Breaking News:
Beranda » BEWARA » Siap Hadapi Dunia Kerja, FEBI Universitas Suryakancana Perbarui Kurikulum

Siap Hadapi Dunia Kerja, FEBI Universitas Suryakancana Perbarui Kurikulum

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

CIANJUR, kanal31.com — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Suryakancana menyelenggarakan kegiatan Review Kurikulum sebagai bagian dari komitmen institusi dalam melakukan penguatan dan penyempurnaan kurikulum secara berkelanjutan. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Rektorat Universitas Suryakancana ini menghadirkan akademisi, pimpinan perguruan tinggi, Direktur Pascasarjana Universitas Syuryakancana, para dosen dan mahasiswa, praktisi perbankan syariah, UMKM, Industri Halal serta pemangku kepentingan lainnya.

Kegiatan review kurikulum ini menghadirkan Prof. Ts. Dr. Shafinar Ismail dari Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia sebagai reviewer/narasumber, serta melibatkan International Association of Economics and Business (IAEB) yang hadir secara zoom, Senin (24/8/2026)

Forum secara khusus membahas evaluasi kurikulum, review Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), sinkronisasi mata kuliah, serta berbagai langkah penyempurnaan kurikulum dari lima prodi yang dimiliki FEBI Universitas Suryakancana agar semakin relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, kebutuhan industri, dan tuntutan dunia kerja.

Adapun kelima prodi yang kurikulumnya di review itu adalah: Prodi Ekonomi Syariah, Perbankan Syariah, Akuntansi Syariah, Manajemen Bisnis Syariah serta Magister Ekonomi Syariah.

Acara dipandu oleh Hj. Fitriyani, selaku Ketua Program Studi Ekonomi Syariah FEBI Universitas Suryakancana, yang mengarahkan jalannya diskusi secara interaktif antara unsur pimpinan universitas, fakultas, narasumber, dan stakeholder.

Pentingnya Kurikulum yang Adaptif dan Berkualitas

Dalam sambutannya, Wakil Rektor II Universitas Suryakancana, Dr. Hj. Mia Amelia, S.H., M.J., menyampaikan bahwa pengembangan kurikulum merupakan bagian yang sangat penting dalam menjaga kualitas pendidikan tinggi.

Menurutnya, kurikulum tidak dapat dipandang sebagai dokumen yang bersifat statis, melainkan harus terus dievaluasi dan disesuaikan dengan dinamika perubahan zaman. Perguruan tinggi perlu memastikan bahwa proses pendidikan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi kompetensi profesional, karakter, kemampuan beradaptasi, serta kesiapan menghadapi perubahan dunia kerja.

“Review kurikulum menjadi momentum penting bagi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Suryakancana untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan. Masukan dari akademisi, pakar, dan stakeholder menjadi bagian penting dalam memastikan lulusan kita memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja,” ungkap Mia dalam keterangannya, Rabu (26/8/2026).

Ia mengapresiasi kolaborasi yang dibangun dalam kegiatan tersebut, khususnya keterlibatan narasumber dari perguruan tinggi internasional dan Asosiasi dosen internasional IAEB. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memberikan perspektif yang lebih luas dalam pengembangan pendidikan tinggi di Universitas Suryakancana Cianjur Jawa Barat.

FEBI UNSUR Dorong Kurikulum yang Relevan dengan Perkembangan Zaman

Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Suryakancana, Dr. H. Endang Jumali, Lc., M.A., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan review kurikulum merupakan wujud kesungguhan FEBI Universitas Suryakancana dalam menjaga dan meningkatkan mutu akademik.

Menurutnya, perkembangan ekonomi dan bisnis, khususnya ekonomi dan keuangan syariah, berlangsung sangat cepat.

Digitalisasi, perkembangan teknologi keuangan, perubahan perilaku konsumen, tuntutan industri, serta kebutuhan terhadap sumber daya manusia yang memiliki kompetensi multidisiplin menjadi tantangan yang harus dijawab melalui kurikulum yang tepat.

“Kurikulum harus mampu menghubungkan antara penguasaan teori, penguatan nilai-nilai keislaman, keterampilan praktis, dan kebutuhan nyata dunia kerja. Karena itu, masukan dari reviewer dan stakeholder menjadi sangat strategis dalam proses penyempurnaan kurikulum,” ujarnya.

Dr. Endang Jumali berharap hasil dari kegiatan review ini dapat menghasilkan rumusan pengembangan kurikulum yang semakin berkualitas, adaptif, dan berorientasi pada pencapaian kompetensi lulusan.

Narasumber Tekankan Penguatan CPL dan Keterpaduan Kurikulum

Sebagai narasumber dan reviewer, Prof. Ts. Dr. Shafinar Ismail, Dekan Fakultas Pengurusan dan Perniagaan Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, sekaligus sebagai President International Association Economic and Business ( IAEB) memberikan sejumlah pandangan terkait pentingnya pengembangan kurikulum yang berorientasi pada capaian pembelajaran.

Dalam paparannya, Prof. Shafinar menekankan pentingnya memastikan adanya keselarasan antara visi dan misi program studi, profil lulusan, Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), materi pembelajaran, metode pembelajaran, serta sistem asesmen.

Menurutnya, kurikulum yang baik harus dibangun secara terintegrasi sehingga setiap mata kuliah memiliki kontribusi yang jelas terhadap pencapaian kompetensi lulusan. Selain itu, proses review juga perlu memperhatikan perkembangan global dan kebutuhan masa depan.

“Kurikulum harus mampu mempersiapkan mahasiswa bukan hanya untuk kebutuhan hari ini, tetapi juga untuk menghadapi tantangan masa depan. Karena itu, proses penyusunan dan review harus dilakukan secara sistematis, berbasis capaian pembelajaran, serta melibatkan berbagai pihak, bahkan bila perlu memiliki sertifikat kompetensi yang relevan dnegan prodi sebelum mahasiswa lulus” jelas Prof. Shafinar.

Ia menekankan pentingnya benchmarking, magang industry, penguatan pembelajaran berbasis pengalaman, keterhubungan dengan dunia industri, serta evaluasi berkala agar kurikulum senantiasa relevan dan memiliki daya saing.

Stakeholder BSI Cianjur: Lulusan Harus Memiliki Kompetensi Sesuai Kebutuhan Industri

Perspektif dunia industri turut disampaikan oleh perwakilan stakeholder Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Cianjur. Dalam forum tersebut disampaikan bahwa dunia kerja, khususnya industri perbankan dan keuangan syariah, membutuhkan lulusan yang tidak hanya memahami konsep dan teori, tetapi memiliki kemampuan praktis, komunikasi yang baik, literasi digital, kemampuan bekerja sama, integritas, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan.

Pihak BSI menilai bahwa keterlibatan stakeholder dalam review kurikulum merupakan langkah yang sangat positif. Perguruan tinggi dan dunia industri perlu membangun sinergi yang semakin kuat agar terjadi kesesuaian antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja.

Masukan dari stakeholder tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu pertimbangan penting dalam penyempurnaan struktur mata kuliah, penguatan kompetensi praktis mahasiswa, pengembangan soft skills, serta peningkatan keterhubungan antara proses pembelajaran dengan kebutuhan industri.

Kolaborasi Akademisi dan Industri untuk Kurikulum Masa Depan

Wakil Dekan 1 FEBI Universitas Suryakancana sekaligus ketua panitia penyelenggara, Dr. Uus Ahmad Husaini, M.E.Sy, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ruang dialog yang sangat penting untuk memperoleh pandangan dari berbagai pihak.

Menurutnya, pengembangan kurikulum tidak dapat dilakukan secara internal semata. Keterlibatan pimpinan universitas, fakultas, dosen, pakar, perguruan tinggi mitra, dan stakeholder dunia kerja merupakan bagian penting dalam menghasilkan kurikulum yang komprehensif.

Melalui kegiatan review kurikulum ini, berbagai masukan dan rekomendasi akan menjadi bahan penting dalam proses evaluasi dan penyempurnaan kurikulum FEBI Universitas Suryakancana ke depan.

Dengan semangat kolaborasi antara Universitas Suryakancana, Universiti Teknologi MARA Malaysia, IAEB, serta stakeholder dari dunia industri, kegiatan Review Kurikulum ini diharapkan mampu memperkuat kualitas pendidikan di FEBI Universitas Suryakancana dan menghasilkan lulusan yang unggul, kompetitif, adaptif, berintegritas, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ekonomi dan bisnis Islam di tingkat regional, nasional, maupun global.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Asyik Biaya Haji 2025 Turun Dibandingkan Tahun 2024

    Asyik Biaya Haji 2025 Turun Dibandingkan Tahun 2024

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA KANAL31.COM  — Pemerintah dan DPR telah menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1446 H/2025 M dengan rata-rata sebesar Rp89.410.258,79 dengan asumsi kurs 1 USD sebesar Rp16.000 dan 1 SAR sebesar Rp4.266,67. Rerata BPIH tahun ini turun dibanding rerata BPIH 2024 yang mencapai Rp93.410.286,00. Penurunan BPIH berdampak pada turunnya Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang harus […]

  • Lompatan Luar Biasa! Mahasiswa FAH UIN Bandung Sukses Publish 70 Artikel Ilmiah

    Lompatan Luar Biasa! Mahasiswa FAH UIN Bandung Sukses Publish 70 Artikel Ilmiah

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com — Iklim akademik di Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung tengah berada dalam tren positif yang luar biasa. Di bawah komando Wakil Dekan III, Dr. Dadan Firdaus, M.Ag., kemampuan mahasiswa dalam menembus ruang publikasi ilmiah terus dipacu sebagai fondasi utama membangun reputasi akademis dan profesional di masa depan. Upaya […]

  • Pentingnya Peran AI dan Medsos dalam Membentuk Generasi Z yang Kritis di Era Global

    Pentingnya Peran AI dan Medsos dalam Membentuk Generasi Z yang Kritis di Era Global

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM, BANDUNG — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Negeri (UIN) Bandung melalui Centre for Asian Social Science Research (CASSR) berhasil mengadakan seminar internasional bertajuk “AI, Social Media, and Gen Z in Globalized Contexts: Challenges and Opportunities”, Selasa (3/12/2024) Acara ini merupakan kerja sama dengan Yayasan Khazanah Global Nalar Hakekat (GNH) dengan […]

  • 3 Arti Kedutan di Kelopak Bawah Mata Kanan

    3 Arti Kedutan di Kelopak Bawah Mata Kanan

    • calendar_month Jumat, 23 Sep 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Kedutan atau juga dikenal dengan istilah twitching adalah hal yang umum terjadi dan biasanya akan hilang sendiri. Namun, pada kondisi tertentu, otot kedutan juga bisa menjadi tanda dari suatu penyakit saraf. Otot kedutan atau muscle twitching adalah gerakan halus pada area kecil otot yang tidak disengaja Dikutip dari kanal YouTube Tafsir Mimpi, kedutan di […]

  • Pegiat Literasi dan Penulis, Yuk Ikutan Kepustakaan Islam Award 2024. Simak Baik-baik Ketentuannya!

    Pegiat Literasi dan Penulis, Yuk Ikutan Kepustakaan Islam Award 2024. Simak Baik-baik Ketentuannya!

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Jakarta) — Kementerian Agama (Kemenag) membuka pendaftaran Kepustakaan Islam Award 2024. Penghargaan ini digelar untuk mendorong pertumbuhan ekosistem literasi, terutama bagi penulis, aktivis literasi, serta penerbit buku keagamaan. “Penghargaan ini dilatarbelakangi oleh keinginan kuat untuk memajukan literasi Islam di Indonesia, khususnya di kalangan praktisi kepustakaan, pegiat literasi dan penulis yang berperan dalam pengembangan kepustakaan Islam,” […]

  • Yudi Hamzah Beberkan Lahan Bandung Zoo Bukan Milik Perorangan

    Yudi Hamzah Beberkan Lahan Bandung Zoo Bukan Milik Perorangan

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Peneliti sejarah sekaligus penulis, Yudi Hamzah, menegaskan bahwa lahan Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo sejak awal bukan merupakan milik individu, melainkan berasal dari taman kota yang dibangun oleh pemerintah. Yudi menjelaskan, sebelum menjadi kebun binatang, kawasan tersebut merupakan taman yang dibuat khusus oleh pemerintah kota sebagai hadiah peringatan 25 tahun Kota Bandung […]

expand_less