Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Uang Sertifikasi Dosen PTKIS Disunat, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Uang Sertifikasi Dosen PTKIS Disunat, Siapa yang Bertanggung Jawab?

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kam, 23 Feb 2023
  • comment 0 komentar

BANDUNG, kanal31.com– Koordinatorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (Kopertais) Wilayah II Jawa Barat tengah diterpa isu tak sedap. Kanal31.com mendapati pengaduan dari dua orang dosen Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) yang meminta identitasnya tidak ditulis. Dalam pengaduannya kedua dosen itu mengeluhkan tentang pemotongan dana sertifikasi dosen.

“Saya hanya memberi satu juta rupiah, kalau rekan saya ada yang diminta tiga juta sampai 10 juta rupiah,” ungkapnya, sambil mewanti-wanti agar identitasnya tidak ditulis, Kamis (23/01/23).

Pengakuan tersebut dikuatkan oleh seorang dosen yang bertugas di PTKIS Purwakarta. “Uang sertifikasi Dosen cairnya tidak menentu, terkadang tiap bulan, terkadang 3 bulan, terkadang satu tahun dirapel. Kalau soal pemotongan mah sudah lumrah. Kalau diakumulasi dalam 3 bulan, yang satu bulan harus disetor,” paparnya.

Pengaduan nyaris sama juga disampaikan Dosen PTKIS yang berdomisili di Ciamis Jawa Barat. Kendati di PTKIS yang dia kelola belum ada dosen yang bersertifikasi, namun menurutnya di kalangan PTKIS hal tersebut sudah bukan isu lagi.

Uniknya, adanya pemotongan uang sertifikasi malah dikuatkan oleh seorang dosen yang menjabat sebagai Wakil Koordinator di Kopertais berkantor di Kampus 2 Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati, Jl. Soekarno-Hatta, Kota Bandung. Kepada kanal31.com, Wakil Koordinator bernama Drs.  Nasihudin, M.Pd. itu menegaskan bahwa  kabar tersebut memang benar adanya. Bahkan dia mengaku mendapatkan pengaduan serupa saat berkunjung ke sejumlah PTKIS Wilayah II Jawa Barat.

Saat ditanya tanggapan atas pengaduan tersebut, Pono (panggilan akrab Nasihudin) mengaku hanya bisa menyarakan untuk komplain langsung ke Sekretaris Kopertais Wilayah II Dr. H. Usep Dedi Rustandi, MA. “Ya saat ini segalanya diatur dan diurus Pak Usep (Sekretaris Kopertais II, Red). Jadi kita tidak bisa berbuat apa-apa,” ujarnya.

Pono menyebutkan, masalah tersebut sudah sampai dan ditangani oleh Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung Prof. Dr Mahmud, M.Si, yang secara ex officio menjabat Koordinator Kopertais Wilayah II.

“Bahkan sudah sampai ke Dirjen Pendidikan Islam, saat Rapat Kerja UIN SGD Bandung 2023 di Grand Mercury Hotel Jl. Setiabudi, Kota Bandung, Selasa 14-16 Februari lalu. Konon katanya dia selesai sebagai Sekretaris,” kata Nasihudin seraya menunjukkan pesan Whatsapp dari seseorang bertuliskan “Sekretaris Selesai Kang.”

Bagaimana hasil penelusuran dan konfirmasi kanal31.com terhadap Sekretaris Kopertais wilayah II Jawa Barat Dr. H. Usep Dedi Rustandi, M.A.? Silakan simak laporan kanal31.com di berita berikutnya. (tim).

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yuk Kenali Kak Odin, Sosok Pendongeng Hipnotis Anak-anak

    Yuk Kenali Kak Odin, Sosok Pendongeng Hipnotis Anak-anak

    • calendar_month Ming, 7 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Claudine Patricia, ia merupakan seorang pendongeng yang berasal dari Kota Bandung. Wanita yang lebih akrab disapa dengan panggilan Kak Odin ini telah memantapkan diri sebagai pendongeng sejak tahun 2004.   “Saya mulai mendongeng itu sekitar tahun 2004,itu juga karena saya sempat setelah lulus dari FISIP Hubungan Internasional. Saya mengambil pendidikan guru TK,” terang […]

  • Nadiem Makarim, Tumbal Politik Kekuasaan? 

    Nadiem Makarim, Tumbal Politik Kekuasaan? 

    • calendar_month Sab, 16 Mei 2026
    • account_circle Alimudin Garbiz, Share Creator, Pemerhati Sosial Politik
    • 0Komentar

    GARUT kanal31.com — Nama Nadiem Makarim belakangan ini kembali menjadi sorotan publik. Bukan karena inovasi pendidikan. Bukan karena Merdeka Belajar. Bukan karena transformasi digital sekolah. Tetapi karena pusaran isu hukum, tekanan opini, dan berbagai narasi yang terus menggiring publik untuk melihatnya sebagai pihak yang harus dipersalahkan. 🔥⚖️   Dan di titik itulah, akal sehat rakyat mulai […]

  • Gunakan Dana CSR, Gedung Mako Polsek Arjasari Dibangun

    Gunakan Dana CSR, Gedung Mako Polsek Arjasari Dibangun

    • calendar_month Sen, 13 Jan 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG KANAl31.COM – Polresta Bandung melaksanakan kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Mako Polsek Arjasari di Perumahan Kota Baru Arjasari RT 04/RW 13 Kecamatan Arjasari Kabupaten Bandung, Senin (13/1/2025). Peletakan batu pertama itu dihadiri langsung oleh Kapolda Jabar Irjen Pol Dr Akhmad Wiyagus, didampingi Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna, Kapolresta Bandung Kombes Pol Dr […]

  • Ayo Kenali Magot, Solusi Pengurai Sampah Ala UAD

    Ayo Kenali Magot, Solusi Pengurai Sampah Ala UAD

    • calendar_month Sel, 21 Jun 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-YOGYAKARTA Rudi, salah satu warga Dusun Sanggrahan yang juga mantan mahasiswa jurusan Peternakan, mengungkap pembudidayaan magot bermula dari adanya prakarsa dirinya dan warga sekitar yang jengah dengan masalah sampah yang tak kunjung usai. Magot sebagai salah satu ekosistem pengurai sampah tercepat, menjadi solusi yang masyarakat Sanggrahan gunakan sebagai alat untuk mengatasi timbunan sampah rumah tangga […]

  • Tingkatkan Daya Saing Global, Mahasiswa FTK UIN Bandung Magang ke Malaysia

    Tingkatkan Daya Saing Global, Mahasiswa FTK UIN Bandung Magang ke Malaysia

    • calendar_month Sab, 4 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Sunan Gunung Djati Bandung resmi melepas mahasiswa peserta Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dan Praktik Latihan Profesi (PLP) Internasional Malaysia, Jumat (3/10/2025). Acara ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk menimba pengalaman praktik lapangan pendidikan di luar negeri, khususnya di PASTI Al-Mukmin, Bandar Springhill, Port Dickson, Negeri Sembilan, […]

  • Cegah Intoleransi lewat Kurikulum Berbasis Cinta Jadi Bahasan Menag – Cendekiawan Kristen

    Cegah Intoleransi lewat Kurikulum Berbasis Cinta Jadi Bahasan Menag – Cendekiawan Kristen

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa upaya mencegah intoleransi memerlukan sesuatu yang lebih kuat daripada peraturan pemerintah atau undang-undang. Hal tersebut disampaikannya saat menerima audiensi dari Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) di Ruang VVIP Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. “Sekalipun ada undang-undang yang paling baik pun juga, itu bukan jaminan. Ada hal yang […]

expand_less