qusyairiyyah” (Imam Abu al-Qâsim al-Qusyairy) dan “Hilyatul Aulia wa Thabaqat al-Asyfiya” (Imam Abu Nua’im al-Isfahani). Narasi hidup Imam Junaid mengajarkan kita bahwa puncak dari spiritualitas bukanlah menjadi “manusia super” (ubermach), melainkan menjadi hamba yang setia (‘Abd Allâh).

Keajaiban terbesar bukanlah mengubah tongkat menjadi ular atau membelah lautan, melainkan kemampuan seorang manusia yang lemah untuk tetap taat kepada Tuhannya di tengah badai godaan dunia yang tak henti-hentinya menerpa. Itulah Istiqâmah—sebuah keajaiban sunyi yang tidak membutuhkan tepuk tangan manusia, namun terdengar gemuruhnya di pintu langit.

Dadan Rusmana, Wakil Rektor I UIN Sunan Gunung Djati Bandung 

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Tata Kelola JDIH, UIN Bandung Kunjungi Biro Hukum Kemenag RI

    Perkuat Tata Kelola JDIH, UIN Bandung Kunjungi Biro Hukum Kemenag RI

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Suasana diskusi hangat mewarnai kunjungan studi tiru pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) yang dilakukan Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung ke Biro Hukum dan Kerja Sama Luar Negeri (BKSLN) Kementerian Agama Republik Indonesia, Rabu (17/12/2025). Rombongan UIN Bandung dipimpin oleh Dekan Fakultas Syariah dan Hukum Prof. Dr. H. Fauzan […]

  • Mengenal Rektor Unsoed yang Baru Saja Ditangkap KPK

    Mengenal Rektor Unsoed yang Baru Saja Ditangkap KPK

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    KALBAR, kanal31.com — Jumat Keramat, biasanya KPK menangkap bupati korup. Mungkin sudah bosan, bidikan diarahkan ke rektor, pimpinan tertinggi universitas. Sebagai korban perdana, Rektor Universitas Soedirman (Unsoed), Prof Akhmad Sodiq baru saja digelandang KPK ke jeruji. Simak narasinya sambil seruput Koptagul, wak! Nama lengkapnya Prof Dr Ir Akhmad Sodiq M Sc Agr IPU ASEAN Eng. Gile […]

  • Sinergi Filantropi dan Investasi Syariah Jadi Fokus Seminar Nasional GIS FEBI UIN Bandung

    Sinergi Filantropi dan Investasi Syariah Jadi Fokus Seminar Nasional GIS FEBI UIN Bandung

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Galeri Investasi Syariah (GIS) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Seminar Nasional bertajuk “Penelusuran Hubungan Filantropi Islam dan Investasi: Sinergi Spiritual dan Ekonomi untuk Pembangunan Berkelanjutan (Praktik Menggunakan Analisa Fundamental dan Teknikal)”, yang berlangsung di Aula FEBI, Rabu (28/5/2025).   Dengan menghadirkan dua narasumber terkemuka di […]

  • Program Inkubator Wirausaha LPDB-KUMKM Jadi Solusi Permudah UMKM Raih Investor

    Program Inkubator Wirausaha LPDB-KUMKM Jadi Solusi Permudah UMKM Raih Investor

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Program Inkubator Wirausaha Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM dalam mendapatkan investor. Program ini merupakan implementasi pendampingan dari LPDB-KUMKM dalam menginkubasi Koperasi dan UMKM untuk meningkatkan daya saing, tata kelola manajemen bisnis, pemasaran, maupun akses permodalan atau pendanaan. Salah satu kegiatan dalam program ini […]

  • Dari Edukasi ke Aksi Nyata: Penguatan Satgas P2KS UIN Bandung Berbasis Empati

    Dari Edukasi ke Aksi Nyata: Penguatan Satgas P2KS UIN Bandung Berbasis Empati

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — UIN Sunan Gunung Djati Bandung terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan kampus yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan melalui kegiatan Pembentukan Tim Khusus Tanggap Cepat Kasus: Satgas sebagai First Responder—Batas Peran, Empati, dan Respons Tepat yang berlangsung di Aula Lecture Hall, Kamis (16/4/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem respons cepat […]

  • Saatnya Umat Beragama Jaga Bumi dari Krisis Lingkungan

    Saatnya Umat Beragama Jaga Bumi dari Krisis Lingkungan

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA Kanal31.com — Dalam muzakarah bertajuk “Resolusi Umat: Penanggulangan Bencana dengan Ekoteologi” di Masjid Istiqlal Jakarta, Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan “Peran agama dalam menghadapi krisis lingkungan”. Kegiatan ini juga dihadiri perwakilan BNPB, BMKG, akademisi, serta pegiat lingkungan. Muzakarah ini menjadi forum refleksi keagamaan sekaligus konsolidasi gagasan lintas sektor dalam merumuskan peran agama menghadapi bencana alam. […]

expand_less