Breaking News:
Beranda » BEWARA » Prof Jamil: Alquran itu Memerintahkan Kita untuk Baca

Prof Jamil: Alquran itu Memerintahkan Kita untuk Baca

  • account_circle Admin Kanal31
  • calendar_month Rabu, 20 Apr 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SPI-SEMARANG

Peringatan Nuzulul Qur’an diperingati setiap tanggal 17 bulan Ramadhan. UIN Walisongo pun menggelar peringatanan Nuzulul Qur’an secara rutin dengan mengundang Prof. Dr. Abdul Jamil, M.A sebagai penceramah utama.

Peringatan Nuzulul Quran diinisiasi oleh Badan Amalan Islam (BAI) UIN Walisongo. Kegiatan dipusatkan secara lansung di Gedung Rektorat Lantai 4, Selasa (19/4/2022).

“Format Nuzulul Qur’an itu di UIN seperti apa? Kalau formatnya tadarus itu sudah di rumah. Format ceramah ya audiens sudah pada ahli, kayak nguyahi segoro. Maka, kalau yang para ahli disini pada tidak mau, maka saya dijawil,” ujar Prof Abdul Jamil, mengawali ceramahnya.

Dalam Nuzulul Qur’an, perintah yang pertama dan penting dalam Q.S Al Alaq 1-5. Perintah utama adalah Iqra’ atau membaca. Mengapa harus membaca? Perintah membaca haruslah dimaknai. Perintah dalam agama pertama kali adalah membaca, bukan untuk berdagang, berpolitik atau lainnya.

Membaca, sambung guru besar UIN Walisongo, adalah sumber dari pengetahuan, dari tidak tahu menjadi tahu sesuatu. Dari membaca, kita mengetahui, lalu mengenal dan dapat memahami sesuatu. Lalu bagaimana budaya baca di negara kita?

Menurut Prof Jamil, bangsa berperadaban adalah bangsa yang mengutamakan budaya baca. Di India, budaya baca bahkan mencapai 42 jam. Maka, ketika ada anak yang lahir dari budaya yang baik, akan menghasilkan keturunan yang berkualitas.

“Kita baca dalam 1 hari itu kadang kurang 1 jam. Kenapa? Karena menurut ahli, kita berada di era disrupsi dengan lalu lintas informasi yang begitu besar,” tandasnya.

Membaca, kata dia, diperlukan juga untuk memperkuat verifikasi dalam ilmu pengetahuan. Namun di era sekarang, verifikasi menjadi hal yang tampak sulit dilakukan.

“Kalau dulu mahasiswa membuat makalah maka jika referensi itu dulu mencari di Perpustakaan. Antrinya panjang. Tapi sekarang bagaimana? Semua dari internet. Padahal, tangan pertama ketika mengutip sesuatu itu belum tentu benar, apalagi kedua, ketiga, sampai yang ke berapa. Reading index itu belum, dan orang habis disini,” tandasnya.

Oleh karenanya, perlu bagi semuanya untuk membudayakan membaca. Bahwa di masa kini, masalah akan selalu muncul, maka umat Islam harus berpegang teguh pada Alquran dan Hadis.

“Alquran itu bukan sepi dari tantangan. Di masa lalu, selalu ada orang-orang yang mengaku-ngaku nabi kemudian membuat ayat-ayat. Sekarang juga tantangan masih ada, misalnya mendagradasi Alquran yang kadang menggunakan epistemologi sekuler. Walisongo membangun basis epistemologi berbeda. Metode kita adalah deduktif. Yang diutak-utik adalah pemahaman terhadal Alquran, bukan nash itu sendiri,” tambahnya.

“UIN punya tantangan yang harus dihadapi dengan cara yang cerdas dan bijaksana. Alquran pasti akan ‘diganggu’ oleh umatnya sendiri dengan tafsir-tafsirnya dan orang lain di luar Islam yang terancam dengan Islam dengan cara mendagradasi Alquran,” pungkasnya.

Hadir dalam peringatan Nuzulul Qur’an Rektor UIN Walisongo Prof. Dr. Imam Taufiq, M.Ag., para wakil rektor, para kabiro, para dekan dan ketua lembaga, pengurus BAI, serta segenap dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan UIN Walisongo

  • Penulis: Admin Kanal31

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Asyiknya Toleransi dan Doa Lintas Agama

    Asyiknya Toleransi dan Doa Lintas Agama

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA Kanal31.com — Minggu pagi (4/1/2026) di Kulon Progo, lazimnya diisi hiruk-pikuk aktivitas warga. Namun, ada pemandangan berbeda hari ini. Ratusan ASN dan warga berkumpul untuk ikut “Jalan Sehat Kerukunan & Senam Ceria” dalam rangka Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama. Jelang dimulai, suasana mendadak berubah syahdu. Ratusan pasang mata tertunduk, dan kebisingan berganti […]

  • Perkuat Integritas Akademik, Kuliah Dosen Tamu Bahas Etika Profesi Perspektif Islam

    Perkuat Integritas Akademik, Kuliah Dosen Tamu Bahas Etika Profesi Perspektif Islam

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com — Program Studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Kuliah Dosen Tamu bertajuk “Etika Profesi Akuntansi dalam Bingkai Ekonomi Syariah: Mencegah Moral Hazard melalui Prinsip Amanah” Dengan menghadirkan Citra Kharisma Utami, S.E., M.Ak., Ak., CA, Ketua Perhimpunan Profesional Pelaporan Perpajakan Muda Indonesia, sebagai narasumber utama. […]

  • MPLS 2025, Farhan Ajak Anak-Anak Menjadi Pelajar Sejati dan Berkarakter

    MPLS 2025, Farhan Ajak Anak-Anak Menjadi Pelajar Sejati dan Berkarakter

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2025 di Kota Bandung resmi dimulai. Pada momen ini, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, berharap MPLS menjadi langkah awal yang bermakna bagi seluruh peserta didik baru. “Di sinilah anak-anak akan memulai perjalanan panjang untuk menemukan jati dirinya sebagai insan pembelajar sejati,” ujar Farhan saat membuka […]

  • Mentafakuri Kebesaran Allah dalam Takbir

    Mentafakuri Kebesaran Allah dalam Takbir

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle S. Miharja, Dosen UIN Bandung 
    • 0Komentar

    Harmoni Ibadah, Keluarga, dan Alam Semesta BANDUNG kanal31.com — Tulisan ini mengkaji makna spiritual, sosial, dan kosmologis dari praktik keagamaan selama Ramadan yang mencapai puncaknya pada Idul Fitri. Dengan pendekatan reflektif-integratif, artikel ini menyoroti konsep takbir sebagai kesadaran tauhid, puasa sebagai sistem pendidikan multidimensional, serta peran keluarga dan interaksi manusia dengan alam sebagai manifestasi kebesaran Allah. […]

  • Pemberdayaan Berbasis Syariah, Solusi Nyata untuk Komunitas Marginal Garut

    Pemberdayaan Berbasis Syariah, Solusi Nyata untuk Komunitas Marginal Garut

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Pendampingan usaha berbasis hukum ekonomi syariah menjadi salah satu upaya untuk memperkuat kemampuan masyarakat rentan dalam mengelola usaha dan meningkatkan pendapatan. Program yang dilaksanakan di Desa Karyamukti, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, ini menyasar perempuan kepala keluarga atau penanggung nafkah utama serta buruh tani yang menghadapi keterbatasan penghasilan dan aset produktif.   Melalui […]

  • Inilah 5 Kedai Makanan Timur Tengah Terenak di Bandung

    Inilah 5 Kedai Makanan Timur Tengah Terenak di Bandung

    • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Bukan cuma surga kuliner Sunda, Kota Bandung juga punya sederet kedai makanan Timur Tengah yang menggugah selera. Aroma rempah yang khas, porsi yang mengenyangkan, hingga suasana ala jazirah Arab bisa kamu temukan tanpa harus jauh-jauh ke Timur Tengah.   Dilansir dari laman Kota Bandung, buat kamu pencinta kuliner kebab, nasi mandi, hummus, […]

expand_less