Breaking News:
Beranda » BEWARA » Pentingnya Dakwah Islam Wasathiyah di Medsos

Pentingnya Dakwah Islam Wasathiyah di Medsos

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 21 Sep 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KANAL31.COM

Wakil Bupati (Wabup) Garut Helmi Budiman membuka resmi Pelatihan Kader Penggerak Dakwah Islam Wasathiyah bagi kader da’i di desa se-Kabupaten Garut yang dilaksanakan di Gedung Dakwah Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut (18/9/2022).

Wabup Garut menyampaikan, bahwa manusia saat ini merupakan umat pertengahan, maka dari itu cara ia menerjemahkan hidup sebagai umat pertengahan itu salah satunya adalah dengan memberikan perhatian kepada kemiskinan, moralitas, dan perhatian terhadap hal yang dihadapi oleh masyarakat.

“Kita berupaya bagaimana mengurangi hal yang diluar wasathiyah, kita tahu ya di zaman nabi zaman sahabat itu ada yang namanya golongan mutazinah, jangan sampai membesar golongan mutazilah itu, kekisruhan politik bisa terjadi,” ucap Wabup Garut.

Ia menyampaikan, pelatihan ini merupakan sebuah sarana untuk menjadikan masyarakat khususnya generasi muda dalam menjalani kehidupan sebagai umat pertengahan, dengan memberikan pemahaman-pemahaman khususnya terkait dakwah kepada masyarakat.

Helmi Budiman berterimakasih kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut yang telah menyelengarakan kegiatan pelatihan ini, dalam rangka membangun dakwah wasathiyah di Kabupaten Garut.

“Ya jadi bapak ibu sekalian, para ustad, para kyai, alhamdulilah saya sebagai Wakil Bupati Garut tentu mengucapkan banyak terimakasih kepada Bapak Ketua MUI berserta seluruh jajaran, atas upaya-upaya bagaimana membangun dakwah wasatiah yang harus dimiliki oleh kita bersama,” katanya.

Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Garut, Sirojul Munir menyampaikan bahwa tantangan para mujahid dakwah saat ini sangat berat, apalagi jika tidak menyiapkan diri sebagai da’i yang tsaqofah, yang mampu dari berbagai disiplin ilmu, tidak hanya sekedar ilmu agama.

“Bukan sekadar tantangan perbedaan ideologi, persaingan ideologi, persaingan akidah, juga persaingan-persaingan lainnya, itu yang sedang kita hadapi dan akan kita hadapi nanti kedepan lebih berat lagi,” ucapnya.

Ia menambahkan, bahwa semua MUI Kabupaten Garut memiliki tanggung jawab untuk memberikan pembekalan terhadap mujahid-mujahid dakwah untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi tantangan-tantangan yang semakin berat.

Selain itu, ia menyampaikan bahwa media dakwah saat ini harus dikembangkan, sehingga tidak hanya melaksanakan dakwah di majelis taklim maupun panggung-panggung, akan tetapi juga metode dakwah melalui media sosial juga harus dikuasai.

“Jangan sampai kalah oleh pihak lain, mereka sudah begitu mahirnya dakwah di medsos-medsos, kita kadang-kadang ketinggalan dengan hal-hal tersebut, maka dengan adanya program ini metode-metode dakwah supaya terus dikembangkan, termasuk dakwah di medsos itu sendiri,” jelasnya.

 

 

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siap Hadapi Dunia Kerja, FEBI Universitas Suryakancana Perbarui Kurikulum

    Siap Hadapi Dunia Kerja, FEBI Universitas Suryakancana Perbarui Kurikulum

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    CIANJUR, kanal31.com — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Suryakancana menyelenggarakan kegiatan Review Kurikulum sebagai bagian dari komitmen institusi dalam melakukan penguatan dan penyempurnaan kurikulum secara berkelanjutan. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Rektorat Universitas Suryakancana ini menghadirkan akademisi, pimpinan perguruan tinggi, Direktur Pascasarjana Universitas Syuryakancana, para dosen dan mahasiswa, praktisi perbankan syariah, UMKM, Industri […]

  • Belajar dari UINSA: Jangan Sampai Pemilihan Rektor Kehilangan Legitimasi

    Belajar dari UINSA: Jangan Sampai Pemilihan Rektor Kehilangan Legitimasi

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Polemik pemilihan Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) September 2026 layak dibaca lebih jauh daripada sekadar sebagai persoalan internal sebuah perguruan tinggi. Ia adalah sebuah peringatan penting bagi seluruh Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri, termasuk UIN Sunan Gunung Djati Bandung, kampus saya sendiri, bahwa legitimasi seorang rektor tidak selesai pada saat […]

  • Top! Instruktur Moderasi Beragama di UIN Bandung Tersertifikasi Internasional

    Top! Instruktur Moderasi Beragama di UIN Bandung Tersertifikasi Internasional

    • calendar_month Senin, 6 Jun 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-BANDUNG Sebanyak 58 dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung dinyatakan lolos uji kompetensi internasional yang diselenggarakan oleh International Boards of Standars (IBS), anggota American Academy yang bergabung bersama CHEA International Quality Group. Dua orang di antaranya merupakan instruktur moderasi beragama tersertifikasi internasional (CRMI), yaitu Dr. Mulyana dan Dr. Rifki Rosyad. Sertifikat kompetensi […]

  • Gali Potensi Non-Akademik, UIN Bandung Gandeng Campus League Cetak Mahasiswa Berkarakter

    Gali Potensi Non-Akademik, UIN Bandung Gandeng Campus League Cetak Mahasiswa Berkarakter

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com — UIN Sunan Gunung Djati Bandung terus memperluas jejaring strategis demi mendongkrak prestasi mahasiswa di bidang non-akademik. Langkah ini ditegaskan saat Wakil Rektor III UIN SGD Bandung, Prof. Dr. Husnul Qodim, MA, menerima audiensi dari manajemen Campus League di Ruang Rapat Gedung Al-Jamiah Lantai IV, Rabu (20/5/2026). Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut dihadiri […]

  • Peneliti BRIN: Indonesia Butuh Database Kuat Terkait Agama dan Kepercayaan

    Peneliti BRIN: Indonesia Butuh Database Kuat Terkait Agama dan Kepercayaan

    • calendar_month Minggu, 17 Apr 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SIP-JAKARTA Kepala Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan, Sosial, dan Humaniora Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Ahmad Najib Burhani menyayangkan, bahwa data-data yang dimiliki 6 agama di Indonesia memiliki informasi yang tidak lengkap. Hal ini menjadi salah satu sebab munculnya prejudice stereotype, stigma tentang berbagai hal di luar enam agama di Indonesia. “Awal saya membuat proposal, kita […]

  • Inilah Pengabdian Ala UIN Bandung “Smart Village” di Garut

    Inilah Pengabdian Ala UIN Bandung “Smart Village” di Garut

    • calendar_month Senin, 23 Mei 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-GARUT. Mengabdi kepada masyarakat bagi perguruan tinggi adalah sebuah keniscayaan, dalam rangka mengimplementasikan, dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kesejahteraan masyarakat. Diperlukan sinergi bersama antara perguruan tinggi dan pemerintahan desa untuk mengurangi ketimpangan angka kemiskinan dan digitalisasi pedesaan dengan perkotaan. Kerjasama dengan perguruan tinggi mampu mendorong untuk mewujudkan pemerataan akses teknologi guna meningkatkan kualitas […]

expand_less