Breaking News:
Beranda » NETIZEN » Tel Aviv dalam Bayang-bayang Neraka Rudal Iran

Tel Aviv dalam Bayang-bayang Neraka Rudal Iran

  • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALBAR Kanal31.com — Kita update perang Iran vs Israel-AS, 5 Maret 2026. Kali ini saya fokus pada ibu kota Israel, Tel Aviv. Seperti apa kondisinya saat dihujani rudal Iran. Nikmati narasinya sambil seruput Koptagul, wak!

 

Tel Aviv dulu dikenal sebagai kota yang tidak pernah tidur. Pantai penuh pesta, startup unicorn tumbuh seperti jamur musim hujan, dan hummusnya konon bisa membuat lidah merasa menemukan tujuan hidup. Namun sekarang kota itu seperti panggung reality show paling mahal di dunia. “Sirine: The Remix Edition.” Bedanya dengan reality show biasa, yang kalah di sini bukan pulang ke rumah, tetapi bisa pulang ke sejarah.

 

Sejak tengah malam sampai pagi ini, sirine sudah meraung lima kali. Itu bukan alarm lembut yang menyuruh orang bangun yoga atau meditasi. Ini alarm yang maknanya sederhana. Lari ke shelter atau siap jadi statistik rudal. Warga Tel Aviv yang biasanya bergegas ke co-working space kini melakukan olahraga baru, sprint ke bunker sebelum langit menjatuhkan kejutan balistik.

 

Parkiran bawah tanah berubah menjadi hotel darurat versi kiamat. Tenda berdiri rapat, selimut tipis berserakan, bayi menangis bersahut-sahutan dengan gonggongan anjing peliharaan. Aromanya khas sekali, kopi dingin, keringat, dan kecemasan kolektif. Orang-orang duduk di lantai beton makan roti tawar sambil mendengar dentuman intersepsi Iron Dome di atas kepala. Jika dilihat dari jauh mungkin tampak seperti festival kembang api, tetapi semua orang tahu ini kembang api yang salah timing bisa berubah menjadi tragedi.

 

Langit Tel Aviv sering penuh garis cahaya rudal yang dicegat. Jejaknya melintang seperti lukisan cahaya di udara malam. Propaganda pro-Iran di media sosial sudah teriak, “Tel Aviv burning.” Kenyataannya tidak seapokaliptik itu. Kebanyakan rudal memang berhasil dihentikan. Debris jatuh di area terbuka, korban hari ini dilaporkan luka ringan dan trauma. Kata “ringan” di sini terasa sangat sinis, karena setiap sirine membuat jantung orang melompat sampai ke tenggorokan.

 

Masalah berikutnya adalah keluar dari kota ini tidak semudah keluar dari rapat dinas yang membosankan. Bandara Ben Gurion yang dulu sibuk seperti mal akhir pekan baru partial reopen tadi malam. Pagi ini dua pesawat El Al mendarat membawa pulang warga Israel yang sempat terjebak di luar negeri. Reuni keluarga di bandara dengan soundtrack sirine dan potensi rudal balistik. Sebuah adegan dramatis yang bahkan Hollywood mungkin perlu berpikir dua kali untuk memfilmkannya.

 

Menteri Transport Miri Regev mengatakan pemerintah akan melakukan “segala cara” untuk membawa pulang warga Israel dengan aman. Kedengarannya heroik. Namun penerbangan keluar kota masih sangat terbatas. Katanya baru mulai perlahan besok, itupun maskapai Israel dulu. Akibatnya ribuan orang asing, termasuk warga Amerika yang biasanya paling percaya diri di planet ini, sekarang antre bus sampai lima jam menuju perbatasan Mesir.

 

Pilihan lain adalah menunggu charter flight yang mungkin datang, mungkin juga tidak. Departemen Luar Negeri Amerika sudah memberi imbauan dramatis. “Leave immediately using any available commercial transportation.” Masalahnya sederhana, banyak transportasi komersialnya tutup.

 

Evakuasi massal resmi dari Tel Aviv juga tidak ada. Pesan pemerintah kira-kira begini, tetap di rumah, ikuti instruksi Homefront Command, dan semoga sistem pertahanan bekerja dengan baik. Terjemahan bebasnya, bertahanlah sebisa mungkin.

 

Ekonomi kota ikut terguncang. Tel Aviv yang dulu dielu-elukan sebagai ibu kota teknologi dunia kini masuk mode WFH paksa. Bukan karena tren digital, tetapi karena setiap beberapa jam orang harus lari ke bunker. Startup founder melakukan rapat Zoom sambil memegang helm. Investor mungkin mulai menghitung ulang risiko. Presentasi bisnis terlihat bagus, tetapi sirine rudal jelas tidak ada dalam proyeksi keuntungan.

 

Pariwisata nyaris berhenti total. Pantai kosong kecuali burung camar yang tampaknya juga mempertimbangkan pindah wilayah. Harga minyak global ikut naik akibat ketegangan di Selat Hormuz, dan efeknya sampai ke kafe-kafe kota. Latte favorit di Rothschild Boulevard terasa seperti membeli bahan bakar jet.

 

Akhirnya Tel Aviv terasa seperti kota yang sedang bermain Russian roulette dengan rudal. Pertahanannya kuat, tetapi setiap sirine membuat orang bertanya dalam hati, hari ini giliran siapa.

 

Jika nuan membaca ini sambil santai minum kopi di tempat aman, anggap itu kemewahan besar. Di Tel Aviv sekarang, ketenangan adalah barang langka. Semua orang mencoba terlihat normal, sambil diam-diam menunggu apakah malam nanti sirine akan kembali meraung.

 

Foto Ai hanya ilustrasi

 

Rosadi Jamani

Ketua Satupena Kalbar

 

  • Penulis: Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inilah Modul Latihan Penulisan Artikel Ilmiah Kelas Menulis Tentang Moderasi Beragama di Media

    Inilah Modul Latihan Penulisan Artikel Ilmiah Kelas Menulis Tentang Moderasi Beragama di Media

    • calendar_month Kamis, 21 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-BANDUNG Topik: Gagasan Islam Moderat dalam Ruang Media untuk Konstruksi Sosial Moderasi Beragama di Indonesia Wahyudin Darmalaksana Fakultas Ushuluddin, UIN Sunan Gunung Djati Bandung yudi_darma@uinsgd.ac.id Tahap 1 Permasalahan Utama, Rumusan Masalah, Tujuan, dan Manfaat Penelitian Permasalahan utama penelitian ini adalah terdapat gagasan Islam moderat dalam ruang media untuk konstruksi sosial moderasi beragama di Indonesia. Sejalan […]

  • UIN Bandung Gelar Perdana Uji Pengetahuan Mapel Umum PPG 2025

    UIN Bandung Gelar Perdana Uji Pengetahuan Mapel Umum PPG 2025

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com – Kali pertama, Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menyelenggarakan Uji Pengetahuan (UP) Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Guru (UKMPPG) Periode 3 Tahun 2025 untuk Mata Pelajaran Umum di Gedung Pusat Bahasa dan PTIPD (Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data), Sabtu (23/8/2025).   Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama […]

  • Workshop Jurnalistik UIN Bandung, Saatnya Kolaborasi Wartawan dan AI di Era Digital

    Workshop Jurnalistik UIN Bandung, Saatnya Kolaborasi Wartawan dan AI di Era Digital

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Prodi Ilmu Komunikasi Konsentrasi Ilmu Jurnalistik Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar workshop bertema “AI for Journalist” di Aula Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Senin (6/10/2025). Acara ini menghadirkan narasumber Dr. H. Enjang Muhaemin, M.Ag., dosen Jurnalistik Prodi Ilmu Komunikasi, sekaligus Sekretaris Jurusan Ilmu Komunikasi, dan praktisi media. Workshop […]

  • Lantik Rifqi Ali Mubarok, Perindo Targetkan Kuasai Jabar di Pemilu 2029

    Lantik Rifqi Ali Mubarok, Perindo Targetkan Kuasai Jabar di Pemilu 2029

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Partai Perindo menegaskan posisi Jawa Barat sebagai pusat strategis perjuangan politik menuju Pemilu 2029. Dengan jumlah pemilih mencapai 35,9 juta jiwa, provinsi ini dinilai bukan sekadar target elektoral, melainkan fondasi utama dalam membangun kekuatan politik nasional. Penegasan tersebut disampaikan dalam pelantikan Ketua DPW Partai Perindo Jawa Barat yang digelar di Bandung, Minggu […]

  • Terbuka Kesempatan Beasiswa S2 – S3 bagi Mahasiswa Perempuan

    Terbuka Kesempatan Beasiswa S2 – S3 bagi Mahasiswa Perempuan

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    DEPOK kanal31.com –Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Sekretariat Jenderal, Kementerian Agama membuka kesempatan bagi mahasiswa perempuan untuk mendapatkan Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB). Hal itu dikatakan Kepala Puspenma Ruchman Basori, pada Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Institut Ilmu Al-Quran Jakarta, di Hall Asrama Mahasiswa IIQ Jakarta, Parung. “Jangan lama-lama kuliah di IIQ […]

  • 3 Cara Merawat Cahaya Isra Mi’raj

    3 Cara Merawat Cahaya Isra Mi’raj

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Menjaga Shalat, Menjernihkan Hati, dan Meneguhkan Ketaatan   السلام عليكم ورحمة الله وبركاته اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوْذُ بِاللّٰهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا. مَنْ يَهْدِهِ اللّٰهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللّٰهُمَّ […]

expand_less